Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Polri

Polda Banten Apresiasi Peran Insan Film Dalam Kemajuan Industri Kreatif

SERANG || Jejak-indonesia.id - Polda Banten mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun Persatuan Artis Film Indonesia.

Dalam kesempatannya, Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI). “Selamat Hari Ulang Tahun Persatuan Artis Film Indonesia ke-70. Semoga semakin sukses, terus berkarya, serta memberikan kontribusi positif bagi kemajuan industri perfilman dan kebudayaan Indonesia,” ujarnya pada Selasa (10/03).

Selanjutnya, Maruli mengatakan bahwa keberadaan PARFI memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan dunia perfilman Indonesia. “Keberadaan Persatuan Artis Film Indonesia memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan dunia perfilman Indonesia sekaligus menjadi wadah bagi para insan seni untuk terus berkarya dan berinovasi," katanya.

Diakhir, Kabidhumas Polda Banten berharap PARFI dapat terus berkembang dan semakin maju sebagai organisasi yang menaungi insan perfilman Indonesia. “Kami berharap Persatuan Artis Film Indonesia dapat terus berkembang dan semakin maju sebagai organisasi yang menaungi insan perfilman Indonesia," tutupnya (Bidhumas).

KAPOLDA KEPRI HADIRI RAKOR PENGENDALIAN INFLASI BERSAMA MENDAGRI DAN KEPALA BPS, BAHAS KESIAPSIAGAAN DAERAH HADAPI IDUL FITRI 1447 H

BATAM || Jejak-indonesia.id - Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang dirangkaikan dengan pembahasan kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam menghadapi perayaan Idul Fitri 1447 H serta evaluasi dukungan pemerintah daerah terhadap Program 3 Juta Rumah, yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Jenderal Pol (Purn.) Prof. Dr. (H.C.) Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., bersama Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI Amalia Adininggar Widyasanti, S.T., M.Si., M.Eng., Ph.D., yang berlangsung di Aula Wan Seri Beni Kantor Gubernur Kepulauan Riau, Tanjungpinang, Senin (9/3/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad, S.E., M.M., Wakapolda Kepri Brigjen Pol Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., Ketua DPRD Provinsi Kepri H. Iman Sutiawan, S.E., Kajati Kepri, Danrem 033/WP, Kabinda Kepri, Danlanud RHF, Pejabat Utama Polda Kepri, para Kapolres/ta jajaran Polda Kepri, PJ Sekda Provinsi Kepri, serta seluruh Bupati dan Wali Kota se-Provinsi Kepulauan Riau bersama unsur Forkopimda.

Dalam sambutannya, Menteri Dalam Negeri menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi, khususnya pengendalian inflasi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

Menurutnya, inflasi nasional saat ini tercatat 4,76 persen secara tahunan _(year-on-year)_ dan 0,68 persen secara bulanan _(month-to-month)_, sementara pemerintah menargetkan inflasi nasional berada pada kisaran 2,5 ± 1 persen.

Khusus untuk Provinsi Kepri, Mendagri menyampaikan bahwa kondisi inflasi daerah tergolong cukup baik. Inflasi Kepri tercatat sebesar 3,54 persen secara tahunan, yang menempatkannya sebagai salah satu dari 10 provinsi dengan inflasi terendah di Indonesia, meskipun inflasi tertinggi di wilayah Kepri masih terjadi di Kota Tanjungpinang.

Sementara itu, Kepala BPS RI dalam paparannya menjelaskan bahwa inflasi juga dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah terkait tarif listrik. Pada awal tahun sebelumnya terjadi deflasi akibat program diskon tarif listrik, sehingga ketika tarif kembali dinormalisasi, terjadi tekanan inflasi pada indeks harga konsumen (IHK).

Namun demikian, BPS memperkirakan tekanan inflasi dari komoditas listrik akan semakin berkurang mulai April 2026, ketika perbandingan indeks harga konsumen tidak lagi dipengaruhi efek dasar _(low base effect)_ dari kebijakan diskon tarif listrik tahun sebelumnya.

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi di kabupaten dan kota di Provinsi Kepulauan Riau secara umum menunjukkan tren positif, sehingga diperlukan sinergi lintas sektor untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Kapolda Kepri menyampaikan bahwa stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan faktor penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, situasi kamtibmas yang kondusif akan memberikan rasa aman bagi masyarakat serta menciptakan iklim yang positif bagi aktivitas perdagangan, investasi, dan distribusi logistik di wilayah Kepri.

“Stabilitas kamtibmas menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Ketika situasi keamanan terjaga dengan baik, aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan lancar, distribusi barang tetap stabil, dan kepercayaan investor terhadap daerah juga semakin meningkat,” ujar Kapolda Kepri.

