Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Polri

Humanis dan Tanggap, Anggota Polsek Cengkareng Bantu Pengendara Yang Mengalami Mogok saat Gatur Lalin

JAKARTA || jejakindonesia.id - Kehadiran Polri di tengah masyarakat tak hanya dirasakan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, namun juga melalui aksi nyata kepedulian terhadap sesama.

Pemandangan humanis terlihat saat jajaran Polsek Cengkareng melaksanakan pengaturan lalu lintas pagi hari di Putaran Samsat STNK, Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Kamis (6/11/2025).

Kapolsubsektor Rawa Buaya Ipda J. Manurung, bersama Bhabinkamtibmas, Unit Samapta Polsek Cengkareng, serta BKO Ditsamapta Polda Metro Jaya, sigap membantu warga yang mengalami kendala di jalan.

Dalam kegiatan tersebut, dua personel Unit Samapta Aipda Engkos dan Aipda Herdiyana terlihat membantu pengendara sepeda motor yang mogok di tengah padatnya arus lalu lintas.

Dengan tanggap, keduanya mendorong kendaraan ke tepi jalan untuk menghindari kemacetan dan memastikan keselamatan pengendara.

Tak hanya itu, Kapolsubsektor Ipda J. Manurung bersama Bhabinkamtibmas duri Kosambi Aipda Ahmad haris juga turut membantu seorang sopir angkot yang mogok akibat kehabisan bahan bakar.

"Saat kami melaksanakan pengaturan Lalu-lintas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk kelancaran lalu-lintas tiba tiba ada sejumlah pengendara sepeda motor dan mobil angkot mengalami mogok," ujar Ipda J. Manurung

Tanpa ragu, kami bahu-membahu mendorong kendaraan tersebut hingga dapat dipinggirkan dengan aman.

Aksi spontan dan penuh empati tersebut menjadi wujud nyata bahwa Polisi hadir bukan hanya untuk menegakkan aturan, tetapi juga memberikan pertolongan dengan hati.

Kehadiran personel Polsek Cengkareng di tengah masyarakat memberikan rasa aman sekaligus menumbuhkan kepercayaan bahwa Polri senantiasa siap melayani dan membantu kapan pun dibutuhkan.

( *Humas Polres Metro Jakarta Barat* )

Doa Polri untuk Negeri, Polres Tebing Tinggi Rangkul Semua Elemen Masyarakat

Tebing Tinggi || jejakindonesia.id – Kepolisian Resor Tebing Tinggi Polda Sumatera Utara melaksanakan kegiatan Safari Kebangsaan Polri Untuk Masyarakat dengan tema “Doa Polri Untuk Negeri” yang berlangsung di Aula Kamtibmas Polres Tebing Tinggi, Rabu (5/11/2025) pukul 10.00 WIB.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Tebing Tinggi, AKBP Drs. Simon Paulus Sinulingga, S.H., ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, tokoh agama, mahasiswa, komunitas ojek online, serta seluruh personel Polres Tebing Tinggi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Tim Pendamping Safari Kebangsaan Kompol Mitha Natasya, S.H., S.I.K., Wakapolres Tebing Tinggi Kompol Rudi Syahputra, S.Kom., Penceramah Safari Kebangsaan Al Ustadz KH. Akhmad Khambali, S.E., M.M., Ketua MUI Kota Tebing Tinggi H. Drs. M. Akhyar Nasution, Ketua Pemuka Agama Mitra Kamtibmas H. Sujarno Alamsyah, Penasehat Pemuka Agama Mitra Kamtibmas H. M. Ghazali, S.Sos., serta Sekretaris Pemuka Agama Mitra Kamtibmas M. Ridwan Syam, S.Ag.

Dalam sambutannya, Kapolres Tebing Tinggi AKBP Drs. Simon Paulus Sinulingga, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan Safari Kebangsaan ini merupakan salah satu bentuk komitmen Polri dalam menjaga dan memperkuat persatuan bangsa melalui pendekatan kebangsaan dan doa bersama lintas elemen masyarakat.

“Kegiatan ini dimaksudkan sebagai upaya Polri dalam memelihara kamtibmas serta menjalin silaturahmi antara tiga elemen masyarakat di wilayah hukum Polda Sumut. Indonesia adalah bangsa yang besar, majemuk, dan memiliki sejarah luar biasa. Kemajemukan ini adalah kekuatan, namun juga memiliki potensi konflik yang perlu dikelola bersama,” ujar Kapolres.

Ia menegaskan bahwa Polri tidak dapat berjalan sendiri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, melainkan membutuhkan kolaborasi dan dukungan dari seluruh elemen bangsa.

“Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadi pelopor harkamtibmas di lingkungannya masing-masing. Setiap informasi yang cepat dan akurat dari masyarakat sangat membantu Polri dalam menyelesaikan setiap potensi konflik sosial,” tambahnya.

Lebih lanjut, Kapolres Tebing Tinggi juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung program pemerintah dalam mewujudkan visi dan misi Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Ia menekankan pentingnya memperkuat nilai-nilai ideologi Pancasila, meningkatkan toleransi antarumat beragama, serta membangun kemandirian bangsa di berbagai bidang.

“Mari kita perkokoh semangat kebangsaan, memperkuat rasa persaudaraan, dan bersama-sama menjaga harmoni sosial demi terciptanya kehidupan yang aman, damai, dan sejahtera,” tutupnya.

Kegiatan Safari Kebangsaan Polres Tebing Tinggi Polda Sumut dengan tema “Doa Polri Untuk Negeri” ini berlangsung dengan penuh khidmat dan berakhir pada pukul 11.30 WIB dalam situasi aman dan kondusif.

Kapolres Pidie Jaya Tinjau Personel Pengamanan Wisma Dewan Hakim MTQ Aceh XXXVII

Meureudu || jejakindonesia.id – Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Pidie Jaya melakukan pengecekan terhadap personel yang bertugas mengamankan wisma penginapan Dewan Hakim Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Aceh XXXVII di Kabupaten Pidie Jaya, Rabu 5 November 2025.

Kegiatan pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan personel pengamanan, sekaligus meninjau secara langsung situasi dan kondisi di setiap lokasi penginapan yang menjadi tempat istirahat para dewan hakim MTQ Aceh.

Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, melalui Kasi Humas Polres Pidie Jaya, AKP Mahruzar Haryadi, mengatakan bahwa pengecekan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh peserta dan dewan hakim yang mengikuti ajang MTQ tingkat Provinsi Aceh tersebut.

“Personel kami ditempatkan di sejumlah wisma dan penginapan untuk memastikan keamanan selama pelaksanaan MTQ berlangsung. Setiap lokasi dijaga selama 24 jam dengan sistem piket bergiliran,” ujar AKP Mahruzar.

Adapun lokasi yang dikunjungi dalam pengecekan tersebut meliputi Hotel Green Sofia, Losmen Kanawisma, Wisma Ayu 2, Wisma 2, dan Losmen Kuala. Seluruh tempat tersebut menjadi lokasi penginapan resmi para dewan hakim MTQ Aceh XXXVII.

Turut hadir mendampingi Kapolres dalam kegiatan tersebut antara lain Kasat Lantas Polres Pidie Jaya AKP Fefy Yunitasari, Kapolsek Meureudu Iptu Mustafa Kamal, KBO Sat Intelkam Ipda Edy Zulkarnein, Kasi Humas Polres Pidie Jaya AKP Mahruzar Haryadi, serta personel pengamanan di masing-masing lokasi.

Dengan adanya pengecekan ini, Polres Pidie Jaya menegaskan komitmennya untuk terus memberikan dukungan penuh demi kelancaran dan keamanan seluruh rangkaian kegiatan MTQ Aceh XXXVII Tahun 2025 di Kabupaten Pidie Jaya.

