Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Polri

Jajaran Polda Sumut Gelar Patroli dan Pengamanan Rumah Ibadah, Wujudkan Kamtibmas Kondusif di Hari Minggu

SUMATERA UTARA || jejakindonesia.id – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif, Polda Sumatera Utara bersama seluruh Polres jajaran melaksanakan kegiatan patroli dan pengamanan rumah ibadah pada Minggu (2/11/2025).

Kegiatan ini dilakukan serentak di seluruh wilayah Sumatera Utara, dengan fokus pengamanan pada gereja-gereja yang melaksanakan ibadah Minggu. Personel Polri diterjunkan untuk melakukan penjagaan, pemantauan situasi, serta berkoordinasi dengan pengurus rumah ibadah guna memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan aman, tertib, dan khidmat.

Pelaksanaan patroli dan pengamanan dimulai sejak pagi hari hingga seluruh kegiatan ibadah selesai. Personel di lapangan turut memberikan imbauan Kamtibmas dan pesan-pesan keamanan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kejahatan serta menjaga kerukunan antarumat beragama.

Selain melakukan pengamanan di rumah ibadah, jajaran Polda Sumut juga melaksanakan patroli di sejumlah lokasi wisata dan pusat keramaian guna memberikan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas di akhir pekan. Petugas juga mengingatkan masyarakat untuk tetap memperhatikan faktor keselamatan, terutama di kawasan wisata alam dan perairan.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Ferry Walintukan, mengatakan bahwa kegiatan pengamanan dan patroli rutin ini merupakan bentuk nyata pelayanan Polri kepada masyarakat, sekaligus upaya menjaga stabilitas Kamtibmas di seluruh wilayah Sumatera Utara.

“Seluruh jajaran Polda Sumut hari ini melaksanakan patroli dan pengamanan rumah ibadah, agar umat dapat beribadah dengan aman, tenang, dan hikmat. Ini menjadi bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, sekaligus wujud komitmen kami dalam menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama,” ujar Kombes Ferry.

Lebih lanjut, Kabid Humas menambahkan bahwa Polda Sumut akan terus meningkatkan kegiatan preventif di lapangan, baik melalui patroli dialogis, pengamanan kegiatan masyarakat, maupun pemantauan tempat wisata.

“Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman, baik saat beribadah maupun beraktivitas di ruang publik. Dengan sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat, kita bersama dapat mewujudkan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di Sumatera Utara,” pungkasnya.

Bedah Rumah Warga Kurang Mampu di Aek Batu, Kapolres Labusel : Simbol Kepedulian Kita Semua

LABUSEL || jejakindonesia.id - Wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) melalui Polres Labusel.

Kapolres Labusel, AKBP Aditya SP Sembiring Muham, meresmikan hasil program bedah rumah dan secara simbolis menyerahkan kunci rumah kepada Junaedi dan keluarga, warga Dusun Pasar 12, Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labusel, Sabtu (1/11/2025).

Dalam sambutannya, Kapolres Labusel menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan, sekaligus pengingat, kehadiran kepolisian bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam pelayanan dan kemanusiaan.

"Rumah ini bukan hanya hasil gotong royong, tetapi simbol kasih sayang dan kepedulian kita semua. Semoga Pak Junaedi dan keluarga bisa menempati rumah ini dengan bahagia dan penuh syukur. Tugas kami bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga memastikan masyarakat merasakan kehadiran Polri dalam kehidupan sehari-hari,” ujar AKBP Aditya Sembiring.

Selain peresmian bedah rumah, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan pembagian paket sembako kepada warga kurang mampu di sekitar lokasi kegiatan sebagai bentuk solidaritas dan empati sosial.

Sementara, Junaedi, penerima bantuan bedah rumah, tampak haru dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan jajaran Polres Labuhanbatu Selatan.

"Saya tidak bisa berkata apa-apa selain terima kasih. Rumah ini dulu bocor dan hampir roboh, tapi sekarang sudah kokoh dan layak huni. Semoga Allah membalas kebaikan Bapak Kapolres dan semua yang telah membantu kami,” ucapnya terharu.

Dalam acara yang berlangsung sederhana namun penuh haru tersebut, turut hadir Wakil Bupati Labusel, Syahdian Purba Siboro, SH, Danramil 11/Kotapinang, Mayor Inf Hendra Gunawan, Dansub Denpom II Cikampak, Kapten CPM Sugeng Riadi, Ketua Bhayangkari Cabang Labuhanbatu Selatan, Ny Olivia Aditya Sembiring, Wakil Ketua TP PKK Labusel, Ny Linda Syahdian Purba, Kapolsek Torgamba, AKP Syamsul Adhar, serta PJU Polres Labusel dan tamu undangan lainnya.

