Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Polri

Polsek Bojongmanik Polres Lebak Gencar Patroli Malam Antisipasi Kejahatan Jalanan

LEBAK || Jejak-indonesia.id – Personil Polsek Bojongmanik Polres Lebak melaksanakan Patroli malam untuk mencegah adanya kejahatan jalanan serta gangguan Kamtibmas di wilayah Kecamatan Bojongmanik Kabupaten Lebak Banten. Minggu, 08/03/2026.

Kapolres Lebak Polda Banten AKBP HERVIO ZAKI S.I.K., MH, melalui Kapolsek Bojongmanik Polres Lebak Iptu Mukhamad Agus Hirwan Darmawan mengatakan. “Kita perintahkan anggota Polsek Bojongmanik Polres Lebak yang sedang melaksanakan piket untuk melaksanakan patroli di wilayah hukum Polsek Bojongmanik setiap waktu secara mobile antisipasi gangguan kamtibmas.” Ujarnya.

Adapun wilayah yang di laksanakan Patroli yaitu daerah yang dianggap rawan dan sering terjadinya tindak kejahatan, sehingga dengan adanya Patroli malam membuat para pelaku kejahatan untuk mengurungi niat jahatnya.

“Kegiatan Patroli rutin tersebut bertujuan untuk menjaga Kamtibmas dan mencegah terjadinya tindak kriminalitas dan balapan liar di Wilayah Hukum Polsek Bojongmanik Yang mana pada kesempatan ini personil yang berpatroli memberikan himbauan dan edukasi kamtibmas setiap bertemu warga yang sedang beraktivitas bergadang malam hari atau ronda malam untuk selalu di tingkatkan dan selalu waspada terhadap para pelaku kejahatan,” Tutup Kapolsek Bojongmanik.

Polres Pandeglang Gelar Pengecekan Kendaraan Dinas Guna Persiapan Pengamanan Operasi Ketupat 2026

PANDEGLANG || Jejak-indonesia.id – Dalam rangka memastikan kesiapan sarana dan prasarana operasional menjelang pelaksanaan pengamanan Operasi Ketupat 2026, Polres Pandeglang menggelar kegiatan pengecekan kendaraan dinas pada Senin, 9 Maret 2026. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Pandeglang AKBP Dr. Dhyno Indra Setyadi dan diikuti oleh para pejabat utama serta personel Polres Pandeglang di halaman Mapolres Pandeglang.

Pengecekan kendaraan dinas ini merupakan bagian dari upaya Polres Pandeglang untuk memastikan seluruh kendaraan operasional yang akan digunakan dalam pelaksanaan pengamanan Operasi Ketupat 2026 berada dalam kondisi baik, layak pakai, dan siap digunakan untuk mendukung tugas-tugas kepolisian di lapangan.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Pandeglang melakukan pemeriksaan secara langsung terhadap berbagai kendaraan dinas yang dimiliki oleh Polres Pandeglang, baik kendaraan roda dua maupun roda empat yang digunakan untuk kegiatan patroli, pengawalan, serta pelayanan kepada masyarakat. Pemeriksaan meliputi kondisi mesin kendaraan, kelengkapan surat-surat kendaraan, fungsi lampu rotator dan sirine, kondisi ban, serta perlengkapan pendukung lainnya yang terdapat pada kendaraan dinas.

Selain memeriksa kondisi kendaraan, Kapolres Pandeglang juga memastikan bahwa setiap kendaraan dinas yang akan digunakan dalam pelaksanaan operasi memiliki perlengkapan yang memadai guna menunjang mobilitas personel di lapangan, khususnya dalam mengantisipasi peningkatan aktivitas masyarakat selama masa arus mudik dan arus balik Hari Raya Idul Fitri.

Kapolres Pandeglang AKBP Dr. Dhyno Indra Setyadi dalam arahannya menyampaikan bahwa kesiapan sarana dan prasarana, termasuk kendaraan dinas, merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tugas kepolisian, terutama dalam rangka pengamanan Operasi Ketupat yang setiap tahunnya menjadi agenda rutin Polri dalam mengamankan perayaan Hari Raya Idul Fitri.

Menurutnya, kendaraan dinas yang dalam kondisi prima akan sangat membantu personel dalam melaksanakan patroli, pengaturan lalu lintas, pengawalan, serta berbagai kegiatan pelayanan kepada masyarakat selama pelaksanaan operasi berlangsung.

“Melalui kegiatan pengecekan ini kita ingin memastikan bahwa seluruh kendaraan dinas yang akan digunakan oleh personel dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 benar-benar dalam kondisi siap operasional. Hal ini penting agar pelaksanaan tugas pengamanan di lapangan dapat berjalan secara maksimal,” ujar Kapolres.

