Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am
Beranda » Arsip untuk Redaksi » Halaman 25

Redaksi

IMG-20260811-WA0014

Bid Propam Polda Bali Gelar Gaktibplin, Pastikan Disiplin dan Integritas Personel Tetap Terjaga

BALI || Jejak-indonesia.id - Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Bali melaksanakan kegiatan Penegakan, Penertiban dan Disiplin (Gaktibplin) terhadap personel Polda Bali, Senin (10/8/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengawasan dan pembinaan internal guna memastikan setiap personel senantiasa menjaga disiplin, profesionalisme serta mematuhi ketentuan yang berlaku.

Gaktibplin dilaksanakan dengan melakukan pemeriksaan terhadap sikap tampang, kelengkapan administrasi dan perlengkapan personel, serta pengecekan terkait potensi keterlibatan dalam perjudian online (judol). Pemeriksaan ini menjadi langkah pengawasan sekaligus pencegahan untuk meminimalkan terjadinya pelanggaran disiplin maupun kode etik anggota Polri.

Kabid Propam Polda Bali, Kombes Pol. Alfonso Doly Gelbert Sinaga, S.I.K. mengatakan, kegiatan Gaktibplin tidak semata-mata merupakan pemeriksaan, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan untuk mengingatkan personel agar senantiasa menjaga sikap, penampilan dan perilaku sebagai anggota Polri.

Selain itu, personel diingatkan untuk menjauhi berbagai aktivitas yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga maupun institusi, termasuk segala bentuk perjudian online. Hal tersebut penting sebagai bagian dari upaya menjaga integritas serta kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Melalui kegiatan ini, Bid Propam Polda Bali menegaskan komitmennya dalam membangun personel yang disiplin, berintegritas dan profesional, sehingga mampu memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat secara optimal.

IMG-20260811-WA0013

Pimpin Apel Pagi, Wakapolda Bali Tekankan Profesionalisme dan Kesiapsiagaan Personel

BALI || Jejak-indonesia.id - Wakapolda Bali, Brigjen. Pol. I Made Astawa, S.I.K., M.S.I., memimpin apel pagi di halaman depan Mapolda Bali, Senin (10/8/2026). Apel diikuti Pejabat Utama (PJU) Polda Bali, personel Polda Bali, serta ASN Polri sebagai bagian dari pengecekan kesiapan sekaligus penyampaian arahan dalam pelaksanaan tugas.

Dalam amanatnya, Wakapolda Bali menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel yang telah melaksanakan tugas dengan baik, sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Bali dapat tetap terjaga dalam kondisi kondusif.

Brigjen. Pol. I Made Astawa, S.I.K., M.S.I., juga menekankan agar seluruh personel terus meningkatkan kegiatan preventif melalui kehadiran Polri di tengah masyarakat, baik melalui patroli, sambang, pengaturan maupun kegiatan Kepolisian lainnya.

“Laksanakan tugas-tugas Kepolisian sesuai SOP dan prosedur yang ada. Pastikan setiap pelaksanaan tugas dilakukan secara profesional, bertanggung jawab dan mengedepankan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Wakapolda Bali.

Mengakhiri arahannya, Wakapolda Bali mengingatkan seluruh personel untuk menjaga kesehatan dan kebugaran. Hal tersebut penting mengingat dinamika tugas Kepolisian ke depan akan semakin kompleks, sehingga setiap personel dituntut untuk selalu siap memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman secara optimal kepada masyarakat.

Apel pagi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kedisiplinan, kesiapsiagaan dan soliditas seluruh personel Polda Bali dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif serta menghadirkan pelayanan Polri yang semakin responsif bagi masyarakat.

IMG-20260811-WA0011

Kapolda Kalteng Apresiasi Sinergi TNI-Polri di HUT Pertama Kodam XXII/Tambun Bungai

PALANGKARAYA || Jejak-indonesia.id -  Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Kurniawan turut menghadiri upacara peringatan HUT ke-1 Kodam XXII/Tambun Bungai di Markas Besar Kodam XXII/Tambun Bungai, Senin (10/8).

Dalam kesempatan tersebut, Kurniawan menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran Kodam XXII/Tambun Bungai yang telah memasuki tahun pertama pengabdian.

“Saya mengucapkan selamat ulang tahun untuk Kodam XXII/Tambun Bungai. Semoga Kodam XXII/Tambun Bungai semakin maju dan semakin sukses,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan Kodam XXII/Tambun Bungai memiliki peran penting dalam menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), khususnya dalam menjaga keamanan di wilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pangdam XXII/Tambun Bungai beserta jajaran atas sinergi dan kolaborasi yang selama ini terjalin dengan kepolisian maupun Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

“Dalam rangka menjaga kedaulatan dan keutuhan negara kita serta keamanan di wilayah NKRI ini,” katanya.

Kurniawan menilai sinergi antara TNI, Polri dan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pelaksanaan pembangunan di daerah.

“Terima kasih Pak Pangdam selama ini bersinergi dan berkolaborasi dengan kepolisian dan juga dengan pemerintah provinsi,” pungkasnya.

IMG-20260811-WA0010

Masuk Lima Besar Nominator Kompolnas Award 2026, Tim Visitasi Verifikasi Capaian Polda Kalteng

PALANGKARAYA || Jejak-indonesia.id -  Polda Kalimantan Tengah menjalani visitasi dan penilaian lapangan Kompolnas Award 2026 di Aula Graha Bhayangkara, Senin (10/8/2026), seusai masuk 5 besar nominator dari 34 Polda se-Indonesia.

