Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am
Beranda » Peristiwa » Halaman 30

Peristiwa

IMG-20260803-WA0006

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Resmi Ditutup, 5.000 Pengunjung Padati Malam Penutupan di Bawah Pengamanan Ketat

KARO || Jejak-indonesia.id - Festival Bunga dan Buah (FBB) Kabupaten Karo Tahun 2026 resmi ditutup pada Sabtu(1/8) malam setelah berlangsung selama tiga hari dengan menghadirkan beragam pertunjukan seni, budaya, promosi UMKM, hingga hiburan dari artis nasional. Ribuan masyarakat memadati Open Stage Taman Mejuah-juah, Berastagi, sementara personel Polres Karo bersama unsur pengamanan gabungan memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung aman dan kondusif.

Mengusung tema "The Eternal of Karo Paradise – Pesona Abadi Tanah Karo", hari terakhir festival diawali dengan kegiatan business matching dan berbagai penampilan seni serta musik dari musisi lokal. Sekitar pukul 15.00 WIB, acara resmi dibuka dan disaksikan kurang lebih 5.000 pengunjung yang memadati kawasan Open Stage Taman Mejuah-juah.

Panitia kemudian mengumumkan para pemenang berbagai kategori lomba, meliputi merangkai bunga, fashion show anak dan remaja, tari kreasi, mobil hias, serta pawai kontingen sebagai rangkaian apresiasi kepada peserta yang telah memeriahkan festival.

Kapolres Karo AKBP Pebriandi Haloho, S.H., S.I.K., M.Si., memantau secara langsung pelaksanaan pengamanan oleh personel Polres Karo yang disiagakan di sejumlah titik strategis guna menjaga keamanan, ketertiban dan kelancaran jalannya acara.

Dalam sambutannya, Bupati Karo Brigjen Pol. (Purn.) dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes. menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, peserta, aparat pengamanan, serta masyarakat yang telah mendukung suksesnya Festival Bunga dan Buah Tahun 2026.

Bupati menyebut festival tahun ini berlangsung lancar dan menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Karo. Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pada tahun mendatang agar Festival Bunga dan Buah semakin berkelas dan mampu menjadi agenda bertaraf internasional. Pada kesempatan tersebut, Bupati secara resmi menutup Festival Bunga dan Buah Kabupaten Karo Tahun 2026.

Memasuki malam hari, suasana semakin semarak dengan penampilan sejumlah musisi lokal, termasuk The Outline Band yang mengajak unsur Forkopimda bernyanyi bersama di atas panggung. Antusiasme pengunjung mencapai puncaknya saat artis nasional Anggi Marito tampil membawakan delapan lagu populer yang disambut meriah oleh ribuan penonton.

Rangkaian acara ditutup dengan Closing Ceremony dan pertunjukan fireworks yang menghiasi panggung. Sekitar pukul 23.30 WIB, seluruh rangkaian Festival Bunga dan Buah Kabupaten Karo Tahun 2026 resmi berakhir.

Kapolres Karo AKBP Pebriandi Haloho menyampaikan bahwa berkat sinergi seluruh unsur pengamanan, pelaksanaan festival selama tiga hari dapat berjalan dengan aman, tertib dan kondusif.

"Polres Karo bersama TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta seluruh pihak terkait berkomitmen memberikan pengamanan maksimal sehingga seluruh rangkaian Festival Bunga dan Buah 2026 dapat berlangsung dengan lancar dan masyarakat dapat menikmati setiap kegiatan dengan aman dan nyaman," ujar Kapolres.

#polreskaro
#kalapolreskaro
#humaspolreskaro

IMG-20260802-WA0059

Penumpang Bus Meninggal Mendadak di Pintu Tol Sinaksak, Polsek Dolok Batu Nanggar Gerak Cepat Olah TKP

SIMALUNGUN || Jejak-indonesia.id – Kepolisian Sektor (Polsek) Dolok Batu Nanggar Polres Simalungun Polda Sumatera Utara menunjukkan reaksi cepat dalam menangani penemuan mayat seorang penumpang bus antar kota yang mengalami kejadian tiba-tiba meninggal dunia di Pintu Keluar Tol Sinaksak, Kelurahan Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun.

