Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am
Beranda » Berita » Halaman 273

Berita

IMG-20250807-WA0155

Jelang HUT RI Ke-80, Kakang Prabu Imbau Masyarakat Jaga Kehormatan Merah Putih

Purwakarta, Jejak - Indonesia.id | Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, tokoh nasionalis yang juga Pembina ASGAS RI sekaligus perwakilan Lembaga Kaluhuran Galuh Dinasty Pakuan Padjadjaran (KGPP) The Big of Family Nusantara, Ramlan Samsuri, atau yang akrab disapa Kakang Prabu, mengimbau masyarakat untuk menjaga kehormatan dan kesakralan Bendera Merah Putih sebagai simbol utama kemerdekaan bangsa.

Kakang Prabu menyoroti maraknya fenomena pengibaran bendera selain Merah Putih menjelang peringatan HUT RI. Menurutnya, tindakan tersebut bukan hanya keliru, tetapi juga mencederai nilai-nilai perjuangan para pahlawan.

> "Pengibaran bendera selain Merah Putih di momen sakral kemerdekaan adalah bentuk pelecehan terhadap perjuangan bangsa. Merah Putih bukan sekadar selembar kain, melainkan lambang kedaulatan, martabat, dan pengorbanan para pahlawan yang rela gugur demi kemerdekaan," tegas Kakang Prabu di kediamannya, Jalan KNPI, Kelurahan Ciseureuh, Kecamatan Purwakarta, Rabu (6/8/2025).

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan kritik terhadap pemerintah. Namun, ia mengingatkan agar kritik tersebut disampaikan melalui cara-cara yang sah dan tidak merusak simbol negara.

"Kalaupun ada kekecewaan terhadap pemerintah, sampaikanlah melalui jalur konstitusional. Bisa lewat unjuk rasa damai, media, maupun forum resmi yang dijamin oleh undang-undang. Jangan sampai bentuk ketidakpuasan justru melukai kehormatan negara," ujarnya.

Kakang Prabu juga mengajak seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda, untuk menjadikan momentum HUT RI ke-80 sebagai ajang refleksi kebangsaan dan memperkuat kembali semangat cinta tanah air.

> "Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya. Sudah sepatutnya kita menjaga kehormatan Merah Putih sebagai wujud penghargaan atas perjuangan mereka. Mari rayakan kemerdekaan ini dengan semangat persatuan dan nasionalisme yang utuh," ujarnya. (red)

IMG-20250807-WA0136

Bangga! Tujuh Siswa Smadatara Lolos Akmil, AAL, dan AAU: Prestasi Naik 125 Persen

Genteng, Banyuwangi, Jejak - Indonesia.id |  SMAN 2 Taruna Bhayangkara (Smadatara), yang berlokasi di Jalan Pandan, Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, kembali mengharumkan nama sekolah dengan mencetak prestasi membanggakan. Tahun ini, sebanyak tujuh siswa berhasil lolos ke perguruan tinggi kedinasan bergengsi, yakni Akademi Militer (AKMIL), Akademi Angkatan Laut (AAL), dan Akademi Angkatan Udara (AAU).

Adapun ketujuh siswa yang diterima adalah:

Muhammad Alvin Faiz Adzikra (TB2)

Farel Raditya Putra (TB3)

Ahmad Ainul Yaqin (TB3)

Afdi Ferdianta (TB1)

Fadli Akbar Hidayatullah (TB4)

Felix Maulana Susanto (TB4)

Muhammad Airlangga Dirgantara (TB4)

Sementara itu, Kepala Smadatara, H. Mujib, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian tahun ini.

“Alhamdulillah, tahun ini ada tujuh taruna dari Smadatara yang diterima di akademi militer. Dengan rincian, dua siswa lolos ke AKMIL (Akademi Militer), empat siswa ke AAL (Akademi Angkatan Laut), dan satu siswa berhasil masuk ke AAU (Akademi Angkatan Udara),” ujarnya Kamis (07/08/2025).

“AAU ini baru pertama kali berhasil ditembus. Tahun-tahun sebelumnya siswa kami hanya berhasil masuk AKMIL dan AAL. Ini capaian yang sangat kami syukuri.”

Capaian ini meningkat drastis dibanding tahun sebelumnya yang hanya meloloskan empat siswa. Artinya, terjadi peningkatan sebesar 125 persen dalam jumlah siswa yang berhasil menembus akademi kedinasan.

“Mudah-mudahan tahun depan jumlahnya bisa lebih banyak lagi. Target kami, minimal ada 10 siswa yang diterima di akademi militer,” tambah Mujib.

Ia juga menjelaskan bahwa kesuksesan ini tidak lepas dari strategi sekolah dalam membina dan membekali siswa sejak dini. Program kunjungan ke lembaga pendidikan kedinasan serta pembinaan intensif dalam bidang akademik, fisik, dan mental terus dioptimalkan.

“Kami mengimbau kepada para siswa agar mulai mempersiapkan diri sejak awal. Fokus pada seleksi akademik, psikologis, dan psikotest. Ketiganya sangat menentukan,” tegasnya.

“Dan jangan lupakan pentingnya menjaga kesehatan. Jika dokumen dan berkas sudah lengkap, maka yang diperiksa selanjutnya adalah kondisi fisik dan kesehatan secara keseluruhan,” ujarnya lagi.

Di akhir pernyataannya, Mujib berpesan kepada para siswa yang telah diterima agar membawa nama baik sekolah dan menjadi teladan selama masa pendidikan.

“Semua tahapan harus dipersiapkan dengan baik dan sungguh-sungguh. Banggakan orang tua, harumkan nama Smadatara, dan jadilah yang terbaik di setiap proses pendidikan,” pungkasnya.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa Smadatara terus berkomitmen mencetak generasi muda yang tangguh, disiplin, dan siap mengabdi untuk bangsa dan negara.

(Rdaksi)

IMG-20250807-WA0117

Ngantor di Desa, Bupati Ipuk Gelorakan Semangat Kemerdekaan ke Sekolah-sekolah

Banyuwangi, Jejak - Indonesia.id |  Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani kembali melaksanakan program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa). Kali ini, Ipuk berkantor di tiga desa di Kecamatan Glenmore. Di antaranya Desa Tulungrejo, Desa Sepanjang, dan Desa Tegalharjo, Kamis (7/8/2025). Dalam kesempatan itu, Ipuk menggelorakan semangat kemerdekaan di sekolah-sekolah.

Seperti di SDN 2 Tulungrejo, Ipuk lomba Agustusan bersama anak-anak. Terlihat anak-anak antusias mengikuti beragam lomba tradisional, seperti balap terompah, egrang bambu, dan memasukkan bendera ke dalam botol.

“Ini bagian menyemarakkan Hari Kemerdekaan, dan menggelorakan semangat nasionalisme. Lomba-lomba tradisional ala Agustusan penting untuk membangun karakter anak-anak,” kata Ipuk.

Ipuk berpesan agar peringatan kemerdekaan tidak hanya dirayakan dengan suka cita, tapi juga dijadikan momentum untuk menanamkan semangat belajar dan cinta tanah air.

“Kita ingin anak-anak punya semangat belajar, semangat berprestasi, dan semangat menggapai cita-cita. Saya minta kepada bapak ibu guru, anak-anak terus didampingi, dijaga, dan diberi pendidikan yang layak,” kata Ipuk.

Di sekolah itu, anak-anak juga mendapatkan layanan kesehatan gratis. Mereka diperiksa tinggi badan, berat badan, tekanan darah, status gizinya, pemeriksaan gigi dan skrining merokok.

“Kita lakukan skrining lengkap. Hasilnya sebagian besar sehat, meski ada beberapa yang gizinya masih kurang. Gizi kurang belum tentu stunting. Tindak lanjutnya kita dampingi dengan penyuluhan,” kata Christiana, Bidan Puskesmas Tulungrejo saat bertugas memeriksa siswa.

Selain layanan kesehatan, siswa juga diberikan wawasan kebangsaan dan edukasi kesiapsiagaan bencana. Petugas dari Pemadam Kebakaran (Damkar) mengajarkan cara memadamkan api menggunakan alat sederhana, sekaligus mengenalkan fungsi peralatan pemadam.

Perpustakaan Keliling milik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Banyuwangi turut hadir dalam kegiatan tersebut. Anak-anak diajak membaca buku dan difasilitasi untuk mendaftar sebagai anggota perpustakaan daerah. (red)

IMG-20250807-WA0109

Komisi III DPR Dukung Rotasi Polri: Penempatan Tepat, Kinerja Meningkat

Jakarta, Jejak - Indonesia.id | Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menyampaikan dukungannya terhadap keputusan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam melakukan rotasi dan promosi sejumlah perwira tinggi Polri. Ia menyebut langkah tersebut sebagai bentuk penyegaran yang dibutuhkan untuk meningkatkan kinerja organisasi.

“Rotasi ini bukan hanya bentuk penghargaan terhadap para perwira berprestasi, tapi juga penyegaran organisasi agar semakin maksimal mengayomi, melindungi, dan melayani masyarakat,” ujarnya, dilansir dari laman detik, Kamis (7/8/2025).

Beliau menilai rotasi ini mencerminkan prinsip the right man on the right place. “Kapolri telah menempatkan orang yang tepat di posisi yang tepat,” tambahnya.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu juga memuji penunjukan Komjen Dedi Prasetyo sebagai Wakapolri. “Prof Dedi Prasetyo sangat layak menjadi Wakapolri karena beliau sosok pemimpin yang tenang dan mengayomi,” jelasnya. Ia juga menilai Komjen Karyoto sangat layak sebagai Kabaharkam dan Komjen Syahardiantono pas sebagai Kabareskrim.

Habiburokhman menegaskan bahwa Komisi III DPR akan terus mendukung kinerja Polri, khususnya dalam aspek penegakan hukum dan pemeliharaan kamtibmas. “Sebagai mitra, kami siap terus melanjutkan kerja sama dengan Polri agar penegakan hukum dan keamanan semakin membaik dengan formasi baru ini. Kami yakin kinerja Polri akan semakin baik,” tutupnya. (red)

IMG-20250807-WA0112

Dedi Mulyadi Siap Bangun 5 Tol Raksasa di Jabar, Ini Daftar dan Manfaatnya

Bandung, Jejak - Indonesia.id | 6 Agustus 2025 — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengumumkan rencana pembangunan lima proyek jalan tol besar yang akan menjadi penghubung strategis antardaerah di wilayahnya. Proyek infrastruktur ini ditargetkan mulai konstruksi pada tahun 2026, dan menjadi bagian dari ambisi besar Dedi untuk mewujudkan Jawa Barat terkoneksi sepenuhnya pada 2027.

Dalam pernyataannya, Dedi menegaskan bahwa pembangunan jalan tol ini bukan sekadar proyek fisik, tetapi sebagai mesin penggerak ekonomi daerah. “Target saya di 2027 seluruh jalan di Jawa Barat—jalan nasional, jalan tol, jalan provinsi, jalan kabupaten, dan jalan desa—terkoneksi dengan baik, dalam keadaan mulus. Nanti itu akan melahirkan sirkulasi ekonomi,” tegas Dedi saat ditemui di Gedung Sate, Bandung.

Kelima proyek tol raksasa ini kini sedang dalam tahap persiapan, termasuk kajian teknis dan proses pembebasan lahan yang ditargetkan rampung pada akhir 2025.

Berikut daftar lengkap proyek tol yang akan dibangun:

1. Tol Dalam Kota Bandung
Tol layang dalam kota ini akan membentang dari Pasteur – PHH Mustofa – Ujungberung – Gede Bage – Cileunyi. Proyek ini diyakini akan menjadi solusi utama kemacetan di Kota Bandung dengan akses cepat ke berbagai pusat aktivitas kota.

2. Tol Pasteur–Lembang
Tol sepanjang 14–20 kilometer ini dirancang sebagai akses wisata dari pusat kota Bandung menuju kawasan Lembang. Dengan tol ini, waktu tempuh Bandung–Lembang diprediksi bisa dipangkas hingga 50 persen, mendukung sektor pariwisata di utara Bandung.

3. Tol Puncak (Caringin–Cianjur)
Jalur sepanjang 51,8 km ini akan menjadi penghubung strategis antara Caringin (Bogor) hingga Cianjur. Tol ini diharapkan mampu mengurai kemacetan akut di Jalur Puncak serta memperlancar mobilitas Bogor–Cipanas–Cugenang–Cianjur.

4. Tol Sukabumi–Cianjur–Padalarang
Tol sepanjang 45 km ini menjadi penghubung penting antara kawasan selatan Jawa Barat ke Bandung dan Jakarta, mengintegrasikan Tol Bocimi dan Tol Cipularang. Jalur ini akan mempermudah distribusi barang dan mendukung pertumbuhan logistik di wilayah selatan Jabar.

5. Tol Getaci (Gedebage–Tasikmalaya–Ciamis)
Proyek tol terpanjang di Jawa Barat ini diperkirakan membentang lebih dari 206 km. Tahap awal pembangunan akan dimulai dari Gedebage–Garut–Tasikmalaya sepanjang 95 km. Nilai investasinya mencapai Rp56,2 triliun. Tol ini menjadi jalur vital yang membuka konektivitas antara wilayah timur Jabar dengan pusat kota Bandung.

Dengan proyek infrastruktur masif ini, Dedi Mulyadi berharap seluruh lapisan masyarakat, dari kota hingga desa, bisa merasakan manfaat pembangunan, terutama dalam hal kelancaran mobilitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Infrastruktur itu bukan sekadar beton, tapi jalur kehidupan yang mempercepat kesejahteraan rakyat,” tutupnya. (red)

error: Content is protected !!