Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am
Beranda » Berita » Halaman 23

Berita

oplus_25165826

Pembangunan Irigasi Perpompaan KT Budidaya Capai 70 Persen, Petani Dusun Gebang Sari Harapkan J.U.T dan Sambungan Tersier

CILACAP || Jejak-indonesia.id – Proyek Kegiatan Konstruksi Irigasi Perpompaan yang dikelola oleh Kelompok Tani (KT) Budidaya di Desa Sidaurip, Kecamatan Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap, terus menunjukkan progres positif. Hingga Sabtu (01/08/2026), pengerjaan fisik proyek tersebut dicatat telah mendekati 70 persen.

​Kedatangan awak media Rival beserta tim di lokasi proyek disambut hangat dan baik oleh Ketua Kelompok Tani Budidaya, Bapak Taryo, bersama jajaran pengurus serta para pekerja di lapangan.

​Proyek infrastruktur pertanian ini berada di bawah naungan Kementerian Pertanian melalui Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian Kelas I Bandung. Berdasarkan data papan informasi di lokasi, pekerjaan ini didanai oleh APBN Kementerian Pertanian RI dengan anggaran sebesar Rp155.700.000,- (Seratus Lima Puluh Tujuh Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah), dengan target mencakup luas lahan oncoran seluas 10 hektar.

​Proyek dengan masa kerja 235 hari kalender ini telah dimulai sejak 11 Mei 2026 dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada 31 Desember 2026 mendatang.

​Di sela-sela peninjauan lokasi, Bapak Taryo menyampaikan apresiasinya atas bantuan infrastruktur dari pemerintah. Kendati demikian, ia juga menyampaikan aspirasi para petani, khususnya di Dusun Gebang Sari, agar kedepannya pemerintah dapat memprioritaskan pembangunan Jalan Usaha Tani (J.U.T) serta jaringan sambungan tersier.

​"Pembangunan infrastruktur seperti J.U.T dan sambungan tersier sangat kami harapkan keberadaannya di Dusun Gebang Sari. Hal ini penting untuk mempermudah akses mobilitas serta mempercepat proses pengangkutan hasil panen para petani," ujar Bapak Taryo saat ditemui di lokasi proyek, Sabtu (01/08/2026).

​Dengan pengerjaan irigasi perpompaan yang sudah berjalan lancar dan hampir rampung ini, masyarakat dan anggota kelompok tani setempat berharap produktivitas pertanian di Desa Sidaurip dapat meningkat pesat serta mendukung ketahanan pangan di wilayah Cilacap.
Pewarta: Rival r.d.k/ Tim

IMG-20260801-WA0031

Habiburokhman Apresiasi BNN Usai Bongkar Jaringan Ganja Gayo-Medan, Sita 93 Kg

JAKARTA || Jejak-indonesia.id - Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menyampaikan apresiasinya pada Badan Narkotika Nasional (BNN) RI di bawah kepemimpinan Komjen Pol Suyudi Ario Seto, yang baru saja membongkar jaringan peredaran gelap narkotika jenis ganja lintas provinsi Gayo-Medan di wilayah Sumatera Utara.

Dalam pengungkapan ini, tim gabungan BNN RI dan BNN Provinsi Sumatera Utara menangkap kurir beserta penerima barang melalui operasi penyamaran (*undercover buy*) di tiga lokasi di Kabupaten Deli Serdang. Dari operasi tersebut, BNN menyita sekitar 93 kilogram ganja dan masih mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap pemasok, bandar, serta pihak yang mengendalikan jaringan tersebut.

"Kami di Komisi III DPR RI memberikan penghormatan dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kepala BNN RI, Bapak Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, beserta seluruh tim gabungan Direktorat Intelijen BNN RI dan BNNP Sumatera Utara. Penangkapan kurir beserta penerima barang dengan barang bukti hampir 93 kilogram ganja ini adalah bukti nyata komitmen, ketangguhan, dan ketajaman intelijen BNN dalam melindungi generasi bangsa dari ancaman narkotika," ujar Habiburokhman dalam keterangan yang diterima, Sabtu (1/8).

