Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Berita

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menghadiri peringatan Hari Pendidikan Nasional yang digelar di Taman Blambangan, Sabtu (2/5). Kegiatan berlangsung khidmat melalui upacara yang diikuti jajaran pemerintah daerah, tenaga pendidik, serta pelajar.

Usai pelaksanaan upacara, Abdul Mu’ti menyempatkan diri berinteraksi dengan para guru dan tokoh pendidikan. Salah satunya dengan Ketua PGRI Banyuwangi, H. Sodik. Keduanya tampak berbincang hangat sekaligus mengabadikan momen kebersamaan.

Dalam kesempatan tersebut, Abdul Mu’ti menegaskan pentingnya peran guru sebagai ujung tombak pembangunan sumber daya manusia. Ia juga mendorong penguatan kualitas pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Pendidikan harus terus bergerak maju, dan peran guru menjadi kunci utama dalam mencetak generasi unggul,” ujarnya.

Peringatan Hardiknas tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan para pendidik dalam meningkatkan mutu pendidikan, khususnya di daerah.

Sementara itu, H. Sodik menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap dunia pendidikan di Banyuwangi. Ia berharap sinergi yang terjalin dapat terus ditingkatkan demi kesejahteraan guru dan kemajuan pendidikan.

Acara ditutup dengan ramah tamah serta sesi foto bersama, menandai komitmen bersama dalam memajukan pendidikan di Kabupaten Banyuwangi.**

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Rencana pembangunan jembatan di wilayah Kandang Lembu, yang melintasi Sungai Lembu, kini memasuki tahapan penting. Kepala Dinas PU CKPP Kabupaten Banyuwangi, H. Cahyanto Hendri Wahyudi, S.E., memastikan bahwa seluruh proses telah berjalan sesuai prosedur dan kini tengah memasuki tahap pengadaan barang dan jasa.

Hal tersebut disampaikan setelah dirinya bertemu dengan salah satu pihak yang menaruh perhatian terhadap proyek tersebut, yakni Mas Arifin. Dalam pertemuan tersebut, dibahas perkembangan terkini terkait rencana pembangunan jembatan yang dinilai sangat penting bagi akses masyarakat di wilayah Kandang Lembu.

Cahyanto menjelaskan bahwa proses review oleh Inspektorat telah selesai dilakukan. Tahapan ini menjadi bagian penting untuk memastikan bahwa perencanaan proyek telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta bebas dari potensi pelanggaran administrasi maupun teknis.

“Untuk jembatan Sungai Lembu, saat ini sudah selesai proses review dari Inspektorat. Sekarang kita masuk ke tahap pengadaan barang dan jasa,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa proses pengadaan dilakukan melalui mekanisme mini kompetisi (minikom) yang merupakan sistem langsung dari pemerintah pusat melalui Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Sistem ini dirancang untuk memastikan transparansi, efisiensi, serta akuntabilitas dalam penunjukan penyedia jasa konstruksi.

Menurutnya, jika tidak ada kendala berarti dalam proses tersebut, maka dalam waktu maksimal dua minggu ke depan sudah dapat ditentukan pemenang atau penyedia jasa yang akan melaksanakan pembangunan jembatan tersebut.

“Kalau tidak ada kendala, maksimal dua minggu setelah hari Senin mendatang, kita sudah mendapatkan pemenang penyedia yang akan mengerjakan pembangunan jembatan Sungai Lembu,” jelasnya.

Namun demikian, ia juga mengingatkan bahwa proses tersebut tetap terbuka terhadap kemungkinan adanya evaluasi ulang, terutama apabila terdapat sanggahan, protes, atau penawaran yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Kalau ternyata ada protes atau penawaran yang tidak sesuai, tentu akan kita evaluasi kembali. Tapi kalau semua berjalan normal, insya Allah proses penetapan penyedia bisa segera selesai,” tambahnya.

Pembangunan jembatan Sungai Lembu sendiri diharapkan dapat memberikan dampak signifikan bagi mobilitas masyarakat, khususnya dalam mendukung aktivitas ekonomi dan akses transportasi di wilayah tersebut. Keberadaan jembatan ini nantinya akan menjadi penghubung penting yang memperlancar arus barang dan orang.

Di akhir penyampaiannya, Cahyanto berharap seluruh proses dapat berjalan lancar tanpa hambatan, sehingga pembangunan dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Semoga semua berjalan lancar dan pembangunan bisa segera dilaksanakan,” tutupnya.

MEDAN || Jejak-indonesia.id — Satuan Brimob Polda Sumatera Utara menunjukkan kesiapsiagaan penuh dalam mengawal peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di wilayah hukum Kota Medan. Bertempat di Gedung Pardede Hall, Petisah Hulu, Kecamatan Medan Baru, sebanyak 1 SSK personel Batalyon C Pelopor dikerahkan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan humanis.

Dipimpin langsung oleh Danki Satgas AKP Antanius Tarigan, S.H., M.H., bersama jajaran perwira pengendali lapangan, personel Brimob melaksanakan pengamanan ketat serta patroli situasi di area kegiatan dan seputaran objek vital guna mengantisipasi segala potensi gangguan kamtibmas.

Wadanyon A Pelopor Kompol Abdul Holid, S.Sos., M.H. turut melaksanakan patroli pengecekan langsung terhadap kondisi terkini kegiatan May Day di dalam Gedung Pardede Hall, memastikan seluruh pelaksanaan berlangsung aman dan kondusif.

