Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Polri

Polres Langkat Distribusikan Bantuan Sosial dari Kapolda Sumut untuk Korban Banjir di Kabupaten Langkat

LANGKAT || jejakindonesia.id – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) bersama Polres Langkat melaksanakan pendistribusian bantuan sosial bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir di beberapa kecamatan di Kabupaten Langkat, Senin (01/12/2025). Bantuan tersebut merupakan paket logistik dari Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H.,

Bertempat di Mapolres Langkat sekitar pukul 14.30 WIB, dilaksanakan apel pelepasan pendistribusian bantuan yang dihadiri oleh Komandan Pasukan (Danpas) 1 Korps Brimob Mabes Polri Brigjen Pol Anang Sumpena, S.H., bersama dengan Irwasda Polda Sumut Kombes Pol Nanang Masbudhi, S.I.K., M.Si., CFrA, Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, SH, SIK, M.Si., serta Bupati Langkat H. Syah Afandin, S.H., dan jajaran pejabat utama Polres Langkat.

Bantuan tersebut ditujukan untuk warga terdampak banjir di Desa Telaga Jernih Kecamatan Secanggang, Kecamatan Besitang, Kecamatan Pangkalan Brandan, serta Desa Pematang Cengal Kecamatan Tanjung Pura.

Adapun Wilayah Wilayah Kabupaten Langkat yang disampaikan untuk pendistribusian,Pertama bantuan untuk desa telaga jernih,Pendistribusian tiba di Kecamatan Secanggang Sekitar pukul 15.20 WIB, dipimpin oleh Irwasda Polda Sumut Kombes Pol Nanang Masbudhi menyerahkan langsung bantuan sosial dari Alumni Akpol 1993 Polda Sumut beserta Bhayangkari Pusat Gatra kepada masyarakat di Dusun F Desa Telaga Jernih.

Adapun Bantuan yang diberikan berupa Beras 200 karung, Minyak goreng 100 kotak, Gula 100 kg, Indomie 200 kotak, Telur 100 papan, Makanan ringan 30 kotak, Pampers anak & dewasa 23 kotak, Air mineral 100 kotak, Susu UHT 100 kotak, Selimut 150 pcs, Handuk 10 lusin, Pembalut 1000 kotak

Yang Kedua Pendistribusian Bantuan di Kecamatan Besitang dan Pangkalan Brandan Dipimpin Wakapolres Langkat Kompol Husnil Mubarak Daulay, S.H., S.I.K., M.I.K., bantuan sembako didistribusikan melalui jalur darat menggunakan minibus, truk personel, truk logistik, dan double cabin.

Setibanya di Mapolsek Besitang pukul 17.10 WIB, rombongan menyerahkan, Air minum 233 kotak, Beras 14 karung, Obat-obatan 9 kotak, Makanan ringan 42 kotak, Susu 7 kotak, Mie instan 6 kotak, Handuk 50 pcs, Pakaian, baju kaos, celana training, dan palbed

Sementara itu, di Polsek Pangkalan Brandan tiba pukul 18.30 WIB. turut didistribusikan, Air minum 175 kotak, Beras 27 karung, Obat-obatan, Mie instan 7 kotak, Makanan ringan 34 kotak, Handuk 150 pcs, Pakaian 3 bal, Palbed 20 set.

Yang ketiga pendistribusian Bantuan ke desa Pematang Cengal Kecamatan Tanjung Pura berlanjut hingga malam hari Pukul 19.10 WIB, yang dipimpin oleh Danpas 1 Korps Brimob Mabes Polri Brigjen Pol Anang Sumpena bersama Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo turun langsung memberikan bantuan kepada masyarakat Desa Pematang Cengal dengan menggunakan lima unit kapal akibat wilayah masih tergenang. Adapun rincian bantuan, Beras 285 karung, Mie instan 150 kotak, Air mineral 140 kotak, Biskuit dan makanan ringan 50 kotak, Obat-obatan.

Selain penyaluran sembako, dilakukan pula layanan pengobatan gratis oleh tim medis Polres Langkat dan Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat untuk warga terdampak penyakit pascabanjir.

