Peristiwa

Kecelakaan Beruntun di Simpang Empat Patung Sapi Pasuruan: 3 Orang Meninggal, 6 Luka-luka

PASURUAN || Jejak-indonesia.id – Sebuah kecelakaan lalu lintas beruntun melibatkan truk kontainer dan lima unit sepeda motor terjadi pada Selasa (7/7/2026) pagi di Simpang Empat Patung Sapi, Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Peristiwa nahas ini merenggut nyawa tiga orang, sementara enam lainnya mengalami luka-luka dan kini menjalani perawatan di rumah sakit.

Berdasarkan keterangan Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan, Ipda Budi Wira, peristiwa bermula ketika truk kontainer bernomor polisi L-9381-CK yang dikendarai Agung (34), warga Kelurahan Donorejo, Kecamatan Simokerto, Kota Surabaya, melaju dari arah selatan ke utara di jalur utama Malang–Surabaya. Saat memasuki kawasan perempatan yang berada di jalur turunan, pengemudi diduga kehilangan kendali atas kendaraannya.

Truk tersebut kemudian menghantam bagian belakang deretan sepeda motor yang tengah berhenti tertib karena lampu lalu lintas menyala merah. Kelima sepeda motor yang terlibat masing-masing adalah Honda Vario N-4116-TEU, Honda Beat N-3739-TDB, Honda Vario N-3070-TDB, Honda Scoopy N-6961-TDU, serta Honda PCX N-6220-TEU.

“Telah masuk laporan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk kontainer. Kendaraan tersebut diduga kehilangan kendali saat melewati jalur turunan, lalu menabrak sejumlah kendaraan roda dua yang sedang berhenti,” ujar Ipda Budi.

Tiga korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Mereka adalah Mukhammad Khoiron (44), penumpang Honda Vario N-4116-TEU yang menderita luka parah di kepala serta patah pada tangan kiri sebelum dibawa ke RS Bhayangkara Pusdik Brimob Watukosek. Dua korban lainnya adalah pasangan pengendara dan penumpang Honda PCX N-6220-TEU, Moch. Ashif (25) dan Moch. Ashofi (25), yang keduanya mengalami cedera parah pada kepala.

“Sementara ini tercatat tiga orang meninggal dunia, sedangkan enam lainnya menderita luka-luka. Para korban luka saat ini tengah menjalani perawatan di berbagai rumah sakit, dan penyelidikan masih terus kami dalami,” tambahnya.

Pengemudi truk, Agung, turut mengalami luka patah pada kaki kanan dan kini dirawat di RS Mitra Sehat Medika Pandaan. Sementara korban luka lainnya yakni Mukhammad Mulyadi (40) dan Rudiyanto (31) dirawat di RS Sahabat Sukorejo; Erna Puji Rahayu (29) menderita nyeri pada kaki kiri dan punggung; serta Robin Adi Saputro (39) bersama Ismiyati (38) mengalami luka robek dan patah pada bagian tangan serta kaki.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan seluruh kendaraan yang terlibat, baik truk maupun sepeda motor, dalam kondisi sesuai spesifikasi standar pabrik. Mulai dari kelengkapan lampu, kaca spion, ukuran ban, knalpot, hingga tanda nomor kendaraan bermotor dinyatakan lengkap dan layak. Seluruh pengendara sepeda motor juga diketahui mengenakan helm standar keselamatan saat peristiwa terjadi.

Pihak kepolisian saat ini masih mendalami penyebab pasti terjadinya insiden, apakah disebabkan oleh kelalaian pengemudi, gangguan teknis seperti rem yang tidak berfungsi, maupun faktor lainnya. Pengemudi truk telah dimintai keterangan untuk mendukung proses penyelidikan.

“Kami masih memeriksa berbagai kemungkinan, apakah ada unsur kelalaian, kerusakan rem, atau penyebab lain. Segala hal masih dalam tahap pemeriksaan mendalam,” tegas Ipda Budi.

Pihak kepolisian pun mengimbau seluruh pengguna jalan untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melintas, khususnya di jalur arteri Kabupaten Pasuruan dan titik-titik yang dikenal rawan kecelakaan.

 

(RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *