BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Ketua Umum Persatuan Wartawan Fast Respon Nusantara (PW FRN), Agus Flores, kembali menjadi perhatian dalam rangkaian peringatan HUT Bhayangkara ke-80. Hal itu terungkap dari pengakuan Kabag Binops Divisi Humas Polri, Kombes Pol. Dr. H. Joseph Ananta Pinora, S.I.K., M.Si., yang mengaku terkejut saat menerima surat penugasan yang ditandatangani langsung oleh Kapolri untuk menghadiri kegiatan Doa dan Shalawat Akbar HUT Bhayangkara ke-80 di Banyuwangi, Minggu (28/6/2026).
Saat berada di ruang transit VIP Kantor Desa Pengantigan, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, Kombes Joseph mengisahkan rasa penasarannya terhadap sosok Agus Flores setelah melihat surat resmi yang ditandatangani langsung oleh Kapolri.
“Saya kaget. Yang tanda tangan langsung Bapak Kapolri. Sejak melihat surat itu, saya terus bertanya dalam hati, siapa sebenarnya Agus Flores. Dari Jakarta sampai Banyuwangi, rasa penasaran itu terus ada,” ujar Kombes Joseph.
Rasa penasaran tersebut akhirnya terjawab ketika ia bertemu langsung dengan Agus Flores di lokasi acara. Dalam kesempatan itu, Kombes Joseph menanyakan secara langsung hubungan Agus Flores dengan Kapolri.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Agus Flores menjelaskan bahwa dirinya memiliki hubungan komunikasi yang baik dengan Kapolri dan selama ini konsisten mendukung berbagai program Polri, khususnya yang berkaitan dengan penguatan kemitraan bersama masyarakat.
“Bapak Kapolri orang baik, begitu juga Ibu. Saya menganggap beliau seperti kakak sendiri. Selama empat tahun terakhir saya terus mendukung program-program beliau. Kalau ada yang mengganggu beliau, saya siap pasang badan,” kata Agus Flores.
Agus juga mengungkapkan bahwa menjelang pelaksanaan Doa dan Shalawat Akbar, Kapolri telah menyampaikan melalui pesan WhatsApp bahwa beliau tidak dapat hadir secara langsung karena harus mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam puncak peringatan HUT Bhayangkara ke-80.
Meski tanpa kehadiran Kapolri, kegiatan Doa dan Shalawat Akbar di Banyuwangi tetap berlangsung khidmat dan meriah. Ribuan jamaah memadati lokasi acara sebagai wujud dukungan terhadap semangat kebersamaan antara Polri, ulama, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen bangsa.
Momentum tersebut sekaligus mempertegas semangat “Polri untuk Masyarakat”, yang menjadi tema besar HUT Bhayangkara ke-80, dengan memperkuat sinergi, menjaga persatuan, serta membangun kepercayaan publik melalui kolaborasi yang harmonis antara institusi Polri dan masyarakat.
