Polsek Pasar Kemis Pantau Pertumbuhan Jagung Hibrida, Wujudkan Ketahanan Pangan Bersama Masyarakat

TANGERANG || Jejak-indonesia.id – Polsek Pasar Kemis terus mendukung Program Commander Wish Kapolresta Tangerang Gerakan Wangsakara “Parakan Ketapang” (Polisi dan Masyarakat Gerakkan Ketahanan Pangan) melalui pendampingan dan pemantauan tanaman jagung hibrida di wilayah hukumnya.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Pasar Kemis, Bripka Landung, pada Senin (1/6/2026) di Kampung Picung RT 006/005, Desa Pasar Kemis, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Dalam kegiatan itu, Bripka Landung bersama Yogi S selaku POPT Provinsi Banten serta anggota kelompok tani melakukan pengecekan dan pemeliharaan tanaman jagung hibrida yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan masyarakat.

Hasil pemantauan menunjukkan tanaman jagung hibrida telah berusia 44 hari dengan tinggi rata-rata mencapai 90 sentimeter. Tanaman tersebut juga telah mendapatkan pemupukan tahap pertama dan saat ini memasuki tahap persiapan penyemprotan gulma guna mendukung pertumbuhan yang optimal.

Kapolsek Pasar Kemis AKP Humaedi, S.H. mengatakan bahwa program Parakan Ketapang merupakan bentuk sinergi antara Polri dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.

“Melalui program ini, kami ingin mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang ada secara produktif serta membangun semangat gotong royong dalam mewujudkan ketahanan pangan di lingkungan masing-masing,” ujarnya.

Selain mendukung sektor pertanian, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat. Kehadiran anggota Polri di tengah warga diharapkan mampu memberikan motivasi, meningkatkan kesadaran masyarakat, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif.

Program Gerakan Wangsakara Parakan Ketapang terus digencarkan sebagai upaya nyata Polresta Tangerang dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *