Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Polri

FOBB Gelar Kopdar Akhir Tahun Bersama Kapolresta Banyuwangi, Kombes Rama Sampaikan Pesan Kamtibmas dan Pamit Tugas

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Forum Ojol Banyuwangi Bersatu (FOBB) menggelar Kopdar Akhir Tahun bersama Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Dr. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., di Basecamp Ojol Mendut, Selasa (30/12/2025). Acara berlangsung sederhana namun penuh kehangatan, ditandai dengan syukuran pemotongan tumpeng dan makan bersama para driver ojek online.

Kegiatan yang mengusung tema “Jalin Silaturahmi & Jogo Bareng Bumi Blambangan” itu dihadiri puluhan pengemudi ojol dari berbagai komunitas. Selain mempererat kebersamaan, acara ini menjadi momentum penyampaian pesan kamtibmas sekaligus perpisahan Kapolresta yang akan pindah tugas.

Koordinator FOBB, Yudha Okta Mahendra mengapresiasi kehadiran Kapolresta dan menegaskan bahwa komunitas ojol akan terus mendukung upaya menjaga kondusivitas wilayah.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolresta yang selama ini selalu membuka ruang komunikasi dengan komunitas ojol. Kopdar ini menjadi penguat silaturahmi sekaligus komitmen kami untuk terus ikut menjaga keamanan dan ketertiban di Banyuwangi,” ujarnya.

Mewakili Forum Ojol Banyuwangi Bersatu, Yudha Okta berharap sinergi antara driver ojol dan kepolisian tetap terjaga meskipun nantinya terjadi pergantian pimpinan.

“Siapapun Kapolresta yang menjabat nantinya, kami di FOBB siap bermitra, siap membantu memberikan informasi, dan siap menjadi bagian dari penjaga ketertiban lalu lintas,” tambahnya.

Sementara itu, Kombes Pol. Dr. Rama Samtama Putra dalam sambutannya menekankan pentingnya ketertiban lalu lintas bagi para pengemudi ojol yang sehari-hari beraktivitas di jalan raya.

“Salah satu indikator ketertiban lalu lintas itu bisa dilihat dari ketertiban rekan-rekan ojol. Memakai helm, memberikan helm pada penumpang, itu wujud disiplin. Mudah-mudahan dengan tertib, semuanya jadi selamat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan, apresiasi kepada komunitas ojol Banyuwangi, yang dinilai berkontribusi menjaga kondusivitas daerah selama ia bertugas selama satu tahun tiga bulan.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya. Dengan berbagai dinamika persoalan dan kegiatan masyarakat, alhamdulillah Banyuwangi tetap aman dan kondusif,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Kapolresta Banyuwangi juga meminta maaf apabila selama masa tugasnya terdapat kekurangan pelayanan dari dirinya maupun jajarannya.

“Sebagai manusia biasa, tak luput dari khilaf dan salah. Jika ada perilaku saya pribadi, keluarga, atau anggota yang kurang berkenan, saya minta maaf. Dan sebaliknya, saya tidak menganggap panjenengan semua punya salah, kalaupun ada pasti saya maafkan,” ucapnya.

Menjelang serah terima jabatan, pada Jumat (02/01/2026) di Polda Papua, Kombes Pol. Rama memohon doa restu agar diberikan kelancaran dan kesuksesan di tempat tugas yang baru.

“Saya mohon doa restu. Mudah-mudahan di tempat tugas yang baru diberikan kesehatan dan kelancaran. Tadi juga sudah didoakan, mudah-mudahan dapat bintang,” tuturnya disambut doa dan dukungan para driver.

Acara ditutup dengan sesi ramah tamah dan foto bersama, sekaligus menjadi momen perpisahan Kapolresta dengan komunitas ojol sebagai bagian dari detik-detik terakhir masa pengabdiannya di Banyuwangi. (***)

Kapolresta Banyuwangi Tegaskan Kesiapan Pengamanan Malam Tahun Baru 2026

BANYUWANGI || jejakindonesia.id — Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Dr. Rama Santama Putra,S I.K., M.Si., M.H., memimpin apel kesiapan Pengamanan Malam Tahun Baru 2026 di halaman Polresta Banyuwangi, Rabu (31/12/2025) dengan dikuti oleh Wakapolresta AKBP Teguh Priyo Wasono,S.I.K., Pejabat Utama Polresta Banyuwangi, TNI, Dinas Perhubungan, SatPol PP, Anggota Polresta Banyuwangi, Senkom dan Stage Holder Terkait Lainnya.

Dalam Arahannya Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Dr. Rama Samtama Putra,S.I.K., M.Si., M.H., menegaskan kesiapan jajaran Polresta Banyuwangi dalam mengamankan perayaan malam pergantian Tahun Baru 2026.Penegasan tersebut disampaikan saat apel kesiapan pengamanan sebagai langkah akhir pengecekan personel dan sarana prasarana pendukung pengamanan.

Kapolresta Banyuwangi menyampaikan bahwa pengamanan malam Tahun Baru merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Seluruh personel disiagakan dan ditempatkan pada titik-titik strategis, khususnya di pusat keramaian dan aktivitas masyarakat seperti alun-alun, kawasan wisata, jalur utama, serta lokasi perayaan pergantian tahun.

“Pengamanan malam Tahun Baru ini adalah komitmen kami untuk menjamin keamanan masyarakat. Polri bersama TNI dan instansi terkait siap memberikan perlindungan maksimal kepada seluruh warga,” tegas Kapolresta Banyuwangi.

Dalam arahannya, Kapolresta Banyuwangi menekankan kepada seluruh personel agar mengedepankan sikap humanis, profesional, dan tidak arogan dalam pelaksanaan tugas. Personel diminta tetap waspada, menjaga etika pelayanan, serta menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat.

“Kehadiran anggota di lapangan bukan untuk menakuti, tetapi memberikan rasa aman. Pengamanan ini merupakan operasi kemanusiaan sekaligus bentuk pengabdian kepada masyarakat,” imbuhnya.

Guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, Polresta Banyuwangi telah menyiapkan langkah-langkah antisipatif sejak beberapa hari menjelang malam pergantian tahun. Personel juga disiagakan dan siap digerakkan sewaktu-waktu sesuai dengan dinamika situasi di lapangan.

Kapolresta Banyuwangi berharap perayaan malam Tahun Baru 2026 di wilayah Banyuwangi dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif, sehingga masyarakat dapat merayakan pergantian tahun dengan penuh suka cita dan kenyamanan. (***)

Refleksi Akhir Tahun di Taman Blambangan, Kapolresta Banyuwangi Kombespol Dr. Rama Samtama Putra Sampaikan Pamit dan Doa untuk Banyuwangi 2026

BANYUWANGI || jejakindonesia.id — Suasana khidmat dan penuh haru mewarnai kegiatan Refleksi Akhir Tahun 2025 yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten (PEMKAB) di Lapangan Taman Blambangan Banyuwangi, Rabu malam (31/12/2025). Ribuan masyarakat tumpah ruah menghadiri acara tersebut, yang menjadi momen istimewa bagi Kapolresta Banyuwangi Kombespol Pol. Dr. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., untuk menyampaikan sambutan sekaligus pamit kepada seluruh masyarakat Banyuwangi.

Dalam sambutannya, Kapolresta Banyuwangi mengawali dengan ungkapan rasa syukur atas limpahan rahmat dan karunia Allah SWT, sehingga masyarakat dapat berkumpul dalam keadaan sehat untuk bermunajat bersama, memanjatkan doa agar tahun 2026 membawa kebaikan bagi semua.

“Seluruh Bapak, Ibu, adik-adik, anak-anakku yang tumpah ruah hadir di Taman Blambangan ini, mudah-mudahan langkah kita diringankan. Tadi kita telah bermunajat, membuka pintu langit, mendoakan agar sesuatu yang baik akan terjadi di tahun 2026. Semoga doa-doa kita diijabah oleh Allah SWT,” tutur Kombespol Rama di hadapan masyarakat.

Ia juga mengajak seluruh umat beragama untuk menjadikan momen pergantian tahun sebagai bentuk syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas nikmat kesehatan dan kesempatan yang masih diberikan. Tak lupa, selawat dan salam disampaikan kepada Nabi Besar Muhammad SAW, dengan harapan seluruh masyarakat Banyuwangi senantiasa memperoleh syafaatnya.

Mewakili Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kapolresta Banyuwangi menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru 2026 kepada seluruh masyarakat. Namun, ia juga menegaskan adanya imbauan dari pemerintah daerah dan kepolisian terkait perayaan malam tahun baru, sebagai bentuk empati dan keprihatinan atas musibah yang terjadi di sejumlah wilayah seperti Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat.

“Sebagai wujud empati dan duka kita bersama, pergantian malam tahun baru 2026 ini tidak direkomendasikan adanya kembang api. Panitia juga tidak menyediakan kembang api malam ini,” jelasnya.

Meski demikian, Kapolresta menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir, karena rangkaian acara tetap diisi dengan penampilan hiburan, termasuk penampilan dari Band Letto, yang tetap dapat dinikmati dengan suasana tertib dan sederhana.

Ia menekankan bahwa hal terpenting dari kegiatan refleksi tersebut adalah doa bersama yang telah dipimpin oleh para kiai, alim ulama, dan tokoh agama dari berbagai latar belakang, dengan harapan tahun 2026 membawa keberkahan.

“Mudah-mudahan di tahun 2026 rezeki kita bertambah, kesehatan kita bertambah, dan keluarga kita dijadikan keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah,” ucapnya disambut aminn dari hadirin.

Pada momen yang penuh emosional tersebut, Kombespol Dr. Rama Samtama Putra juga secara resmi menyampaikan pamitan kepada masyarakat Banyuwangi. Ia mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat akan mengemban amanah tugas di tempat yang baru.

“Dengan kerendahan hati, pada kesempatan ini saya sekaligus mau pamitan. Beberapa hari lagi saya harus menjalankan tugas di tempat yang baru,” ujarnya.

Ia menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada seluruh masyarakat Banyuwangi, Pemerintah Daerah, Forkopimda, seluruh stakeholder, tokoh agama, alim ulama, dan semua pihak yang telah memberikan dukungan serta kerja sama selama dirinya menjabat sebagai Kapolresta Banyuwangi.

“Kurang lebih satu tahun tiga bulan kami mengemban amanah sebagai Kapolresta Banyuwangi. Alhamdulillah situasi Banyuwangi senantiasa adem dan kondusif. Ini semua bukan karena saya pribadi, tetapi karena kita semua yang sama-sama mencintai Banyuwangi,” tegasnya.

Menurutnya, berbagai capaian positif yang telah diraih Kabupaten Banyuwangi harus terus dijaga bersama. Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif merupakan harapan seluruh elemen masyarakat demi keberlanjutan pembangunan daerah.

Dalam kesempatan itu, Kapolresta juga dengan penuh kerendahan hati menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Banyuwangi apabila selama bertugas terdapat kekurangan dalam sikap, perilaku, ucapan, tindakan, maupun pelayanan kepolisian.

“Saya sebagai manusia biasa tentu tidak luput dari kesalahan. Apabila selama kami bertugas ada hal-hal yang kurang berkenan, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya,” ungkapnya.

Menutup sambutannya, Kombespol Dr. Rama Samtama Putra memohon doa restu agar di tempat tugas yang baru dirinya bersama keluarga dapat menjalankan amanah dengan baik, diberikan kelancaran, kesehatan, serta kemudahan.

“Mudah-mudahan kegiatan malam hari ini berjalan lancar, aman, dan kondusif hingga selesai, dan seluruh masyarakat dapat kembali ke rumah dengan harapan baru di tahun 2026, semoga segala cita-cita dan kebaikan dapat tercapai,” pungkasnya.

Acara kemudian ditutup dengan doa dan salam penutup, disertai suasana hangat dan penuh apresiasi dari masyarakat Banyuwangi yang mengiringi pamitan Kapolresta Banyuwangi pada malam refleksi akhir tahun tersebut. (Red)

Polda Jatim Amankan Tersangka Ketiga Kasus Perusakan Rumah Nenek Elina

SURABAYA || jejakindonesia.id - Tim Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim, kembali menangkap satu tersangka dalam kasus perusakan rumah milik nenek Elina.

Tersangka berinisial SY diamankan tim penyidik pada Selasa malam, 30 Desember 2025, sekitar pukul 22.00 WIB.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast menjelaskan, penangkapan dilakukan saat tersangka berada di sebuah warung kopi Surabaya.

“Tadi malam tim penyidik Ditreskrimum Polda Jatim telah menangkap satu orang tersangka lagi yang diduga sebagai pelaku tindak pidana Pasal 170 KUHP terkait perusakan rumah nenek Elina,” ujar Kombes Pol Jules, Rabu (31/12/2025).

Dengan penangkapan SY, total tersangka yang berhasil diamankan oleh Direskrimum Polda Jatim dalam kasus ini menjadi tiga orang.

Sebelumnya, penyidik telah lebih dulu menangkap tersangka MJ, setelah penangkapan tersangka SAK.

Menurut Kabid Humas Polda Jatim tersangka SY memiliki peran yang sama dengan pelaku lainnya, yakni turut membantu mengeluarkan nenek Elina dari dalam rumah saat peristiwa pengerusakan terjadi.

“Saat ini proses penyidikan masih berjalan dan kami akan menelusuri secara menyeluruh pihak-pihak lain yang terlibat,” jelas Kombes Abast.

Polda Jatim memastikan bahwa identitas para tersangka mengarah pada pelaku yang terekam dalam video viral terkait peristiwa tersebut.

Kombes Pol Abast mengatakan penyidik akan terus mendalami peran masing-masing tersangka berdasarkan alat bukti yang ada.

“Kurang lebih berdasarkan alat bukti rekaman video, nanti akan kita telusuri lebih jauh terkait peran para tersangka,” tambah Kombes Pol Abast.

Hingga saat ini, penyidik Polda Jatim telah memeriksa delapan orang saksi dalam kasus tersebut.

"Tidak menutup kemungkinan adanya penambahan tersangka, seiring pendalaman penyidikan," pungkas Kombes Abast.

Dalam kasus ini Polisi menjerat tersangka dengan Pasal 170 KUHP tentang tindak pidana perusakan secara bersama-sama, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun 6 bulan penjara. (*)

Kapolda Jatim Resmikan Gedung Naya Agra, Tekankan Peningkatan Layanan ke Masyarakat

SURABAYA || jejakindonesia.id – Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si. meresmikan Gedung Naya Agra Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur bersama 14 fasilitas lainnya di jajaran Polda Jatim, Rabu (31/12/2025).

Peresmian tersebut menjadi bagian dari upaya Polda Jatim memperkuat pelayanan publik, meningkatkan profesionalisme penegakan hukum, serta mendukung kesejahteraan personel Polri.

“Pembangunan infrastruktur ini adalah bentuk komitmen Polri untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat, sekaligus mendukung pelaksanaan tugas penegakan hukum yang profesional,” kata Irjen Nanang.

Kapolda Jatim menjelaskan, sepanjang Tahun Anggaran 2025 terdapat 15 proyek pembangunan dan renovasi strategis yang berhasil diselesaikan.

Proyek tersebut meliputi pembangunan gedung satuan kerja, peningkatan fasilitas pelayanan publik, rumah dinas anggota, hingga fasilitas kesehatan.

Gedung Naya Agra Ditreskrimsus Polda Jatim menjadi salah satu proyek utama yang pembangunannya didukung melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Gelora Djaja.

Selain itu, Polda Jatim juga membangun gedung layanan BPKB dan Satpas di sejumlah wilayah untuk meningkatkan kenyamanan dan kecepatan pelayanan masyarakat.

Di bidang kesejahteraan dan kesehatan, Polda Jatim melakukan pembangunan rumah dinas di beberapa polres serta peningkatan fasilitas di rumah sakit Bhayangkara, guna menunjang kesiapan personel dan pelayanan kesehatan bagi anggota maupun masyarakat umum.

Irjen Nanang menegaskan, seluruh fasilitas yang telah dibangun harus dibarengi dengan peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan.

“Saya tidak ingin gedung yang sudah bagus tetapi pelayanannya lambat. Semua fasilitas ini harus benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Irjen Nanang.

Ia juga mengapresiasi peran seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan, mulai dari jajaran internal Polda Jatim hingga mitra pelaksana, yang telah menyelesaikan proyek tepat waktu.

Menutup rangkaian kegiatan tersebut, Nanang berharap kehadiran fasilitas baru ini dapat memperkuat implementasi Polri Presisi dan semakin meningkatkan kepercayaan publik.

“Semoga apa yang telah dibangun ini dapat mendukung terwujudnya Polri yang semakin profesional, humanis, dan dicintai masyarakat,” pungkasnya. (*)

error: Content is protected !!