Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am
Beranda » Berita » Halaman 55

Berita

IMG-20260707-WA0012

Dari Pengabdian Menuju Podium Juara, Personel Polresta Banyuwangi Bawa Pulang Medali Emas Kapolri Cup 2026

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh personel Polresta Banyuwangi. Briptu Bintang Wiratama, anggota BA Sat Tahti Polresta Banyuwangi, berhasil meraih Medali Emas pada cabang olahraga karate kategori Kumite Perorangan -75 Kilogram dalam ajang Kapolri Cup 2026.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa personel Polri tidak hanya dituntut profesional dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, namun juga mampu menunjukkan kualitas, kemampuan, serta daya saing melalui prestasi di bidang olahraga.

Prestasi yang diraih Briptu Bintang Wiratama merupakan hasil dari proses latihan yang konsisten, disiplin, kerja keras, dan semangat pantang menyerah. Keberhasilan ini sekaligus menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Polresta Banyuwangi serta membawa nama baik kontingen Jawa Timur dalam ajang olahraga bergengsi tingkat nasional tersebut.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H. menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya atas capaian yang telah diraih oleh personelnya.

"Saya mengucapkan selamat dan apresiasi kepada Briptu Bintang Wiratama atas prestasi luar biasa yang berhasil dipersembahkan dalam Kejuaraan Kapolri Cup 2026. Raihan medali emas ini merupakan kebanggaan bagi Polresta Banyuwangi sekaligus menjadi bukti bahwa personel Polri mampu menorehkan prestasi di berbagai bidang melalui disiplin, kerja keras, dedikasi, dan semangat pantang menyerah," ujar Kapolresta Banyuwangi.

Kapolresta menambahkan bahwa prestasi tersebut diharapkan mampu menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus mengembangkan potensi diri, baik dalam pelaksanaan tugas kepolisian maupun di bidang olahraga, sehingga dapat memberikan kontribusi positif bagi institusi Polri.

"Prestasi bukan hanya tentang meraih kemenangan, tetapi juga mencerminkan karakter Bhayangkara yang tangguh, profesional, dan berintegritas. Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi seluruh anggota untuk terus meningkatkan kompetensi, menjaga kesehatan, menjunjung tinggi sportivitas, serta memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara," tambahnya.

Keberhasilan ini sekaligus menunjukkan komitmen Polri dalam mendukung pembinaan sumber daya manusia yang unggul melalui pengembangan minat dan bakat di bidang olahraga. Semangat kompetitif yang sehat diharapkan mampu membentuk personel yang semakin profesional, Presisi, dan siap menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan.

Dengan torehan prestasi tersebut, Polresta Banyuwangi berharap semangat juang, sportivitas, dan budaya berprestasi terus tumbuh di lingkungan kepolisian sebagai bagian dari upaya mewujudkan Polri yang semakin dicintai masyarakat. (*)

IMG-20260706-WA0074

Terpapar Grup Radikal TCC, Satgaswil Papua Barat dan Pemprov PBD Bergerak Cepat Selamatkan Anak-Anak

SORONG || Jejak-indonesia.id - Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Densus 88 Anti Teror Papua Barat bergerak cepat membentengi generasi muda dari bahaya laten media sosial. Dipimpin langsung oleh Kasatgaswil Papua Barat, Kombes Pol. Gede Suardana, S.Pd., M.M., bersama Kepala Dinas Sosial dan P3A Provinsi Papua Barat Daya, Dr. Anace Nauw, SH, MH, Tim Terpadu menggelar rapat konsolidasi krusial pada Senin (6/7/2026) pukul 10.00 WIT.

Rapat yang berlangsung di Kantor Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kota Sorong ini fokus pada penanganan teknis Anak Membutuhkan Perhatian Khusus (AMPK) yang terpapar grup radikal True Crime Community (TCC). Fenomena TCC menjadi ancaman nyata karena kerap menyebarkan konten kekerasan mendalam dan dijadikan alat rekrutmen oleh kelompok kriminal.

Sinergi Lintas Sektor dan Pemetaan Wilayah

Pertemuan strategis ini menghadirkan jajaran pimpinan Dinas Kesbangpol, Dinas Sosial, Dinas P3A, Dinas Pendidikan, serta Dinas Kominfo dari wilayah Kota Sorong dan Kabupaten Sorong.

Nantinya, penanganan AMPK akan diserahkan penuh kepada Dinas Sosial dan P3A Provinsi Papua Barat Daya. Guna memastikan langkah yang efektif, Tim Terpadu segera melakukan pemetaan wilayah tempat tinggal anak-anak tersebut. Pendampingan di lapangan akan dikawal langsung oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di tingkat kota dan kabupaten demi menyamakan standar operasional prosedur (SOP).

Wajib Humanis dan Libatkan Tokoh Agama

Kombes Pol. Gede Suardana menegaskan bahwa pendekatan hukum saja tidak cukup. Penanganan AMPK wajib mengedepankan mekanisme yang humanis dan persuasif agar tidak menimbulkan trauma sosial baru bagi anak.