Kegiatan sosial seperti ini diharapkan terus berlanjut sebagai bukti sinergitas antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan masyarakat, dalam membangun kesejahteraan dan kepedulian sosial di Kabupaten Labusel.

Polda Jabar Intensifkan Operasi Pemberantasan Premanisme di Jatinangor, Libatkan TNI dan Instansi Lain

BANDUNG || jejakindonesia.id - Operasi pemberantasan premanisme di wilayah hukum Polda Jawa Barat mencapai puncaknya hari ini, dengan fokus penugasan berada di wilayah Polsek Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Kawasan Jatinangor dipilih karena merupakan pusat pendidikan, bisnis, dan keramaian yang memiliki potensi kerawanan tinggi terhadap aksi premanisme, terutama di sekitar kampus dan pusat perbelanjaan.

Kegiatan ini menegaskan bahwa Polda Jabar bersama mitra instansi bertekad penuh untuk mengakhiri rangkaian operasi ini dengan capaian maksimal, mewujudkan Kamtibmas yang bebas dari ancaman dan intimidasi.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa operasi hari terakhir diawali dengan pelaksanaan Apel Kesiapan Satgas Gabungan yang digelar di wilayah Polsek Jatinangor. Apel tersebut diikuti oleh personel gabungan dari Kepolisian, TNI, dan instansi lainnya, menandakan kesiapan penuh tim untuk bergerak cepat dan terpadu.

Fokus utama Satgas adalah menjalankan patroli intensif di seluruh titik rawan Jatinangor, termasuk jalur protokol, hingga area parkir dan terminal bayangan. Tujuannya adalah mencegah dan memberantas aksi premanisme, baik yang ditemukan langsung di lapangan maupun yang berbekal informasi akurat dari laporan masyarakat.

“Strategi penindakan pada hari ini menekankan respons cepat terhadap laporan keresahan warga. Hal ini merupakan tindak lanjut dari sosialisasi yang gencar dilakukan pada hari-hari sebelumnya, yang mendorong masyarakat untuk berani melapor. Aparat keamanan berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap informasi mengenai pungutan liar (pungli), pemaksaan, atau tindakan intimidasi lainnya yang meresahkan,” ujar Kombes Pol. Hendra, Jum’at (31/10/2025).

Penutupan operasi ini di Jatinangor sekaligus menjadi momentum evaluasi keberhasilan keseluruhan Operasi Pemberantasan Premanisme di wilayah Sumedang dan sekitarnya. Polda Jabar memastikan bahwa kegiatan pencegahan dan pengawasan akan tetap dilanjutkan melalui patroli rutin dan dialogis oleh Polsek setempat. Tujuannya adalah mempertahankan dampak positif yang telah dirasakan masyarakat selama operasi berlangsung, sehingga rasa aman dan nyaman dapat menjadi kondisi permanen.

Sebagai penutup, seluruh elemen Satgas Gabungan mengucapkan terima kasih atas partisipasi aktif masyarakat yang telah berani melapor dan mendukung operasi ini. Keberhasilan menekan angka premanisme adalah hasil kolaborasi antara aparat dan warga. Polda Jabar menegaskan kembali komitmennya untuk tidak pernah memberi ruang bagi premanisme dalam bentuk apapun di Jawa Barat.

Polisi Gelar Razia Pengemudi Usai Pesta Halloween di Surabaya, Antisipasi Laka Lantas

SURABAYA || jejakindonesia.id – Polrestabes Surabaya Polda Jatin menggelar razia di kawasan Jalan Gubernur Suryo pada Sabtu (1/11/2025) dini hari.

Operasi ini bukan hanya memeriksa kelengkapan surat kendaraan seperti SIM dan STNK, tetapi juga menyoroti kadar alkohol para pengemudi yang baru saja pulang dari pesta kostum seram.

Pantauan di lokasi menunjukkan petugas dari Satlantas Polrestabes Surabaya fokus menghentikan kendaraan roda empat yang melintas.

Sejumlah pengemudi bahkan masih mengenakan atribut pesta Halloween lengkap dengan riasan wajah menyeramkan yang mulai luntur, tanda baru saja usai berpesta.

Razia berlangsung sejak pukul 00.55 hingga 02.00 WIB dan menghasilkan temuan mengejutkan.

Polisi mendapati berbagai jenis minuman keras, mulai dari bir hingga arak, di beberapa kendaraan.

Tak sedikit pula pengemudi yang terindikasi berada di bawah pengaruh alkohol.

Wakasatlantas Polrestabes Surabaya, Kompol Su’ud, menegaskan bahwa operasi ini dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi kecelakaan lalu lintas akibat pengaruh alkohol.

