Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am
Beranda » Berita » Halaman 22

Berita

IMG-20260801-WA0060

Api Integritas Hoegeng Terus Menyala! Kapolri Bangun Generasi Polisi Teladan, Menteri Imipas Agus Andrianto: Ini Motivasi Besar bagi Seluruh Bhayangkara

JAKARTA || Jejak-indonesia.id – Semangat keteladanan Jenderal Hoegeng Iman Santoso kembali digaungkan dalam malam puncak Hoegeng Awards 2026. Ajang penghargaan bergengsi bagi anggota Polri berprestasi itu menjadi simbol kuat lahirnya sosok-sosok Bhayangkara berintegritas yang diharapkan mampu menjawab tantangan penegakan hukum di era modern.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto, yang juga pernah menjabat sebagai Wakapolri, menegaskan Hoegeng Awards bukan sekadar seremoni penghargaan, melainkan energi baru yang membangkitkan semangat pengabdian seluruh personel Polri di penjuru Indonesia.

Menurut Agus, penghargaan yang telah memasuki penyelenggaraan tahun kelima ini menjadi inspirasi nyata agar setiap anggota Polri terus mengedepankan integritas, profesionalisme, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Harapan saya, penghargaan ini menjadi motivasi besar bagi seluruh anggota Polri untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara," ungkap Agus usai menghadiri malam puncak Hoegeng Awards 2026 di Gedung The Tribrata, Jakarta Selatan, Jumat (31/7/2026).

Dalam kesempatan yang sama, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan pesan yang menyentuh. Ia mengaku bukan sosok Hoegeng, namun berkomitmen menjaga agar api semangat dan nilai-nilai luhur Jenderal Hoegeng terus hidup di tubuh Korps Bhayangkara.

"Saya bukanlah Hoegeng. Saya hanyalah orang yang menyalakan obor semangat tentang Hoegeng," ujar Kapolri di hadapan para tamu undangan.

Pernyataan tersebut disambut positif Agus Andrianto. Ia meyakini semangat yang terus dinyalakan Kapolri akan melahirkan semakin banyak polisi teladan yang bekerja dengan hati, menjunjung tinggi kejujuran, keberanian, serta mengutamakan kepentingan masyarakat di atas segalanya.

Hoegeng Awards 2026 sendiri merupakan kolaborasi antara detikcom dan Polri yang memberikan penghargaan kepada anggota Polri inspiratif dalam lima kategori, yakni Polisi Berdedikasi, Polisi Inovatif, Polisi Berintegritas, Polisi Pelindung Perempuan, Anak dan Kelompok Rentan, serta Polisi Tapal Batas dan Pedalaman.

Ribuan usulan masyarakat dari seluruh Indonesia menjadi bukti besarnya harapan publik terhadap hadirnya polisi-polisi teladan yang mampu menjadi wajah humanis sekaligus profesional bagi institusi Polri.

Adapun penerima Hoegeng Awards 2026 adalah Kombes Pol. Eko Budhi Purwono sebagai Polisi Berdedikasi, Brigadir Renita Rismayanti sebagai Polisi Inovatif, Kombes Pol. Norul Hidayat sebagai Polisi Berintegritas, AKP Siti Elminawati sebagai Polisi Pelindung Perempuan, Anak dan Kelompok Rentan, serta Iptu Motalip Litiloly sebagai Polisi Tapal Batas dan Pedalaman.

Melalui Hoegeng Awards, semangat keteladanan yang diwariskan Jenderal Hoegeng diharapkan terus menjadi nyala obor yang menerangi langkah Polri menuju institusi yang semakin profesional, modern, dipercaya, dan dicintai masyarakat.

IMG-20260801-WA0050

Targetkan Emas Asian Games 2026, Timnas BMX Indonesia Digembleng di Banyuwangi

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id - Tim nasional balap sepeda Indonesia nomor BMX terus meningkatkan intensitas latihan menjelang Asian Games Aichi-Nagoya 2026, di Jepang pada September mendatang. Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Tim Indonesia Cycling ini dilakukan di Sirkuit Internasional BMX Supercross Banyuwangi.

Ketua Kontingen (Chef de Mission/CdM) Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Todotua Pasaribu pun hadir langsung ke Banyuwangi untuk memotivasi serta memastikan kesiapan fisik dan mental para atlet balap sepeda Merah Putih.

