We're open Closes at 5:00 pm

Bulan: Agustus 2025

Kanwil Kemenkum Aceh Edukasi Ratusan Siswa SMA 2 Meulaboh Soal Kekayaan Intelektual

Meulaboh, Jejak - Indonesia.id |  Kantor Wilayah Kementerian Hukum Aceh melalui program Guru Kekayaan Intelektual (RuKI) menggelar sosialisasi kekayaan intelektual kepada ratusan siswa SMA Negeri 2 Meulaboh, Selasa (12/8/2025).

Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan dan menumbuhkan kesadaran pelajar tentang pentingnya perlindungan karya di tengah perkembangan ekonomi kreatif.

Materi yang disampaikan mencakup empat bidang utama kekayaan intelektual, yakni merek, hak cipta, desain industri, dan paten. Pemateri menjelaskan fungsi, manfaat, serta prosedur pendaftaran masing-masing jenis kekayaan intelektual.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Aceh, Meurah Budiman, mengatakan bahwa edukasi kekayaan intelektual sejak dini sangat penting agar generasi muda memahami nilai karya mereka.

“Pelajar harus tahu bahwa ide, karya, dan inovasi yang mereka hasilkan memiliki nilai ekonomi dan patut dilindungi secara hukum,” ujar Meurah.

Menurutnya, banyak generasi muda menghasilkan karya kreatif, baik di bidang seni, teknologi, maupun produk inovasi, namun belum menyadari pentingnya perlindungan hukum. Akibatnya, tidak sedikit karya yang diambil atau digunakan pihak lain tanpa izin.

“Kesadaran ini menjadi benteng agar kreativitas tidak dirugikan,” kata Meurah.

Dengan memahami perbedaan antara merek, cipta, desain industri, dan paten, siswa diharapkan dapat menentukan langkah yang tepat saat menghasilkan karya.

Dalam sesi diskusi, siswa tampak antusias mengajukan pertanyaan, mulai dari proses pendaftaran merek untuk usaha kecil, perlindungan desain produk, hingga perlindungan ciptaan di media sosial. Pemateri menjawab pertanyaan dengan penjelasan yang mudah dipahami, termasuk prosedur daring melalui sistem DJKI Kemenkum.

Meurah juga menekankan bahwa pemahaman kekayaan intelektual berkaitan langsung dengan masa depan ekonomi kreatif daerah.

“Kalau kita bisa melindungi produk dan karya lokal, itu bukan hanya menjaga hak pencipta, tapi juga menguatkan ekonomi masyarakat,” ucapnya.

Kanwil Kemenkum Aceh berkomitmen melanjutkan program serupa di berbagai sekolah di Aceh, sebagai bagian dari upaya memperluas perlindungan hukum dan meningkatkan daya saing generasi muda. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari rangkaian besar peringatan Hari Pengayoman ke-80. Berbagai kegiatan positif lainnya juga akan digelar untuk memperingati hari jadi Kemenkum seperti, bakti sosial, donor darah, tabur bunga, hingga kegiatan yang bertujuan untuk mendekatkan layanan hukum kepada masyarakat.

#KementerianHukum
#KemenkumAceh
#LayananHukumMakinMudah
#MeurahBudiman
#KanwilAcehPastiBereh

GERAKAN PANGAN MURAH POLRES ACEH TIMUR DISAMBUT ANTUSIAS WARGA

Aceh Timur, Jejak - Indonesia.id | Dalam upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, Polres Aceh Timur, Polda Aceh bersama jajaran polsek melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) dengan menyediakan total 26 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) bagi masyarakat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program Asta Cita Presiden RI dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Bekerja sama dengan Perum Bulog Kantor Cabang Langsa, GPM digelar mulai tanggal 12 Agustus sampai dengan 20 Agustus 2025 di Polres Aceh Timur dan 18 polsek (21 kecamatan) dalam wilayah hukum Polres Aceh Timur.

