Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am
Beranda » Pemerintahan » Halaman 12

Pemerintahan

IMG-20251207-WA0070

Percepatan Pemulihan Akses, Presiden Prabowo Tinjau Pengerjaan Jembatan Bailey Teupin Mane di Bireuen

Bireuen || jejakindonesia.id - Presiden Prabowo Subianto meninjau pembangunan Jembatan Bailey Teupin Mane di Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, Minggu (07/12/2025). Dengan bentang 30 meter, jembatan sementara yang merupakan ruas vital penghubung Bireuen-Takengon tersebut menjadi urat nadi penting untuk memulihkan kembali akses darat yang terputus akibat banjir besar dan derasnya arus sungai.

Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo langsung meninjau titik konstruksi yang berada di tepi aliran sungai dan menyaksikan dari dekat operasi alat berat.

Dalam peninjauan tersebut, Presiden menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Bailey Teupin Mane ditargetkan selesai dalam waktu satu pekan, dan akan dilanjutkan ke daerah terdampak lain seperti Bener Meriah dan Takengon.

Kepala Negara turut menegaskan bahwa pemerintah mengerahkan seluruh kemampuan untuk memastikan akses logistik dan pergerakan masyarakat segera pulih.

Presiden juga menerima laporan rinci mengenai kerusakan infrastruktur lain, termasuk kerusakan bendungan dan area persawahan warga, seraya memastikan pemerintah akan segera melakukan perbaikan.

IMG-20251206-WA0046

Kementrian Imipas, Mengirim Bantuan Kemanusian, Korban Bencana Alam di Sumatera

JAKARTA || jejakindonesia - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) mengirimkan bantuan kemanusiaan kepada korban bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Bantuan tersebut diberangkatkan sebagai respons cepat atas situasi darurat yang terjadi di ketiga wilayah tersebut.

Lewat aksi kemanusiaan bertajuk “Imipas Peduli” itu, Kementerian Imipas menyalurkan 20 ton beras, 1.500 pasang pakaian dalam perempuan, dan 3.120 pembalut.

Kemudian, ada 3.000 diaper anak, 9.200 kaleng susu, 2.660 kaleng sarden, 1.000 dus mi instan, dan 2.000 kaleng biskuit.

Bantuan tersebut akan disalurkan secara terkoordinasi kepada keluarga pegawai dan masyarakat yang terdampak langsung.

Menteri Imipas Agus Andrianto mengatakan, negara perlu hadir dalam kondisi darurat.

Menurutnya, dukungan kemanusiaan harus menjadi prioritas utama, terutama menyangkut keselamatan warga di wilayah rawan bencana.

"Sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto, kami turut prihatin dan punya kewajiban sosial untuk berkontribusi membantu meringankan penderitaan teman-teman kita yang sampai saat ini mungkin masih ada yang belum mendapatkan bantuan," ujarnya dalam siaran pers, yang diterima Fast Respon, Jumat.

Dalam pengiriman, Kementerian Imipas bekerja sama dengan TNI Angkatan Laut (AL).

Seluruh logistik diserahkan ke Komando Lintas Laut Militer Tanjung Priok, Jakarta, dan akan diberangkatkan menggunakan KRI Banda Aceh 593. Kementerian Imipas berharap, bantuan tersebut dapat mempercepat pemulihan dan mengembalikan stabilitas kehidupan masyarakat terdampak.

IMG-20251204-WA0060

Bersama UNESCO, Bupati Ipuk Paparkan Ijen Golden Route di Indonesia’s Geopark Leader Forum

JAKARTA || jejakindonesia.id - Perkembangan Geopark Ijen yang telah menjadi perhatian dunia, membuat Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani diminta untuk menjadi pembicara dan memaparkan berbagai program Geopark Ijen, di Indonesia's Geopark Leader Forum: Building Knowledge for Indonesia's Geopark Development, di Kementerian Bappenas, Rabu (3/12/2025).

