Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Polri

KARANGASEM || Jejak-indonesia.id – Dalam rangkaian kegiatan peninjauan pengamanan upacara Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) 2026, Kapolres Karangasem AKBP I Made Santika, S.H., S.I.K., M.I.K., juga melakukan pengecekan kesiapan Ruangan Command Center yang berlokasi di Areal Parkir Pura Agung Besakih pada Rabu (1/4).

Didampingi oleh Ketua Badan Pengelola Pura Agung Besakih, Kapolres memastikan bahwa seluruh peralatan dan sistem di Command Center berfungsi dengan baik. Command Center ini akan berperan penting sebagai pusat koordinasi dan pemantauan seluruh aktivitas pengamanan selama 23 hari pelaksanaan IBTK.

“Command Center ini didesain untuk memantau keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan upacara. Kami telah memasang sejumlah CCTV di titik-titik strategis yang terhubung langsung ke ruangan ini,” jelas AKBP I Made Santika saat melakukan inspeksi.

Di dalam Command Center, terdapat sejumlah monitor yang menampilkan gambar secara real-time dari berbagai sudut kompleks pura. Selain sistem pemantauan CCTV, ruangan ini juga dilengkapi dengan peralatan komunikasi yang menghubungkan pos-pos pengamanan di seluruh area Pura Agung Besakih.

Selain memastikan kesiapan peralatan, Kapolres juga memberikan arahan kepada petugas yang akan bertugas di Command Center untuk selalu siaga dan responsif terhadap setiap laporan atau situasi yang terpantau melalui sistem.

Command Center ini akan beroperasi 24 jam selama pelaksanaan IBTK yang dimulai pada 1 April hingga 23 April 2026. Tim khusus dari Polres Karangasem akan ditugaskan secara bergilir untuk memantau situasi dan melakukan koordinasi dengan petugas di lapangan.

SERANG || Jejak-indonesia.id – Polda Banten melalui Ditreskrimum Polda Banten berhasil meringkus tiga orang pelaku berinisial AS (63), TA (61), dan TK (52) terkait Tindak Pidana Curat R4 Pick Up.

Saat dikonfirmasi, Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea menyampaikan kronologi kejadian tersebut. “Berdasarkan informasi dari masyarakat serta Laporan Pengaduan tanggal 6 Maret dan Laporan Polisi 26 Maret Tahun 2026. Peristiwa pencurian terjadi pada Jumat, 6 Maret 2026 sekitar pukul 13.00 WIB di area parkir Masjid Kampung Cilaku, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang. Saat itu, Korban AD (63), usai melaksanakan ibadah Sholat Jumat, kembali menuju tempat parkir untuk mengambil kendaraannya. Namun setibanya di lokasi, kendaraan R4 miliknya sudah tidak berada di tempat, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian,” ujarnya.

“Setelah menerima laporan, Tim Resmob Subdit Jatanras Polda Banten melakukan serangkaian penyelidikan hingga akhirnya berhasil meringkus ketiga pelaku pada Jumat hingga Sabtu, 27–28 Maret 2026 di depan Rumah Sakit Misi Lebak, Kabupaten Lebak. Adapun tiga pelaku yang diamankan yakni AS, TA yang merupakan residivis kasus curanmor, serta TK (52),” lanjut Kabidhumas Polda Banten.

Peran pelaku dalam melancarkan aksinya
• Tersangka AS berperan sebagai penggambar dan pemantau situasi di lokasi kejadian serta penyedia alat berupa kunci T dan mata kunci.
• Tersangka TA berperan sebagai sopir kendaraan yang digunakan sebagai sarana kejahatan
• Tersangka TK bertindak sebagai eksekutor di lapangan.

Adapun barang bukti yang berhasil di sita
• 1 unit kendaraan R4 Toyota Kijang
• Kunci Kontak Kendaraan.
• 1 unit kendaraan R4 Suzuki Carry 1.5 Pick up hasil kejahatan.
• 1 buah kunci T.
• 2 buah mata kunci T.
• 1 buah magnet.
• 3 buah dompet.
• 1 unit Handphone merek Itel.

Kombes Pol Maruli menyebutkan pasal yang di kenakan kepada kedua tersangka. “Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 477 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023, dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun,” katanya.

Polda Banten mengimbau kepada masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan. Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan apabila menemukan atau mengalami gangguan kamtibmas melalui Call Center 110. (Bidhumas).

SERANG || Jejak-indonesia.id – Ditlantas Polda Banten menjadi narasumber dalam kegiatan talkshow bertajuk Polisi Menyapa yang mengangkat tema Evaluasi Pengamanan Lalu Lintas Pasca Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 bertempat di Radio Republik Indonesia (RRI) 94.9 FM pada Rabu (01/04).