Untuk hari pertama Polres Aceh Timur menyediakan total 4 empat ton beras SPHP yang didistribusikan ke 4 (empat) polsek, diantaranya Polsek Madat, Polsek Pantee Bidari, Polsek Simpang Ulim dan Polsek Julok masing-masing polsek menerima 1 (satu) ton beras SPHP dengan harga Rp. 60 ribu per sak kemasan 5 (lima) kilogram.

Kapolres Aceh Timur saat memantau kegiatan GPM di Polsek Julok, Selasa, (12/08/2025) pagi menyatakan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat.

“Masyarakat dapat membeli beras, dengan harga yang lebih terjangkau. Ini adalah wujud dari Polri untuk Masyarakat,” ungkapnya kata Kapolres.

Menurutnya, langkah ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat, sekaligus menjaga daya beli dan kestabilan harga di pasaran.

Kapolres Aceh Timur juga mengajak warga untuk memanfaatkan kegiatan ini secara positif. “GPM ini sangat membantu masyarakat, terutama dalam mengakses kebutuhan beras dengan harga yang lebih bersahabat dan GPM ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara aparat Kepolisian dan masyarakat.

“Selain harkamtibmas dan penegakkan hukum, Polri kini semakin aktif hadir dalam upaya sosial-ekonomi yang langsung menyentuh kebutuhan dasar warga.” Terang Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K.

Respons masyarakat terhadap kegiatan ini pun cukup antusias. Salah satu warga Julok, Nilawati mengaku sangat terbantu dengan adanya GPM.

“Terima kasih Polres Aceh Timur, ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai ibu rumah tangga,”

Divisi Humas Polri
Bidhumas Polda Aceh

Kapolri Tinjau GPM Polda Banten, Telah Distribusikan 27 Ton Beras SPHP ke Masyarakat

Banten, Jejak - Indonesia.id | Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) Polda Banten. Kegiatan tersebut merupakan komitmen dan dukungan Polri terhadap Pemerintah untuk menyukseskan program stabilisasi pasokan dan harga pangan

"Baru saja saya tadi mengcek langsung kegiaran pendistribusian beras SPHP yang dilaksankan Polda Banten," kata Sigit di Polda Banten, Selasa (12/8/2025).

Selain mengecek, Sigit juga melakukan interaksi langsung dengan masyarakat. Ia menyebut, jumlah beras SPHP yang disalurkan pada hari ini mencapai 27 ton.

"Saya interaksi langsung dengan masyarakat dan tadi kita dapatkan laporan juga sampai dengan hari ini kurang lebih hampir 27 ton beras yang terdistrubusikan ke masyarakat dan tadi saya lihat selain paket beras dilengkapi juga dengan paket minyak dari Minyakita dan juga gula dimana semua dijual dengan harga rata-rata di bawah HET," ujar Sigit.

Sigit berharap, kegiatan GPM ini dapat terus dimaksimalkan oleh seluruh jajarannya di Indonesia. Sejauh ini, untuk Polri sendiri sudah mendistribusikan beras SPHP sekira 2.225 ton.

"Dan besok kita akan melaksanakan kegiatan serentak mulai dari tingkat polsek kecamatan, tingkat polres, tingkat polda untuk bisa maksimalkan distribusi beras SPHP. Sehingga harga beras yang ditentikan sesuai standar pemerintah baik medium maupun premium agar betul-betul bisa diterima masyarakat sesuai HET maksimal dan tentunya harapan kita bisa di bawah het ini tentujya untuk mengimbangi terkait dengan dinamika yang ada," ucap Sigit.

Dalam hal ini, kata Sigit, beras yang bakal disalurkan lagi kurang lebih masih ada 1,3 juta ton. Sebab itu, Ia berharap Polri dapat membantu program pemerintah untuk mendistribusikan beras SPHP sampai dengan akhir tahun nanti.

