Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Polri

Ketua Komisi III DPR RI Apresiasi Polda Banten dan ASDP atas Kelancaran Arus Mudik

CILEGON || Jejak-indonesia.id  - Komisi III DPR RI mengapresiasi kinerja Polda Banten dan PT ASDP atas keberhasilan menjaga kelancaran dan keamanan arus mudik di Pelabuhan Merak pada Kamis (19/03).

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Dirut ASDP Merak Heru Widodo, Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan.

Dalam kesempatannya, Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menyampaikan bahwa arus lalu lintas dari Jakarta menuju Pelabuhan Merak terpantau sangat lancar tanpa hambatan berarti. “Kita lihat langsung H-1 sangat lancar. Saya dari Jakarta tanpa pengawalan, dan perjalanan tetap lancar hingga pintu tol maupun di pelabuhan, semuanya sangat-sangat lancar," ucap Ketua Komisi III DPR RI.

Selanjutnya, Habiburokhman mengapresiasi kinerja ASDP dan Polda Banten yang berhasil menciptakan kondisi arus mudik yang aman dan tertib. “Komisi III DPR RI mengapresiasi secara khusus kepada ASDP dan Polda Banten yang telah bekerja keras menciptakan kondisi yang baik ini. Sejak Minggu lalu saya sudah menghubungi Pak Hengki dan Pak Heru, agar mereka fokus mengurus ini semua. Saya lihat keduanya tampak lelah, wajahnya pucat, ya enggak apa-apa. Semoga apa yang dilakukan menjadi amal ibadah bagi beliau berdua,” kata Ketua Komisi III DPR RI.

Selain pengamanan arus lalu lintas, Ketua Komisi III DPR RI mengungkapkan bahwa Polda Banten berhasil menggagalkan peredaran narkoba di tengah momentum mudik. “Pak Hengki tidak hanya berhasil memperlancar lalu lintas, tetapi juga berhasil menggagalkan dan mengungkap sindikat narkoba dengan menangkap para pelaku serta mengamankan barang bukti yang sangat signifikan, tetap waspada para pengedar narkoba yang memanfaatkan situasi mudik ini, sehingga kita tidak lengah," ungkapnya.

Diakhir, Ketua Komisi III DPR RI memberikan penilaian terhadap kinerja Kapolda Banten dan Dirut ASDP dalam pengamanan arus mudik, baik dari sisi kelancaran lalu lintas maupun aspek keamanan. “Kalau diberikan penilaian, kami memberikan rating 9 dari 10. Kami berharap sampai hari H kondisi ini terus terjaga,” tutupnya. (Bidhumas).

Jelang Akhir Ramadan, Polres Malang Tetap Konsisten Bagikan Takjil untuk Pengendara

MALANG || Jejak-indonesia.id – Polres Malang tetap konsisten membagikan takjil gratis kepada masyarakat di hari-hari terakhir bulan Ramadan. Kegiatan tersebut menyasar para pengendara yang melintas di depan Mapolres Malang, Rabu (18/3/2026).

Sebanyak 300 paket takjil disiapkan setiap hari dan dibagikan langsung oleh personel kepolisian kepada pengendara roda dua maupun roda empat yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka puasa.

Meski memasuki penghujung Ramadan, antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini tetap tinggi. Para pengendara mengaku terbantu dengan adanya pembagian takjil, terutama bagi mereka yang belum sempat berbuka di rumah.

Kasi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinajar mengatakan kegiatan berbagi takjil akan terus dilakukan hingga akhir Ramadan sebagai bentuk kepedulian kepolisian kepada masyarakat.

“Di hari-hari terakhir Ramadan kami tetap membagikan sekitar 300 paket takjil setiap hari kepada pengendara yang melintas di depan Mapolres Malang sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat,” ujar AKP Bambang Subinajar, Rabu (18/3/2026).

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta semakin mendekatkan hubungan antara polisi dan warga dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” tambah Bambang.

Polres Malang memastikan kegiatan berbagi takjil akan terus digelar hingga akhir Ramadan sebagai wujud pelayanan humanis kepada masyarakat di wilayah Kabupaten Malang.(fin/Her)

Arus Mudik ke Malang Meningkat, Volume Kendaraan di Gerbang Tol Naik

MALANG || Jejak-indonesia.id - Arus mudik menuju wilayah Kabupaten Malang mulai menunjukkan peningkatan menjelang Hari Raya Idulfitri. Kenaikan terlihat dari data pergerakan kendaraan di sejumlah gerbang tol utama serta didukung peningkatan mobilitas penumpang di berbagai moda transportasi.

