Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Polri

Dipimpin Gubernur, Kapolda Kalteng Hadiri Peresmian Pameran dan Pasar Rakyat di Barito Utara

Muara Teweh || jejakindonesia.id - Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., secara langsung menghadiri peresmian Pameran dan Pasar Rakyat yang digelar di Halaman Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Utara.

Pembukaan kegiatan dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran, S.Ikom., dan dilanjutkan dengan peninjauan sejumlah stan peserta dan pelaku UMKM, Minggu (16/11/2025) sore.

Pameran dan Pasar Rakyat ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam mendukung pelaksanaan MTQ dan Hadist Ke-XXXIII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2025 di Kabupaten Barito Utara.

Dalam peninjauannya, Gubernur H. Agustiar Sabran, S.Ikom., bersama Kapolda Kalteng menyapa langsung para pelaku UMKM, melihat berbagai produk kerajinan, kuliner, hasil pertanian, serta inovasi daerah yang dipamerkan.

Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, panitia, serta para pelaku UMKM yang turut menyukseskan kegiatan tersebut.

Ia menegaskan bahwa UMKM memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Tengah.

“UMKM adalah penggerak ekonomi daerah. Melalui kegiatan seperti ini, kita bisa melihat potensi yang luar biasa dari masyarakat. Semoga pameran ini memberi manfaat dan meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha lokal,” ujar Gubernur.

Sementara itu, ditempat yang sama Kapolda Kalteng menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi wadah bagi pelaku UMKM lokal dalam mempromosikan produk unggulan sekaligus menjadi ajang peningkatan ekonomi masyarakat.

Kegiatan berjalan meriah dan tertib, dihadiri unsur pemerintah daerah, panitia MTQH, pelaku UMKM, serta masyarakat yang memadati lokasi acara.

"Saya sangat mengapresiasi atas Pameran dan Pasar Rakyat tersebut, dan diharapkan dapat menjadi sarana promosi yang efektif dan memberikan dampak positif bagi perkembangan UMKM di Kab. Barut," tandas Kapolda. (hms)

Dampingi Gubernur, Kapolda Kalteng Tinjau Sarpras dan Layanan Sosial di SMA 4 Muara Teweh

Muara Teweh || jejakindonesia.id - Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si. mendampingi Gubernur H. Agustiar Sabran, S.Ikom., melaksanakan kunjungan kerja di Kabupaten Barito Utara, yang merupakan bagian dari rangkaian MTQ dan Hadist Ke-XXXIII Tingkat Provinsi Tahun 2025, Minggu (16/11/2025).

Kunjungan tersebut berlangsung di SMA Negeri 4 Muara Teweh, Kecamatan Teweh Tengah, di mana Gubernur bersama rombongan meninjau langsung sarana dan prasarana sekolah. Selain peninjauan, turut dilaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis, pasar murah bagi orang tua siswa kurang mampu, serta penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat.

Kegiatan di sekolah tersebut dihadiri oleh dewan guru, para siswa, orang tua siswa, serta perwakilan sekolah lainnya di wilayah Kabupaten Barito Utara. Kapolda Kalimantan Tengah mengikuti seluruh rangkaian sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran menekankan pentingnya pendidikan sebagai dasar pembentukan karakter generasi muda. Ia mengajak para pelajar untuk menjauhi narkoba, bersungguh-sungguh dalam menempuh pendidikan, serta senantiasa meningkatkan iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Pendidikan itu sangat penting. Saya minta para generasi muda menjauhi narkoba, bersekolah dengan sungguh-sungguh, dan terus meningkatkan iman serta takwa kepada Tuhan YME,” tegas Gubernur.

Kegiatan berjalan lancar dan penuh antusiasme dari masyarakat. Pendampingan Kapolda Kalteng dalam kunjungan ini menunjukkan sinergi antara pemerintah daerah dan Polri dalam mendukung terciptanya generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. (hms)

Smash” Mabes Polri ke Madina: GMNI Sindir Ketidakmampuan Kapolres Berantas PETI, “Potong Kuping” Jika Tak Mampu!