Hal tersebut disampaikan Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi awak media pada Minggu, 02 Agustus 2026, sekira pukul 19.10 WIB. Ia menjelaskan bahwa kegiatan penanganan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri yang berintegritas dan humanis dalam melayani masyarakat, khususnya dalam merespons cepat laporan kejadian di lapangan.

"Kegiatan ini merupakan bentuk nyata Polri untuk masyarakat melalui Polres Simalungun Polda Sumatera Utara yang berintegritas dan humanis dalam melayani masyarakat," ujar AKP Verry Purba.

Sementara itu, Kapolsek Dolok Batu Nanggar, IPTU Rido V. Pakpahan, S.Kom., M.H., menjelaskan kronologi kejadian yang terjadi pada Minggu, 2 Agustus 2026 sekira pukul 13.45 WIB. Korban bernama Aditya Angga Cassano Sihombing ditemukan tidak bernyawa di samping pos security Pintu Tol Sinaksak.

"Kami mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada seorang penumpang bus Poda Nauli bernama Aditya Angga Cassano Sihombing tiba-tiba terjatuh dan meninggal dunia di pintu keluar Tol Sinaksak saat hendak berpindah bus, karena bus yang ditumpanginya dari Medan menuju Sibolga mengalami kerusakan mesin," ucap IPTU Rido V. Pakpahan.

Ia mengungkapkan, atas informasi tersebut dirinya langsung memerintahkan Kanit Reskrim IPDA L. Radot Siagian, S.H., bersama personel Pos Pol Sinaksak dan personel piket untuk mendatangi lokasi kejadian.

"Sesampainya di TKP, benar ditemukan sesosok mayat laki-laki dalam posisi terlentang, menggunakan hoodie warna putih dan celana training warna abu list putih hitam," ungkap IPTU Rido V. Pakpahan.

Berdasarkan keterangan sopir bus Poda Nauli, tiket korban dipesankan keluarganya dari Sibolga, dan meski petugas loket sempat menolak keberangkatan korban karena kondisi kesehatannya yang melemah, korban tetap memaksa untuk berangkat. Saksi lain menyebutkan, korban tiba-tiba terjatuh saat berjalan berpindah ke bus pengganti, sebelum akhirnya dievakuasi ke pos security dan dinyatakan meninggal dunia oleh petugas medis Tol Sinaksak.

"Pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan. Diduga korban meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya," kata IPTU Rido V. Pakpahan.

Dari olah TKP, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti milik korban, di antaranya tas sandang merk Asus berisi eksemplar seminar hasil dan outline skripsi atas nama korban, obat-obatan, charger, parfum, sepasang sandal, serta dua unit ponsel merk Oppo dan iPhone. Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi menggunakan ambulans milik PT HK menuju RSUD Djasamen Saragih Pematangsiantar untuk proses autopsi dan identifikasi lebih lanjut.

"Saat ini kami masih menunggu Tim Inafis Polres Simalungun untuk melakukan pengangkatan sidik jari korban guna kepentingan identifikasi," tambah IPTU Rido V. Pakpahan.

Dalam penanganan kasus ini, Polsek Dolok Batu Nanggar telah melakukan sejumlah langkah, mulai dari olah TKP, pengamanan barang bukti, pendataan saksi, hingga pelaporan kepada pimpinan. Adapun motif kejadian masih dalam penyelidikan, meski hasil pemeriksaan awal mengarah pada dugaan kematian wajar akibat sakit.

Lebih lanjut, Kapolsek Dolok Batu Nanggar juga menyampaikan bahwa pihak keluarga korban telah tiba di lokasi untuk mengurus proses pemulasaraan jenazah.

"Perwakilan keluarga sudah tiba untuk pengurusan jenazahnya. Keluarga pada intinya menerima bahwa almarhum memang meninggal disebabkan sakit parah. Proses penanganan jenazah sedang dikerjakan oleh pihak RSUD dan setelah selesai langsung diberangkatkan menuju Sibolga," pungkas IPTU Rido V. Pakpahan.

Ia menegaskan, jajaran Polsek Dolok Batu Nanggar akan terus siap siaga dalam merespons setiap laporan kejadian di masyarakat dengan semangat pengabdian terbaik, sejalan dengan motto "Kami Siap, Kami Semangat, Pengabdian Terbaik, Salam Presisi."

