Closing soon Closes at 5:00 pm

Kapolresta Banyuwangi Pimpin Apel Jam Pimpinan, Tekankan Kesehatan dan Kinerja Humanis

Banyuwangi, Jejak-Indonesia.id | Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., memimpin Apel Jam Pimpinan di halaman Mapolresta Banyuwangi, Senin (4/8/2025).

Dalam arahannya, Kapolresta Banyuwangi menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota atas pelaksanaan pengamanan kegiatan Tour de Banyuwangi Ijen (TDBI) 2025, sebuah ajang balap sepeda internasional yang berlangsung sukses dan aman.

“Terima kasih atas dedikasi dan sinergi dalam mendukung suksesnya event TDBI. Kita tunjukkan bahwa Polresta Banyuwangi siap mengamankan agenda berskala internasional dengan baik,” ujar Kapolresta.

Dalam apel tersebut, kapolresta Banyuwangi juga menyoroti pelaksanaan penguraian arus lalu lintas di jalur menuju Pelabuhan Ketapang. Kapolresta meminta seluruh personel tetap menjaga kondisi fisik agar dapat menjalankan tugas dengan optimal.

“Kesehatan adalah modal utama dalam bertugas, apalagi di lapangan. Pastikan tubuh fit saat menjalankan pengamanan, terutama di titik-titik padat,” imbuhnya.

Terkait pemeliharaan Harkamtibmas (Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat), Kapolresta Banyuwangi mengingatkan tentang kegiatan seperti pawai budaya dengan penggunaan sound system berlebihan (sound horeg). Kapolresta meminta agar kegiatan masyarakat tetap dalam batas waktu dan tidak mengganggu kenyamanan publik.

“Kegiatan masyarakat harus tetap kita fasilitasi, namun tidak boleh mengganggu ketertiban umum,” tegas Kapolresta.

Apel Jam Pimpinan rutin dilaksanakan sebagai sarana konsolidasi dan evaluasi internal sekaligus peneguhan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Banyuwangi. (red)

Jalin Sinergi di Jumat Curhat Polres Pelabuhan Tanjungperak Ajak Toga Tomas Jaga Kamtibmas

Tanjungperak, Jejak-Indonesia.id | Polres Pelabuhan Tanjungperak kembali mengukuhkan komitmennya untuk lebih dekat dengan masyarakat melalui program Jumat Curhat.

Kali ini, secara khusus menggandeng Tiga pilar penting di masyarakat, yaitu tokoh agama (Toga),tokoh masyarakat (Tomas) dan tokoh pemuda dari Lima wilayah Polsek jajaran, diantaranya Krembangan, Kenjeran, Asemrowo, Pabean Cantikan, dan Semampir.

Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban ini diselenggarakan di Rupatama Sanika Satyawada, Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak.

Acara dipimpin langsung oleh Wakapolres Kompol Anindita Harcahyaningdiyah, yang hadir bersama para pejabat utama (PJU) polres dan para kapolsek jajaran.

Dalam sambutannya, Wakapolres Kompol Anindita, yang mewakili Kapolres AKBP Wahyu Hidayat menegaskan bahwa program Jumat Curhat ini menjadi jembatan silaturahmi yang efektif antara kepolisian dengan warga.

"Tujuan utama kami adalah mempererat hubungan dan membuka ruang dialog seluas-luasnya. Kami ingin mendengar langsung setiap aspirasi, keluhan, hingga masukan terkait pelayanan kepolisian dan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas)," ujar Kompol Anindita, Jumat (1/8).

Ia menambahkan, kehadiran para tokoh masyarakat, agama, dan pemuda sangat strategis.

Mereka dianggap sebagai penyambung lidah masyarakat yang dapat secara efektif menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi di lingkungannya.

Dengan demikian, setiap permasalahan yang muncul diharapkan dapat segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti secara cepat dan tepat oleh pihak kepolisian.

"Kami sangat mengharapkan kerja sama dari para tokoh. Kolaborasi dalam mengelola kamtibmas adalah kunci untuk menciptakan wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak yang aman, damai, dan kondusif bagi kita semua," tutupnya. (red)

Lindungi Konsumen, Polres Ponorogo Bersama Instansi Terkait Lakukan Pengecekan Kualitas Beras

Ponorogo – Jejak-Indonesia.id | Polres Ponorogo Polda Jatim melalui Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim bersama Disperindag, Dinas Pertanian, Bulog, dan Kejaksaan melaksanakan pengecekan kualitas dan distribusi beras di wilayah Kabupaten Ponorogo Jawa Timur.

Pengecekan dilakukan di dua lokasi, yakni Penggilingan Padi di Jalan Trunojoyo Pasar Legi, serta Swalayan Bintang di Jalan Letjen Suprapto.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan tidak terjadi pelanggaran dalam distribusi dan penjualan beras kepada masyarakat.

Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo menyampaikan bahwa dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya indikasi pengoplosan antara beras premium dan medium.

“Sejumlah merk kemasan beras diperiksa terkait berat kemasan sesuai dengan isi, serta tidak ditemukan pelanggaran kualitas,” jelasnya, Sabtu (2/8).

