Sorry, we're closed Opens Rabu at 9:00 am

Polri

Satpolairud Polresta Banyuwangi Giat Patroli & Pemantauan Kawasan Kampung Nelayan

Banyuwangi, Jejak - Indonesia.id || Satuan Tugas Satpolairud Polresta Banyuwangi jajaran Polda Jawa Timur melaksanakan giat patroli dan pemantauan kawasan kampung nelayan dan sekitarnya. Kegiatan patroli dan pemantauan yang dilaksanakan pada hari Senin, (29/12/2025) sekira pukul 08.30 WIB

Pada kesempatan tersebut, Kajaga Polairud Polresta Banyuwangi Aiptu I Gede Eka D mengatakan giat patroli dan pemantauan kawasan pesisir yang dilaksanakan bersama Aipda Nurachmad dalam rangka memberikan edukasi kepada masyarakat pesisir khususnya mereka yang berprofesi sebagai nelayan untuk selalu waspada terhadap potensi cuaca extrem yang datang secara tiba-tiba.

Kami menghimbau kepada pemancing dan masyarakat pesisir khusus mereka yang berprofesi sebagai nelayan untuk selalu mengenakan alat keselamatan pelayaran seperti life jacket serta menyediakan alat keselamatan pendukung lainnya," ucapnya.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat pesisir, nelayan dan pemancing akan pentingnya keselamatan pelayaran dan menjaga ketertiban diarea kampung nelayan maupun pesisir pantai.

Selain melakukan patroli dan pemantauan dikawasan pesisir pantai, pada kesempatan tersebut personel Satpolairud Polresta Banyuwangi melakukan patroli diarea wisata pesisir pantai Meneng. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan saat berada dikawasan wisata dan menjaga ketertiban di tempat-tempat wisata, terutama pada momen perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Mengingatkan kepada wisatawan untuk selalu mengunci ganda kendaraannya dengan menggunakan kunci ganda," pesan Aiptu Gede.

Kami ingin memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas dan menjaga ketertiban di tempat-tempat wisata. Kami juga ingin memastikan bahwa masyarakat dapat berwisata dengan aman, nyaman dan terciptanya lingkungan yang kondusif," pungkasnya. (GP)

Terpantau Hampir Seribu Wisatawan Masuk Bromo Lewat Tosari Kapolres Pasuruan : Situasi Aman dan Kondusif

PASURUAN || jejakindonesia.id — Arus kunjungan wisatawan ke kawasan Wisata Gunung Bromo melalui Pintu TNBTS Tosari, Kabupaten Pasuruan, terpantau aman dan terkendali pada Senin (29/12/2025) pagi.

Berdasarkan data pemantauan hingga pukul 08.00 WIB, tercatat sebanyak 967 orang wisatawan memasuki kawasan Bromo sejak pukul 00.00 WIB. Jumlah tersebut didominasi pengunjung yang menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat.

Rincian kendaraan yang masuk meliputi 135 unit kendaraan roda empat (R-4) dan 406 unit kendaraan roda dua (R-2). Selain itu, terdapat satu orang pejalan kaki, sementara pengunjung menggunakan sepeda nihil.

Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan menyampaikan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di jalur Tosari hingga kawasan wisata Bromo terpantau kondusif.

“Kami pastikan pengamanan dan pemantauan terus dilakukan agar aktivitas wisata berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujar AKBP Jazuli Dani Iriawan.

Polres Pasuruan bersama pihak terkait tetap melakukan pengawasan arus wisata, pengaturan lalu lintas, serta kesiapsiagaan personel guna mengantisipasi lonjakan pengunjung selama masa libur akhir tahun.

Masyarakat dan wisatawan diimbau untuk mematuhi aturan yang berlaku, menjaga keselamatan, serta mengikuti arahan petugas demi kenyamanan bersama selama berwisata di kawasan Gunung Bromo.

Polda Jatim Imbau Masyarakat Tidak Konvoi pada Malam Pergantian Tahun

SURABAYA || jejakindonesia.id - Kepolisian Daerah Jawa Timur memberikan imbauan tegas kepada masyarakat untuk tidak melakukan konvoi kendaraan saat merayakan malam pergantian tahun 2025 menuju 2026.

Larangan ini dikeluarkan sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama periode perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengimbau agar perayaan tahun baru dilaksanakan dengan sederhana untuk menghindari gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kombes Pol Abast menegaskan, masyarakat yang ingin merayakan pergantian tahun dapat melakukannya di wilayah setempat, tanpa harus konvoi apa lagi menggunakan kendaraan yang tidak memenuhi spesifikasi teknis.

"Polda Jatim meminta warga Jawa Timur merayakan pergantian tahun baru di lingkungan masing-masing tanpa perlu melakukan konvoi lintas kabupaten atau kota," tegas Kombes Abast, Senin (29/12).

Kabid Humas Polda Jatim menyatakan kebijakan tersebut bertujuan menghindari kepadatan lalu lintas dan meminimalisir potensi kecelakaan serta gangguan keamanan.

"Petugas akan melakukan pemeriksaan di jalan-jalan yang telah dipetakan memiliki tingkat kerawanan tinggi, " tambah Kombes Pol Abast.