"Kita harus melihat situasi lingkungan sekitar. Pendekatan harus menyentuh hati mereka, salah satunya dengan melibatkan tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat," ujar Kasatgaswil Papua Barat.

Selain pemulihan psikologis, anak-anak yang terpapar akan diberikan penguatan nilai-nilai kebangsaan, kebinekaan, serta pendidikan rohani yang intensif agar mereka menyadari bahwa tindakan kekerasan sangat dilarang oleh agama.

Alarm Keras Bagi Orang Tua

Merespons bebasnya konsumsi konten digital oleh anak-anak, Tim Terpadu mengeluarkan imbauan keras kepada para orang tua. Fenomena rekrutmen kelompok kriminal melalui media sosial saat ini sudah masuk tahap mengkhawatirkan.

Orang tua diminta tidak lengah dan wajib melakukan pengawasan ketat terhadap penggunaan ponsel (handphone) anak-anak mereka. Pengawasan yang konsisten diharapkan mampu memutus rantai doktrinasi negatif dan mencegah anak-anak melakukan tindakan di luar batas kewajaran.

IMG-20260706-WA0050

Beri Pengarahan di Lapas Banyuwangi, Kakanwil Kusnali Jabarkan Strategi Tiga Kunci Pemasyarakatan Aman

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur (Kakanwil Ditjenpas Jatim), Kusnali, memberikan pengarahan strategis kepada seluruh jajaran pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi, Senin (6/7).

Dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Sahardjo tersebut, Kusnali menjabarkan komitmen dan strategi Tiga Kunci Pemasyarakatan Aman sebagai fondasi utama dalam menjaga stabilitas dan integritas institusi.

Acara penguatan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) ini tidak hanya diikuti oleh internal Lapas Banyuwangi, tetapi juga turut dihadiri oleh Kepala Balai Pemasyarakatan (Kabapas) Jember dan Kepala Lapas (Kalapas) Lumajang beserta jajaran terkait.

Dalam arahannya, Kusnali menegaskan bahwa aspek keamanan dan ketertiban di dalam Lapas merupakan tanggung jawab bersamayang harus dijaga melalui tiga pilar utama yang dihimpun dalam Tiga Kunci Pemasyarakatan Aman.

"Kunci pertama untuk mewujudkan pemasyarakatan yang aman adalah menjaga kekompakan dan kebersamaan antarpetugas. Solidaritas dan komunikasi yang baik di internal adalah benteng pertama kita," ujar Kusnali.

Pilar kedua, lanjut Kusnali, adalah komitmen penuh untuk memberikan dan memenuhi hak-hak warga binaan secara transparan serta akuntabel, dengan tetap berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sedangkan kunci ketiga adalah menuntut setiap individu untuk melaksanakan tugasnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) secara benar, profesional, dan menjunjung tinggi integritas.

Lebih lanjut, Kusnali secara tegas mengajak seluruh pegawai untuk memiliki integritas yang tinggi. Ia meminta jajarannya aktif dalam melakukan pengamanan di area Lapas serta menjadi garda terdepan dalam melakukan pencegahan terhadap peredaran gelap narkoba.

"Tidak ada ruang bagi narkoba di lingkungan pemasyarakatan. Semua petugas wajib aktif melakukan pencegahan dini dan menjaga marwah institusi dengan integritas tanpa batas," tegasnya.

Selain Tiga Kunci Pemasyarakatan Aman, Kusnali juga menyampaikan pentingnya implementasi 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Menurutnya, program strategis tersebut harus berjalan tegak lurus karena sejalan dengan visi besar Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

Di akhir pengarahannya, Kakanwil memberikan apresiasi tinggi atas capaian kinerja dan pelaksanaan program aksi yang telah berjalan dengan sangat baik di Lapas Banyuwangi. Ia menilai, Lapas Banyuwangi telah menunjukkan progres nyata yang mencakup berbagai sektor krusial

"Kami sangat mengapresiasi Lapas Banyuwangi yang telah sukses menjalankan program aksi nyata, mulai dari pengembangan pembinaan UMKM bagi warga binaan, kontribusi nyata dalam program ketahanan pangan, hingga langkah tegas dan konsisten dalam pencegahan dan pemberantasan handphone serta narkoba," pungkas Kusnali.

IMG-20260706-WA0029

Rayakan HUT Bhayangkara ke-80, Ribuan Personel Polda Jabar Gelar Olahraga Bersama dan Panggung Hiburan

BANDUNG || Jejak-indonesia.id - Jajaran petinggi dan personel Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) memadati lapangan Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Gedebage, Kota Bandung, pada Minggu (5/7/2026). Ribuan personel berkumpul untuk menggelar olahraga bersama dalam suasana penuh semangat dan kebersamaan.

​Kegiatan strategis ini dipimpin langsung oleh Komjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. Turut mendampingi di lokasi, Kapolda Jabar Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., serta Wakapolda Jabar Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, S.I.K., M.Hum., M.S.M.