Lebih lanjut, pihaknya menegaskan bahwa kegiatan pengawasan ini akan terus dilakukan secara berkala untuk menjaga stabilitas harga dan kualitas bahan pokok di wilayah hukum Polres Ponorogo Polda Jatim.

“Kami pastikan pengawasan terus berjalan demi melindungi konsumen dan menekan potensi kecurangan,” pungkas AKBP Andin. (red)

Polisi Berhasil Ungkap Kasus Curanmor di Pamekasan 5 Tersangka Diamankan

Pamekasan, Jejak-Indonesia.id |  Polres Pamekasan Polda Jatim menangkap 5 (lima) tersangka dari Empat kasus berbeda pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).

Kelima tersangka tersebut masing-masing inisial M, SRF, MHB, AML, dan SS.

Dari Kelima tersangka tersebut, Satu di antaranya, yakni SRF ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pamekasan, karena kasus penggelapan motor.

“Tersangka M ditangkap akibat aksi curanmor berupa motor Suzuki Smas Hitam bernopol M 3904 BL di Desa Palengaan Dhaja, Palengaan, Pamekasan,” kata Kasat Reskrim Polres Pamekasan, AKP Dony Setiawan, Jum’at (1/8/2025).

Dalam kasus tersebut, terdapat satu tersangka lain selain M, yakni inisial SHD yang bertindak mengawasi keadaan sekitar saat aksi curanmor di Desa Palengaan Dhaja, Palengaan, Pamekasan.

"Saat ini SHD berstatus sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang)," kata AKP Doni.

Kasus kedua dengan tersangka SRF yang beraksi di Desa/Kecamatan Pakong, Pamekasan.

"Dari tersangka ini kita amankan 1 unit motor Honda NF hitam dengan nopol M 2152 AP, beserta sebuah BPKB motor curian,” ungkapnya.

Dalam kasus ketiga, Polisi menangkap dua tersangka berinisial MHB dan AML yang beraksi di Desa Ceguk, Tlanakan, Pamekasan.

“Dari tersangka ini kita amankan 2 unit motor, masing-masing Honda Beat Merah Putih bernopol M 6533 BO, dan Honda Beat Hitam dengan nopol M 8835 CS yang digunakan sebagai sarana pencurian,” jelasnya.

Sementara itu tersangka inisial SS ditangkap pasca beraksi di teras rumah warga di Desa Pegagan, Pademawu, Pamekasan.

"Dari tersangka ini kita amankan 1 unit motor Astrea 98 Hitam bernopol M 3313 AK, serta sebuah BPKB motor Yamaha Vega hasil curian,” pungkasnya.

Akibat kasus tersebut, para tersangka terancam Pasal 362 dan Pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) sesuai peran dan kasus masing-masing. (red)

Antisipasi Lonjakan Kendaraan, Polresta Banyuwangi Kawal Ketat Jalur Menuju Ketapang

Banyuwangi, Jejak-Indonesia.id |  Polresta Banyuwangi menerjunkan personel gabungan untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas di sekitar kawasan Pelabuhan Ketapang, Minggu (3/8/2025).

Adanya Peningkatan volume kendaraan menuju Pelabuhan Ketapang, Polresta Banyuwangi melakukan penanganan cepat guna mencegah kemacetan arus Lalu lintas.

Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Banyuwangi, Kombes Pol. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., memimpin langsung pengaturan arus lalu lintas di sejumlah titik yang kerap mengalami penumpukan. Dalam pelaksanaan di lapangan, Kapolresta didampingi anggota Satuan Lalu Lintas, Sat Samapta, Sat Pamobvit, Satpol Airud, Polsek KP3 dan Polsek Jajaran.

Kami memperkuat pengaturan di titik-titik rawan untuk memastikan kelancaran dan keselamatan lalu lintas, khususnya bagi pengendara yang akan menyeberang ke Bali melalui Pelabuhan Ketapang,” kata Kombes Pol. Rama.

Langkah penanganan ini melibatkan koordinasi lintas satuan, serta penempatan petugas secara taktis di ruas-ruas jalan strategis. Selain pengaturan arus lalu lintas, petugas di lapangan juga aktif memberikan imbauan kepada para pengemudi agar tertib berlalu lintas dan mematuhi arahan petugas.

Menurut Kapolresta, respon cepat tersebut merupakan bagian dari upaya preventif guna menekan potensi gangguan lalu lintas, terutama saat terjadi peningkatan aktivitas kendaraan, baik angkutan pribadi maupun logistik.

Kami berkomitmen memberikan pelayanan publik terbaik, termasuk dalam menjamin kelancaran mobilitas masyarakat,” ujarnya.

Pelabuhan Ketapang merupakan simpul transportasi vital yang menghubungkan Pulau Jawa dan Bali. Polresta Banyuwangi secara rutin melakukan pemantauan situasi lalu lintas serta penerapan langkah-langkah taktis guna menjaga kelancaran distribusi dan mobilitas penumpang.

Kapolresta Banyuwangi bersama jajaran turut melakukan pemantauan langsung di depan Pelabuhan ASDP Ketapang sebagai bentuk komitmen dalam memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat pengguna jasa penyeberangan.(red)

error: Content is protected !!