Sorry, we're closed Opens Kamis at 9:00 am

Redaksi

Ketua PWFRN Counter Polri DPC Banyuwangi Ucapkan Selamat atas Terbentuknya AWI

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Ketua PWFRN Counter Polri DPC Banyuwangi, Agus Samiaji, menyampaikan ucapan selamat atas terbentuknya organisasi Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) yang diketuai oleh Indra Boncel. Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap hadirnya wadah baru bagi insan pers di Banyuwangi.

Dalam keterangannya pada Sabtu (01/05/2026), Agus Samiaji berharap kehadiran AWI dapat menjadi ruang yang konstruktif bagi para jurnalis untuk berkembang, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat solidaritas antar wartawan.

“Selamat atas terbentuknya Aliansi Wartawan Indonesia (AWI). Semoga organisasi ini dapat menjadi wadah yang solid bagi insan pers, khususnya di Banyuwangi, serta mampu berkontribusi dalam menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran pers dalam menjaga kondusivitas daerah melalui pemberitaan yang edukatif dan berintegritas. Menurutnya, sinergi antar organisasi kewartawanan menjadi kunci dalam menghadapi tantangan dunia jurnalistik yang semakin kompleks.

Dengan terbentuknya AWI di bawah kepemimpinan Indra Boncel, diharapkan dapat memperkuat eksistensi wartawan lokal serta turut mendorong kemajuan dunia pers di Banyuwangi.

Polsek Hinai Bekuk Dua Terduga Pelaku Pencurian Jerjak Besi dan Pintu Rumah

LANGKAT || Jejak-indonesia.id - Gerak cepat jajaran Polsek Hinai Polres Langkat berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di Dusun VIII Desa Batu Melenggang, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat.

Dalam pengungkapan tersebut, personel Unit Reskrim Polsek Hinai berhasil mengamankan dua terduga pelaku masing-masing berinisial L.A. (36) dan P.R. (26), keduanya warga Kabupaten Langkat.

Korban dalam peristiwa tersebut diketahui bernama Junaidi Ginting (54), seorang wiraswasta warga Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat.

Kapolsek Hinai AKP Hari Mulyadi menjelaskan, kasus tersebut terungkap setelah pihaknya menerima laporan dari korban yang mengetahui rumah miliknya telah dibobol pada Rabu (29/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

“Pelaku diduga mengambil 8 keping jerjak pagar besi, lima pintu rumah dan kamar berbahan kayu damar, serta kabel instalasi listrik milik korban,” ujar AKP Hari Mulyadi.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp 20 juta dan langsung melaporkan peristiwa itu ke Polsek Hinai.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Hinai memerintahkan Kanit Reskrim IPDA Muhammad Taufan, S.H. bersama personel Unit Reskrim untuk melakukan penyelidikan, dari hasil penyelidikan, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa delapan keping jerjak pagar besi serta mengantongi identitas para terduga pelaku.

Pada Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 19.00 WIB, personel berhasil menangkap terduga pelaku L.A. (36) di wilayah Dusun IV Desa Cempa, Kecamatan Hinai, selanjutnya, sekitar pukul 22.00 WIB, terduga pelaku P.R. (26) juga berhasil diamankan di wilayah Kecamatan Tanjung Pura.

Dari hasil interogasi awal, kedua terduga pelaku mengakui perbuatannya telah melakukan pencurian jerjak pagar besi milik korban.

Saat ini kedua terduga pelaku berikut barang bukti telah diamankan di Polsek Hinai guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kapolres Langkat melalui Kasi Humas mengapresiasi gerak cepat personel Polsek Hinai dalam mengungkap kasus6 tersebut, Ia juga mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan serta segera melapor apabila mengetahui adanya tindak kriminalitas di lingkungan sekitar.

“Masyarakat diharapkan tidak ragu melaporkan setiap tindak kriminal maupun gangguan kamtibmas melalui Call Center Polri 110 ataupun ke kantor polisi terdekat agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

“Polres Langkat berkomitmen memberikan rasa aman kepada masyarakat dan akan terus menindak tegas setiap pelaku tindak pidana demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif,” pungkasnya.

Amankan Bus Massa Buruh, Satsamapta Polresta Tangerang Patroli JPO

TANGERANG || Jejak-indonesia.id - Unit Patroli Satsamapta Polresta Tangerang melaksanakan patroli roda kedua ke sejumlah jembatan penyeberangan orang (JPO), Jumat (1/5/2026) sore. Kegiatan itu dilaksanakan untuk mengamankan kendaraan, termasuk bus massa buruh, yang melintas di kolong JPO.