Berdasarkan data Operasi Ketupat Semeru 2026, Senin (16/3/2026), pergerakan kendaraan di Gerbang Tol Lawang, Singosari, dan Pakis terpantau tinggi. Pada periode tersebut, kendaraan yang masuk ke wilayah Malang tercatat mencapai 3.513 unit di Lawang, 13.105 unit di Singosari, dan 3.686 unit di Pakis.

Sementara itu, pada periode berikutnya sepanjang Selasa (17/3/2026), jumlah kendaraan terus mengalami kenaikan. Total kendaraan yang masuk Kabupaten Malang melalui tiga gerbang tol tersebut mencapai 21.506 unit, atau naik sekitar 5,92 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Kasi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinajar mengatakan peningkatan ini merupakan indikasi awal dimulainya arus mudik di wilayah Malang.

"Peningkatan volume kendaraan yang masuk ke wilayah Malang sudah mulai terlihat dan diperkirakan akan terus bertambah mendekati puncak arus mudik," kata Bambang, Rabu (18/3/2026).

Kasihumas menambahkan, peningkatan juga terjadi pada kendaraan yang keluar dari wilayah Malang dengan total 20.920 unit atau naik sekitar 0,47 persen. Meski terjadi kenaikan volume, kondisi arus lalu lintas secara umum masih terpantau aman, lancar, dan terkendali.

Selain kendaraan pribadi, peningkatan mobilitas juga terlihat pada sektor transportasi lain. Data penumpang kereta api di sejumlah stasiun seperti Kepanjen, Lawang, hingga Singosari menunjukkan angka ratusan hingga hampir seribu penumpang per hari.

Di Bandara Abdulrachman Saleh, jumlah penumpang datang mencapai 989 orang, sementara keberangkatan tercatat 607 orang.

Ia menyebut, puncak arus mudik diprediksi akan terjadi pada Rabu (18/3/2026), sehingga pihak kepolisian telah menyiapkan langkah antisipasi di lapangan.

Menurutnya, Polres Malang telah meningkatkan patroli serta menempatkan personel di sejumlah titik strategis untuk mengatur arus lalu lintas.

"Kami telah menambah intensitas patroli dan menempatkan petugas di titik-titik rawan kepadatan guna memastikan arus lalu lintas tetap lancar dan aman bagi para pemudik," ujarnya.

Selain itu, kepolisian juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan pengamanan terpadu, termasuk di jalur wisata dan pusat keramaian yang diperkirakan ikut mengalami peningkatan aktivitas selama masa libur Lebaran.

Bambang mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati selama perjalanan mudik dan mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

"Kami mengimbau para pemudik untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kondisi fisik, serta memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum melakukan perjalanan," pungkasnya. (fin/Her)

Kapolda Jatim Pantau Arus Mudik di Pelabuhan Ketapang Jelang Penutupan Nyepi di Bali

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id - Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto memantau langsung arus mudik di penyeberangan lintas Ketapang, Banyuwangi–Gilimanuk, Bali, Rabu (18/3/2026), menjelang penutupan layanan saat Hari Raya Nyepi di Bali.

Pelabuhan Ketapang dijadwalkan tutup sementara mulai hari ini Rabu, 18 Maret pukul 18.00 hingga 20 Maret pukul 06.00 WIB. Sementara itu, Pelabuhan Gilimanuk akan ditutup sehari setelahnya, yakni Kamis, 19 Maret pukul 05.00 sampai 20 Maret pukul 06.00 WITA.

Pantauan di lokasi menunjukkan arus kendaraan dari Ketapang menuju Bali relatif padat namun tetap lancar. Sedangkan dari arah Gilimanuk ke Jawa masih terjadi antrean sekitar 9 kilometer, meski sudah berkurang dari sebelumnya yang sempat mencapai 30-40 kilometer.

"Makanya kita ingin memantau langsung untuk mengetahui kondisi riil di lapangan. Dari arah Ketapang landai karena jelang penutupan, tapi arus dari Gilimanuk ini masih mengikuti antrean," kata Kapolda, yang turut didampingi Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono.