Selain Pejabat Utama (PJU) Polda Jabar, acara ini juga diikuti oleh personel dari seluruh Satuan Kerja (Satker) dan ibu-ibu Bhayangkari. Agenda ini menjadi momentum krusial untuk mempererat soliditas, sinergi, sekaligus menjaga kebugaran fisik seluruh keluarga besar Polri.

Puncak Kemeriahan Panggung Bhayangkara

Seusai memeras keringat dalam sesi olahraga, kemeriahan acara berlanjut ke Panggung Bhayangkara. Acara hiburan ini menjadi puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 di lingkungan Polda Jabar.

​Komjen Pol. Rudi Setiawan menyampaikan bahwa momentum puncak HUT Bhayangkara ke-80 ini harus menjadi pengingat bagi seluruh insan kepolisian.

​"Ini menjadi pengingat bagi seluruh insan Bhayangkara untuk terus menjaga semangat pengabdian, memperkuat kebersamaan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan profesionalisme dan integritas," ujar Komjen Pol. Dr. Rudi Setiawan.

​Komitmen Pelayanan Masyarakat Jawa Barat

Di lokasi yang sama, Kapolda Jabar Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto menegaskan bahwa kekompakan yang terbangun lewat olahraga ini membawa dampak positif bagi kinerja internal kepolisian.

​"Kebersamaan yang terjalin melalui kegiatan olahraga bersama ini menjadi energi positif untuk memperkuat soliditas internal, sehingga Polda Jabar semakin siap memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat Jawa Barat, " kata Kapolda.

​Senada dengan Kapolda, Wakapolda Jabar Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar menambahkan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental dalam menjalankan tugas kepolisian.

​"Semangat Bhayangkara harus diwujudkan melalui tubuh yang sehat, jiwa yang kuat, dan kekompakan yang terus terpelihara. Dengan kebersamaan, kita mampu menghadapi setiap tantangan tugas secara optimal, " ucapnya.

​Sebagai penutup, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H menyatakan bahwa ​Puncak peringatan HUT Bhayangkara ke-80 ini menjadi simbol kuatnya persatuan, kekompakan, dan dedikasi seluruh keluarga besar Polda Jabar dalam mewujudkan Polri yang presisi demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Jawa Barat.

IMG-20260706-WA0027

Polresta Banyuwangi Raih Juara 3 Sepak Bola Kapolda Cup IV Jawa Timur , Tunjukan Semangat Juang Hingga Akhir

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Kontingen sepak bola Polresta Banyuwangi berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara 3 Kapolda Cup IV Jawa Timur setelah melalui perjalanan panjang dan penuh perjuangan menghadapi tim-tim terbaik dari seluruh jajaran Polda Jawa Timur.

Perjalanan Polresta Banyuwangi dimulai pada babak penyisihan grup dengan catatan impresif, yakni tiga kali meraih kemenangan dan satu kali menelan kekalahan, sehingga berhasil mengamankan tiket ke babak 16 besar.

Di fase 16 besar, Polresta Banyuwangi menghadapi Polres Nganjuk. Pertandingan berlangsung sengit hingga waktu normal berakhir imbang dan harus ditentukan melalui babak adu penalti, di mana Polresta Banyuwangi tampil lebih tenang dan sukses memastikan langkah ke babak perempat final.

Pada babak 8 besar, Polresta Banyuwangi bertemu tim kuat Dit Samapta Polda Jatim. Dalam pertandingan yang berlangsung menarik, Polresta Banyuwangi berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor 3-2, sekaligus memastikan tempat di semifinal.

Langkah menuju partai puncak harus terhenti setelah pada babak semifinal Polresta Banyuwangi kalah tipis 1-2 dari Polres Malang Kabupaten. Meski demikian, semangat juang para pemain tidak surut.

Pada laga perebutan Juara 3 dan 4, Polresta Banyuwangi kembali menunjukkan mental juara dengan meraih kemenangan dan memastikan diri finis di peringkat ketiga Kapolda Cup IV Jawa Timur.

Prestasi ini menjadi bukti kerja keras, kekompakan, serta dedikasi seluruh pemain, pelatih, official, dan dukungan penuh dari pimpinan serta keluarga besar Polresta Banyuwangi.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas perjuangan seluruh tim.

"Alhamdulillah, pencapaian Juara 3 Kapolda Cup IV Jawa Timur merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, kekompakan, dan semangat pantang menyerah seluruh pemain serta official. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel yang telah membawa nama baik Polresta Banyuwangi. Prestasi ini bukan sekadar tentang kemenangan, tetapi menjadi bukti bahwa dengan soliditas, sportivitas, dan kebersamaan, kita mampu bersaing dengan yang terbaik. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus berprestasi, baik di bidang olahraga maupun dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat."

Keberhasilan meraih Juara 3 Kapolda Cup IV Jawa Timur diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh personel Polresta Banyuwangi untuk terus menjaga semangat kebersamaan, menjunjung tinggi sportivitas, serta mengharumkan nama institusi melalui berbagai prestasi di masa mendatang.(***)

error: Content is protected !!