Mantan Kabid Humas Polda Jabar itu juga meminta seluruh masyarakat Jawa Timur untuk mematuhi himbauan larangan konvoi demi keselamatan dan keamanan bersama.

"Masyarakat yang menemukan gangguan keamanan, tindakan mencurigakan, atau membutuhkan kehadiran anggota Polri dapat segera menghubungi call center 110, tanpa biaya (bebas pulsa) dan beroperasi aktif 24 jam," pungkas Kombes Pol Abast. (*)

Polri Peduli Pendidikan, Pulihkan Fasilitas Pendidikan di SMA Negeri 1 Tanjung Pura Pascabanjir

LANGKAT || jejakindonesia.id — Personel Satuan Brimob Polda Sumatera Utara melaksanakan kegiatan pembersihan lingkungan sekolah yang terdampak banjir di SMA Negeri 1 Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Minggu (28/12/2025). Kegiatan ini difokuskan pada ruang kelas, halaman sekolah, saluran drainase, serta fasilitas penunjang pendidikan lainnya yang dipenuhi lumpur, sampah, dan sisa material banjir, guna memulihkan kondisi sekolah agar dapat kembali digunakan oleh para siswa dan tenaga pendidik.

Kegiatan pembersihan melibatkan personel Brimob Polda Sumut yang dibagi ke beberapa kelompok kerja. Personel secara gotong royong membersihkan ruang kelas, kantor guru, halaman, hingga saluran drainase, dibantu peralatan kebersihan dan perlengkapan pendukung lainnya.

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi A. Chaniago, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat terdampak bencana dan wujud kepedulian terhadap dunia pendidikan.

“Polri hadir tidak hanya dalam penanganan bencana secara fisik, tetapi juga peduli terhadap pemulihan sarana pendidikan. Sekolah merupakan aset penting dalam mencetak generasi penerus bangsa, sehingga Brimob Polda Sumut dengan cepat melaksanakan pembersihan agar proses belajar mengajar dapat berjalan normal kembali,” ujar Kombes Pol Erdi A. Chaniago.

Ia menambahkan, kegiatan ini sekaligus menunjukkan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan kemanusiaan pascabencana, memastikan warga, termasuk pelajar, dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman.

Melalui aksi cepat dan gotong royong personel Brimob, diharapkan SMA Negeri 1 Tanjung Pura segera pulih dan dapat kembali beroperasi secara optimal sebagai tempat belajar mengajar, sekaligus menjadi simbol kehadiran negara di tengah masyarakat yang terdampak bencana alam.

Trauma Healing Polri, Dukungan Psikologis bagi Anak Korban Banjir Bandang di Padang Pariaman

Padang Pariaman || jejakindonesia.id — Sebagai bentuk kepedulian terhadap pemulihan pisikologis korban bencana alam, anggota Bidang Psikologi SDM Polda Sumatera Barat melaksanakan kegiatan Polisi Mengajar dan trauma healing bagi anak-anak korban banjir bandang di Desa Huntara, Kelurahan Pasie Laweh, Kecamatan Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Minggu (28/12/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk membantu mengurangi trauma, rasa takut, dan kecemasan yang dialami anak-anak pascabanjir bandang. Dengan pendekatan humanis dan penuh kehangatan, personel Psikologi Polda Sumbar mengajak anak-anak mengikuti berbagai aktivitas edukatif dan rekreatif, seperti bermain, belajar bersama, bernyanyi, serta permainan kelompok yang dirancang untuk memulihkan kondisi mental dan emosional mereka.

Suasana ceria terlihat selama kegiatan berlangsung. Anak-anak yang sebelumnya tampak pendiam dan cemas mulai berani tersenyum, tertawa, dan berinteraksi aktif dengan para petugas. Metode sederhana namun tepat sasaran ini diharapkan mampu membantu anak-anak kembali merasa aman dan percaya diri dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi A. Chaniago, mengatakan bahwa pendampingan psikologis bagi anak-anak korban bencana merupakan bagian penting dari penanganan pascabencana yang dilakukan Polri.

“Polri tidak hanya hadir dalam penanganan fisik dan medis pascabencana, tetapi juga memberikan perhatian serius terhadap pemulihan psikologis, khususnya bagi anak-anak sebagai kelompok rentan. Melalui kegiatan trauma healing ini, kami berharap anak-anak dapat kembali pulih secara mental dan emosional,” ujar Kombes Pol Erdi A. Chaniago.

Ia menambahkan, kegiatan Polisi Mengajar dan trauma healing tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan kemanusiaan secara menyeluruh kepada masyarakat terdampak bencana alam.

Kehadiran personel Psikologi Polda Sumatera Barat di tengah anak-anak korban banjir bandang mendapat sambutan positif dari masyarakat. Orang tua berharap kegiatan pendampingan psikologis seperti ini dapat terus dilakukan guna mendukung proses pemulihan anak-anak secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi masyarakat, tidak hanya dalam situasi darurat, tetapi juga dalam proses pemulihan jangka panjang pascabencana alam di wilayah Sumatera Barat.

error: Content is protected !!