Kegiatan pendistribusian berlangsung sejak siang hingga malam hari dan dipimpin langsung sejumlah pejabat utama Polri.

Kapolda Sumut Melalui Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo,SH,SIK,M.Si., menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat.
“Kami dari Polres Langkat bersama Polda Sumut dan Korps Brimob hadir untuk memastikan masyarakat terdampak banjir mendapatkan bantuan cepat, tepat, dan merata. Situasi ini memerlukan respons cepat agar warga yang terdampak dapat segera terbantu kebutuhan dasarnya,” ujar Kapolres.

Ia juga menambahkan bahwa koordinasi terus dilakukan dengan pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait.
“Kami akan terus memonitor perkembangan di lapangan dan siap melakukan penambahan bantuan bila diperlukan. Semoga musibah ini segera berla

Polresta Malang Kota Bongkar Arena Judi Sabung Ayam

MALANG — Polresta Malang Kota Polda Jatim bergerak cepat dan tegas membongkar arena yang diduga digunakan perjudian sabung ayam di wilayah Baran Wonokoyo, Kecamatan Kedungkandang pada Minggu ( 30/11/2025).

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono menegaskan tindakan tegas kepolisian tersebut demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Malang.

“Perjudian sabung ayam tidak hanya melanggar hukum, tapi bisa memicu kerawanan sosial," tegas Kombes Nanang.

Masih kata Kapolresta Malang Kota, perjudian sabung ayam memiliki dampak luas yang merugikan masyarakat.

Selain menyiksa hewan dipaksa bertarung hingga cedera atau mati,sabung juga merusak tatanan sosial dan moral.

"Para pelaku perjudian bisa mengalami kerugian besar dan dari sisi psikologis, kekalahan taruhan sering membuat mereka nekat melakukan tindakan yang merugikan orang lain,”jelas Kombes Nanang.

Ia menambahkan, aktivitas perjudian juga berdampak pada ekonomi keluarga, memicu konflik, hingga menciptakan lingkungan yang tidak kondusif bagi masyarakat sekitar.

Segala bentuk perjudian, termasuk sabung ayam, merupakan tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 303 KUHP tentang Perjudian, dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun.

Selain itu juga bisa dikenakan sangsi melanggar Pasal 302 KUHP terkait penganiayaan hewan, jika terbukti ada unsur penyiksaan terhadap ayam aduan.

“Kami pastikan akan menindak tegas segala bentuk perjudian di Kota Malang. Penegakan hukum ini demi menjaga ketertiban, keamanan, serta melindungi masyarakat dari dampak buruk kegiatan ilegal,” pungkas Kombes Nanang. (*)

HUT KORPRI ke-54, Wakapolda Jatim Tegaskan Peran Strategis ASN Polri

SURABAYA || jejakindonesia.id – Polda Jawa Timur menggelar tasyakuran dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tahun 2025, yang dilaksanakan di Gedung Mahameru Polda Jatim, Selasa (2/12/2025).

Kegiatan ini dihadiri Wakapolda Jatim Brigjen Pol Pasma Royce, yang mewakili Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto.

Acara diikuti para pejabat utama, ASN Polri jajaran Polda Jatim, serta para purnawirawan ASN Polri.

Dalam sambutannya, Wakapolda Jatim Brigjen Pol Pasma Royce membacakan amanat Kapolda Jatim.

Pada amanat tersebut, Kapolda Jatim mengajak seluruh keluarga besar KORPRI Polda Jawa Timur untuk menjadikan momentum HUT ke-54 sebagai penguatan komitmen pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Peringatan HUT KORPRI ke-54 tahun ini mengusung tema ‘Bersatu, Berdaulat, Bersama KORPRI Mewujudkan Indonesia Maju.'

"Tema ini bukan hanya semboyan, tetapi ajakan moral untuk meneguhkan komitmen kita sebagai aparatur negara yang setia kepada Pancasila dan UUD 1945,” kata Brigjen Pol Pasma.

Ia menjelaskan, bahwa KORPRI bukan sekadar organisasi profesi, melainkan simbol sinergi antara profesionalisme dan pengabdian.

Brigjen Pasma juga menekankan bahwa ASN Polri memiliki peran besar dalam mendukung reformasi Polri dan membangun kepercayaan publik.