Dalam forum tersebut, Ipuk menjadi pembicara bersama Dr. Özlem Adiyaman Lopes, Programme Specialist, International Geoscience and Geoparks Programme, UNESCO; Prof. Dr. Michael Goutama, Penasihat Menteri PPN/Bappenas/Ketua KADIN Komite Singapore; Leonardo A. A. Teguh Sambodo, Deputi Bidang Pangan, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup. Kementerian PPN/Bappenas, serta Lalu Muhammad Iqbal, Gubernur Nusa Tenggara Barat.

Ipuk mengatakan meski kawasan Geopark tidak semua kewenangan pemerintah daerah, melainkan banyak yang berada di wilayah Kementerian dan BKSDA, namun Banyuwangi berupaya mencari manfaat bagaimana keberadaan Geopark Ijen berdampak pada kesejahteraan masyarakat Banyuwangi.

"Kami jadikan Geopark Ijen promosi. Kami buat beragam event sport tourism dan seni budaya, agar masyarakat Banyuwangi mendapat manfaat dari Geopark Ijen," kata Ipuk.

Banyuwangi menggelar beragam sport tourism bahkan berskala internasional seperti Tour dr Banyuwangi Ijen, Ijen Geopark Downhilll, Ijen Green Trail Run, serta beragam atraksi seni budaya seperti Jazz Gunung Ijen, Musik Tepi Sawah, dan beragam event lainnya.

Bahkan untuk mengenalkan lebih luas keelokan kawasan Ijen, Ipuk telah meluncurkan program Ijen Golden Route.

Program ini mengolaborasikan seluruh potensi yang ada Ijen. Menelusuri destinasi wisata hidden gem di kawasan kaki Gunung Ijen yang ada dan dikelola masyarakat Banyuwangi .

Ada beragam destinasi yang terangkum dalam Ijen Golden Route. Mulai dari aneka wisata alam, kuliner lokal, cafe yang instagramble, hingga tempat staycation yang keren hingga yang etnik, memadukan keindahan alam dan keluhuran budaya. Banyuwangi juga menggandeng seniman dan budayawan di berbagai atraksi wisata.

"Semua kita berdayakan dan kolaborasikan. Program ini bertujuan agar pelaku wisata, UMKM, seniman, budayawan, dan masyarakat Banyuwangi mendapat manfaat dari Ijen," kata Ipuk.

Bahkan berkat beragam program tersebut, Desa Adat Osing Kemiren yang juga merupakan salah satu kawasan Geopark Ijen, ditetapkan menjadi bagian Jaringan Desa Wisata Terbaik Dunia, The Best Tourism Villages Upgrade Programme 2025, oleh United Nations Tourism (UN Tourism) - Badan Pariwisata PBB.

Apa yang dilakukan Banyuwangi diapresiasi Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal. Menurutnya Banyuwangi mampu mengelola potensi untuk kesejahteraan masyarakatnya.

"Saya tahu betul tentang Banyuwangi karena ibu saya orang Pasuruan, jadi saya mengerti tentang Jawa Timur. Saya tahu Banyuwangi yang dulunya daerah miskin, kini justru menjadi daerah dengan angka kemiskinan terendah di Jawa Timur," kata Lalu.

Untuk itu Lalu yang baru 9 bulan menjabat sebagai gubernur, berharap bisa mengikuti jejak Banyuwangi.

Mendengar paparan Bupati Ipuk, Prof Gautama mengapresiasi apa yang dilakukan Banyuwangi selama ini. "Welldone. Selamat buat Banyuwangi. Seharusnya ini bisa menjadi yang terbaik di dunia," kata Prof. Gautama. (*)

IMG-20251204-WA0059

Populerkan Geopark Ijen ke Dunia Internasional, Bappenas-Kemendagri Apresiasi Banyuwangi

JAKARTA || jejakindonesia.id - Berbagai upaya Banyuwangi mempopulerkan Geopark Ijen ke dunia internasional mendapat apresiasi dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Upaya Banyuwangi dalam menggagas dan mempopulerkan Geopark Ijen diawali sejak periode Bupati Abdullah Azwar Anas hingga saat ini dilanjutkan oleh Ipuk Fiestiandani. Bahkan Bappenas memberikan penghargaan khusus Rahayuning Bhumi Award kepada Bupati Banyuwangi periode 2010 - 2020, Abdullah Azwar Anas.

Penghargaan tersebut diberikan karena berbagai upayanya, mulai dari menggagas Geopark Ijen, memperjuangkanya masuk dalam jaringan Geopark Nasional, hingga akhirnya bergabung dalam ke jaringan Geopark Nasional akhirnya masuk dalam jaringan UNESCO Global Geopark (UGG), hingga populer di dunia internasional.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Bappenas Prof. Rachmat Pambudy, dan turut hadir Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dalam Indonesia's Geopark Leader Forum: Building Knowledge for Indonesia's Geopark Development, di Kementerian Bappenas, Rabu (3/12/2025).

Dalam forum tersebut juga dihadiri oleh perwakilan UNESCO,15 Gubernur dan 49 Walikota/Bupati yang memiliki Geopark, Kementerian/Lembaga yang tergabung dalam Komite Nasional Geopark Indonesia (KNGI), serta pemangku kepentingan pengembangan Geopark Indonesia.

"Apa yang dilakukan Banyuwangi membuat Geopark Ijen populer dan banyak dikenal di dunia internasional," kata Tito.

Tito mengatakan Banyuwangi sejak era kepemimpinan Bupati Anas hingga saat ini sangat serius dalam mengurus Geopark Ijen. "Sampai hari ini sangat banyak kegiatan yang dibuat Banyuwangi untuk mempopulerkan Geopark Ijen, yang selain membuat Ijen dikenal juga berdampak pada ekonomi masyarakatnya," kata Tito.

Beragam event sport tourism internasional seperti Tour dr Banyuwangi Ijen, Ijen Trail Run, Internasional Downhill, serta berbagai event seni budaya, rutin dilakukan Banyuwangi untuk memperkenalkan Geopark Ijen.

"Seperti Banyuwangi inilah yang kami harapkan dari kepala daerah. Punya kepedulian pada Geopark," tambah Tito.

Dengan beragam upaya Banyuwangi itu menurut Tito membuat dunia internasional penasaran hingga akhirnya banyak wisatawan hingga ilmuwan dan peneliti datang ke Banyuwangi.

Menteri Bappenas Rachmat Pambudy mengatakan Indonesia merupakan tiga besar negara terbanyak yang masuk jaringan UGG. Indonesia memiliki 12 Geopark yang masuk dalam 241 Geopark yang masuk UGG dari 51 negara.

"Karena itu peran kepala daerah dalam mengembangkan dan meningkatkan kualitas Geopark sangat penting," kata Rahmat.

Salah satunya pengelolaan destinasi alam dan buatan yang berkelanjutan, pengelolaan pusat edukasi berbasis alam dan budaya melalui gerakan kolaboratif mufti-pihak.

Dalam forum tersebut Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani berkesempatan memaparkan perjalanan Geopark Ijen, dan apa yang dilakukan selama ini.

Menurut Ipuk meski banyak kewenangan di Geopark Ijen bukan kewenangan Pemkab Banyuwangi namun dari BKSDA, namun bagaimana memanfaatkan Geopark Ijen untuk kesejahteraan masyarakat Banyuwangi.

"Itulah yang membuat kami menggelar banyak event baik sport tourism maupun even seni budaya di Geopark Ijen, agar masyarakat mendapatkan manfaat Geopark Ijen," kata Ipuk.

