Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Polri

Polres Metro Jakarta Barat dan 3 Pilar Gelar Patroli Skala Besar Jaga Kondusifitas Malam Akhir Pekan

JAKARTA || jejakindonesia.id - Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat pada malam akhir pekan, Polres Metro Jakarta Barat bersama unsur 3 Pilar Jakarta Barat melaksanakan kegiatan patroli skala besar, Sabtu (15/11/2025).

Kegiatan ini dimulai dengan apel kesiapan yang digelar di halaman Polres Metro Jakarta Barat sebagai bentuk pengecekan kekuatan dan konsolidasi personel sebelum turun ke lapangan.

Sebanyak 105 personel gabungan diterjunkan dalam kegiatan patroli ini, terdiri dari unsur TNI-Polri, Satpol PP, serta Dinas Perhubungan.

Kolaborasi ini menjadi wujud nyata sinergitas tiga pilar dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat di wilayah Jakarta Barat.

Apel dipimpin oleh Kasat Intelkam Polres Metro Jakarta Barat AKBP Reza Ma’ruffi, dan turut hadir Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi serta Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Dr. Tri Suhartanto

Dalam arahannya, AKBP Reza Ma’ruffi menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi gangguan Kamtibmas yang rawan terjadi pada malam minggu, seperti aksi tawuran, balap liar, maupun tindak kejahatan lainnya.

"Malam minggu adalah malam panjang dimana aktifitas masyarakat meningkat, mari bersama kita wujudkan Jakarta Barat yang aman dan nyaman, laksanaan patroli skala besar ke seluruh titik rawan yang telah ditentukan" tegasnya.

Usai apel, tim gabungan langsung bergerak menyusuri sejumlah rute patroli yang telah ditetapkan, di antaranya: Mako Polres – Daan Mogot – TL Green Mansion – Jl. Panjang – Jl. Kedoya Pesing – Jl. Puri Indah Raya – Lippo Mall Puri – CNI – TL Green Mansion – Jl. Panjang – Jl. Kedoya Pesing – Jl. Puri Indah Raya – Jl. Daan Mogot – dan kembali ke Mako Polres.

Kegiatan patroli skala besar ini diharapkan mampu meminimalisir potensi gangguan keamanan, menciptakan rasa aman bagi masyarakat, sekaligus memperkuat kehadiran negara melalui aparat keamanan yang aktif, responsif, dan bersinergi dalam menjaga wilayah Jakarta Barat tetap kondusif.

( *Humas Polres Metro Jakarta Barat* )

Besok Operasi Zebra 2025 Digelar, Polda Sumut Siap Amankan dan Tertibkan Lalu Lintas

MEDAN || jejakindonesia.id – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menyatakan kesiapan penuh menyambut pelaksanaan Operasi Zebra 2025 yang digelar serentak di seluruh Indonesia mulai Senin, 17 November hingga 30 November 2025.

Operasi ini merupakan agenda nasional Korlantas Polri dalam menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Sebagai bagian dari persiapan, Polda Sumut telah menggelar Pelatihan Praoperasi Zebra 2025 pada Jumat, 14 November 2025 di Ruang Catur Prasetya, Lantai 4, Mapolda Sumut.

Sebanyak 100 personel dari berbagai satuan, seperti Ditlantas, Ditintelkam, Ditbinmas, Ditreskrimum, Biddokkes, Bid TIK, hingga Bidhumas Polda Sumut, mengikuti kegiatan ini guna menyamakan persepsi dan strategi pelaksanaan operasi di seluruh jajaran, mulai dari tingkat Polda, Polres, hingga Polsek.

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., yang membuka kegiatan praoperasi, menekankan pentingnya integritas dan profesionalitas seluruh personel dalam menjalankan Operasi Zebra.

“Hindari pelanggaran sekecil apa pun dalam pelaksanaan operasi. Ingat bahwa personel Polda Sumut adalah pelayan masyarakat. Mari layani masyarakat dengan sebaik mungkin secara humanis dan bertanggung jawab,” tegas Kapolda.

Ia menambahkan bahwa Operasi Zebra tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga mengutamakan edukasi kepada masyarakat untuk meningkatkan budaya tertib berlalu lintas.

Polda Sumut bersama jajaran akan memprioritaskan penindakan terhadap sejumlah pelanggaran prioritas, antara lain:
- Tidak menggunakan sabuk keselamatan
- Tidak memakai helm SNI
- Melanggar rambu atau marka jalan
- Melanggar lampu APILL
- Menggunakan ponsel saat berkendara
- Kendaraan tidak memenuhi persyaratan teknis laik jalan
- Balap liar
- Pelanggaran tata cara pemuatan angkutan barang

Selain itu, Polri juga menekankan pentingnya perlindungan keselamatan pejalan kaki, yang kini menjadi fokus utama.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., memastikan bahwa Polda Sumut telah mempersiapkan sumber daya dan strategi operasional secara maksimal.

“Operasi Zebra 2025 kami laksanakan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan dan menekan angka pelanggaran serta fatalitas kecelakaan. Polda Sumut akan mengedepankan langkah humanis, persuasif, namun tetap tegas terhadap setiap bentuk pelanggaran,” ujar Kabid Humas, Minggu (16/11).

Ia juga mengimbau masyarakat agar mendukung terlaksananya operasi dengan mentaati aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan selama berkendara.

Dengan persiapan matang melalui praoperasi dan arahan langsung dari Kapolda, Polda Sumut menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keselamatan masyarakat dalam Operasi Zebra 2025 yang berlangsung dua pekan ke depan.