Polres Pidie Jaya Gelar Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana 2025, Kapolres Tekankan Sinergi dan Respons Cepat

Meureudu || jejakindonesia.id – Polres Pidie Jaya menggelar Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana Tahun 2025 yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 5 November 2025, pukul 08.00 WIB di Lapangan Apel Polres Pidie Jaya, Gampong Teungkluet, Kecamatan Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya.

Apel dipimpin oleh Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, yang sekaligus membacakan Amanat Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Acara ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Pidie Jaya, perwakilan TNI, Kejaksaan, Mahkamah Syariah, SKPK terkait, camat se-Kabupaten Pidie Jaya, serta pasukan gabungan dari TNI–Polri, BPBD, Satpol PP WH, Tagana, Basarnas dan Ketua PMI Kabupaten Pidie Jaya Irwan Ibrahim.

Dalam amanatnya, Kapolri menegaskan bahwa apel kesiapsiagaan bencana ini merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel, sarana, dan prasarana dalam pencegahan serta penanganan bencana alam. Kegiatan ini, kata Kapolri, menjadi momentum untuk memastikan seluruh elemen bangsa dapat bersinergi secara sigap, cepat, dan tepat dalam menghadapi berbagai potensi bencana di masa mendatang.

“Bencana alam merupakan salah satu tantangan global yang dihadapi seluruh negara di dunia. Berdasarkan laporan United Nations Office of Disaster Risk Reduction (UNDRR) tahun 2025, terdapat lebih dari 124 juta jiwa terdampak bencana setiap tahunnya,” ujar Kapolri dalam amanat yang dibacakan Kapolres Pidie Jaya.

Indonesia, lanjutnya, secara geografis terletak di kawasan Ring of Fire atau cincin api dunia, sehingga menjadi salah satu negara dengan tingkat kerawanan bencana tertinggi di dunia. Hasil survei World Risk Index 2025 bahkan menempatkan Indonesia di peringkat ketiga negara dengan potensi bencana tertinggi.

“Berdasarkan data BNPB hingga 19 Oktober 2025, telah terjadi 2.606 bencana alam di Indonesia. Di antaranya 1.289 banjir, 544 cuaca ekstrem, 189 tanah longsor, 22 gempa bumi, dan 4 erupsi gunung berapi yang menimbulkan 361 korban jiwa, 37 orang hilang, 615 luka-luka, serta lebih dari 5,2 juta warga terdampak,” lanjut Kapolri.

Dampak bencana tersebut, tambahnya, tidak hanya menimbulkan korban jiwa dan kerugian ekonomi, namun juga trauma psikologis dan gangguan terhadap keberlangsungan sosial masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan langkah strategis, komprehensif, dan berkesinambungan dalam upaya mitigasi dan penanggulangan bencana.

Kapolri juga menyoroti kondisi cuaca terkini berdasarkan laporan BMKG, di mana 43,8% wilayah Indonesia telah memasuki musim hujan yang diperkirakan mencapai puncaknya pada November 2025 hingga Januari 2026. Peningkatan curah hujan ini, ditambah potensi fenomena La Niña hingga Februari 2026, dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, puting beliung, dan gelombang tinggi di berbagai wilayah, termasuk Aceh.

“Dalam menghadapi tantangan tersebut, kecepatan dan ketepatan respons menjadi faktor utama keberhasilan penanganan bencana. Diperlukan persiapan optimal dari seluruh elemen bangsa – mulai dari TNI–Polri, pemerintah pusat dan daerah, BNPB, Basarnas, PMI, BMKG, serta seluruh stakeholder,” tegasnya.

Kapolri mengingatkan bahwa sinergi dan kolaborasi terintegrasi antar lembaga merupakan kunci quick response dalam setiap situasi bencana. Dengan langkah terpadu, mitigasi dampak bencana dapat dimaksimalkan guna menurunkan tingkat kerentanan masyarakat terhadap risiko jiwa, kerugian harta benda, serta kerusakan fasilitas umum yang berpotensi menghambat stabilitas ekonomi dan pembangunan nasional.