Saat hadir di Banyuwangi pada Kamis (30/7/2026), Todo didampingi Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Indonesia Cycling Federation (ICF) Jadi Rajagukguk, Tim Analis Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Tim Analis dari Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), serta Pemkab Banyuwangi.

"Saya cukup takjub melihat tempat latihan BMX di Banyuwangi. Ini sudah sangat proper sekali. Treknya sangat mendukung untuk persiapan teman-teman atlet yang akan bertanding di Asian Games," kata Todo.

Selain itu, Todo menambahkan, keberadaan trex BMX di Banyuwangi jadi investasi jangka panjang dalam membina bibit-bibit unggul BMX Tanah Air, termasuk menyongsong gelaran SEA Games 2027 mendatang.

"Saya tadi ngobrol sama Pak Sekjen (ICF), latihan di sini bukan hanya untuk Asian Games saja, tetapi mempersiapkan bibit atlet BMX kita ke depan, dan juga bagian dari persiapan menuju SEA Games tahun depan," ungkap Todo.

Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat ICF, Jadi Rajagukguk menambahkan, Kemenpora menargetkan empat medali emas untuk tim cycling Indonesia. Satu emas di antaranya pada cabang sepeda nomor BMX.

"Namun, target dari federasi sendiri kami membidik lebih dari satu emas. Maka, mohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Indonesia agar tim cycling Indonesia memberikan yang terbaik di Asian Games," kata Jadi.

Untuk merealisasikan misi tersebut, ICF memusatkan tujuh Timnas BMX terbaiknya di Banyuwangi untuk berlatih ekstra. Sirkuit BMX Banyuwangi memiliki lintasan panjang track 465 meter, serta obstacle 4 high jump. Sirkuit ini juga dilengkapi dua start gate ketinggian 5 dan 8 meter, serta 7 line dan telah berstandar olimpiade.

Secara keseluruhan, kata Jadi, kontingen balap sepeda Indonesia berencana mengirim 21 atlet sepeda dan tujuh pelatih ke ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Sebagai bagian dari strategi mematangkan taktik dan mental bertanding, para penggawa BMX Indonesia juga terus digembleng lewat serangkaian uji coba (try out) internasional di luar negeri, mulai dari Australia, Jepang, hingga Malaysia.

"Kita harapkan dengan mengikuti try out single event di luar negeri ini bisa memberikan pengalaman, jam terbang mereka yang sudah biasa mengikuti kompetisi bersama atlet-atlet di tingkat Asia," tambahnya.

Di arena latihan, dua srikandi BMX Indonesia, Jasmine Azzahra Setyobudi dan sang peraih emas Asian Games sebelumnya, Amellya Nur Sifa, menegaskan kesiapannya untuk kembali mengibarkan bendera Merah Putih di podium tertinggi.

Kendati harus menjalani porsi latihan intensif hingga enam hari dalam seminggu, rasa lelah tak melunturkan fokus mereka. Jasmine mengungkapkan kondisi tim saat ini berada dalam motivasi tinggi, sementara Sifa menegaskan ambisinya untuk mempertahankan takhta juara.

"Persiapan sejauh ini sudah cukup matang, tinggal menjaga konsistensi performa. Target pribadi saya tentu ingin mempertahankan medali emas dan memberikan hasil luar biasa untuk Indonesia," tegas Sifa penuh percaya diri. (*)

IMG-20260801-WA0048

Uni Emirat Arab Tinjau Progres Pembangunan Pengolahan Sampah 3R di Banyuwangi

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Lembaga Clean Rivers dari Uni Emirat Arab (UEA) mendanai pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Kertosari. Memastikan pembangunannya berjalan dengan baik, mereka mengunjungi Banyuwangi untuk melihat progresnya.

Mereka bertemu langsung Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Pendopo Sabha Swagata, Banyuwangi, Rabu (29/7/2026). Di antaranya Pejabat Senior Menteri Perubahan Iklim dan Lingkungan Uni Emirat Arab Ahla Abdulmuhsen, Direktur Clean Rivers UEA Reinier Van Der Lely, Senior Manager Clean Rivers UEA Maryam Al Memari, Manager Clean Rivers UEA Aza Wee Sile.

Turut hadir Tenaga Ahli Ketahanan Pangan, Infrastruktur Pendukung Pertanian, dan Lingkungan Kemenko Pangan Guntur Priambodo, Director Systemiq Jason Edward Hale dan Manager Borealis Mari Kylmala.