Kapolres juga menekankan kepada seluruh personel yang menggunakan kendaraan dinas agar senantiasa menjaga dan merawat kendaraan tersebut dengan baik, serta menggunakannya secara bijak dan bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selain itu, Kapolres Pandeglang juga mengingatkan bahwa kesiapan pengamanan Operasi Ketupat tidak hanya bergantung pada kesiapan personel, namun juga pada kesiapan sarana pendukung yang akan digunakan selama pelaksanaan operasi. Oleh karena itu, seluruh jajaran diharapkan dapat terus memastikan kondisi kendaraan dinas tetap terawat dan siap digunakan kapan pun diperlukan.

Kegiatan pengecekan kendaraan dinas ini juga menjadi salah satu bentuk komitmen Polres Pandeglang dalam meningkatkan kesiapan dan profesionalitas personel dalam menghadapi berbagai potensi kerawanan yang mungkin terjadi selama masa libur Hari Raya Idul Fitri, khususnya terkait dengan meningkatnya mobilitas masyarakat di wilayah Kabupaten Pandeglang.

Dengan adanya kegiatan pengecekan ini, diharapkan seluruh kendaraan dinas yang dimiliki Polres Pandeglang dapat berfungsi secara optimal dalam mendukung pelaksanaan tugas pengamanan, sehingga Operasi Ketupat 2026 di wilayah hukum Polres Pandeglang dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.

Polres Pandeglang juga berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman dan nyaman, khususnya selama momentum perayaan Hari Raya Idul Fitri tahun 2026.

Kapolres Cilegon Pimpin Pemeriksaan Senpi dan Amunisi, Tegaskan Penggunaan Senjata Harus Profesional dan Terukur

CILEGON || Jejak-indonesia.id – Dalam rangka meningkatkan pengawasan serta memastikan penggunaan senjata api dinas sesuai dengan prosedur yang berlaku, Polres Cilegon menggelar apel pemeriksaan senjata api (senpi) dinas dan amunisi yang digunakan oleh personel Polres maupun Polsek jajaran. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Wicaksana Leghawa Polres Cilegon, Senin (9/3/2026).

Apel pemeriksaan dipimpin langsung oleh Kapolres Cilegon AKBP Dr. Martua Raja Taripar Laut Silitonga, S.H., S.I.K., M.Si., dan dihadiri oleh Kabag Log Polres Cilegon AKP Sudibyo Wardoyo, Kabag SDM Polres Cilegon Kompol Entang Cahyadi, Kasie Propam Polres Cilegon AKP Herry Susanto, Kasiwas Polres Cilegon AKP Haris Surahman, para Kapolsek jajaran, serta para perwira dan brigadir pemegang senjata api dinas.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari perintah pimpinan Polri dalam rangka penertiban administrasi serta memastikan kelayakan senjata api yang digunakan oleh personel di lapangan sebagai bagian dari sistem pengawasan internal institusi.

Dalam arahannya, Kapolres Cilegon menegaskan bahwa pemeriksaan senjata api dan amunisi merupakan langkah penting untuk memastikan seluruh personel yang memegang senjata api memiliki kelengkapan administrasi serta kemampuan yang memadai dalam penggunaannya.

Kapolres juga menyampaikan bahwa sebagai pimpinan dirinya harus memberikan contoh yang baik kepada seluruh personel, termasuk dalam hal kepemilikan senjata api yang harus dilengkapi dengan administrasi resmi serta legalitas yang masih berlaku.

Selain itu, Kapolres menekankan kepada para perwira yang memiliki kewenangan terkait pengawasan senjata api agar terus melakukan kontrol secara optimal terhadap anggota yang memegang senjata api dinas.

Ia juga meminta agar pelatihan penggunaan senjata api terus dilakukan secara berkesinambungan sehingga keterampilan personel dalam menggunakan senjata api tetap terjaga dan sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku.

Kapolres juga mengingatkan bahwa penggunaan senjata api oleh anggota Polri harus dilakukan secara profesional, terukur, serta berdasarkan aturan yang berlaku. Hal tersebut penting untuk mencegah terjadinya pelanggaran yang dapat merugikan masyarakat maupun mencoreng nama baik institusi Polri.

Menurutnya, beberapa kejadian pelanggaran penggunaan senjata api oleh oknum anggota Polri di berbagai daerah yang sempat menjadi sorotan publik harus menjadi pelajaran bagi seluruh personel agar lebih berhati-hati dan disiplin dalam menjalankan tugas.

“Kami berharap seluruh anggota yang memegang senjata api benar-benar memahami aturan penggunaan senjata api sehingga setiap tindakan yang dilakukan di lapangan tetap terukur, profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Kapolres.

Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik senjata api, amunisi, serta pengecekan masa berlaku kartu tanda anggota (KTA) pemegang senjata api oleh Bagian Logistik dan Seksi Propam Polres Cilegon.