"Polri akan terus bersinergi dengan pemda dengan bulog, ulama untuk melaksanakan apa yang menjadi kebijakan dan program pemerintah dalam rangka memberikan pelayanan terhadap masyarakat," tutup Sigit. (red)

Satgas yonif 131/Brajasakti Layanani Kesehatan Masyarakat dengan Senyum dan Kepedulian

Keerom, Jejak - Indonesia.id | 12 Agustus 2025. Wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarakat perbatasan kembali ditunjukkan Satgas Yonif 131/Brajasakti. Melalui Pos Kalibom yang dipimpin Serda Sani, personel TNI menyambangi rumah-rumah warga di Kampung Kalibom untuk memberikan pelayanan kesehatan secara langsung.

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan memeriksa dan membantu warga yang membutuhkan perawatan, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antara prajurit Satgas dan masyarakat setempat. Senyum dan sapaan hangat mewarnai setiap kunjungan, menciptakan suasana kekeluargaan di tengah pelayanan kesehatan.

Masyarakat Kampung Kalibom merasa senang dan berterima kasih atas perhatian serta kepedulian yang diberikan. Kehadiran Satgas di tengah mereka menjadi bukti nyata bahwa TNI selalu hadir untuk rakyat, tidak hanya menjaga perbatasan, tetapi juga kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Bersama Braja Sakti Membangun Negeri

Autentikasi: Pen Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 131 Braja Sakti

Gerakan Pangan Murah : Polres Tuban Siapkan 12 Ton Beras SPHP

Tuban, Jejak - Indonesia.id | Polres Tuban Polda Jawa Timur (Jatim) kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk warga Kabupaten Tuban.

Sebanyak 10 ton beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dijual dengan harga Rp11.600 Perkilogram di lokasi yang tersebar dibeberapa Polsek jajaran, Polres Tuban Polda Jatim.

Didampingi sejumlah pejabat utama, Kapolres Tuban AKBP William Cornelis Tanasale, S.I.K., memantau langsung pelaksanaan kegiatan yang digelar di Balai Desa Sambongrejo, Kecamatan Semanding.

AKBP William mengatakan, hingga Senin (11/8) kemarin , Polres Tuban Polda Jatim telah mendistribusikan beras SPHP tersebut sebanyak 12 ton kepada warga penerima manfaat.

"Kegiatan bazar sudah kami laksanakan sejak Sabtu (09/08) yang lalu dengan menyiapkan 2 ton beras," kata AKBP William, Selasa (12/8/25).

Sementara itu untuk 10 ton beras lanjut Kapolres Tuban sudah didistribusikan pada bazar murah yang tersebar di Lima titik.

Dalam kegiatan tersebut Polres Tuban Polda Jatim menyalurkan sebanyak 2000 paket beras kemasan 5 kg dengan jumlah total 10 ton disiapkan di 5 lokasi berbeda.

Warga terlihat antusias memanfaatkan kesempatan membeli beras murah yang dijual dengan harga Rp11.600 rupiah.

Selain memantau jalannya kegiatan, Kapolres Tuban juga berinteraksi langsung dengan warga untuk mendengar masukan serta memastikan penyaluran pangan yang digelar pemerintah ini berjalan lancar, tertib dan tepat sasaran.

"Mereka merasa sangat terbantu dengan adanya program ini," ucapnya.

Kapolres Tuban menyebut program Gerakan Pangan Murah ini akan dilaksanakan selama seminggu kedepan dengan sasaran lokasi yang berbeda.

"Sampai dengan saat ini sudah Enam lokasi," Tutur mantan Kapolres Pelabuhan Tanjungperak itu.

Kapolres Tuban berharap program gerakan pangan murah ini dapat berjalan dengan baik sehingga masyarakat bisa mendapatkan manfaat secara maksimal mendapatkan beras kualitas baik dengan harga yang terjangkau.

"Melalui program ini diharapkan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang terjangkau," pungkasnya. (red)

error: Content is protected !!