Dalam amanatnya, Kapolri juga mengutip arahan Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, dalam Sidang Kabinet Paripurna tanggal 20 Oktober 2025:

“Kita diberi kekuasaan oleh rakyat untuk melindungi rakyat dari segala bahaya, termasuk ancaman bencana. Negara harus selalu hadir melindungi setiap warga Indonesia, terutama di masa-masa sulit. Ini adalah amanah dan wujud pengabdian tulus terhadap kemanusiaan.”

Menutup amanatnya, Kapolri memberikan sejumlah penekanan bagi seluruh jajaran dan pemangku kepentingan diantaranya, Lakukan deteksi dini dan pemetaan wilayah rawan bencana secara berkelanjutan melalui kerja sama dengan BMKG dan instansi terkait. Pastikan kesiapan personel, sarana, dan prasarana dalam menghadapi situasi darurat. Laksanakan simulasi tanggap bencana secara rutin untuk meningkatkan kemampuan lapangan. Utamakan kecepatan, ketepatan, dan koordinasi dalam setiap langkah penanganan. Laksanakan tugas kemanusiaan dengan empati, profesionalisme, dan dedikasi tinggi.

Usai apel, Kapolres Pidie Jaya bersama unsur Forkopimda meninjau kesiapan pasukan dan menyaksikan simulasi tanggap bencana yang diperagakan oleh personel Polres Pidie Jaya bersama unsur TNI, BPBD, Tagana, dan Basarnas.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kesiapsiagaan lintas instansi dalam menjaga keselamatan masyarakat serta memastikan negara selalu hadir di tengah rakyat pada setiap situasi darurat kemanusiaan.

AKSI SPONTAN DAN RESPONSIF KANIT SAMAPTA POLSEK SUNGGAL BANTU NENEK MENYEBERANG JALAN

MEDAN || jejakindonesia.id – Kepedulian dan responsivitas anggota Kepolisian terhadap keselamatan masyarakat kembali ditunjukkan oleh Iptu Nizar Nasution, Kepala Unit Samapta (Kanit Samapta) Polsek Sunggal, Polrestabes Medan.

‎Pada hari ini, Iptu Nizar Nasution yang sedang melaksanakan patroli rutin dan strong point pagi di wilayah hukum Polsek Sunggal, secara spontan membantu seorang nenek menyeberang jalan di Jalan Medan-Binjai, Kampung Lalang, Kecamatan Sunggal.

‎Aksi tanggap ini terjadi ketika Iptu Nizar Nasution melihat seorang nenek yang tampak kesulitan menyeberangi jalan raya yang ramai dengan lalu lintas kendaraan. Tanpa menunggu waktu lama, Iptu Nizar Nasution langsung turun dari kendaraan patroli dan membantu nenek tersebut menyeberang dengan aman sambil mengatur arus lalu lintas.

‎"Ini adalah tugas kami untuk melayani dan melindungi masyarakat. Keselamatan warga, terutama kelompok rentan seperti lansia, adalah prioritas kami," ujar Iptu Nizar Nasution saat ditemui di lokasi.

‎Aksi responsif ini mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar yang menyaksikan langsung kepedulian anggota Polri terhadap keselamatan warga. Beberapa pengendara yang melintas turut memberikan acungan jempol atas tindakan cepat dan peduli yang ditunjukkan oleh Iptu Nizar Nasution

‎Kapolsek Sunggal melalui keterangan resminya menyampaikan bahwa tindakan Iptu Nizar Nasution merupakan cerminan dari komitmen seluruh personel Polsek Sunggal dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

‎"Kami sangat bangga dengan kepedulian dan kesiapan Iptu Nizar Nasution dalam merespon situasi di lapangan. Ini adalah contoh nyata dari polisi yang dekat dengan masyarakat dan siap membantu kapan saja," ungkap Kapolsek Sunggal.

‎Polsek Sunggal mengajak seluruh masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam berlalu lintas dan tidak ragu menghubungi anggota Polri jika membutuhkan bantuan.