IMG-20260802-WA0052

Kasino Diduga Beroperasi Terang-terangan di Bypass Ngurah Rai, Publik Pertanyakan Ketegasan Aparat Penegak Hukum

DENPASAR || Jejak-indonesia.id - Dugaan praktik perjudian kasino yang disebut-sebut beroperasi secara bebas di kawasan Jalan Bypass Ngurah Rai, Denpasar Selatan, kembali memantik perhatian publik. Meski aktivitas tersebut dikabarkan telah berlangsung cukup lama dan berada di lokasi yang mudah terlihat, hingga kini belum tampak adanya tindakan penegakan hukum yang dilakukan secara terbuka oleh aparat berwenang.

Informasi yang diperoleh dari seorang sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan menyebutkan bahwa tempat yang diduga dijadikan arena perjudian kasino tersebut telah beroperasi sejak tahun lalu. Bahkan, menurut sumber tersebut, lokasi kasino sempat berpindah sebelum kembali beroperasi di kawasan Bypass Ngurah Rai.

Sumber itu mengungkapkan, aktivitas perjudian diduga berlangsung setiap hari. Namun, pada malam Jumat dan Sabtu, jumlah pengunjung disebut meningkat signifikan. Kondisi itu menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai sejauh mana pengawasan aparat terhadap dugaan aktivitas ilegal tersebut.

Lebih lanjut, sumber tersebut mengklaim lokasi yang diduga menjadi kasino itu dijaga oleh sejumlah oknum aparat penegak hukum (APH). Selain itu, ia juga menyebut seorang pria bernama Hatim diduga berperan sebagai koordinator keamanan di lokasi. Meski demikian, seluruh informasi tersebut masih berupa klaim dari sumber dan belum dapat diverifikasi secara independen.

Apabila dugaan tersebut benar, maka praktik perjudian itu berpotensi melanggar ketentuan pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 303 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang tindak pidana perjudian. Karena itu, masyarakat berharap aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan secara profesional untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar.

Seorang tokoh masyarakat Denpasar mengaku heran apabila aparat kepolisian tidak mengetahui keberadaan lokasi yang diduga menjadi arena perjudian tersebut. Menurutnya, lokasi itu berada di pinggir jalan utama dan disebut telah lama beroperasi.

"Kalau benar tempat itu sudah lama buka dan berada di lokasi yang sangat mudah dilihat masyarakat, lalu aparat mengaku tidak tahu, tentu publik akan bertanya-tanya. Jangan sampai muncul kesan ada pembiaran terhadap praktik perjudian," ujarnya.

Tokoh masyarakat itu menegaskan, pemberantasan perjudian tidak boleh dilakukan secara tebang pilih. Menurutnya, komitmen Polri dalam memberantas segala bentuk perjudian harus dibuktikan melalui tindakan nyata di lapangan sehingga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum tetap terjaga.

Sorotan masyarakat pun mengarah kepada jajaran Polresta Denpasar, khususnya Kapolresta Denpasar, Kasat Reskrim Polresta Denpasar, serta Kapolsek Denpasar Selatan. Publik menanti langkah konkret aparat untuk menindaklanjuti informasi yang beredar, baik melalui penyelidikan maupun penegakan hukum apabila ditemukan unsur tindak pidana.

Hingga berita ini diterbitkan pada Minggu (2/8/2026), awak media telah berupaya menghubungi Kapolresta Denpasar, Kasat Reskrim Polresta Denpasar, dan Kapolsek Denpasar Selatan melalui pesan WhatsApp guna memperoleh konfirmasi dan klarifikasi terkait informasi tersebut. Namun, belum ada tanggapan maupun pernyataan resmi dari pihak yang bersangkutan.

Demi menjaga prinsip keberimbangan sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik, redaksi tetap membuka ruang seluas-luasnya bagi seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan ini untuk memberikan hak jawab, klarifikasi, maupun penjelasan resmi apabila terdapat informasi yang perlu diluruskan.