Apa yang dilakukan Banyuwangi tersebut membuat kunjungan wisatawan terus meningkat dari tahun ke tahun, yang dampak ekonominya dirasakan masyarakat Banyuwangi. Hasilnya angka kemiskinan Banyuwangi dari 8 persen saat pandemi Civis-19, turun menjadi 6,13 saat ini. (*)

IMG-20251127-WA0013

Raih TPID Terbaik, Bupati Ipuk Paparkan Program Pengendalian Inflasi di High Level Meeting Jatim

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Kabupaten Banyuwangi meraih Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) berkinerja terbaik kategori Pelaksana Program Peningkatan Produktivitas Off Farm Terinovatif 2025, Jawa Timur.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, dalam forum High Level Meeting (HLM) TPID, TP2DD, dan TP2ED se-Jawa Timur, di Surabaya, Selasa (25/11/2025).

“Terima kasih kepada Ibu Gubernur yang terus memberikan support terhadap berbagai program yang dijalankan Banyuwangi,” ujar Ipuk.

Dalam forum tersebut, Ipuk juga diberi kesempatan memaparkan upaya Banyuwangi menjaga iklim inflasi.

Ipuk mengatakan terjaganya inflasi di Banyuwangi berkat kekompakan seluruh stakeholder.

“Kami terus berkoordinasi dengan mitra kami yang tergabung dalam tim teknis TPID seperti Bank Indonesia, Bulog, TNI-Polri, BPS, hingga Badan Pangan Nasional (BPN), untuk menjaga inflasi tetap stabil,” kata Ipuk.

Ipuk juga menjelaskan sejumlah program untuk pengendalian inflasi daerah. Salah satunya Eko-Sunwangi (Ekosistem Sun Rice of Java Banyuwangi). Program ini menghubungkan pengendalian inflasi dan penyediaan pangan kaya nutrisi bagi masyarakat.

Eko-Sunwangi mengaktualisasikan inovasi Balance Solution (reduktan pupuk dan pembenahan tanah) lewat teknologi PPAI (Plant and Soil Health, Productivity, Assistance, and Innovation) melalui kolaborasi Pemkab Banyuwangi, PT PAI (Pandawa Agri Indonesia), Danone Banyuwangi, Perum Bulog, IPB University, dan kelompok tani.

Teknologi tersebut menekan penggunaan pupuk kimia, memperbaiki ekosistem tanah, dan menghasilkan varietas padi biofortifikasi seperti Inpari IR Nutri Zinc, IPB 9G, serta IPB 15S, dengan produk beras “Sun Rice of Java” yang kaya nutrisi.

“Pemanfaatannya terbukti meningkatkan produktivitas panen dari 10 persen hingga 15 persen. Meningkat dari 788.704 ton pada 2023 menjadi 749.783 ton pada 2024. Inovasi ini juga menekan biaya produksi petani,” terang Ipuk.

Selain itu Banyuwangi juga menjalankan pengendalian inflasi melalui monev pasokan pangan, stabilisasi harga pasar, pasar murah, dan Gerakan Pangan Murah bersama Bulog, Bank Indonesia, gapoktan, asosiasi petani, serta mitra lainnya.

“Alhamdulillah berkat kerja sama seluruh pihak, pada Oktober, Banyuwangi mencatatkan inflasi bulanan (month to month) sebesar 0,22 persen. Lebih rendah dari nasional dan provinsi,” kata Ipuk.

Sementara Gubernur Khofifah mengapresiasi program-program pengendalian inflasi daerah. Menurut Khofifah, forum High Level Meeting ini menjadi tekad bersama-sama untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif di Jatim.

"Terima kasih atas atensi para bupati/walikota. Dari forum ini, penting untuk kita petakan bersama, bagaimana meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pertumbuhan ekonomi yang inklusif, sehingga makin tumbuh dan mengurangi angka pengangguran terbuka di daerah kita masing-masing," kata Khofifah. (*)

error: Content is protected !!