Sekretaris DPC GMNI Banyuwangi Sesalkan Komentar Tidak Beretika di Media Sosial

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Senin 15 Juni 2026, Sekretaris DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Banyuwangi yang baru terpilih, Yohanes Mifta Gadi Gaa, menyayangkan adanya komentar yang dinilai tidak mencerminkan etika organisasi dari oknum alumni di media sosial.

Menurut Yohan, perbedaan pendapat dalam organisasi merupakan hal yang wajar dan menjadi bagian dari proses demokrasi. Namun, setiap kritik maupun masukan seharusnya disampaikan secara santun, objektif, dan tetap menghormati sesama kader maupun alumni.

“GMNI adalah organisasi kader yang menjunjung tinggi intelektualitas, persaudaraan, dan nilai-nilai perjuangan. Karena itu, setiap perbedaan pandangan sebaiknya disampaikan melalui dialog yang sehat dan konstruktif, bukan dengan komentar yang berpotensi menimbulkan konflik,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa alumni memiliki posisi penting sebagai teladan bagi kader-kader muda. Oleh sebab itu, sikap dan pernyataan yang disampaikan di ruang publik hendaknya dapat memberikan contoh yang baik serta menjaga nama baik organisasi.

Yohan juga mengajak seluruh kader dan alumni GMNI Banyuwangi untuk tetap menjaga persatuan dan mengedepankan semangat kekeluargaan dalam menyikapi berbagai dinamika organisasi.

“Perbedaan pendapat jangan sampai memecah kebersamaan. Mari kita jadikan kritik dan masukan sebagai sarana membangun organisasi agar semakin solid, dewasa, dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia berharap seluruh elemen GMNI Banyuwangi dapat bersama-sama menjaga marwah organisasi dengan mengedepankan etika, rasa saling menghormati, dan semangat gotong royong dalam setiap komunikasi, baik secara langsung maupun melalui media sosial.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *