Closing soon Closes at 5:00 pm

Polri

Brimob Sumut Bersama Personel Gabungan Gelar Patroli untuk Antisipasi Gangguan Kamtibmas

SUMUT || Jejak-indonesia.id - Personel Satuan Brimob Polda Sumut bersama Polres Belawan dan Satpol Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) berupa patroli skala besar di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan, Kamis malam hingga Jumat dini hari (5–6 Maret 2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Patroli Batalyon A Pelopor tersebut dipimpin oleh Danton II Kompi 1 Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumut, Ipda Sangap Hendra S. Ginting, S.H. Kegiatan diawali dengan apel pengecekan personel di kawasan Jalan Stasiun Depo Container sebelum tim bergerak menyisir sejumlah titik strategis di wilayah Medan, khususnya kawasan Belawan.

Rute patroli meliputi Jalan Stasiun Depo Container, Jalan KL Yos Sudarso, hingga kawasan Jalan Bandeng Pajak Baru di Kelurahan Belawan Bahagia. Personel kemudian melanjutkan patroli menuju Jalan Selebes sebelum kembali ke markas Polres Pelabuhan Belawan untuk melaksanakan apel konsolidasi pada dini hari.

Selama kegiatan berlangsung, patroli dilakukan secara dialogis dan humanis dengan menyapa masyarakat yang masih beraktivitas di malam hari. Kehadiran aparat di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mencegah potensi tindak kejahatan jalanan seperti pencurian, perampasan, maupun tindakan kriminal lainnya.

Ipda Sangap Hendra S. Ginting menyampaikan bahwa patroli rutin ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian untuk memastikan situasi keamanan tetap kondusif, khususnya pada jam-jam rawan.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman. Kehadiran personel di lapangan bukan hanya untuk melakukan pengawasan, tetapi juga memberikan rasa tenang bagi warga,” ujarnya.

Dari hasil patroli yang dilaksanakan Tidak ditemukan adanya aktivitas yang mengarah pada tindak pidana ataupun gangguan kamtibmas. Melalui kegiatan patroli ini, Brimob Polda Sumut bersama jajaran kepolisian wilayah berharap kehadiran aparat secara langsung di tengah masyarakat dapat terus memperkuat rasa aman serta membangun kepercayaan publik terhadap upaya menjaga ketertiban di wilayah pesisir Kota Medan.

Jelang Berakhirnya Ops Cipkon Agung 2026, Situasi Wilayah Hukum Polres Badung Tetap Kondusif

MANGUPURA || Jejak-indonesia.id - Operasi Cipta Kondisi (Ops Cipkon) Agung 2026 yang berlangsung selama delapan hari akan berakhir pada tanggal 8 Maret 2026. Sepanjang pelaksanaan operasi, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) di wilayah hukum Polres Badung dilaporkan aman dan terkendali. Tidak tercatat adanya gangguan berarti yang dapat mengganggu stabilitas harkamtibmas, dengan jumlah penyelesaian kasus sebanyak 5 kasus atau naik 25 persen, namun untuk laporan kejadian tidak ada kenaikan.

Dalam ops cipkon kali ini Polres Badung berhasil mengungkap beberapa kasus menonjol diantaranya pencurian dengan pemberatan (curat) sebanyak 1 kasus, Pencurian biasa (cusa) 1 kasus, KDRT 1 kasus dan Narkoba 1 kasus. Sedangkan untuk kasus Laka lantas sebanyak 18 kejadian atau naik 5 persen dari kejadian sebelumnya yang berjumlah 17 kejadian. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana berkat kesiapsiagaan dan profesionalisme personel yang terlibat.

Kabag Ops Polres Badung Kompol I Gusti Nyoman Sudarsana, S.ST,selaku Karendal Ops Cipkon Agung 2026 pada Sabtu (7/3/26) saat press release menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota yang bertugas. Ia menegaskan bahwa keberhasilan operasi ini merupakan hasil kerja keras, koordinasi yang solid, serta kedisiplinan personel dalam menjalankan prosedur yang telah direncanakan.

"Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel yang terlibat dalam Ops Cipkon Agung 2025 serta seluruh lapisan masyarakat wilkum Polres Badung. Operasi ini dapat berjalan lancar karena dedikasi dan kerja sama yang baik dari semua pihak," ujarnya.