Melalui kegiatan rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat koordinasi dan mengambil langkah strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, mengendalikan inflasi, serta memastikan kesiapan pemerintah daerah dalam menghadapi momentum Ramadan dan Idul Fitri 1447 H.

Polda Kepri menegaskan bahwa Polri, khususnya Polda Kepri, siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh instansi terkait untuk menjaga stabilitas keamanan, kelancaran distribusi logistik, serta mendukung upaya pengendalian inflasi demi menjaga kesejahteraan masyarakat.

Terpisah, dalam kesempatan yang sama Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., mengimbau masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian, ingin melihat peta kerawanan, atau mengajukan pengaduan, untuk menghubungi Call Center 110 atau menggunakan aplikasi Polri Super Apps yang dapat diunduh melalui Google Play atau App Store.

*Polri Untuk Masyarakat*

Bidang Humas Polda Kepri
Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H.
Kabid Humas Polda Kepri

E-Mail: humaspoldakepri1@gmail.com
Telp/Fax: 0778-7760038
Layanan Kepolisian: Call Center 110 (24 Jam)
Twitter: @poldakeprihumas
Facebook: Humas Polda Kepri
Instagram: @humaspoldakepri

Pimpin Rakor Lintas Sektoral Operasi Ketupat Dofior 2026, Kapolda Papua Barat Daya Matangkan Strategi Pengamanan

SORONG || Jejak-indonesia.id - Kapolda Papua Barat Daya, Brigjen Pol. Gatot Haribowo, S.I.K., M.AP., memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat Dofior-2026”. Pertemuan ini digelar untuk mematangkan strategi pengamanan dan pelayanan perayaan Idul Fitri 1447 H di wilayah Papua Barat Daya, bertempat di Aula Vicon Mapolda, Senin (9/3/2026).

Acara tersebut dihadiri oleh Wakapolda Papua Barat Daya, jajaran Pejabat Utama Polda, serta para Kapolres. Turut hadir perwakilan eksternal dari Danrem 181/PVT, Dinas Perhubungan, Disperindag, BMKG Sorong, dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua Barat Daya.

Dalam arahannya, Kapolda menekankan bahwa Operasi Ketupat Dofior 2026 akan difokuskan pada kelancaran arus mudik dan balik. Selain itu, petugas di lapangan diinstruksikan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tindak kriminalitas, serta menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Guna memastikan perayaan Lebaran berjalan kondusif, sebanyak 735 personel gabungan disiagakan. Kekuatan ini terdiri dari 442 personel Polri, 81 personel TNI, dan 212 personel dari instansi terkait. Tim gabungan tersebut akan tersebar di 23 pos pengamanan dan pelayanan yang didirikan di berbagai titik strategis di Papua Barat Daya.

Selain pemaparan dari pihak kepolisian, rakor juga mendengarkan laporan kesiapan dari unsur TNI dan instansi pemerintah terkait. Fokus utama meliputi kesiapan transportasi, stabilitas harga bahan pokok di pasar, prakiraan cuaca dari BMKG, serta imbauan bagi masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan aman dan tertib.

Polda Gorontalo Gelar Latpraops Ketupat Otanaha 2026: Matangkan Strategi Pengamanan Jelang Idul Fitri

GORONTALO || Jejak-indonesia.id - Kepolisian Daerah Gorontalo resmi memulai kegiatan Latihan Pra Operasi (Latpraops) Kepolisian Terpusat dengan sandi "Ketupat Otanaha 2026". Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Titinepo Polda Gorontalo ini mengusung tema "Melalui Latihan Pra Operasi, Kita Tingkatkan Profesionalisme Polri dalam Rangka Pelaksanaan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Otanaha 2026". Agenda ini menjadi langkah awal kesiapan personel dalam mengawal rangkaian pelayanan perayaan Idul Fitri di wilayah Provinsi Gorontalo.

Latpraops dibuka dengan laporan singkat dari Karo Ops Polda Gorontalo yang memaparkan tujuan utama Latpraops, yakni menyamakan persepsi dan meningkatkan keterampilan teknis personel di lapangan. Dalam laporannya, Karo Ops menekankan bahwa latihan ini merupakan fondasi penting agar seluruh satuan tugas memahami peran masing-masing dalam mengantisipasi dinamika situasi kamtibmas menjelang hari raya Idul Fitri.