Berdasarkan laporan dari ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, hingga 17 Maret tercatat ratusan ribu orang telah meninggalkan Bali. Kondisi ini menjadi perhatian Polda Jatim dalam mengantisipasi arus balik mendatang.

"Saya yakin jumlah yang sama saat mudik akan kembali ke Bali, bahkan berpotensi meningkat. Karena itu, kami siapkan langkah antisipasi seperti buffer zone, pengamanan tambahan, hingga pengaturan ritme kapal," ujar Nanang.

Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono memastikan Pemkab telah menyiapkan dukungan layanan kesehatan serta fasilitas bagi pemudik di sejumlah pos pelayanan yang terintegrasi dengan pos pengamanan gabungan selama Lebaran 2026.

Pemkab juga menyiagakan 13 puskesmas rawat jalan dan rawat inap yang beroperasi 24 jam selama arus mudik dan balik. Selain itu, layanan didukung 13 rumah sakit dengan total sekitar 1.250 tenaga kesehatan.

"Kami juga menyiapkan sekitar 48 masjid ramah pemudik di sepanjang jalur yang dilalui. Harapannya, para pemudik bisa singgah untuk beristirahat sekaligus menunaikan ibadah," ujar Mujiono.

GM ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Arief Eko menambahkan, hingga kemarin lebih dari 250 ribu orang telah meninggalkan Bali, dengan kenaikan jumlah penumpang sekitar 3-4 persen dibandingkan tahun lalu.

Menjelang penutupan Nyepi, antrean kendaraan masih terlihat di Gilimanuk, meskipun tidak sepadat sebelumnya. Kepadatan ini dipicu oleh berdekatan dengan momentum Nyepi, Idulfitri, serta cuti bersama.

"Untuk mempercepat penanganan kepadatan, kami mengoperasikan 40 kapal. Sebanyak 22 kapal menerapkan skema Tiba Bongkar Berangkat (TBB), sementara sisanya melayani pola bongkar muat reguler," jelasnya.

Untuk arus balik, ASDP memprediksi kondisi akan lebih landai. Namun demikian, pihaknya tetap meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan koordinasi bersama kepolisian, TNI, pemerintah daerah, dan otoritas pelabuhan. (*)

Pastikan Mudik Aman, Kapolda Aceh Tinjau Pos Operasi Ketupat Seulawah 2026 di Aceh Besar

ACEH BESAR || Jejak-indonesia.id — Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., didampingi Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, S.I.K., melakukan peninjauan langsung ke sejumlah pos pelayanan Operasi Ketupat Seulawah 2026 di wilayah Aceh Besar, Rabu, 18 Maret 2026.

Lokasi yang ditinjau meliputi Pos Pelayanan di Bundaran Lambaro serta Pos Pelayanan di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang. Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat utama Polda Aceh, di antaranya Karoops, Dirlantas, Dirpamobvit, Kabid Propam, Kabid TIK, serta Kapolresta Banda Aceh.

Peninjauan tersebut dilakukan guna memastikan kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Seulawah 2026, khususnya dalam rangka pengamanan arus mudik dan arus balik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah hukum Polda Aceh.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Aceh mengecek langsung kesiapan personel di lapangan, kelengkapan sarana dan prasarana, serta sistem pendukung operasional di masing-masing pos pelayanan.

Berdasarkan hasil pemantauan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama arus mudik terpantau aman, tertib, dan lancar. Tidak ditemukan adanya kemacetan signifikan, baik di jalur utama maupun di titik-titik yang dianggap rawan.

Kapolda Aceh juga memberikan arahan kepada seluruh personel yang bertugas agar senantiasa menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, meningkatkan kewaspadaan, serta mengedepankan pelayanan yang humanis dan profesional kepada masyarakat, khususnya para pemudik.

“Kepada seluruh personel, saya tekankan untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, meningkatkan kewaspadaan, serta memberikan pelayanan yang humanis dan profesional kepada masyarakat, khususnya para pemudik,” ujar Kapolda.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pelaksanaan Operasi Ketupat Seulawah 2026 dapat berjalan optimal dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang merayakan Idul Fitri di wilayah Aceh.