Ia menilai, kepemimpinan Komjen Suyudi membawa energi baru yang responsif dan progresif dalam penegakan hukum tindak pidana narkotika. Keberhasilan menindak operasi terselubung (*undercover*) di tiga titik lokasi (TKP) di Kabupaten Deli Serdang menunjukkan koordinasi dan efektivitas lapangan yang sangat solid.

Lebih lanjut, Ketua Komisi III DPR RI menekankan beberapa poin penting:

1. Komisi III akan terus memberikan dukungan politik, anggaran, dan regulasi bagi BNN RI untuk memperkuat kapasitas intelijen serta penindakan di wilayah-wilayah rawan jalur peredaran narkoba.

2. Komisi III DPR juga mendorong BNN untuk tidak berhenti pada level kurir dan pemesan lokal, tetapi terus melakukan pengembangan (*deepening*) guna membongkar seluruh jaringan intelektual dan penyandang dana di balik jaringan Gayo-Medan tersebut.

3. Keberhasilan operasi ini mengirimkan pesan kuat kepada para bandar dan sindikat narkoba bahwa tidak ada ruang aman bagi peredaran gelap narkotika di Indonesia.

"Kerja keras BNN di lapangan bukan sekadar menyelamatkan ribuan nyawa dari bahaya narkoba, tetapi juga menegakkan kehormatan hukum negara. Kami di DPR RI akan terus berada di belakang BNN untuk memberantas kejahatan narkotika hingga ke akar-akarnya," pungkas Habiburokhman.

IMG-20260801-WA0029

Kapolda Riau Lepas Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi, Sasar 17 Desa di Wilayah 3T

PEKANBARU || Jejak-indonesia.id - Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan resmi melepas Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Tahun 2026 dalam apel kesiapan yang digelar di Mapolda Riau, Sabtu (1/8/2026).

Program yang menjadi implementasi arahan Presiden Prabowo Subianto agar negara hadir hingga titik terluar itu akan menjangkau 17 desa di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) sebagai upaya memperkuat persatuan, menjaga lingkungan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam amanatnya, Kapolda mengatakan Provinsi Riau memiliki posisi strategis karena memiliki wilayah pesisir, kepulauan, dan kawasan terluar yang menjadi bagian penting dari kedaulatan bangsa.

Karena itu, kehadiran Polri tidak hanya diwujudkan melalui pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga dengan mendengar aspirasi masyarakat, memahami kebutuhan mereka, serta menghadirkan solusi yang memberikan manfaat nyata.

“Ekspedisi Merah Putih Presisi merupakan wujud kehadiran negara hingga ke wilayah terluar. Fokus kita bukan memberi label pada suatu wilayah, melainkan memahami kondisi dan kebutuhan masyarakat agar setiap langkah yang diambil benar-benar memberikan manfaat,” kata Irjen Herry.

Mengusung tema “Merajut Kebersamaan, Menjaga Keberlanjutan,” Herry menegaskan ekspedisi menjadi momentum menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan melalui kolaborasi Polri, TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda, mahasiswa, nelayan, dan seluruh komponen bangsa.

Ia menginstruksikan seluruh personel agar membangun komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat, melakukan deteksi dini terhadap setiap potensi persoalan, serta hadir lebih awal untuk menyelesaikan berbagai permasalahan bersama masyarakat.

Menurut Kapolda, pengabdian kepada masyarakat juga harus diwujudkan melalui kepedulian terhadap lingkungan. Karena itu, Green Policing menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Ekspedisi Merah Putih Presisi, khususnya melalui restorasi kawasan mangrove di sepanjang pesisir Riau yang terus menghadapi ancaman abrasi.

“Kalau mangrove terus mengalami abrasi, wilayah NKRI juga akan terus menyusut. Karena itu kita harus bersama-sama mendukung restorasi mangrove. Pesan Bapak Presiden sangat jelas, ketika pohon berkurang maka kita harus menanam kembali. Menjaga alam berarti menjaga kehidupan generasi hari ini dan masa depan,” ujarnya.

Kapolda berharap ekspedisi tersebut mampu memperkuat hubungan Polri dengan masyarakat, menumbuhkan semangat kebangsaan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan wilayah terluar, sekaligus membangun kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan.

Ia juga mengingatkan seluruh personel agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, mengutamakan keselamatan, menjaga kehormatan institusi, dan menjadi wajah Polri yang melindungi, mengayomi, serta melayani masyarakat.

Sementara itu, Karo Ops Polda Riau Kombes Ino Harianto mengatakan, seluruh aspek operasional telah dipersiapkan agar pelaksanaan Ekspedisi Merah Putih Presisi berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran.

Kegiatan akan berlangsung secara bertahap hingga 17 Agustus 2026 dengan menyasar 17 desa di wilayah 3T yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Riau.

Menurut Ino, setiap tim akan melaksanakan tujuh kegiatan utama yang menjadi identitas Ekspedisi Merah Putih Presisi, yakni penanaman pohon dan mangrove, pembagian Bendera Merah Putih, penyerahan bantuan mesin ketinting, penyerahan sepeda motor bagi Polsek terluar, dialog bersama masyarakat, pembagian bantuan sosial, serta makan bersama sebagai sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Seluruh kegiatan tersebut dilaksanakan secara kolaboratif dengan TNI, pemerintah daerah, mahasiswa, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

“Kami ingin memastikan setiap tim tidak hanya menjalankan kegiatan seremonial, tetapi benar-benar hadir di tengah masyarakat, mengidentifikasi kebutuhan mereka, memberikan manfaat nyata, serta membawa semangat pelayanan dan kebersamaan. Itulah esensi Ekspedisi Merah Putih Presisi,” demikian Ino. []

IMG-20260801-WA0026

Pengurus Baru BPW PERADIN Jawa Timur Dilantik, Usung Profesionalisme dan Integritas Advokat

SURABAYA || Jejak-indonesia.id – Badan Pengurus Wilayah (BPW) Persatuan Advokat Indonesia (PERADIN) Jawa Timur masa bakti 2026–2029 resmi dilantik dalam prosesi yang berlangsung khidmat di Hotel Sahid Surabaya, Sabtu (1/8/2026). Pelantikan mengusung tema "Meningkatkan Profesionalitas dan Integritas Advokat" sebagai komitmen memperkuat kualitas profesi advokat sekaligus meningkatkan pelayanan hukum kepada masyarakat.

Pelantikan dilakukan oleh Sekretaris Jenderal Badan Pengurus Pusat (BPP) PERADIN, Dr. Hendrik E. Purnomo, S.H., M.H., yang mewakili Ketua Umum BPP PERADIN, Assoc. Prof. Dr. Firman Wijaya, S.H., M.H.

Acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars PERADIN, dilanjutkan dengan prosesi pelantikan Ketua BPW PERADIN Jawa Timur beserta jajaran pengurus periode 2026–2029.

Setelah pelantikan, seluruh pengurus membacakan ikrar organisasi, menandatangani berita acara pelantikan, menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan dan Pataka PERADIN, dilanjutkan sesi foto bersama serta doa penutup.

Ketua Umum Sampaikan Pesan Secara Virtual

Dalam sambutan yang disampaikan melalui Zoom, Ketua Umum BPP PERADIN, Assoc. Prof. Dr. Firman Wijaya, S.H., M.H., menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat hadir secara langsung. Ia menjelaskan sedang menjalankan tugas sebagai Ketua Perumus Rancangan Undang-Undang (RUU) Advokat sehingga pelantikan diwakilkan kepada Sekretaris Jenderal BPP PERADIN.

Firman mengucapkan selamat kepada Ketua BPW PERADIN Jawa Timur yang kembali dipercaya memimpin organisasi untuk periode 2026–2029. Ia berharap seluruh jajaran pengurus mampu menjaga soliditas organisasi, melaksanakan program kerja secara maksimal, serta terus meningkatkan profesionalisme advokat di Jawa Timur.

Perkuat Soliditas dan Pengabdian kepada Masyarakat

Mewakili Ketua Umum, Dr. Hendrik E. Purnomo, S.H., M.H., menegaskan bahwa BPW PERADIN Jawa Timur selama ini dikenal sebagai salah satu kepengurusan wilayah yang aktif dan solid.

Menurutnya, berbagai kegiatan yang telah dijalankan, mulai dari pendampingan hukum hingga edukasi kepada masyarakat, menjadi modal penting bagi kepengurusan baru untuk terus berkembang.

Ia berharap seluruh pengurus dapat menjaga kekompakan organisasi sekaligus meningkatkan pendidikan, pembinaan, dan kualitas profesi advokat agar mampu memberikan pelayanan hukum yang semakin profesional.

Bambang Rudiyanto Kembali Nahkodai PERADIN Jawa Timur

Ketua BPW PERADIN Jawa Timur, Drs. Ec. Bambang Rudiyanto, S.H., M.H., menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi pada periode kedua.

Ia mengatakan kepengurusan periode 2026–2029 telah menyiapkan sejumlah program strategis yang berorientasi pada peningkatan kualitas organisasi sekaligus pelayanan kepada masyarakat.

Program prioritas tersebut meliputi penyuluhan hukum hingga tingkat desa, perluasan pembentukan Badan Pengurus Cabang (BPC) PERADIN di berbagai daerah di Jawa Timur, serta peningkatan jumlah anggota organisasi.

Saat ini BPW PERADIN Jawa Timur memiliki 17 Badan Pengurus Cabang (BPC) dengan sekitar 720 anggota. Ke depan, organisasi menargetkan pembentukan cabang baru agar keberadaan PERADIN semakin merata di seluruh wilayah Jawa Timur.

Komitmen Edukasi Hukum dan Pencegahan Narkoba

Selain memperkuat profesi advokat, BPW PERADIN Jawa Timur juga berkomitmen melanjutkan program penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah.

Program tersebut dinilai penting sebagai bentuk kepedulian organisasi terhadap meningkatnya penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda. Melalui edukasi hukum dan penyuluhan yang berkelanjutan, PERADIN berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam membangun kesadaran hukum masyarakat sekaligus mendukung upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba sejak dini.

Dengan dilantiknya kepengurusan baru periode 2026–2029, BPW PERADIN Jawa Timur optimistis mampu memperkuat eksistensi organisasi, meningkatkan profesionalisme dan integritas advokat, serta menghadirkan peran yang lebih luas dalam memberikan edukasi hukum, pendampingan, dan pengabdian kepada masyarakat.

IMG-20260731-WA0079

Turun Langsung! Kapolres Simalungun Tinjau Lokasi Banjir Pasar Bawah, Pastikan Bansos dan Dapur Umum Segera Didirikan

SIMALUNGUN || Jejak-indonesia.id – Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., turun langsung meninjau lokasi banjir di Jalan HAR Syihab Pasar Bawah Serbalawan guna memastikan penanganan dan pemulihan pascabencana berjalan optimal bagi masyarakat yang terdampak.

Hal tersebut disampaikan Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba saat dikonfirmasi pada Jumat, 31 Juli 2026, sekira pukul 15.44 WIB. Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata Polri untuk masyarakat melalui program Polres Simalungun Polda Sumatera Utara yang Berintegritas dan Humanis dalam Melayani Masyarakat.