“Beberapa waktu lalu, ada kecelakaan tunggal yang ternyata pengemudinya dalam pengaruh alkohol. Makanya, malam ini kita gelar razia khusus mobil untuk tes kandungan alkohol,” ujar Kompol Su’ud.

Puluhan pengemudi menjalani pemeriksaan menggunakan alat breathalyzer.

Dari sekitar 40 hingga 45 pengemudi yang diperiksa, mayoritas menunjukkan kadar alkohol 0,0.

“Ada 40 sampai 45 pengemudi yang kita periksa. 90% menunjukkan 0,0 alkohol,” jelas Su’ud.

Namun, sekitar 10 persen pengemudi terdeteksi mengonsumsi alkohol meski dengan kadar rendah.

Kepolisian memberikan teguran simpatik kepada mereka sebagai bentuk edukasi.

Di antara para pengemudi tersebut, satu orang dinyatakan positif dengan kadar alkohol 0,08.

Polisi menilai kondisi tersebut sangat berbahaya bagi keselamatan berkendara.

“Kita dapati satu pengemudi dengan kandungan alkohol 0,08. Ini sangat membahayakan! Kita langsung tilang dan antar pulang ke rumah. Kita pastikan sampai rumah dengan selamat, baru kita tilang berdasarkan Pasal 283,” ungkap Su’ud.

Selain menilang pengemudi tersebut, petugas juga menemukan sejumlah minuman keras di beberapa kendaraan.

Barang bukti itu tidak seluruhnya disita karena sebagian merupakan bawaan kerja.

“Tadi rekan-rekan juga memeriksa barang bawaan. Ada yang membawa bir karena profesinya di restoran. Ada juga arak yang kita tahan karena belum diminum,” tambahnya.

Kompol Su’ud menegaskan bahwa operasi ini merupakan langkah pre-emptive Polrestabes Surabaya untuk memberikan efek jera kepada masyarakat.

Menurutnya, pesta boleh dilakukan, namun keselamatan di jalan raya harus tetap menjadi prioritas utama.

“Razia ini langkah awal untuk mengingatkan masyarakat. Kita juga akan berkoordinasi dengan Pemkot Surabaya untuk memberikan penyuluhan di tempat-tempat hiburan malam. Boleh pesta, tapi keselamatan harus diperhatikan!” pungkasnya.

Razia pengemudi mabuk pasca Halloween di Surabaya menjadi pengingat penting bagi masyarakat akan bahaya mengemudi di bawah pengaruh alkohol.

Tindakan tegas dan humanis dari kepolisian menunjukkan komitmen dalam menjaga keselamatan pengguna jalan, khususnya di momen-momen perayaan malam seperti Halloween. (*)

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Tinjau Kesiapan SPPG, Dukung Program Pemenuhan Gizi Nasional

TANJUNGPERAK || jejakindonesia.id – Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Wahyu Hidayat, S.I.K., M.H bersama Kabag Log meninjau langsung kesiapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim di Jl. Teluk Kumai Timur no 83-A Kelurahan Tanjung Perak , Kecamatan Pabean Cantikan, Surabaya.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung program Pemenuhan Gizi Nasional, yang menjadi bagian dari implementasi kebijakan pemerintah pusat di Wilayah Kota Surabaya.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak melihat langsung kondisi fasilitas, ketersediaan logistik, serta kesiapan personel yang akan mendukung pelaksanaan program di lapangan.

“Kesiapan fasilitas seperti SPPG ini penting agar pelayanan berjalan optimal dan tepat sasaran,” ujar AKBP Wahyu, Minggu (2/11).

Ia menegaskan Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim berkomitmen untuk mendukung penuh program pemerintah, termasuk upaya pemenuhan gizi masyarakat.

Selain memastikan kesiapan teknis, AKBP Wahyu juga menekankan pentingnya sinergi antar instansi, mulai dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, hingga unsur masyarakat, dalam menyukseskan program tersebut.

“Kami terus mendorong koordinasi lintas sektor agar pelaksanaan program ini bisa berjalan lancar dan membawa manfaat nyata bagi penerima manfaat nantinya, khususnya kelompok rentan gizi,” tambahnya.

Kapolres Pelabuhan Tanjungperak juga berpesan agar seluruh elemen pelaksana tetap menjaga kebersihan, ketertiban, serta memastikan keamanan di area pelayanan.

Melalui langkah ini, Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim menunjukkan dukungan aktif terhadap program-program sosial pemerintah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap program SPPG dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas gizi dan kesehatan warga Kota Surabaya,” pungkasnya. (*)