Acara tersebut dihadiri oleh Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Dr. Jean Calvin Simanjuntak, S.I.K., M.H., Dandim 0201/Medan Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo, S.E., M.M., Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan, unsur Forkopimda, serta berbagai serikat pekerja se-Kota Medan.

Dengan estimasi kehadiran sekitar 1.200 massa buruh, pengamanan dilakukan secara profesional melalui kesiapan personel lengkap beserta perlengkapan PHH, kendaraan dinas operasional, serta peralatan pendukung lainnya. Kehadiran Brimob tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga menonjolkan pendekatan persuasif dan humanis demi menjaga stabilitas selama kegiatan berlangsung.

Berkat kesiapsiagaan optimal, sinergitas antarinstansi, dan dedikasi tinggi seluruh personel di lapangan, rangkaian peringatan May Day 2026 di Gedung Pardede Hall berlangsung dengan aman, lancar, dan penuh kondusivitas.

Satuan Brimob Polda Sumut kembali menegaskan komitmennya sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan masyarakat, sekaligus memastikan setiap agenda publik dapat berjalan dengan tertib, damai, dan bermartabat.

MEDAN || Jejak-indonesia.id – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban selama peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, Satuan Brimob Polda Sumatera Utara melaksanakan kesiapsiagaan penuh melalui apel gabungan pengamanan di kawasan Kantor DPRD Kota Medan.

Sebanyak 1 SSK personel Batalyon C Pelopor dikerahkan di bawah pimpinan Danki Satgas AKP Antanius Tarigan, S.H., M.H. untuk memperkuat pengamanan di salah satu objek vital pemerintahan, sekaligus memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Kegiatan apel gabungan dipimpin oleh Ka Yan Objek AKP Kaston Rudy Samosir, S.H., M.H., serta didampingi Wadanyon A Pelopor Kompol Abdul Holid, S.Sos., M.H. Dalam pelaksanaannya, seluruh personel menunjukkan kesiapan maksimal baik dari sisi kekuatan personel, perlengkapan operasional, maupun kendaraan dinas.

Kehadiran personel Brimob di kawasan DPRD Medan menjadi bentuk nyata pelayanan negara dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Dengan pendekatan yang humanis, profesional, dan responsif, personel tidak hanya bersiaga dalam pengamanan, namun juga memastikan stabilitas wilayah tetap terjaga selama momentum May Day berlangsung.

Standby pengamanan di sekitar Kantor DPRD dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, sekaligus memperkuat perlindungan terhadap fasilitas vital pemerintahan.

Seluruh personel, material, inventaris, serta perlengkapan dinyatakan dalam kondisi lengkap dan siap operasional, sehingga kegiatan berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Melalui kesiapsiagaan ini, Satuan Brimob Polda Sumut kembali menunjukkan komitmennya sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan masyarakat dengan mengedepankan profesionalisme, dedikasi, dan sisi humanis dalam setiap pelaksanaan tugas.

Dengan semangat pengabdian tanpa henti, Brimob terus hadir untuk masyarakat, memastikan Sumatera Utara tetap aman, damai, dan kondusif.

SERANG || Jejak-indonesia.id – Kinerja Polda Banten di bawah kepemimpinan Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menunjukkan hasil nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Mulai dari pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran, pengungkapan kasus besar, hingga pengamanan keberangkatan serta kepulangan buruh pada kegiatan May Day di Jakarta.

Dalam kesempatannya, Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea menjelaskan pengamanan arus mudik dan arus balik di wilayah hukum Polda Banten berlangsung lancar. “Meski terjadi peningkatan kendaraan sebesar 6 persen dan jumlah penumpang 5 persen, arus lalu lintas tetap terkendali tanpa kemacetan. Bahkan, angka kecelakaan lalu lintas berhasil ditekan hingga turun 58 persen dan pelanggaran menurun 69 persen,” jelas Kabidhumas Polda Banten pada Sabtu (02/05).

Selanjutnya, Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea menjelaskan bahwa dalam menjaga situasi kamtibmas di bawah kepemimpinan Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Polda Banten berhasil mengungkap sejumlah kasus yang menjadi perhatian publik, di antaranya.
“Pada 8 Maret 2026 di Terminal Eksekutif Merak, petugas mengamankan sabu seberat ±15,8 kilogram yang disamarkan dalam koper. Kemudian pada 18 Maret 2026 di Tol Merak–Jakarta, kembali diungkap penyelundupan sabu ±55,2 kilogram yang disembunyikan di door trim mobil. Selain itu, turut diungkap kasus curanmor bersenjata api, kekerasan seksual di kampus, serta kekerasan seksual terhadap anak di Waringinkurung,” jelasnya.

Polda Banten juga menunjukkan komitmennya dalam memberantas aktivitas pertambangan ilegal. Sepanjang Januari hingga April 2026, tercatat 7 laporan polisi terkait pertambangan ilegal di kawasan hutan yang telah ditangani. Selain itu, juga diungkap kasus penyuntikan gas LPG 3 kilogram ke tabung 12 kilogram yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp626.342.400.

Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea menyampaikan bahwa total massa buruh yang berangkat mencapai 15.090 orang. “Total massa buruh yang berangkat ke Jakarta mencapai 15.090 orang, dengan menggunakan 266 bus, 8 unit Elf, dan 1 kendaraan roda empat,” ujarnya.

Polda Banten akan terus meningkatkan kinerja, baik dalam pelayanan maupun penegakan hukum, demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. (Bidhumas)

error: Content is protected !!