Kegiatan peninjauan berlangsung pada Jumat, 31 Juli 2026, pukul 09.00 WIB, di kawasan Pasar Bawah, Jalan HAR Syihab, Kelurahan Serbalawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar. Kapolres Simalungun tiba di lokasi didampingi Forkopimca Dolok Batu Nanggar dan langsung meninjau rumah-rumah warga yang terdampak banjir.

"Kapolres Simalungun melaksanakan komunikasi langsung dengan warga yang terdampak untuk mendengar keluhan dan kondisi di lapangan," ujar AKP Verry Purba.

Dari penjelasan warga, diketahui bahwa banjir di Sungai Sikam Pasar Bawah kerap terjadi apabila hujan turun lebih dari dua jam. Sungai tersebut merupakan aliran yang menampung air buangan dari kebun PT Bridgestone di Nagori Batu Silangit, yang saat ini tengah menjalani proses replanting di beberapa area. Bersama Camat Dolok Batu Nanggar, Kapolres kemudian memantau langsung kondisi sungai serta menelusuri faktor penyebab banjir guna merumuskan langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

"Kapolres bersama Kapolsek dan personel Polsek Dolok Batu Nanggar turut melaksanakan kerja bakti membersihkan sisa lumpur di Musala ATS Tsuwaibah Pasar Bawah," ucap AKP Verry Purba.

Selain itu, Kapolres Simalungun juga melakukan koordinasi dengan dinas terkait dan pihak Kecamatan Dolok Batu Nanggar untuk pelaksanaan bantuan sosial pascabanjir, serta berkoordinasi langsung dengan Bupati Simalungun terkait langkah-langkah lanjutan penanganan bencana.

Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah rumah warga yang terdampak banjir tercatat cukup signifikan, yakni 150 unit rumah di Kelurahan Serbalawan, 100 unit rumah di Nagori Dolok Kataran, dan 150 unit rumah di Nagori Dolok Meranggir I. Kabar baiknya, dalam bencana banjir yang melanda kawasan Pasar Bawah tersebut dipastikan tidak ada korban jiwa.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., Camat Dolok Batu Nanggar Siti Amninah Siregar, S.E., M.Si., Danramil 05 Serbalawan Kapten Cke BJ. Tamoubolon, Kapolsek Dolok Batu Nanggar IPTU Rido V. Pakpahan, S.Kom., M.H., Lurah Serbalawan Lasma E br Damanik, serta personel Sat Sabhara Polres Simalungun dan personel Polsek Dolok Batu Nanggar.

"Kapolres bersama Pejabat Utama dan personel meninjau langsung lokasi banjir sekaligus memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif pascabencana," ungkap AKP Verry Purba.

Ia menambahkan, pihak kepolisian turut berkoordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, BPBD, dan instansi terkait dalam percepatan pemulihan pascabanjir. Personel Polres Simalungun juga turut membantu proses pembersihan material lumpur dan sampah yang menutupi jalan serta rumah-rumah warga.

Setelah berkoordinasi dengan Bupati Simalungun, Pemkab melalui Dinas Sosial berencana memberikan bantuan sosial dengan mendirikan dapur umum yang rencananya akan ditempatkan di Kantor Lurah Serbalawan. Keberadaan dapur umum tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga terdampak, mengingat peralatan rumah tangga milik warga saat ini masih basah akibat terendam banjir.

"Dalam pendistribusian nasi bungkus nantinya, pihak Polres Simalungun dan Polsek Dolok Batu Nanggar siap mendampingi untuk memberikan rasa aman saat proses pembagian berlangsung," ujar AKP Verry Purba.

Ia menegaskan bahwa kegiatan peninjauan Kapolres Simalungun ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap bencana yang menimpa masyarakat. Hingga saat ini, personel Sat Sabhara, Sat Lantas Polres Simalungun, dan Polsek Dolok Batu Nanggar masih siaga di lokasi untuk melanjutkan pembersihan sisa-sisa banjir dan lumpur di rumah-rumah warga terdampak.

error: Content is protected !!