Respons Cepat Hotline 110, Polresta Banyuwangi Selesaikan Kasus Pengancaman Secara Kekeluargaan

BANYUWANGI  || jejakindonesia.id – Dalam upaya memberikan pelayanan cepat, responsif, dan humanis kepada masyarakat, Polresta Banyuwangi kembali menunjukkan komitmennya melalui penanganan laporan darurat yang masuk ke Hotline 110 Polresta Banyuwangi. Pada Sabtu (15/11/2025), jajaran Polsek Giri bergerak cepat merespons laporan masyarakat atas nama Frendy Yonelis terkait dugaan pengancaman di wilayah Kelurahan Mojopanggung.

Di bawah arahan Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., Pamapta Polresta Banyuwangi mengedepankan pendekatan problem solving dan pelayanan berbasis humanis dalam setiap penanganan aduan masyarakat.

Kapolsek Giri AKP Budi Mujiono, S.H., M.M. mengerahkan personel gabungan, terdiri dari unit Patroli, SPKT, Reskrim, dan Bhabinkamtibmas, untuk mendatangi lokasi sesuai laporan. Petugas tiba di rumah pelapor yang beralamat di Jl. Kendang Kempul No. 64, Kelurahan Mojopanggung, Kecamatan Giri pada pukul 14.18 WIB.

Sesampainya di TKP, petugas melakukan klarifikasi terhadap kedua pihak yang terlibat, yakni Sdr. Frendy (pelapor/kakak) dan Sdr. Fajar (adik kandung). Petugas kemudian memberikan penyuluhan kepada kedua pihak bersama orang tua dan Ketua RT setempat, menekankan pentingnya menjaga kerukunan keluarga serta menghindari tindakan yang berpotensi menimbulkan pelanggaran hukum.

Melalui dialog yang humanis dan mediasi yang kondusif, kedua pihak akhirnya sepakat menyelesaikan masalah secara kekeluargaan, saling memaafkan, serta berkomitmen untuk tidak mengulangi perbuatan yang merugikan diri sendiri maupun keluarga. Pelapor juga menyatakan tidak akan melanjutkan perkara tersebut ke ranah hukum.

Kapolsek Giri menyampaikan bahwa keberhasilan penyelesaian masalah ini adalah bukti nyata efektivitas Hotline 110 Polresta Banyuwangi sebagai layanan cepat tanggap untuk membantu masyarakat. “Setiap laporan masyarakat adalah prioritas kami. Kami memastikan setiap aduan yang diterima segera direspons dengan mengedepankan pendekatan humanis dan solutif, sesuai arahan Bapak Kapolresta,” ujarnya.

Polresta Banyuwangi terus berkomitmen mewujudkan pelayanan publik yang Tanggap, Unggul, dan Humanis, sebagai implementasi POLRI Presisi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Polri Kerahkan Anjing Pelacak dalam Pencarian Korban Longsor Cilacap

JAKARTA || jejakindonesia.id – Polri memperkuat upaya pencarian korban tanah longsor di Desa Cipendeuy, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, dengan menurunkan ratusan personel dan tim anjing pelacak. Total 205 personel diterjunkan pada hari kedua operasi SAR untuk menyisir lokasi terdampak.

“Personel Polri sebanyak 205 personel diturunkan untuk membantu proses pencarian korban di hari ke-2 dengan melibatkan tim anjing pelacak atau K9 gabungan,” ujar Kapolres Cilacap Kombes Budi Adhy Buono kepada wartawan, Sabtu (15/11/2025).

Selain personel, Polri juga mengerahkan 10 anjing pelacak K9 dari berbagai satuan, yakni Ditsamapta Polda Jateng, Polresta Cilacap, Polresta Banyumas, Polres Temanggung, dan Polres Tegal. Kehadiran K9 ini menjadi bagian penting untuk mempercepat deteksi keberadaan korban di bawah timbunan material longsor.

Hingga Sabtu siang, tim SAR gabungan masih mencari 20 warga yang belum ditemukan, terdiri dari enam warga Dusun Tarukahan dan 14 warga Dusun Cibuyut. Sebelumnya, tiga warga telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Peristiwa longsor terjadi pada Kamis (13/11) sekitar pukul 19.30 WIB dan menimbun sedikitnya 16 rumah warga di dua dusun tersebut. Kondisi medan yang berat membuat proses pencarian harus dilakukan secara manual dibantu K9 untuk mengidentifikasi titik-titik yang diduga terdapat korban.

Polres Dairi dan BKO Direktorat Samapta Polda Sumut Gelar Patroli Skala Besar di Parbuluan VI

DAIRI || jejakindonesia.id - Personel Polres Dairi bersama Personel BKO Direktorat Samapta Polda Sumatera Utara melaksanakan kegiatan pengamanan dan patroli skala besar di Desa Parbuluan VI, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi, pada Jumat malam (14/11/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk memulihkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) setelah adanya dinamika di wilayah tersebut.

Personel melakukan sambang ke rumah warga, menjalin komunikasi, serta memastikan situasi tetap kondusif.

Patroli dan pengamanan dilakukan secara menyeluruh pada titik-titik yang dianggap rawan guna mencegah potensi gangguan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Polres Dairi menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kehadiran negara dalam menjamin kenyamanan warga serta menjaga stabilitas Kamtibmas di wilayah Kabupaten Dairi.