Ops Cipkon Agung 2026 bertujuan menciptakan kondisi keamanan yang kondusif menjelang perayaan hari raya Nyepi dan Idul Fitri 2026. Polres Badung pun berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta menjaga keamanan masyarakat di seluruh wilayah hukum Polres Badung. (hms)

Kapolres Bojonegoro Ajak Dai dan Pendeta Kamtibmas Jaga Kerukunan dan Keharmonisan

BOJONEGORO || Jejak-indonesia.id – Kapolres Bojonegoro Polda Jatim, AKBP Afrian Satya Permadi menegaskan bahwa keberadaan Dai dan Pendeta Kamtibmas menjadi salah satu pondasi penting dalam menjaga kerukunan dan keharmonisan di tengah masyarakat.

"Kondisi wilayah yang aman dan kondusif tidak terlepas dari peran para tokoh agama yang terus menyampaikan pesan damai kepada umat," ujar AKBP Afrian di Bojonegoro, Sabtu (7/3/26).

Oleh karena itu Kapolres Bojonegoro mengajak seluruh pihak untuk senantiasa mendoakan agar situasi keamanan, baik di tingkat nasional maupun internasional, tetap dalam kondisi yang kondusif.

Ia berharap Indonesia, khususnya Jawa Timur dan Kabupaten Bojonegoro, senantiasa berada dalam situasi aman, damai, dan penuh toleransi.

AKBP Afrian menambahkan, hingga hari ke-16 Ramadan, masyarakat Bojonegoro dinilai mampu menjaga sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan selama menjalankan ibadah puasa.

"Kondisi ini juga tidak lepas dari peran para Dai dan Pendeta Kamtibmas yang secara aktif memberikan pesan-pesan menyejukkan kepada masyarakat," ungkap AKBP Afrian.

Sebelumnya, Polres Bojonegoro Polda Jatim juga menggelar kegiatan silaturahmi Ramadan bersama para Dai dan Pendeta Kamtibmas di Gedung AP I Rawi Mapolres Bojonegoro, Kamis (5/3/2026) yang lalu.

Kegiatan ini digelar sebagai upaya memperkuat sinergitas serta mempererat hubungan antara kepolisian dan tokoh agama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dengan mengusung tema “Bersama Membangun Negeri, Polri Untuk Masyarakat”, kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolres Bojonegoro, para pejabat utama (PJU) Polres Bojonegoro, Ketua Dai Kamtibmas KH. Alamul Huda Masyhur, serta para dai dan pendeta Kamtibmas.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga memohon doa dan dukungan dari para tokoh agama menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 yang akan dimulai pada 13 Maret mendatang.

Operasi ini bertujuan untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri agar berjalan aman dan lancar.

Sementara itu, Ketua Dai Kamtibmas Bojonegoro KH. Alamul Huda Masyhur dalam tausiyah singkatnya menyampaikan bahwa terciptanya keamanan dan keadilan dalam suatu wilayah memerlukan sinergi antara ulama dan umara.

Menurutnya, pemerintah dan tokoh agama harus berjalan seiring untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ia juga mengibaratkan persatuan sebagai filosofi sapu lidi. Jika sapu lidi diikat menjadi satu, maka akan kuat dan mampu membersihkan halaman. Namun jika berdiri sendiri, sapu lidi tidak akan memiliki kekuatan.

KH. Alamul Huda Masyhur mengajak seluruh elemen, baik pemerintah, ulama, maupun tokoh agama lainnya, untuk terus bersatu demi mewujudkan Bojonegoro yang bahagia, makmur, dan membanggakan. (*)

Polres Madiun Kota Ungkap Dua Kasus Narkoba, Ratusan Gram Narkotika Disita

MADIUN – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Madiun Kota Polda Jawa Timur berhasil mengungkap Dua kasus peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kota Madiun sepanjang Februari 2026.

Dalam Dua pengungkapan tersebut, petugas mengamankan Dua orang tersangka beserta barang bukti sabu dan pil ekstasi.

Kasus pertama diungkap pada Kamis, 12 Februari 2026 sekitar pukul 14.30 WIB di Jalan Rimba Dharma, Kelurahan Oro-oro Ombo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun.

