Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Polri

LHOKSEUMAWE || Jejak-indonesia.id – Wakapolres Lhokseumawe memimpin langsung upacara pemakaman kedinasan almarhum Aipda Muhammad Danil, personel Polres Lhokseumawe yang bertugas sebagai Ba Sie TIK, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Meunasah Mesjid, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Kamis siang (2/4/2026).

Upacara pemakaman tersebut berlangsung dengan khidmat dan penuh haru, dihadiri oleh para pejabat utama Polres Lhokseumawe, personel kepolisian, keluarga, serta masyarakat setempat yang turut memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum.

Prosesi pemakaman dilaksanakan secara kedinasan sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian almarhum selama berdinas di institusi Polri. Dalam upacara tersebut, jenazah almarhum diserahkan secara resmi dari pihak keluarga kepada Polri untuk dimakamkan secara kedinasan.

Dalam amanatnya, Wakapolres Lhokseumawe menyampaikan rasa duka cita mendalam atas kepergian almarhum. Ia juga mengajak seluruh personel untuk mengenang jasa dan pengabdian almarhum yang telah memberikan kontribusi bagi institusi Polri, khususnya di Polres Lhokseumawe.

“Kami keluarga besar Polres Lhokseumawe turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya almarhum. Semoga segala amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujarnya.

Almarhum Aipda Muhammad Danil diketahui meninggal dunia pada Kamis dini hari di RS Arun Lhokseumawe dan meninggalkan seorang istri serta dua orang anak.

Dengan dilaksanakannya upacara pemakaman kedinasan ini, diharapkan menjadi bentuk penghormatan terakhir serta penghargaan atas jasa-jasa almarhum selama bertugas sebagai anggota Polri.

SERANG || Jejak-indonesia.id — Upaya mendukung program Presiden RI Prabowo Subianto tentang ketahanan pangan nasional. Kapolsek Petir AKP Priyanto menggelar panen jagung di Kp. Cilandak Umbulan Ds. Bojong Menteng Kecamatan Tunjung Teja Kabupaten Serang, luas lahan kurang lebih 1,5 hektar. 02 April 2026.

Panen jagung tersebut digelar di atas lahan seluas kurang lebih 1,5 hektar. Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional.

Kapolsek Petir, AKP Priyanto menegaskan bahwa kegiatan itu merupakan dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional.

“Kami hadir bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga ingin berkontribusi langsung dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah hukum Polsek Petir,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi antara kepolisian dan kelompok tani menjadi kunci keberhasilan program tersebut. Menurutnya, kerja sama yang solid akan memberikan dampak positif, baik dari sisi hasil pertanian maupun hubungan kemitraan antara aparat dan masyarakat.

“Alhamdulillah hasil panen cukup baik. Kami berharap hasil panen ini bisa dimanfaatkan untuk perluasan lahan agar ke depan produksinya semakin meningkat,” kata AKP Priyanto pada wartawan.

Selain untuk mendukung ketersediaan pangan, kegiatan ini juga diharapkan mampu memberikan motivasi kepada kelompok tani lainnya agar lebih semangat dalam mengelola lahan pertanian. Dengan pendampingan dan dukungan berbagai pihak, produktivitas pertanian di Kecamatan Petir dan Kecamatan Tunjung Teja diharapkan terus meningkat.

Kapolsek juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendukung setiap program positif yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

“Kami siap mendampingi dan bersinergi dengan para petani. Ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.

JAKARTA || Jejak-indonesia.ie – Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani yang akan melaksanakan Ibadah Paskah 2026, jajaran Polsek Kebon Jeruk bersama Binmas Kelurahan Kedoya Utara melaksanakan kegiatan assessment kesiapan pengamanan di Gereja Santo Andreas, yang berlokasi di Perumahan Green Garden, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Rabu (1/4/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Nur Aqsha Ferdianto, S.E., didampingi Wakapolsek Kompol Subartoyo, S.H., M.H., serta diikuti oleh sejumlah personel, termasuk Bhabinkamtibmas Kedoya Utara Aiptu Turyono yang turut mendampingi dalam pelaksanaan kegiatan.

Dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan, Kapolsek bersama jajaran berkoordinasi dengan Pastor/Romo Made Putra Yasa serta pengurus gereja.

Sinergi ini menjadi wujud nyata kepedulian bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya selama rangkaian ibadah Paskah berlangsung.

Assessment dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pengecekan akses pintu masuk dan keluar, ketersediaan CCTV, metal detector, hingga kesiapan personel pengamanan internal gereja.

Selain itu, fasilitas pendukung seperti ruang kesehatan, alat pemadam api ringan (APAR), genset, hingga alat komunikasi juga dipastikan dalam kondisi siap digunakan.

Tidak hanya itu, pengaturan area parkir, kesiapan petugas keamanan, serta dukungan dari warga sekitar juga menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi yang kondusif.

Hal ini menunjukkan bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga hasil kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

Kapolsek Kebon Jeruk menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, sehingga umat dapat melaksanakan ibadah dengan khidmat dan penuh rasa damai.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin semakin erat hubungan antara kepolisian, pengurus tempat ibadah, dan masyarakat, sebagai bentuk nyata hadirnya negara dalam memberikan perlindungan serta menjamin kebebasan beribadah bagi seluruh warga.

( *Humas Polres Metro Jakarta Barat* )

KLUNGKUNG || Jejak-indonesia.id –  Kapolres Klungkung, AKBP Mikael Hutabarat, S.H., S.I.K., M.H., menghadiri kegiatan penyerahan Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) Provinsi Bali Tahun 2026 yang digelar di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Klungkung, (1/4).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Presiden RI ke-5, Megawati Soekarnoputri, selaku Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), yang secara simbolis menyerahkan sertifikat HAKI kepada 166 orang penerima dari berbagai sektor.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas, Kepala BRIN Arif Satria, anggota Dewan Pengarah BRIN Bambang Kesowo dan Tri Mumpuni, Gubernur Bali Wayan Koster, Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta, serta jajaran pejabat kementerian, Forkopimda, dan kepala daerah se-Bali.

Selain prosesi penyerahan sertifikat, kegiatan juga dirangkaikan dengan peninjauan stand UMKM yang diikuti pelaku usaha sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi kreatif.

Kehadiran Kapolres Klungkung dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, sekaligus mendukung pengembangan UMKM dan perlindungan kekayaan intelektual di wilayah Bali.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar, serta mendapat pengamanan ketat dari aparat gabungan dari Polres Klungkung serta instansi terkait guna memastikan kelancaran acara.

KARANGASEM || Jejak-indonesia.id – Kapolres Karangasem AKBP I Made Santika, S.H., S.I.K., M.I.K., memimpin Apel Kesiapan dalam rangka Pengamanan Upacara Keagamaan Tawur Tabuh Gentuh dan Ida Betara Turun Kabeh (IBTK) Pura Agung Besakih Tahun 2026 di Areal Parkir Terminal Kedungdung, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Rabu (1/4).

Kegiatan ini merupakan wujud kesiapan dan sinergitas lintas sektoral dalam mensukseskan pengamanan upacara keagamaan yang sangat sakral dan melibatkan ribuan umat Hindu dari berbagai daerah.

Apel kesiapan ini dihadiri oleh Wakapolres Karangasem Kompol Taufan Rizaldi, S.I.K., M.H., Kabag Ops Polres Karangasem Kompol I Nyoman Widiarsana, S.H., Camat Rendang, Danramil 1623-03 Rendang, Kapolsek Rendang Kompol Made Berata, S.H., M.H., Kasi Trantib Satpol PP Kabupaten Karangasem, Kasi Gakkum Dishub Kabupaten Karangasem, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem, Kepala Badan Pengelola Fasilitas Kawasan Suci di Pura Agung Besakih, Bendesa Adat Besakih, Kepala Desa Besakih, Ketua Linmas Desa Besakih, Ketua Pecalang Desa Adat Besakih, Ketua Orari Lokal Karangasem, dan Ketua Rapi Wilayah Karangasem.

Dalam amanatnya, Kapolres Karangasem menyampaikan bahwa kegiatan apel kesiapan ini merupakan bentuk pengecekan terhadap kesiapan personel maupun sarana dan prasarana, sekaligus wujud komitmen dan sinergitas lintas sektoral dalam mensukseskan pengamanan upacara agama IBTK 2026.

“Rangkaian pengamanan ini harus dapat berjalan dengan aman, nyaman, tertib, dan lancar. Ini adalah tanggung jawab kita bersama untuk menjaga kekhidmatan upacara keagamaan yang sangat sakral ini,” ujar Kapolres.

Kapolres menyampaikan beberapa hal penting yang harus dilaksanakan selama kegiatan pengamanan:

Pertama, tingkatkan iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sehingga tugas-tugas yang dilaksanakan selalu mendapat bimbingan dan perlindungan-Nya.

Kedua, semua anggota yang terlibat dalam pengamanan harus melengkapi peralatan perorangan seperti rompi hijau, pluit, jas hujan, dan senter.

Ketiga, seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan agar selalu bersikap humanis kepada masyarakat serta menguasai tugasnya di wilayah masing-masing.

Keempat, laksanakan kerja sama dengan instansi terkait di masing-masing pos pengamanan dan pos pelayanan.

Kelima, seluruh personel yang terlibat pengamanan laksanakan komunikasi antar pos pengamanan atau pos pelayanan secara continue.

Keenam, anggota yang sudah terbagi dalam pos pengamanan agar betul-betul memahami tugasnya di masing-masing pos pengamanan dan pos pelayanan.

Kegiatan IBTK 2026 akan berlangsung dari tanggal 2 April sampai dengan 23 April 2026. Polres Karangasem menerjunkan sebanyak 194 personel untuk melakukan pengamanan dan dibantu oleh dinas terkait serta unsur pecalang.

“Kami siap bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait untuk menjaga keamanan dan kelancaran upacara keagamaan ini. Pengamanan yang humanis dan profesional adalah kunci kesuksesan,” tegas Kapolres.

Apel kesiapan ini menjadi momentum penting untuk memastikan koordinasi yang solid dan kesiapan optimal seluruh elemen dalam mengamankan upacara keagamaan IBTK 2026, sehingga umat Hindu dapat melaksanakan persembahyangan dengan aman, nyaman, dan khidmat.

error: Content is protected !!