Madina, Sumut || jejakindonesia.id – Turunnya Tim Tipidter Krimsus Mabes Polri untuk memberantas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di Desa Tombang Kaluang, Kecamatan Batang Natal, mendapat sorotan tajam dari organisasi Mahasiswa. Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Mandailing Natal menilai langkah ini sebagai bukti kegagalan dan ketidakberdayaan Kapolres Madina dalam menegakkan hukum di Mandailing Natal.

Melalui pernyataan sikap resminya, Ketua DPC GMNI Madina, Bung Rajab, menyatakan bahwa tindakan Mabes Polri adalah sebuah "smash an keras" bagi Polres Madina Ia menduga ada dua skenario di balik ketidakmampuan Kapolres tersebut: ketidakmampuan struktural atau kesengajaan karena berkompromi dengan mafia tambang.

Fakta bahwa tim Mabes Polri harus turun tangan menangani PETI yang seharusnya menjadi kewenangan Polres Madina menunjukkan ketidakmampuan dan kelambanan, yang lebih memalukan, kedua excavator yang diamankan dalam kondisi tidak beroperasi - membuktikan bahwa sebenarnya PETI ini mudah untuk ditindak jika ada kemauan dari Polres Madina Kata Bung Rajab

GMNI Madina mendesak Kapolres Madina untuk mempertanggungjawabkan kinerjanya. "Jika Bapak Kapolres merasa tidak sanggup membersihkan 'kandang sendiri, lebih baik beliau mengundurkan diri sekaligus menepati janjinya (POTONG KUPING) Jangan sampai karena ketidakmampuan atau kepasifan satu orang, seluruh institusi Polri di mata masyarakat Madina tercoreng," tambahnya.

Kehadiran Tim Tipidter Krimsus Mabes Polri yang dipimpin oleh AKBP Fajar sangat kami apresiasi dengan tindakan tegas dalam penegakan hukum dan hanya 6 personil saja untuk menindak alat berat yang ditemukan dilokasi (PETI) kami percaya kepada bapak Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si dan Tim Mabes Polri yang wewenang dalam mengusut tuntas jaringan mafia di balik ini semua, serta melakukan pemeriksaan internal terhadap kinerja dan potensi pelanggaran yang dilakukan oleh anggota Polres Madina maupun Kapolresnya sendiri.(S.N)

Polsek Tanah Jawa Salurkan Bantuan Sembako Melalui Program Minggu Kasih, Wujud Kepedulian Polri kepada Masyarakat

SIMALUNGUN || jejakindonesia.id - Polsek Tanah Jawa Polres Simalungun Polda Sumatera Utara kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan melaksanakan program Minggu Kasih di wilayah hukumnya. Kegiatan yang berlangsung pada Minggu, 16 November 2025, ini merupakan salah satu bentuk kegiatan profesional Polri dalam mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus memberikan bantuan kepada warga yang membutuhkan.

Saat dikonfirmasi pada hari Minggu, 16 November 2025, sekira pukul 13.30 WIB, Kapolsek Tanah Jawa, Kompol Asmon Bufitra, S.H., M.H., menjelaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri untuk masyarakat. "Kegiatan Minggu Kasih ini kami laksanakan sebagai bentuk kepedulian dan silaturahmi dengan masyarakat di wilayah kami," ujar Kompol Asmon Bufitra.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai ini dilaksanakan di Huta I Nagori Malihas Tonga, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun. Personel Polsek Tanah Jawa yang diwakili oleh Panit I Sabhara, Ps. Panit I Binmas, dan Pers Bhabinkamtibmas turun langsung memberikan bantuan sembako kepada warga yang membutuhkan.

Kompol Asmon Bufitra menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar pembagian bantuan, namun juga sebagai momen silaturahmi antara polisi dan masyarakat. "Kami ingin membangun kedekatan dengan masyarakat, sehingga tercipta rasa saling percaya dan kerjasama yang baik dalam menjaga keamanan dan ketertiban," ungkap Kapolsek Tanah Jawa.

Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Tanah Jawa menyalurkan paket sembako yang cukup lengkap kepada warga. Paket bantuan yang diberikan meliputi beras sebanyak 1 goni dengan timbangan 5 kilogram, telur 1 kotak, Supermie 5 bungkus, teh 1 kotak, susu 1 kaleng, gula 1 kilogram, dan minyak makan 1 kilogram. Bantuan tersebut diterima langsung oleh dua warga Huta I Nagori Maligas Tonga, yaitu Ibu Tari Br. Sinaga dan Ibu Senti Br Sinurat.

"Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih atas bantuan dari Polsek Tanah Jawa. Bantuan ini sangat membantu kami dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari," ucap salah satu penerima bantuan dengan penuh syukur.

Kegiatan Minggu Kasih ini dilaksanakan oleh empat personel Polsek Tanah Jawa, yakni Ipda A. Manik, Aiptu AL Siahaan, Aiptu M. Sihombing, dan Aiptu M Nur Nasution. Mereka bertugas menyalurkan bantuan sekaligus melakukan pendekatan kepada masyarakat untuk membangun komunikasi yang lebih erat.

Kompol Asmon Bufitra menekankan bahwa program seperti ini akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari tugas Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. "Polri tidak hanya bertugas dalam hal keamanan dan penegakan hukum, tetapi juga harus hadir di tengah masyarakat, terutama untuk membantu mereka yang membutuhkan," ucap Kompol Asmon Bufitra.

Kegiatan yang berlangsung dalam cuaca cerah ini berjalan dengan lancar, aman, dan baik tanpa ada kendala berarti. Antusiasme masyarakat yang menerima bantuan juga terlihat sangat tinggi, mereka menyambut hangat kehadiran personel Polsek Tanah Jawa.

Program Minggu Kasih ini merupakan salah satu kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh jajaran Polres Simalungun sebagai implementasi program kegiatan profesional Polri. Melalui program ini, diharapkan hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat, sehingga tercipta situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Simalungun.

Kapolsek Tanah Jawa juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. "Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah kita, karena keamanan adalah tanggung jawab kita bersama," pungkas Kompol Asmon Bufitra, S.H., M.H.

Polda Sumut Sampaikan Materi Penegakan Hukum pada MAPERCA PERMAHI Medan, Tekankan Integritas Calon Penegak Hukum

SIBOLANGIT || jejakindonesia.id - Polda Sumatera Utara melalui Bidang Hukum (Bidkum) turut berperan aktif dalam kegiatan Masa Perkenalan Calon Anggota (MAPERCA) Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) Cabang Medan yang digelar di Sibolangit.

Kegiatan ini mendapat perhatian langsung Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan kapasitas calon-calon penegak hukum di masa depan.

Sekitar 150 mahasiswa dari berbagai universitas di Sumatera Utara mengikuti kegiatan ini, mulai dari USU, Universitas HKBP Nommensen, Universitas Prima Indonesia, Quality University, UIN Sumatera Utara, Universitas Darma Agung, Universitas Panca Budi, Universitas Katolik St. Thomas, Universitas Medan Area, Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah, hingga sejumlah kampus lainnya.

Dalam sesi pembekalan, Kompol Moy Rinda Sinaga, S.H., mewakili Bidkum Polda Sumut, menyampaikan materi penting mengenai fungsi, peran, serta tugas pokok Polri, termasuk bagaimana Polri menjalankan tanggung jawab sebagai aparat penegak hukum sekaligus pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Kompol Moy Rinda menekankan bahwa integritas adalah fondasi utama dalam profesi penegakan hukum. “Mahasiswa hukum adalah calon pemimpin dan calon penegak hukum di masa depan. Integritas, profesionalisme, serta keberanian mengambil keputusan yang benar harus menjadi pegangan,” ujarnya dalam pemaparan.

Selain memberikan pembekalan, kehadiran Polda Sumut juga menjadi wujud nyata komitmen institusi dalam mendukung tumbuhnya generasi muda yang berwawasan kebangsaan, cinta tanah air, serta mampu berkontribusi secara positif di bidang hukum.

Polda Sumut berharap MAPERCA PERMAHI ini dapat melahirkan kader-kader hukum yang berintegritas, profesional, dan berjiwa nasionalis, sehingga kelak mampu mengabdi kepada masyarakat dan menjaga marwah hukum di Indonesia.

Kegiatan berlangsung dengan antusias dan interaktif, menandai semakin kuatnya sinergi antara Polri dan dunia akademik dalam membangun masa depan hukum yang lebih baik.