Kegiatan dilanjutkan dengan arahan langsung dari Kapolda Gorontalo, yang menekankan pentingnya menjalankan tugas dengan integritas tinggi dan profesionalisme. Beliau mengingatkan agar setiap personel menghindari kesalahan sekecil apa pun dalam bertindak di lapangan. "Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Integritas adalah kunci agar kepercayaan masyarakat terhadap Polri tetap terjaga selama masa operasi berlangsung," tegas Kapolda dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Kapolda menjabarkan indikator keberhasilan Operasi Ketupat Otanaha 2026. Keamanan dan kelancaran arus lalu lintas menjadi prioritas utama, disamping menjamin kenyamanan masyarakat dalam beribadah, berbelanja, hingga bersilaturahmi. Selain itu, Kapolda juga menaruh perhatian khusus pada pengamanan rumah-rumah kosong yang ditinggal pemudik guna mencegah tindak kriminalitas pencurian.

Kegiatan Latpraops ini dibuka secara resmi oleh Kapolda Gorontalo sebagai tanda dimulainya persiapan intensif kepolisian di daerah. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan seluruh jajaran Polda Gorontalo siap memberikan pelayanan maksimal sehingga masyarakat dapat merayakan lebaran dengan aman, nyaman, dan kondusif.

Narasumber Kabid Humas Polda Gorontalo

Sahurun 30K : Polres Magetan Wadahi Komunitas Pelari di Bulan Ramadhan

MAGETAN || Jejak-indonesia.id – Polres Magetan Polda Jatim terus menunjukkan dukungannya terhadap berbagai kegiatan positif masyarakat selama bulan suci Ramadan 1447 H.

Salah satunya dengan memberikan perizinan serta layanan pengamanan penuh pada kegiatan lari malam bertajuk Sahurun 30K yang digelar oleh Komunitas Playon Magetan yang digelar Sabtu malam (7/3/26) yang lalu.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 220 peserta dari berbagai daerah, baik dari Magetan maupun luar kota.

Event ini mengambil start dan finish di depan Toko Rapi Elektronik Utara Pasar Baru Magetan dengan total estimasi rute sejauh 30 kilometer.

Rute yang dilalui para peserta di antaranya Rapi Elektronik Utara Pasar Baru – Jl Pasar Baru Timur – Jl Jend. Sudirman – Jl Basuki Rahmat Barat – Jl Kemasan – Jl Imam Bonjol – Jl Karya Dharma – Jl Raya Magetan Nitikan – Jl Raya Ps Wage Buluharjo – Jl Raya Sarangan.

Dilanjutkan Jl Wolo Sarangan (Mbah Jaman) – Simpang 4 Mandoran Sarangan – Jl Raya Telaga Sarangan – Jl Gonggang Karangudi – Jl Raya Sarangan Plaosan – Kebun Refugia – Simpang 3 Sidorejo – Jl Monginsidi – Jl Diponegoro – Jl Dr Sutomo – Jl A Yani dan Finish depan Rapi Elektronik Utara Pasar Baru.

Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa yang hadir dalam kegiatan tersebut sekaligus melepas keberangkatan para peserta.

Hal itu sebagai bentuk dukungan Polres Magetan Polda Jawa Timur terhadap aktivitas olahraga dan kebersamaan masyarakat di bulan Ramadan.

Dalam sambutannya, Kapolres Magetan menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah turut meramaikan kegiatan Sahurun di Kabupaten Magetan.

“Kami mewakili Forkopimda Magetan mengucapkan terima kasih atas kedatangan para atlet yang telah memeriahkan kegiatan Sahurun ini," ungkapnya.

AKBP Erik menegaskan, Polres Magetan Polda Jatim akan selalu mendukung dan mewadahi berbagai kegiatan positif masyarakat, termasuk event lari seperti ini.

Sebelumnya Polres Magetan Polda Jatim telah memberikan dukungan yang sama terhadap kegiatan Sahurun yang dilaksanakan di wilayah Kecamatan Barat dan Maospati, baik dalam bentuk perizinan maupun pengamanan.

Ke depan Polres Magetan Polda Jatim juga berencana menggelar kegiatan fun run pada peringatan Hari Bhayangkara sebagai wadah kegiatan olahraga yang positif bagi masyarakat.

Kapolres Magetan juga mengingatkan seluruh peserta untuk tetap mengutamakan keselamatan selama mengikuti kegiatan.

Selain itu, Kapolres Magetan juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan Ramadan agar tetap kondusif.

"Hindari kegiatan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban," pesan AKBP Erik.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat rasa toleransi dan kebersamaan selama bulan suci Ramadan.

Sementara itu, salah satu peserta Sahurun asal luar daerah mengaku sangat mengapresiasi dukungan dari Polres Magetan yang telah memberikan perizinan dan pengamanan selama kegiatan berlangsung.

“Terima kasih kepada Polres Magetan yang sudah memberikan izin dan pengamanan penuh sehingga kegiatan Sahurun ini bisa berjalan aman dan lancar,” ungkapnya. (*)