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan seorang pria berinisial T.P (30), warga Kabupaten Magetan.

Dari tangan tersangka, Polisi menyita 24 paket sabu dengan berat total sekitar 200,06 gram serta 19 butir pil ekstasi.

Selain itu, petugas juga mengamankan sejumlah barang yang diduga digunakan untuk aktivitas peredaran narkotika, di antaranya timbangan digital, plastik klip, sedotan, satu unit telepon genggam, serta sepeda motor yang digunakan pelaku.

Sementara itu, pengungkapan kasus kedua terjadi pada Jumat, 20 Februari 2026 sekitar pukul 17.30 WIB di sebuah rumah di Jalan Panglima Sudirman Gang Jambe, Kelurahan Kejuron, Kecamatan Taman, Kota Madiun.

Dalam penggerebekan tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial Y.Y (35), warga Kota Madiun.

Dari hasil penggeledahan di lokasi, petugas menemukan sabu seberat sekitar 95,20 gram serta 82 butir pil ekstasi yang disimpan dalam wadah tertutup.

Polisi juga menyita sejumlah peralatan yang diduga digunakan untuk mengemas dan mengonsumsi narkotika, seperti timbangan digital, sedotan, bong, plastik klip, serta telepon genggam yang digunakan untuk komunikasi transaksi.

Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto, SIK, melalui Kasat Resnarkoba AKP Tri Wiyono, menjelaskan bahwa kedua tersangka diduga berperan sebagai kurir dalam jaringan peredaran narkotika.

Kasat Resnarkoba Polres Madiun Kota mengatakan para tersangka ini diduga hanya sebagai kurir yang menjalankan perintah dari seseorang yang saat ini masih berstatus DPO (Daftar Pencarian Orang).

"Kami masih terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan di atasnya,” ujar AKP Tri Wiyono, Sabtu (7/3/26).

Ia juga menjelaskan bahwa para pelaku menggunakan modus sistem ranjau, yakni dengan menaruh narkotika di suatu lokasi tertentu untuk kemudian diambil oleh pembeli.

“Modus ini kerap digunakan untuk memutus rantai pertemuan langsung antara penjual dan pembeli," ungkapnya.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.(*)

Cepat Dekat Bersahabat : Polres Probolinggo Buka Layanan Samsat dan Sim Keliling Sambil Berbagi Takjil

PROBOLINGGO || Jejak-indonesia.id – Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan jajaran Polres Probolinggo Polda Jatim untuk berbagi sekaligus memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

Melalui kegiatan berbagi takjil, petugas menghadirkan layanan Samsat dan Sim Keliling agar warga dapat mengurus administrasi kendaraan dengan lebih mudah.

Kegiatan tersebut digelar di depan Mako Polres Probolinggo menjelang waktu berbuka puasa, Jumat (6/3/26).

Kapolres Probolinggo, AKBP M. Wahyudin Latif menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kepolisian kepada masyarakat, khususnya di bulan Ramadan.

“Kami ingin menghadirkan pelayanan yang lebih cepat,dekat dan bersahabat untuk warga masyarakat,"ujar AKBP Latif.

Kapolres Probolinggo menerangkan, pada kegiatan Polres Probolinggo berbagi takjil itu warga juga bisa memanfaatkan layanan Samsat dan Sim Keliling untuk membayar pajak kendaraan tanpa harus datang ke kantor Samsat.

AKBP Latif menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

“Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat sekaligus memperkuat kebersamaan di bulan yang penuh berkah ini,” tambah AKBP Latif.

Antusiasme masyarakat terlihat cukup tinggi. Banyak pengendara yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyelesaikan kewajiban pajak kendaraan mereka.

Warga juga menyambut baik pembagian takjil yang dilakukan oleh petugas menjelang waktu berbuka puasa.

“Alhamdulillah sangat membantu untuk melakukan pembayaran pajak tahunan dan prosesnya cepat,” ungkap Halimatus, salah satu warga.

Melalui kegiatan ini, Polres Probolinggo Polda Jatim berharap dapat meningkatkan kesadaran warga dalam memenuhi kewajiban administrasi kendaraan bermotor.

Selain itu, kegiatan berbagi takjil di bulan Ramadan juga diharapkan dapat menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. (*)