Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Polri

Wakapolri Resmikan Masjid An-Nahdah Suhanda di SMA Kemala Taruna Bhayangkara Bogor

JAKARTA || jejakindonesia.id - Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. meresmikan Masjid An-Nahdah Suhanda yang berlokasi di lingkungan SMA Kemala Taruna Bhayangkara Bogor, sebagai wujud dukungan Polri terhadap penguatan pendidikan karakter dan nilai spiritual di lingkungan sekolah.

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti oleh Wakapolri, disaksikan oleh jajaran pejabat utama Polri, pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari, para guru, siswa, dan tokoh masyarakat setempat.

Masjid An-Nahdah Suhanda berdiri di atas lahan seluas 4.854 meter persegi dengan luas bangunan mencapai 1.761 meter persegi, serta mampu menampung hingga 976 jamaah. Pembangunan masjid ini diharapkan menjadi sarana utama dalam membentuk karakter religius, disiplin, dan berakhlak mulia bagi para siswa SMA Kemala Taruna Bhayangkara.

Dalam sambutannya, Wakapolri menyampaikan apresiasi atas terlaksananya pembangunan masjid tersebut, yang dinilai sebagai bagian penting dari pembinaan mental dan spiritual generasi muda Polri.

“Masjid ini bukan hanya tempat untuk beribadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan pembinaan akhlak, pendidikan karakter, dan silaturahmi antara siswa, guru, serta masyarakat sekitar,” ujar Wakapolri, Kamis (13/11/2025)

Kegiatan peresmian berlangsung khidmat, diakhiri dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas berdirinya Masjid An-Nahdah Suhanda. Keberadaan masjid ini diharapkan dapat memperkuat nilai - nilai keimanan, kebersamaan, dan semangat pengabdian di lingkungan SMA Kemala Taruna Bhayangkara.

Polres Madiun Bangun SPPG di Desa Sogo Balerejo

MADIUN || jejakindonesia.id - Polres Madiun Polda Jawa Timur (Jatim) melaksanakan peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Sogo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Rabu (12/11/2025).

Pembangunan fasilitas ini berada di bawah naungan Yayasan Kemala Bhayangkari Madiun sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemenuhan gizi anak usia sekolah.

Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara mengatakan, pembangunan SPPG ini merupakan yang ketiga di wilayah Kabupaten Madiun.

“Hari ini kita melaksanakan ground breaking untuk SPPG Polres Madiun yang ketiga dengan rekan dari mitra SPPG. Progresnya sudah berjalan sekitar 60 persen, dan insyaallah dalam 45 hari ke depan bisa selesai,” ujar AKBP Kemas di lokasi kegiatan.

SPPG yang tengah dibangun tersebut nantinya akan melayani 2.268 penerima manfaat dari berbagai jenjang pendidikan di sekitar Desa Sogo.

Rinciannya, 96 siswa dari 12 TK/RA, 764 siswa dari 12 SD/MI, 1.259 siswa dari 2 SMP/MTs, serta 149 siswa dari 1 SMK.

Kapolres Madiun menambahkan, SPPG di Balerejo merupakan bagian dari program Polri untuk mendukung peningkatan gizi anak-anak usia sekolah.

"Sebelumnya di wilayah Kecamatan Balerejo sudah ada Dua SPPG, dan yang kita bangun ini adalah yang Ketiga," kata AKBP Kemas.

Ia berharap, dengan bertambahnya Satu SPPG yang dibangun Polres Madiun Polda Jatim ini dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi bagi anak-anak SD, SMP maupun SMK di wilayah tersebut.

"Insyaallah bisa membantu memenuhi kebutuhan gizi bagi anak-anak SD, SMP maupun SMK yang membutuhkan makanan bergizi gratis,” ujarnya.

Kapolres Madiun juga menjelaskan, keberadaan SPPG bukan hanya menjadi sarana penyedia bahan pangan bergizi, tetapi juga sebagai wadah pemberdayaan masyarakat lokal agar lebih mandiri dalam mengelola sumber daya pangan.

Kapolres Madiun juga mengatakan pembangunan SPPG ini sejalan dengan program nasional dalam upaya mencetak generasi muda yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi.

"Polres Madiun berkomitmen untuk terus mendukung langkah-langkah pemerintah demi kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

Masih kata Kapolres Madiun, pembangunan SPPG ini merupakan inisiatif sosial Bhayangkari Cabang Madiun yang berfokus pada peningkatan status gizi anak-anak di lingkungan pendidikan, terutama di wilayah pedesaan.

"Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan angka kekurangan gizi pada anak usia sekolah dapat terus ditekan," pungkas AKBP Kemas.

Satuan Brimob Polda Sumut Musnahkan 10 Hektar Ladang Ganja di Perbukitan Mandailing Natal

MANDAILING || jejakindonesia.id - Dalam upaya memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah Sumatera Utara, Satuan Brimob Polda Sumut melalui Batalyon C Pelopor kembali menunjukkan komitmennya terhadap pemberantasan narkoba dengan melaksanakan operasi pemusnahan ladang ganja seluas kurang lebih 10 hektar di kawasan perbukitan Tor Sihite, Kecamatan Penyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal, pada Rabu (12/11/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sumut, Kompol Zaenal Muhlisin, dan melibatkan 30 personel Brimob dengan dukungan perlengkapan senjata serta peralatan taktis yang lengkap. Operasi dimulai sejak dini hari pukul 04.00 WIB dengan pelaksanaan apel pemberangkatan di Mako Batalyon C Pelopor, kemudian dilanjutkan dengan perjalanan menuju titik lokasi melalui Desa Rau Rau Dolok, Kecamatan Tambangan.

Sekitar pukul 13.00 WIB, tim gabungan akhirnya tiba di lokasi ladang ganja yang tersembunyi di area perbukitan terpencil. Di bawah terik matahari dan medan yang cukup berat, personel Brimob dengan sigap melaksanakan pemusnahan terhadap ribuan batang tanaman ganja dengan cara pembakaran di tempat. Kegiatan pemusnahan ini berlangsung dengan lancar dan diawasi langsung oleh Kompol Zaenal Muhlisin selaku pimpinan lapangan.

Melalui Dansat Brimob Polda Sumut Kepada Danyon C Satuan brimob Polda Sumut Kompol Zaenal Muhlisin, operasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara Brimob dan instansi terkait dalam menindak tegas segala bentuk aktivitas ilegal yang merusak generasi muda.

“Pemusnahan ladang ganja ini adalah komitmen kami untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta memutus mata rantai peredaran narkotika di Sumatera Utara, khususnya di wilayah Mandailing Natal yang sering menjadi lokasi penanaman ganja,” tegasnya.

Polresta Malang Kota dan Serdik Sespimma Gelar Donor Darah di Hari Kesehatan Nasional 2025

MALANG || jejakindonesia.id – Ada sekitar 85 rumah sakit di Malang yang membutuhkan suplai darah dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Malang dengan kebutuhan darah per hari mencapai 130 hingga 200 kantong.

Membaca kebutuhan tersebut, pada momentum Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2025 Polresta Malang Kota Polda Jatim bersama Peserta Didik (Serdik) Sespimma Lemdiklat Polri Angkatan 74 Tahun Anggaran 2025 menggelar donor darah dan bakti sosial bertajuk “Serdik Sespimma Peduli” di Ballroom Sanika Satyawada, Polresta Malang Kota.

Kegiatan kemanusiaan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Praktek Kerja Profesi (PKP) peserta Sespimma Lemdiklat Polri yang saat ini tengah menempuh pendidikan kepemimpinan tingkat menengah.

PKP ini bertujuan untuk membekali peserta didik agar mampu menjadi manajer dan pimpinan tingkat pertama yang profesional

Kasespimma Sespim Lemdiklat Polri, Brigjen Pol Sonny Irawan SIK, MH menuturkan bahwa pelaksanaan PKP di wilayah hukum Polresta Malang Kota Polda Jatim ini memiliki tujuan penting dalam proses pendidikan peserta Sespimma.

“Serdik diharapkan memiliki kemampuan manajerial, bersikap prediktif, responsibilitas, transparansi berkeadilan, serta mampu membangun tim dan memecahkan permasalahan kepolisian di tingkat Polres,” jelas Brigjen Sonny, Rabu, (12/11/2025).

Ia menambahkan bahwa kegiatan kemanusiaan yang dilakukan juga menjadi bagian integral dari pembentukan karakter kepemimpinan yang empatik dan berorientasi pelayanan masyarakat.

Bakti sosial HKN tahun 2025 yang Mengusung tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat” yang berbarengan dengan peringatan HUT PNS Polri ke-54 tersebut berhasil mengumpulkan sebanyak 63 kantung darah dengan 132 pendonor yang telah melewati skrining medis.

Pendonor tersebut berasal dari Polwan, Polki dan PNS Polresta Malang Kota termasuk 16 peserta Serdik Sespimma.

Selain donor darah, Baksos tersebut disi dengan penyaluran 129 paket sembako kepada yatim piatu di Yayasan Anak Bangsa, lansia dan dhuafa.

Sementara itu Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono SH, SIK, MSi menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi sinergis antara jajaran Polresta Malang Kota dengan peserta PKP Serdik Sespimma Lemdiklat Polri Angkatan 74 TA 2025.