IMG-20260802-WA0051

Hakim Sa’id Bersama H. Nurmansyah dan KH. Ikhrom Dorong Kolaborasi Bangun Ekonomi Banyuwangi

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Detikposnews.com // Semangat membangun daerah melalui penguatan ekonomi masyarakat menjadi pokok pembahasan dalam diskusi wawasan kebangsaan yang digelar di Banyuwangi Creative Market (BCM), Banyuwangi. Kegiatan yang berlangsung dalam suasana sederhana namun penuh makna tersebut mempertemukan Hakim Sa'id dari Rumah Kebangsaan, H. Nurmansyah, S.H., M.H. selaku pengusaha Banyuwangi, serta KH. Ikhrom sebagai tokoh agama. Minggu (03/08/2026)

Diskusi berlangsung hangat dengan mengedepankan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap masa depan Banyuwangi. Berbagai gagasan dan pandangan disampaikan mengenai langkah-langkah strategis dalam meningkatkan produksi ekonomi masyarakat sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi generasi muda maupun masyarakat secara umum.

Hakim Sa'id menyampaikan bahwa pembangunan ekonomi harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, potensi Banyuwangi yang begitu besar perlu dikelola secara optimal melalui kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, tokoh masyarakat, akademisi, dan generasi muda.

"Ketahanan ekonomi daerah akan semakin kuat apabila masyarakat diberikan ruang untuk berkarya, berproduksi, dan berinovasi. Oleh karena itu, sinergi seluruh elemen menjadi kunci dalam menciptakan kesejahteraan bersama," ujarnya.

Sementara itu, H. Nurmansyah, S.H., M.H. menilai bahwa dunia usaha memiliki tanggung jawab besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Ia mengatakan, semakin banyak investasi dan usaha yang berkembang, maka semakin besar pula peluang terciptanya lapangan pekerjaan baru.

"Kita harus terus mendorong tumbuhnya sektor usaha yang produktif. UMKM, industri kreatif, perdagangan, hingga sektor pariwisata memiliki peluang besar untuk menjadi penggerak ekonomi Banyuwangi. Jika sektor-sektor tersebut berkembang, maka masyarakat akan memperoleh manfaat melalui peningkatan pendapatan dan terbukanya lapangan kerja," ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, KH. Ikhrom mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjadikan nilai-nilai kebersamaan, kejujuran, dan gotong royong sebagai fondasi pembangunan ekonomi. Menurutnya, kemajuan ekonomi tidak hanya diukur dari pertumbuhan usaha, tetapi juga dari meningkatnya kesejahteraan dan keberkahan bagi masyarakat.

Ia menambahkan bahwa pembangunan ekonomi yang berlandaskan moral dan etika akan menciptakan iklim usaha yang sehat serta memperkuat persatuan di tengah masyarakat.

Selain membahas pengembangan sektor usaha, diskusi juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, pelatihan keterampilan, serta pendampingan bagi pelaku UMKM agar mampu bersaing di era digital. Pemanfaatan teknologi dan inovasi dinilai menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing produk lokal Banyuwangi di pasar yang lebih luas.

Seluruh peserta sepakat bahwa Banyuwangi memiliki potensi besar di berbagai sektor, seperti pertanian, perikanan, perkebunan, industri kreatif, perdagangan, dan pariwisata. Potensi tersebut perlu terus dikembangkan melalui kerja sama yang berkelanjutan agar mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.

Diskusi yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban tersebut diharapkan menjadi awal dari lahirnya berbagai kolaborasi nyata dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah. Dengan memperkuat sinergi antara tokoh masyarakat, dunia usaha, dan berbagai elemen lainnya, Banyuwangi diyakini mampu menjadi daerah yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera.

Melalui forum sederhana di Banyuwangi Creative Market ini, tersampaikan pesan bahwa membangun daerah tidak hanya membutuhkan kebijakan, tetapi juga komunikasi, kolaborasi, dan komitmen bersama. Dari ruang diskusi yang sederhana dapat lahir gagasan-gagasan besar yang mampu membawa manfaat bagi masyarakat luas serta membuka lebih banyak lapangan pekerjaan demi masa depan Banyuwangi yang lebih baik. (RPN)

IMG-20260802-WA0048

Polres Simalungun Ajak Masyarakat Kibarkan Merah Putih Serentak Sepanjang Agustus 2026

SIMALUNGUN || Jejak-indonesia.id – Kepolisian Resor (Polres) Simalungun terus menunjukkan komitmennya dalam membangun kedekatan dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang humanis dan berintegritas. Kali ini, Polres Simalungun yang berada di bawah naungan Polda Sumatera Utara menyampaikan imbauan kebangsaan menyambut bulan kemerdekaan Republik Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi awak media pada Minggu, 02 Agustus 2026, sekira pukul 12.39 WIB. Dalam keterangannya, AKP Verry Purba menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam menumbuhkan semangat nasionalisme menjelang peringatan Hari Kemerdekaan RI.

"Kegiatan ini merupakan bentuk nyata Polri untuk masyarakat melalui Polres Simalungun Polda Sumatera Utara yang berintegritas dan humanis dalam melayani masyarakat," ujar AKP Verry Purba.

Menurutnya, momentum bulan Agustus memiliki makna yang sangat penting bagi seluruh elemen bangsa. Ia mengungkapkan bahwa bulan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan sarana untuk meneguhkan kembali rasa cinta tanah air di tengah masyarakat, khususnya di wilayah hukum Polres Simalungun.

"Di bulan Agustus ini merupakan momen untuk meneguhkan semangat kebangsaan," ucap AKP Verry Purba.

Lebih lanjut, Kasi Humas Polres Simalungun ini mengajak seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali, untuk turut berpartisipasi mengibarkan Bendera Merah Putih secara serentak. Imbauan ini berlaku mulai tanggal 1 hingga 31 Agustus 2026 di berbagai tempat, baik itu di rumah, kantor, sekolah, tempat usaha, maupun lingkungan masing-masing.

"Kami mengajak seluruh masyarakat mengibarkan Bendera Merah Putih serentak mulai tanggal 1 hingga 31 Agustus 2026 di rumah, kantor, sekolah, tempat usaha, dan lingkungan masing-masing," ungkap AKP Verry Purba.

Ia menambahkan, pengibaran bendera sepanjang bulan Agustus ini bukan hanya sekadar simbol seremonial, melainkan wujud penghormatan yang mendalam kepada para pahlawan yang telah gugur memperjuangkan kemerdekaan bangsa. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi simbol persatuan dan kecintaan terhadap Indonesia yang harus terus dijaga oleh setiap generasi.

"Ini sebagai wujud penghormatan kepada para pahlawan serta simbol persatuan dan cinta kepada Indonesia," tambah AKP Verry Purba.

Dalam kesempatan yang sama, AKP Verry Purba juga menegaskan bahwa Polres Simalungun akan terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam konteks penegakan hukum, tetapi juga dalam membangun kebersamaan dan semangat gotong royong menyambut Hari Kemerdekaan RI. Ia berharap, dengan adanya imbauan ini, seluruh masyarakat Kabupaten Simalungun dapat berpartisipasi aktif tanpa terkecuali.

"Kami berharap seluruh elemen masyarakat, mulai dari lingkungan keluarga hingga instansi pemerintah dan swasta, dapat bersama-sama mengibarkan bendera sebagai wujud nyata rasa nasionalisme," kata AKP Verry Purba.

Ia juga menyampaikan bahwa jajaran Polres Simalungun akan turut memantau dan mendukung pelaksanaan kegiatan ini di lapangan, sekaligus memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif selama rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan berlangsung.

"Kami dari jajaran Polres Simalungun akan senantiasa memantau situasi kamtibmas serta mendukung penuh kegiatan masyarakat dalam menyambut HUT Kemerdekaan RI ini," pungkas AKP Verry Purba.

Kegiatan imbauan ini disambut baik oleh berbagai kalangan masyarakat Simalungun, yang menilai langkah Polri tersebut sebagai bentuk kepedulian sekaligus ajakan positif untuk memperkuat rasa cinta tanah air, terutama di tengah dinamika sosial yang terus berkembang. Dengan adanya seruan dari Polres Simalungun ini, diharapkan semangat kebangsaan dapat semakin terpatri kuat di hati seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, sebagai penerus perjuangan bangsa Indonesia.

error: Content is protected !!