"Kami telah bekerja sama baik pemkab dan Project STOP untuk menjalankan program transformasi persampahan Banyuwangi Hijau,” ujar Direktur Clean Rivers UEA Reinier Van Der Lely.

Saat ini Clean Rivers mendukung Program Banyuwangi Hijau Fase tiga dengan melakukan pembangunan fasilitas TPS3R di Kelurahan Kertosari, Kecamatan Banyuwangi. Pembangunan TPS3R ini dimulai pada awal bulan Juli lalu, dibangun di atas lahan seluas 1,5 hektare dan ditargetkan rampung dalam waktu 10 bulan.

TPS3R Kertosari fokus mengatasi persoalan persampahan di wilayah perkotaan agar dapat mengurangi volume sampah yang dikirim ke tempat pemrosesan akhir. TPS3R ini memiliki kapasitas pengolahan sekitar 50 ton sampah per hari dan akan melayani Kecamatan Banyuwangi serta wilayah sekitarnya.

“Kami sangat senang melihat semua kemajuannya. Saya baru saja ke sini enam bulan yang lalu dan perkembangannya sangat cepat. Peluncuran awal Tahap 3 sudah dimulai dan kami melihat persiapannya berjalan sangat baik,” lanjut Reinier.

Reinier juga mengunjungi fasilitas pengolahan sampah yang telah didirikan di Banyuuwangi sebelumnya. Seperti TPS3R Balak Songgon yang dibangun oleh Borealis dan pemerintahan Norwegia.

"Kami juga ingin melihat proses edukasi perubahan perilaku masyarakat dan proses pengumpulan sampahnya," terangnya.

Bupati Ipuk Fiestiandani mengatakan Banyuwangi merasa beruntung karena perjalanan menuju transformasi dalam pengelolaan sampah berkelanjutan mendapat dukungan banyak pihak. Kolaborasi Indonesia dan Uni Emirat Arab menjadi kemitraan strategis yang nyata.

“Kerjasama ini bukan hanya sebagai investasi bagi keberlanjutan lingkungan tapi juga bagi kesehatan generasi masa depan dan daya saing ekonomi daerah,” ujar Ipuk.

Program Pengelolaan Sampah Sirkular di Banyuwangi dimulai pada 2017 melalui Prject Stop yang ditandai Pembangunan TPS3R Tembokrejo, Muncar. Dilanjutkan Program Banyuwangi Hijau Fase 1 dengan pembangunan TPS3R Balak di Kecamatan Songgon. Keduanya didukung Pemerintah Norwegia.

Selanjutnya hadir Program Banyuwangi Hijau Fase 2 dengan Pembangunan TPS3R Karetan di Kecamatan Purwoharjo yang didukung Pemerintah Austria dan dalam tahap pembangunan. Kemudian Banyuwangi Hijau fase 3 dengan dukungan Clean Rivers UEA dengan pembangunan TPS3R Kertosari.

“Selain Program Banyuwangi Hijau, kami juga akan mendapatkan dukungan Pembangunan TPS3R Wongsorejo yang didanai Kementerian Pekerjaan Umum RI,” kata Ipuk. (***)

IMG-20260801-WA0047

Bupati Ipuk: Kompetisi Ajang Asah Percaya Diri Siswa

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengajak para pelajar untuk aktif mengikuti beragam kompetisi. Hal ini sebagai bagian dari memupuk rasa percaya diri anak.

Ajakan tersebut disampaikan Ipuk saat menghadiri kompetisi “English Speech Contest 2026” di MAN I Banyuwangi, Rabu (29/7/2026). Kompetisi yang diinisiasi oleh Jawa Pos Radar Banyuwangi tersebut diikuti sebanyak 87 peserta dari SMP dan MTs se-Banyuwangi.

Ipuk mengatakan, kompetisi bukan sekadar ajang meraih prestasi, melainkan menjadi sarana membangun karakter, melatih public speaking, berpikir kritis, serta berani menyampaikan gagasan.

“Berani mencoba adalah langkah awal menuju kesuksesan. Jangan pernah takut untuk tampil dan ikut semcam kompetisi ini. Melalui English Speech Contest ini, kalian bisa mengasah kemampuan komunikasi, memperkuat rasa percaya diri, sekaligus menunjukkan potensi terbaik yang kalian miliki,” tutur Ipuk.

Para siswa pun tampil all out dengan menampilkan kemampuannya Bahasa Inggris. Mereka wajib membawakan pidato dengan tema “Budaya dan Pariwisata Banyuwangi”.