“Kegiatan donor darah dan bakti sosial ini menjadi bentuk kepedulian sosial Polri terhadap masyarakat," ujar Kombes Nanang.

Selain memperingati Hari Kesehatan Nasional, lanjut Kombes Nanang kegiatan ini juga menanamkan semangat empati, soliditas, dan kemanusiaan di kalangan anggota Polri.

Kombes Nanang menegaskan, kegiatan sosial tidak hanya berdampak positif bagi masyarakat penerima manfaat, sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian di lingkungan internal Polri dalam membangun masyarakat yang sehat dan harmonis.

“Kegiatan sosial dan donor darah untuk kemanusiaan Ini merupakan wujud implementasi nilai-nilai Presisi dalam membangun hubungan yang humanis dengan masyarakat,” tegas Kombes Nanang.

Kantong darah yang berhasil dikumpulkan pada Baksos selama kurang dari 3 jam itu langsung diserahkan kepada PMI untuk dikelola dan didistribusikan.

Hal ini menjadi wujud komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan, sekaligus mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat dalam menjaga stabilitas Kamtibmas.

Selain itu, Polresta Malang Kota membuktikan bahwa pelayanan dan pengabdian Polri bukan hanya sebatas penegakan hukum, tetapi juga bentuk nyata cinta kasih dan tanggung jawab sosial terhadap sesama.

“Generasi sehat adalah kunci masa depan bangsa yang kuat. Melalui kegiatan sosial seperti ini, kita tanamkan nilai kemanusiaan yang menjadi pondasi kepemimpinan dan pengabdian Polri kepada masyarakat,” pungkas Kombes Nanang.

Aksi Humanis: Polwan Bojonegoro Berbagi Air Mineral kepada Massa Unjuk Rasa

BOJONEGORO || jejakindonesia.id – Suasana unjuk rasa yang digelar Pimpinan Cabang Federasi Serikat Pekerja Rokok Tembakau Makanan Minuman – Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC. FSP. FRTMM-SPSI) Bojonegoro di depan kantor DPRD Kabupaten Bojonegoro, Rabu (12/11) berlangsung damai dan tertib.

Di tengah kerumunan massa yang menyuarakan aspirasi mereka, tampak sejumlah Polisi Wanita (Polwan) dari Polres Bojonegoro Polda Jatim melakukan aksi simpatik dengan membagikan air mineral kepada para pengunjuk rasa.

Tindakan sederhana namun bermakna itu menjadi pemandangan menarik di sela-sela pengamanan.

Para Polwan tampak duduk berdampingan dengan massa, berbincang santai tanpa sekat, menciptakan suasana yang akrab dan menenangkan di tengah dinamika aksi.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bojonegoro, Ipda Ria Dirgahayu, menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk pendekatan humanis yang ditekankan oleh Kapolres Bojonegoro, AKBP Afrian Satya Permadi.

Menurutnya, kegiatan simpatik itu merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Polri hadir tidak hanya untuk mengamankan, tetapi juga untuk melayani dan memberi perhatian kepada masyarakat," ungkap Ipda Ria.

Ia mengatakan membagikan air mineral ini adalah bentuk kepedulian, sekaligus menegaskan bahwa massa pengunjuk rasa dan Polri adalah mitra dalam menjaga kedamaian dan keamanan.

Ipda Ria menambahkan, seluruh personel Polres Bojonegoro Polda Jatim telah menerima arahan jelas dari Kapolres Bojonegoro untuk melaksanakan pengamanan aksi dengan cara-cara humanis.

"Polisi diharapkan tidak bersikap represif, melainkan menjadi bagian dari masyarakat yang siap mendengar dan memahami aspirasi warga," kata Ipda Ria.

Aksi berbagi air mineral tersebut pun mendapat sambutan positif dari para peserta unjuk rasa.

Salah seorang perwakilan buruh mengungkapkan apresiasinya terhadap sikap ramah dan terbuka aparat kepolisian.

“Kami merasa dihargai. Polisi tidak hanya menjaga ketertiban, tetapi juga menunjukkan kepedulian kemanusiaan,” ujarnya.

Situasi kondusif selama aksi berlangsung menjadi bukti bahwa komunikasi yang baik antara aparat keamanan dan masyarakat mampu menciptakan ruang aspirasi yang aman dan damai.

Dengan sikap simpatik tersebut, Polres Bojonegoro Polda Jatim berharap setiap bentuk penyampaian aspirasi masyarakat dapat berlangsung dengan damai, beretika, dan tetap menjunjung nilai-nilai kemanusiaan.