Melalui kegiatan tersebut diharapkan seluruh personel Polres Cilegon yang memegang senjata api dinas dapat semakin meningkatkan kedisiplinan, tanggung jawab, serta profesionalisme dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Jelang Idul Fitri 1447 H, Polda Banten Matangkan Kesiapan Personel Melalui Latihan Pra Operasi Ketupat Maung 2026

SERANG || Jejak-indonesia.id – Polda Banten menggelar kegiatan Latihan Pra Operasi Ketupat Maung Tahun 2026 yang dilaksanakan di Aula Gawe Kuta Baluwarti pada Senin (09/03). Kegiatan ini merupakan bagian dari kesiapan Polda Banten dalam menghadapi pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Latihan Pra Operasi tersebut mengusung tema “Melalui Latihan Pra Operasi, Kita Tingkatkan Kemampuan dan Profesionalisme Polri Dalam Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H Tahun 2026 Guna Memelihara Keamanan Dalam Negeri.”

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan, para Pejabat Utama Polda Banten, Kapolresta dan Kapolres jajaran, serta personel Polda Banten yang akan terlibat dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Maung 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan membacakan amanat Kapolda Banten yang menegaskan bahwa pelatihan pra operasi merupakan tahapan penting untuk menyamakan persepsi serta meningkatkan kesiapan personel sebelum pelaksanaan operasi pengamanan Idul Fitri. “Pelatihan pra operasi ini merupakan tahapan penting untuk menyamakan persepsi, meningkatkan kesiapan personel, serta memastikan seluruh anggota memahami tugas dan tanggung jawabnya dalam pelaksanaan operasi. Dengan kesiapan yang baik, diharapkan Operasi Ketupat Maung 2026 dapat berjalan optimal dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” ujar Wakapolda Banten.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa perayaan Idul Fitri yang diikuti dengan tradisi mudik akan meningkatkan mobilitas masyarakat secara signifikan. Terlebih Provinsi Banten memiliki posisi strategis sebagai jalur penghubung Pulau Jawa dan Sumatera sehingga memerlukan kesiapan pengamanan yang maksimal guna menjaga situasi kamtibmas serta kelancaran arus lalu lintas. “Melalui Operasi Ketupat Maung 2026, Polri bersama instansi terkait akan mengedepankan langkah preventif, penegakan hukum yang profesional serta dukungan fungsi intelijen guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama perayaan Idul Fitri,” lanjutnya.

Selain itu, Operasi Ketupat Maung Tahun 2026 juga mengusung tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.” Tagline tersebut menjadi semangat sekaligus komitmen bersama untuk memastikan masyarakat dapat melaksanakan perjalanan mudik dengan aman, lancar, dan nyaman sehingga dapat berkumpul bersama keluarga tercinta serta merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan.

Diakhir, Wakapolda Banten berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh sehingga mampu memahami dan mengimplementasikan materi yang diberikan dalam pelaksanaan tugas di lapangan. “Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan serius sehingga mampu memahami cara bertindak yang profesional, prosedural, dan humanis dalam pelaksanaan tugas. Dengan semangat Mudik Aman, Keluarga Bahagia, kita berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkas Wakapolda Banten. (Bidhumas).

Polres Ngawi Bersama Pemkab Sidak Pasar Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Bapokting

NGAWI || Jejak-indonesia.id – Untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) selama bulan Ramadan hingga menjelang Idulfitri 1447 H, Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama bersama Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko dan jajaran Forkopimda lainnya, melaksanakan pengecekan langsung di Pasar Paron, Kabupaten Ngawi,Minggu (8/3/26).

Kegiatan tersebut juga diikuti oleh sejumlah instansi terkait, di antaranya Dinas Perdagangan, serta pengelola pasar.

Dalam peninjauan tersebut, rombongan menyusuri sejumlah lapak pedagang untuk memantau secara langsung harga serta ketersediaan berbagai kebutuhan pokok masyarakat seperti beras, minyak goreng, gula, telur, daging, cabai, dan komoditas lainnya.

Selain melakukan pengecekan harga, Kapolres Ngawi bersama Forkopimda juga berdialog dengan para pedagang dan pembeli guna mengetahui kondisi pasar secara langsung, termasuk perkembangan harga dan pasokan bahan pokok di pasaran.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah sinergitas antara Polres Ngawi Polda Jatim besama unsur Forkopimda dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok, khususnya selama Ramadan dan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H.

“Kami bersama Forkopimda turun langsung ke pasar untuk memastikan harga bahan pokok tetap stabil dan ketersediaannya mencukupi bagi masyarakat," ungkapnya.

Kapolres Ngawi juga mengingatkan para pedagang agar tidak melakukan penimbunan ataupun menaikkan harga secara tidak wajar.

Kapolres Ngawi menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan di sejumlah pasar guna memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar dan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Dengan adanya pengecekan langsung ini diharapkan stabilitas harga bahan pokok di Kabupaten Ngawi tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang serta menyambut Idulfitri dengan aman dan nyaman. (*)