Kegiatan ini menghadirkan Kabagbinopsnal Ditlantas Polda Banten AKBP Syamsul Bahri, dengan dipandu oleh penyiar RRI 94.9 FM Hasniar Rahmawati.

Dalam kesempatannya, Kabagbinopsnal Ditlantas Polda Banten AKBP Syamsul Bahri menyampaikan bahwa terjadi peningkatan jumlah kendaraan di pelabuhan. “Total kendaraan naik sebesar 6%, dari 244.395 menjadi 258.223 unit, atau meningkat sebanyak 13.828 unit. Didominasi oleh roda empat (R4) yang mengalami kenaikan 4%, dari 124.228 menjadi 128.700 unit, atau bertambah 4.472 unit. Kendaraan roda dua (R2) juga mengalami peningkatan sebesar 5%, dari 96.512 menjadi 101.394 unit, atau naik sebanyak 4.882 unit. Selain itu, jumlah penumpang turut mengalami peningkatan sebesar 5%, dari 971.957 menjadi 1.025.303 orang, atau naik sebanyak 53.346 orang,” ujarnya.

“Puncak arus mudik terjadi pada tanggal 18 dan 19 Maret atau H-3 dan H-2 Lebaran. Pada 18 Maret tercatat sebanyak 44.898 unit kendaraan dan 164.099 penumpang. Sementara pada 19 Maret meningkat menjadi 47.487 unit kendaraan dan 165.705 penumpang. Sedangkan puncak arus balik terjadi pada H+1 dan H+4 Lebaran. Pada 22 Maret tercatat sebanyak 13.474 unit kendaraan dan 53.698 penumpang, kemudian pada 25 Maret sebanyak 10.745 unit kendaraan dan 53.751 penumpang,” jelasnya.

Lebih lanjut, AKBP Syamsul Bahri mengungkapkan bahwa pada Operasi Ketupat Maung tahun 2026, di bidang Kamseltibcar Lantas mencatat adanya penurunan. “Kecelakaan lalu lintas turun 58%, dari 33 peristiwa menjadi 14 peristiwa, atau turun 19 kejadian, dengan korban meninggal dunia berkurang 57% dari 7 menjadi 3 orang, atau turun 4 korban, korban luka berat tetap 7 orang, dan korban luka ringan menurun 74% dari 38 menjadi 10 orang, atau turun 28 korban. Jumlah pelanggaran lalu lintas turun 69% dari 2.377 menjadi 734, atau turun 1.643 pelanggaran, tilang menurun 27% dari 762 menjadi 559, atau berkurang 203 tilang, dan teguran turun drastis 89% dari 1.615 menjadi 175, atau turun 1.440 teguran,” ungkapnya.

Dengan menurunnya tingkat kecelakaan lalu lintas yang disertai dengan penurunan jumlah pelanggaran menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat dalam berkendara. (Bidhumas).

PANDEGLANG || Jejak-indonesia.id – Wakapolres Pandeglang Kompol Asep Jamaludin didampingi Kasat Samapta IPTU Deden Ari Moh Amin menghadiri kegiatan syukuran pembukaan Karya Bhakti Skala Besar/TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa), Rabu (01/04/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Batalyon Ketahanan Pangan 842/Badak Sakti, Kampung Sukamaju, Desa Rancapinang, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang. Program TMMD kali ini difokuskan pada pembangunan infrastruktur berupa pengecoran jalan yang menghubungkan Kampung Cangkeuteuk, Desa Padasuka hingga Kampung Sukamaju, Desa Rancapinang.

Acara syukuran berlangsung dengan penuh khidmat dan nuansa kebersamaan, dihadiri oleh unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang menyambut dengan antusias pelaksanaan program tersebut. Kegiatan diawali dengan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur serta harapan agar seluruh rangkaian pembangunan dapat berjalan dengan lancar, aman, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres Pandeglang Kompol Asep Jamaludin menyampaikan bahwa program TMMD merupakan salah satu bentuk nyata sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam upaya percepatan pembangunan, khususnya di wilayah pedesaan dan daerah yang masih membutuhkan peningkatan akses infrastruktur.

“Program Karya Bhakti Skala Besar atau TMMD ini merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Melalui kegiatan ini, kita bersama-sama bergotong royong membangun sarana infrastruktur yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat, khususnya akses jalan yang menjadi urat nadi perekonomian warga,” ujar Wakapolres.

Ia juga menegaskan bahwa Polres Pandeglang siap mendukung penuh setiap tahapan pelaksanaan kegiatan, baik dari sisi pengamanan maupun koordinasi lintas sektor, guna memastikan seluruh proses pembangunan berjalan dengan aman, tertib, dan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

Lebih lanjut, Wakapolres menyampaikan bahwa pembangunan pengecoran jalan yang menghubungkan Kampung Cangkeuteuk hingga Kampung Sukamaju diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan, khususnya dalam memperlancar mobilitas masyarakat, mempermudah akses distribusi hasil pertanian, serta membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat setempat.

Sementara itu, Kasat Samapta IPTU Deden Ari Moh Amin menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan pengamanan selama kegiatan berlangsung. Hal ini bertujuan untuk memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif serta mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan TMMD.

“Kami akan terus bersinergi dengan TNI dan seluruh stakeholder untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif, sehingga proses pembangunan dapat berjalan tanpa hambatan,” ungkapnya.

Program TMMD sendiri merupakan program terpadu lintas sektoral yang melibatkan TNI, Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam rangka percepatan pembangunan di daerah. Selain pembangunan fisik, kegiatan ini juga biasanya diisi dengan penyuluhan dan kegiatan non-fisik yang bertujuan meningkatkan wawasan serta kesejahteraan masyarakat.

Antusiasme masyarakat terlihat jelas dalam kegiatan tersebut, di mana warga turut hadir dan menyatakan kesiapan untuk mendukung serta berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan pembangunan. Semangat gotong royong yang ditunjukkan menjadi cerminan kuatnya kebersamaan antara aparat dan masyarakat.

Dengan dilaksanakannya Karya Bhakti Skala Besar/TMMD ini, diharapkan dapat mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah Kabupaten Pandeglang, khususnya di Kecamatan Cimanggu, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.

PANDEGLANG || Jejak-indonesia.id –  Kapolres Pandeglang AKBP Dr. Dhyno Indra Setyadi, didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Pandeglang Ny. Ledy Dhyno, menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-152 Kabupaten Pandeglang yang digelar di Alun-Alun Pandeglang, Rabu (01/04/2026).

Upacara berlangsung dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan, diikuti oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran TNI-Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), pelajar, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat Kabupaten Pandeglang. Kehadiran para peserta upacara mencerminkan sinergitas dan soliditas dalam membangun daerah yang lebih maju.

Peringatan HUT Kabupaten Pandeglang ke-152 tahun ini mengusung tema “Pejuang Tangguh, Religius, Unggul”, yang memiliki makna mendalam sebagai cerminan karakter masyarakat Pandeglang yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan, menjunjung tinggi nilai-nilai religius, serta terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan daya saing daerah.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Bupati Pandeglang menyampaikan amanat yang menekankan pentingnya menjaga persatuan, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta mendorong percepatan pembangunan di berbagai sektor, baik infrastruktur, pendidikan, kesehatan, maupun ekonomi kerakyatan.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Pandeglang AKBP Dr. Dhyno Indra Setyadi menyampaikan bahwa momentum hari jadi Kabupaten Pandeglang ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, namun juga sebagai sarana introspeksi dan evaluasi bersama seluruh elemen masyarakat.

“Kami dari jajaran Polres Pandeglang mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun ke-152 Kabupaten Pandeglang. Semoga dengan mengusung tema Pejuang Tangguh, Religius, dan Unggul, seluruh elemen masyarakat dapat terus memperkuat persatuan dan kesatuan, serta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar Kapolres.

Kapolres juga menegaskan komitmen Polri dalam mendukung setiap program pemerintah daerah, khususnya dalam menciptakan stabilitas keamanan sebagai fondasi utama dalam pelaksanaan pembangunan.

“Kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh stakeholder dalam menjaga keamanan, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Pandeglang,” tambahnya.

Sementara itu, kehadiran Ketua Bhayangkari Cabang Pandeglang Ny. Ledy Dhyno turut memberikan dukungan moril dalam kegiatan tersebut. Bhayangkari sebagai organisasi pendamping Polri terus berperan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, pemberdayaan keluarga, serta mendukung program-program Polri yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Rangkaian kegiatan upacara juga dimeriahkan dengan penampilan pasukan pengibar bendera, parade barisan peserta upacara, serta pertunjukan seni budaya lokal yang menampilkan kekayaan tradisi khas Kabupaten Pandeglang. Hal ini menjadi wujud nyata pelestarian budaya sekaligus memperkuat identitas daerah.

Selain itu, pada peringatan HUT kali ini juga diberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh dan pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Pandeglang, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian kepada masyarakat.

Selama kegiatan berlangsung, Polres Pandeglang bersama instansi terkait melakukan pengamanan secara maksimal guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Situasi kamtibmas secara umum terpantau kondusif tanpa adanya gangguan yang berarti.

Dengan bertambahnya usia Kabupaten Pandeglang yang ke-152, diharapkan seluruh elemen masyarakat semakin solid, inovatif, dan berdaya saing dalam mewujudkan Kabupaten Pandeglang yang maju, sejahtera, dan berlandaskan nilai-nilai religius.

error: Content is protected !!