Seperti yang dilakukan, Ilhamka Cahya Al Kholidi dari SMPN I Banyuwangi. Ia terlihat sangat percaya diri saat tampil. Dengan suara lantang, ia menceritakan secara detail dan menarik tentang keindahan destinasi Taman Nasional Alas Purwo, salah satu jujugan wisata unggulan di Banyuwangi yang telah ditetapkan sebagai cagar biosfer dunia oleh UNESCO.

Graceylla Alleynadyne Claudya dari SMPN 5 Banyuwangi juga tampil memukau dengan pidato bertema Endog-Endogan. Diikuti Nada Tazkia Milah dari SMPN 4 Banyuwangi yang menceritakan tentang pesona Gandrung Sewu. Disusul penampilan para finalis lainnya dengan tema-tema yang tak kalah menarik.

Direktur Jawa Pos Radar Banyuwangi, Samsudin Adlawi, menjelaskan para finalis tersebut akan dinilai berdasarkan 4 kategori. Yakni kemampuan berbahasa Inggris, penguasaan materi, teknik public speaking, serta kemampuan mempromosikan budaya dan pariwisata Banyuwangi.

“Ajang ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya fasih berbahasa Inggris, tetapi juga menjadi duta budaya banyuwangi di tingkat nasional maupun internasional,” kata dia.

Para finalis merupakan peserta yang berhasil menyisihkan 67 peserta lain dalam seleksi ketat terhadap 87 video pidato berbahasa Inggris yang masuk kepada panitia. Seluruh video peserta dinilai berdasarkan lima aspek utama, yakni kesesuaian isi, kemampuan berbahasa Inggris, pelafalan dan intonasi, kemampuan public speaking, serta kualitas teknis video. (*)

1785575226_7f6ec8a23d7c30767664

Amankan Dzikir dan Doa Kebangsaan di Monas, Polda Metro Jaya Kerahkan 3.269 Personel Gabungan

JAKARTA || Jejak-indonesia.id – Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polda Metro Jaya mengerahkan kekuatan sebanyak 3.269 personel gabungan guna menjaga keamanan dan kelancaran pelaksanaan kegiatan Dzikir dan Doa Kebangsaan di kawasan Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Sabtu (1/8).

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, menegaskan bahwa seluruh personel yang ditugaskan harus benar-benar memahami lingkup tugas di titik masing-masing, serta senantiasa mengutamakan pelayanan prima kepada masyarakat.

"Seluruh personel diwajibkan menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan penuh rasa tanggung jawab. Pastikan setiap lapisan pengamanan berjalan optimal, mencegah penumpukan massa, sehingga seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan rasa aman dan nyaman," ujar Reynold dalam keterangannya di Jakarta.

Kegiatan ini menjadi pembuka yang penuh makna dalam rangkaian perayaan kemerdekaan, dengan perkiraan kehadiran sekitar 100 ribu peserta serta dihadiri Presiden Republik Indonesia dan sejumlah pejabat tinggi negara.

Dalam penyelenggaraannya, pola pengamanan disusun secara matang melalui sistem empat lapis pengamanan, pengaturan ketat akses masuk peserta, jalur khusus VVIP, hingga pengelolaan area parkir dan titik penjemputan kendaraan. Koordinasi antarpihak di lapangan pun menjadi hal utama, terutama dalam mengatur arus kedatangan maupun kepulangan jamaah guna mencegah kepadatan.

Terkait pengaturan lalu lintas, bus pengangkut peserta diimbau untuk tidak berhenti terlalu lama di titik penurunan penumpang guna menghindari kemacetan. Sementara itu, petugas yang ditempatkan di lokasi parkir ditugaskan memastikan seluruh proses mobilisasi berjalan tertib dan lancar.

Reynold juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat yang akan hadir untuk senantiasa mematuhi petunjuk petugas, memanfaatkan lokasi parkir yang telah disiapkan, serta turut menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. "Mari kita jaga bersama agar situasi tetap aman, damai, dan kondusif," ajaknya.

Sementara itu, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono turut mengingatkan seluruh jajaran untuk memahami sepenuhnya penempatan tugas, menjaga kelancaran akses di pintu masuk, mengantisipasi kemacetan, serta tetap menjaga kesiagaan hingga rangkaian kegiatan berakhir sepenuhnya. Seluruh personel juga diminta tidak meninggalkan lokasi penugasan sebelum menerima perintah resmi dari pimpinan.

error: Content is protected !!