"Patroli mobile kendaraan roda dua dilaksanakan di antaranya untuk mengantisipasi pelemparan batu terhadap bus massa buruh yang pulang dari Jakarta," kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah.

Personel menyisir JPO di antaranya di Kampung Kadu, Desa Bunder, Kecamatan Cikupa; Jembatan Tol Kedaton, JPO Desa Talaga; dan Jembatan Telaga Bestari, Balaraja Timur.

Indra Waspada bilang, patroli tersebut untuk memberikan rasa aman dan nyaman, terutaka kepada massa buruh yang sedang memperingati Hari Buruh Internasional (May Day). Dengan patroli tersebut, diharapkan terwujud pelayanan Polri yang responsif kepada masyarakat.

"Selama kegiatan berlangsung, situasi aman dan kondusif," tandasnya.

Kapolsek Cikande AKP Fredo Leonard Monitoring Kepulangan Buruh dari Jakarta Usai Ikuti Mayday

SERANG || Jejak-indonesia.id - Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (Mayday), yang digelar di Monumen nasional (Monas) Jakarta, Jumat (1/5/2026), Polsek Cikande Polres Serang melaksanakan pengamanan, mulai dari pengawalan berangkat hingga pulang.

Untuk memastikan situasi aman dan kondusif mulai dari keberangkatan hingga pulang, Kapolsek Cikande AKP Fredo Leonard Monitoring Kepulangan Buruh yang mengikuti Aksi Damai Mayday dari Monumen nasional (Monas) Jakarta.

Kapolsek Cikande AKP Fredo Leonard menjelaskan bahwa pengamanan dilakukan untuk memastikan keberangkatan hingga kepulangan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

“Kami kerahkan personel Polsek Cikande untuk melakukan pengamanan hingga pulang di satu titik yakni parkiran eks samsat lama Cikande," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pihaknya juga telah berkoordinasi dengan para pimpinan serikat pekerja guna memastikan seluruh peserta aksi damai memperingati hari buruh internasional berjalan aman mulai dari keberangkatan hingga pulang.

"Kami sudah menghimbau kepada seluruh peserta aksi untuk tetap menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung di Jakarta, hingga selesai dan pulang ke rumahnya masing-masing dengan selamat,' tambahnya.

Kegiatan pengamanan ini merupakan wujud dukungan Polsek Cikande polres Serang dalam menjamin keamanan masyarakat yang sedang melakukan kegiatanmya di hari buruh internasional, dengan tetap menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.

Mutasi 138 ASN di Kota Pasuruan, Aliansi Poros Tengah: Dinamika Birokrasi yang Wajar

PASURUAN || Jejak-indonesia.id – Pergantian dan perombakan jabatan dalam tubuh birokrasi Pemerintah Kota Pasuruan kembali menjadi sorotan publik. Kebijakan mutasi terhadap 138 Aparatur Sipil Negara (ASN) memicu beragam respons, mulai dari dukungan hingga kekhawatiran atas stabilitas kinerja pemerintahan.

Menanggapi dinamika tersebut, Aliansi Poros Tengah Pasuruan Raya mengambil posisi yang lebih moderat. Melalui humasnya, M. Kosem, pihaknya menilai bahwa rotasi jabatan merupakan bagian inheren dari mekanisme tata kelola pemerintahan.

“Mutasi adalah hal yang biasa dalam suatu pemerintahan. Mengangkat maupun memberhentikan pejabat merupakan kewenangan yang melekat pada kepala daerah dalam rangka penyegaran organisasi dan peningkatan kinerja,” ujar Kosem.

Ia menegaskan bahwa publik tidak perlu serta-merta memaknai kebijakan tersebut sebagai bentuk ketidakstabilan, selama prosesnya tetap berlandaskan prinsip meritokrasi, profesionalitas, dan kebutuhan organisasi.

Meski demikian, Kosem juga mengingatkan bahwa skala perombakan yang cukup besar tentu berpotensi menimbulkan gejolak internal. Oleh karena itu, ia mendorong agar pemerintah daerah memastikan proses transisi berjalan adaptif dan tidak mengganggu pelayanan publik.

“Yang terpenting adalah bagaimana pasca-mutasi ini, roda pemerintahan tetap berjalan optimal dan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,” imbuhnya.

Perombakan 138 ASN ini menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kota Pasuruan dalam melakukan penataan birokrasi. Namun di sisi lain, kebijakan tersebut tetap menuntut transparansi dan akuntabilitas agar tidak memunculkan spekulasi yang dapat mengganggu kepercayaan publik.

Dengan berbagai respons yang muncul, mutasi ini mencerminkan dinamika birokrasi yang tidak terpisahkan dari upaya pembenahan dan peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan di tingkat daerah.​

error: Content is protected !!