“Peran ASN Polri tidak boleh lagi dipandang hanya sebatas urusan administrasi. Di tengah gelombang reformasi Polri, saudara memiliki tanggung jawab penting dalam membantu membangun citra positif dan kepercayaan publik,” tutur Wakapolda Jatim.

Brigjen Pol Pasma menambahkan, komitmen Polda Jawa Timur untuk terus mendukung peran ASN Polri sebagai mitra strategis dalam mewujudkan tata kelola pelayanan publik yang bersih, akuntabel, dan profesional.

"ASN Polri adalah bagian penting dari institusi. Kami berharap semangat kebersamaan ini terus terjaga untuk mendukung Polda Jawa Timur dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," pungkas Wakapolda Jatim.

Acara tasyakuran ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk syukur atas perjalanan panjang KORPRI dan harapan agar organisasi ini terus memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan bangsa. (*)

ke Aceh Tamiang Melalui Airdrop Akibat Lokasi Masih Terisolir

Aceh Tamiang – Kapolri kembali menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana di Provinsi Aceh dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan ke wilayah Aceh Tamiang. Kondisi lokasi yang masih terisolir dan tidak memungkinkan helikopter Polri untuk melakukan pendaratan, membuat distribusi bantuan dilakukan melalui metode airdrop agar dapat segera diterima oleh warga yang sangat membutuhkan, Selasa (2/12).

Astamaops Kapolri menjelaskan bahwa penggunaan metode airdrop merupakan instruksi langsung Kapolri agar penyaluran bantuan tidak terhambat kondisi geografis.

“Bapak Kapolri menegaskan bahwa tidak boleh ada hambatan dalam penyaluran bantuan. Jika helikopter tidak bisa landing karena medan terdampak bencana, maka airdrop menjadi pilihan agar masyarakat tetap mendapatkan bantuan tepat waktu,” ujar Komjen Pol Dr. Mohammad Fadil Imran.

Beliau menambahkan bahwa Kapolri memberikan perhatian penuh terhadap kondisi warga dan petugas di lapangan yang terus bekerja menangani situasi darurat tersebut.

“Pesan Bapak Kapolri jelas: pastikan masyarakat yang terisolir tetap mendapatkan bantuan, apapun tantangannya. Polri hadir untuk membantu negara, terutama dalam masa-masa kritis seperti ini,” tambahnya.

Bantuan kemanusiaan tersebut meliputi kebutuhan mendesak seperti logistik, makanan siap saji, perlengkapan darurat, serta dukungan operasional bagi petugas di lapangan. Pengiriman melalui airdrop diharapkan dapat mempercepat akses bantuan ke titik-titik yang tidak bisa dijangkau melalui jalur darat maupun udara.

Dengan metode distribusi khusus ini, Kapolri berharap dukungan bagi masyarakat Aceh Tamiang dapat berjalan efektif dan membantu mempercepat penanganan pascabencana di wilayah tersebut.

Bekali 143 Siswa SPN, Wakapolda Kalteng: Jadilah Polisi yang Melayani dengan Tulus

Pulang Pisau || jejakindonesia.id - Wakapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) Brigjen Pol Dr. Rakhmad Setyadi, S.I.K., S.H., M.H., memberi pembekalan 143 siswa Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Kalteng, Selasa (2/12/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Kalteng menekankan pentingnya menjadi polisi yang melayani masyarakat dengan tulus dan tidak mempersulit keadaan.

"Jadilah polisi yang baik dan dicintai masyarakat, serta bermoral, berintegritas, bermartabat, dan profesional," ujar Wakapolda.

Brigjen Rakhmad juga menyampaikan kebijakan Kapolda yakni "RESPEK" yang mencakup Responsif, Profesional, Beretika, dan Berkeadilan.

"Saya berharap kedepan, para siswa dapat menjadi polisi yang berkualitas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tutupnya.

Sebagai informasi, pembekalan ini juga dihadiri oleh Ka SPN Polda Kalteng Kombes Pol Dharmeshwara Hadi Kuncoro, S.I.K., dan pejabat utama SPN Polda Kalteng. (SPN/adji)

error: Content is protected !!