Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Berita

LHOKSUKON || Jejak-indonesia.id – Polres Aceh Utara menggelar latihan menembak bagi personelnya di Lapangan Tembak Yon B Pelopor Sat Brimob Polda Aceh, Kamis (11/6/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan, keterampilan, serta profesionalisme anggota dalam penggunaan senjata api guna menunjang pelaksanaan tugas kepolisian di lapangan.

Latihan menembak tersebut diikuti oleh 74 personel Polres Aceh Utara, termasuk Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan tetap mengedepankan prosedur keselamatan dan disiplin penggunaan senjata api.

Kegiatan ini mendapat pendampingan dan pengawasan langsung dari instruktur Yon B Pelopor Sat Brimob Polda Aceh yang memberikan arahan teknis terkait teknik menembak, penguasaan senjata, serta standar keselamatan selama latihan berlangsung.

Kasi Humas Polres Aceh Utara, AKP Bambang, mengatakan bahwa latihan menembak merupakan kegiatan rutin yang penting untuk menjaga dan meningkatkan kemampuan personel dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.

“Latihan menembak ini merupakan bagian dari pembinaan kemampuan personel Polri. Selain untuk mengasah keterampilan menggunakan senjata api, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan disiplin, ketelitian, dan profesionalisme anggota dalam menjalankan tugas,” ujar AKP Bambang.

Ia menambahkan, kemampuan penggunaan senjata api harus terus diasah secara berkala agar setiap personel mampu bertindak secara tepat, terukur, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Melalui latihan yang dilaksanakan secara berkala dan dibimbing langsung oleh instruktur yang kompeten, diharapkan seluruh personel semakin siap dalam menghadapi berbagai tantangan tugas di lapangan serta mampu memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.

MEDAN || Jejak-indonesia.id – Satuan Brimob Polda Sumatera Utara menunjukkan kesiapan penuh dalam mendukung pengamanan ajang internasional Piala AFF U-19 ASEAN Toba 2026 yang berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara dan sejumlah titik pengamanan lainnya, Kamis (11/6/2026).

Kesiapsiagaan personel diawali dengan apel gabungan pengamanan di Stadion Utama Sumatera Utara, Batang Kuis, yang dipimpin Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si. Apel tersebut menjadi bentuk pengecekan akhir terhadap seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan pertandingan internasional tersebut.

Selanjutnya, apel kesiapsiagaan personel Brimob dipimpin Danyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumut selaku Kasubsatgas PHH, Kompol Muktar Iswanto Kadoli, S.I.K., M.H., guna memastikan kesiapan personel, perlengkapan, kendaraan operasional, serta pola pengamanan berjalan optimal dan terkoordinasi.

Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama pertandingan berlangsung, personel Subsatgas SPP (Satuan Penindak Perusuh) yang dipimpin Wadanyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumut selaku Kasubsatgas SPP, Kompol Abdul Holid, S.Sos., M.H., turut disiagakan di lokasi pengamanan.

Untuk memperkuat koordinasi dan pemahaman tugas di lapangan, personel Brimob juga mengikuti Tactical Floor Game (TFG) yang dipimpin Kabag Ops Polresta Deli Serdang, Kompol M. Amdi. Kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi serta strategi pengamanan guna memastikan seluruh tahapan pertandingan berjalan aman dan kondusif.

Tidak hanya berfokus pada pengamanan stadion, personel Satuan Brimob Polda Sumut juga melaksanakan pengamanan kegiatan penukaran tiket semifinal antara Timnas Indonesia melawan Timnas Australia yang berlangsung di kawasan Perumahan Citraland Batang Kuis.

Dalam kegiatan tersebut, Komandan Kompi 2 Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumut, AKP Alwi Budi Utomo, turun langsung melakukan pengecekan dan pengawasan terhadap personel untuk memastikan seluruh rangkaian penukaran tiket berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Kehadiran personel Brimob di lokasi menjadi bagian dari upaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat serta para suporter. Personel tampak sigap melakukan pengaturan situasi, pengawasan antrean, hingga pengamanan di sekitar area kegiatan guna menjaga kondisi tetap kondusif.

Hingga saat ini, proses penukaran tiket telah mencapai sekitar 7.000 gelang dan berlangsung tanpa kendala maupun gangguan kamtibmas. Arus lalu lintas di sekitar lokasi juga terpantau lancar sehingga aktivitas masyarakat tetap berjalan normal.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, S.I.K., menegaskan bahwa Polda Sumut telah menyiapkan pengamanan secara maksimal untuk memastikan seluruh rangkaian Piala AFF U-19 ASEAN Toba 2026 berjalan aman, tertib, dan sukses.

“Polda Sumut berkomitmen memberikan pengamanan terbaik pada setiap tahapan kegiatan, mulai dari penukaran tiket, kedatangan tim, pertandingan hingga kepulangan penonton. Seluruh personel yang terlibat telah dibekali pola pengamanan yang terukur dan profesional agar masyarakat maupun suporter dapat menikmati pertandingan dengan aman dan nyaman,” ujar Kombes Pol Ferry Walintukan.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat dan suporter untuk bersama-sama menjaga ketertiban selama berlangsungnya turnamen serta mematuhi aturan yang berlaku di area stadion.

Dengan semangat “Brimob Untuk Nusa dan Bangsa”, Satuan Brimob Polda Sumut terus menunjukkan dedikasi, kesiapsiagaan, dan profesionalisme dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan Piala AFF U-19 ASEAN Toba 2026 di Sumatera Utara, sekaligus memastikan situasi keamanan tetap terjaga sepanjang perhelatan sepak bola internasional tersebut.

SERANG || Jejak-indonesia.id – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Banten melalui Ditreskrimum Polda Banten menggelar bakti sosial dan bakti kesehatan berupa pemeriksaan kesehatan dan pemberian obat gratis kepada masyarakat, bertempat di Kampung Sukadana, Kecamatan Kasemen, Kota Serang pada Kamis (11/06).

Dalam kesempatannya, Dirreskrimum Polda Banten Kombes Pol Dian Setyawan menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial dan bakti kesehatan merupakan salah satu rangkaian kegiatan sosial yang dilaksanakan Polda Banten dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80.

“Pada kegiatan ini kami juga menyalurkan 100 paket bantuan sosial kepada masyarakat Kampung Sukadana, Kecamatan Kasemen, Kota Serang sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat,” ujarnya.

Selanjutnya, Kombes Pol Dian Setyawan mengatakan bahwa masyarakat yang hadir mendapatkan berbagai layanan kesehatan.

“Mulai dari pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi medis, pengecekan tekanan darah, serta obat-obatan yang diberikan sesuai hasil pemeriksaan oleh Tim Biddokes Polda Banten,” katanya.

Diakhir, Dirreskrimum Polda Banten Kombes Pol Dian Setyawan berharap kehadiran Polri dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

“Tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui aksi sosial dan pelayanan kesehatan menjelang Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026,” tutupnya (Bidhumas).

SERANG || Jejak-indonesia.id – Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap perlindungan perempuan dan anak, Polda Banten melalui Ditreskrimum Polda Banten menggelar sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak serta tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kampung Sukadana, Kecamatan Kasemen, Kota Serang pada Kamis (11/06).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Banten AKBP Irene Missy, Kapolsek Kasemen Iptu Ahmad Nasihin, perwakilan BP3MI, Komnas Anak, serta masyarakat Kampung Sukadana.

Dalam kesempatan tersebut, Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Banten AKBP Irene Missy menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya perlindungan terhadap perempuan dan anak dari berbagai bentuk kejahatan.

“Melalui kegiatan ini kami memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih memahami bentuk-bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak serta tindak pidana perdagangan orang. Dengan pemahaman yang baik, diharapkan masyarakat dapat lebih waspada dan ikut berperan dalam pencegahannya,” ujarnya.

Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Banten AKBP Irene Missy menjelaskan bahwa perempuan dan anak masih menjadi kelompok yang rentan menjadi korban tindak kejahatan yang dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Peran keluarga dan lingkungan sangat penting dalam memberikan perlindungan. Pengawasan dan perhatian terhadap anak harus terus ditingkatkan agar mereka tidak mudah menjadi korban maupun sasaran pelaku kejahatan,” jelasnya.

Diakhir, AKBP Irene Missy berharap masyarakat semakin paham pentingnya perlindungan terhadap perempuan dan anak.

“Sehingga dapat meminimalisir terjadinya tindak pidana kekerasan maupun perdagangan orang di lingkungan masyarakat,” tutupnya (Bidhumas).

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi menunjukkan komitmen nyata dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Melalui kolaborasi sinergis dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Lapas Banyuwangi menerjunkan langsung sejumlah warga binaan untuk berpartisipasi aktif dalam program bedah rumah bagi warga kurang mampu.

Aksi kemanusiaan ini menyasar kediaman Ibu Musriah yang berlokasi di Kelurahan Pakis, Kecamatan Banyuwangi. Lokasi ini sengaja dipilih karena berada di wilayah yang sama dengan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Paswangi milik Lapas. Tidak hanya memberikan bantuan material, para warga binaan juga bergotong-royong menjadi tenaga pelaksana dalam proses pembangunan fisik rumah tersebut.

Kepala Lapas Banyuwangi, Solichin, turun langsung memimpin sekaligus mengawasi jalannya kegiatan bedah rumah tersebut. Ia menegaskan bahwa program ini merupakan representasi dari kepedulian pemasyarakatan, khususnya Lapas Banyuwangi, terhadap kondisi sosial masyarakat sekitar.

“Program bedah rumah ini adalah wujud nyata kepedulian kami kepada masyarakat yang membutuhkan. Kami ingin kehadiran Lapas memberikan dampak langsung yang dapat dirasakan oleh lingkungan sekitar,” ujar Solichin di sela-sela kegiatan, Kamis (11/6).

Solichin menambahkan, keterlibatan dalam program ini juga menjadi bagian penting dari proses reintegrasi sosial bagi warga binaan. Melalui kerja bakti ini, diharapkan tumbuh nilai-nilai positif dalam diri mereka sebelum nantinya benar-benar kembali ke tengah masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya membawa manfaat fisik bagi penerima bantuan, tetapi juga mampu menumbuhkan semangat kepedulian dan jiwa gotong royong di dalam diri warga binaan. Ini adalah bekal berharga agar mereka menjadi pribadi yang lebih baik,” imbuhnya.

Langkah humanis Lapas Banyuwangi ini mendapat apresiasi tinggi dari pemerintah setempat. Lurah Pakis, Moch Farid Isnaini, yang turut hadir di lokasi, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian dan aksi nyata yang ditunjukkan oleh jajaran Lapas serta para warga binaan.

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas bantuan serta kepedulian dari Lapas Banyuwangi. Sinergi ini sangat membantu warga kami yang membutuhkan hunian yang lebih layak,” tutur Farid.

Sementara itu, suasana haru sekaligus bahagia menyelimuti Musriah selaku penerima manfaat. Rasa syukur yang mendalam tak mampu ia bendung saat melihat rumahnya mulai diperbaiki secara gotong royong.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada Lapas Banyuwangi dan Pemkab. Semoga kebaikan ini membawa berkah bagi kita semua,” ungkap Musriah dengan mata berkaca-kaca.

error: Content is protected !!