Kegiatan dibuka Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, Komisioner Kompolnas Dr. Yusuf Warsyim, Gubernur Kalteng, Pangdam XII/TB, Kabinda Kalteng, Danrem 102/Panju Panjung, pejabat utama Polda, dan tokoh masyarakat.

Komisioner Kompolnas Dr. Yusuf Warsyim mengatakan, penilaian difokuskan pada kontribusi Polda terhadap pembangunan berkelanjutan melalui 5 aspek: manusia, kesejahteraan, bumi, kemitraan, dan kedamaian.

“Alhamdulillah Polda Kalteng masuk 5 besar nominator Kompolnas Award 2026 dari 34 Polda se-Indonesia,” ujar Dr. Yusuf.

Dr. Yusuf menjelaskan bahwa ke lina aspek yang dinilai tersebut yaitu, aspek Manusia yakni Peningkatan SDM internal dan inovasi pelayanan publik di luar program Mabes Polri.

Kemudian aspek Kesejahteraan, Peran menjaga kamtibmas untuk mendukung ekonomi, termasuk penindakan premanisme.

Selanjutnya, aspek Bumi ialah Komitmen mencegah dan menangani karhutla yang berdampak pada penurunan kerawanan di Kalteng.

Selain itu, ada juga aspek Kemitraan ialah Sinergi dengan Pemprov, TNI, Kejaksaan, dan instansi terkait.

"Terakhir ialah aspek Kedamaian yakni upaya cegah konflik, tekan intoleransi, dan ciptakan lingkungan aman toleran," jelas Komisioner Kompolnas.

Sementara itu, ditempat yang sama Kapolda Kalteng menyampaikan apresiasi atas nominasi tersebut.

Kapolda menyebut bahwa penilaian ini merupakan bentuk pengakuan atas kinerja pemeliharaan kamtibmas, penegakan hukum, dan inovasi pelayanan.

“Mendapat nominasi saja kami sudah bersyukur. Saya minta seluruh jajaran sampaikan data apa adanya sesuai kondisi di lapangan,” tegas Iwan.

Kapolda juga menyebut falsafah Huma Betang sebagai dasar pemolisian di Kalteng. Nilai kebersamaan dan harmoni itu diwujudkan lewat program Forum Kebangsaan Huma Betang yang merangkul semua elemen masyarakat.

“Ini momentum bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan agar Kalteng semakin aman, damai, dan kondusif,” pungkasnya. (adji)

IMG-20260811-WA0009

Sigap dan Profesional, Polsek Gunung Malela dan Tim Inafis Polres Simalungun Tuntaskan Olah TKP Penemuan Jenazah di Kebun Marihat

SIMALUNGUN || Jejak-indonesia.id – Kapolsek Gunung Malela, AKP Hengky Bonari Siahaan, S.H., M.H., mengungkapkan kesigapan dan profesionalisme jajarannya bersama Tim Identifikasi (Inafis) Polres Simalungun dalam menangani penemuan jenazah di areal perkebunan kelapa sawit PTPN IV Kebun Marihat. Hal ini disampaikannya saat dikonfirmasi awak media pada Senin, 10 Agustus 2026, sekira pukul 21.05 WIB.

Dalam keterangannya, AKP Hengky Bonari Siahaan menjelaskan bahwa respons cepat dan kerja sama solid antara Polsek Gunung Malela dan Tim Inafis Polres Simalungun ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, sejalan dengan komitmen Polres Simalungun Polda Sumatera Utara dalam memberikan pelayanan yang berintegritas dan humanis.

"Begitu menerima informasi dari masyarakat, personel kami langsung bergerak cepat menuju lokasi dan segera berkoordinasi dengan Tim Inafis Polres Simalungun untuk melakukan olah TKP secara profesional," ujar AKP Hengky Bonari Siahaan.

Informasi penemuan jenazah pertama kali diterima personel Polsek Gunung Malela pada Senin dini hari, tanggal 10 Agustus 2026, sekira pukul 05.19 WIB. Korban diketahui bernama Posman Pratama Damanik, remaja berusia 17 tahun, warga Huta IV Bagasan, Nagori Silampuyang, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, yang ditemukan di areal perkebunan sawit PTPN IV Kebun Marihat.

Menjelaskan langkah cepat yang diambil jajarannya, AKP Hengky Bonari Siahaan menyebutkan bahwa dirinya bersama personel langsung turun ke lapangan begitu menerima laporan, tanpa menunda waktu untuk mengamankan lokasi kejadian.

"Saya bersama personel Polsek Gunung Malela langsung menuju TKP begitu menerima informasi, kemudian mengamankan lokasi agar proses identifikasi dapat berjalan maksimal," ucap AKP Hengky Bonari Siahaan.

Sesampainya di lokasi, sinergi antara personel Polsek Gunung Malela dan Tim Inafis Polres Simalungun langsung terlihat melalui pelaksanaan olah TKP yang dilakukan secara sistematis dan disaksikan langsung oleh Pemerintah Nagori serta Babinsa setempat, guna menjaga transparansi dan akuntabilitas proses penyelidikan.

"Proses olah TKP kami laksanakan secara cermat bersama Tim Inafis, disaksikan langsung oleh Pemerintah Nagori dan Babinsa, untuk memastikan setiap bukti dan keterangan tergali secara akurat," ungkap AKP Hengky Bonari Siahaan.

Dari hasil kerja tim gabungan tersebut, berhasil dihimpun keterangan dari lima orang saksi serta hasil pemeriksaan visum luar yang menyeluruh. Tim Inafis Polres Simalungun, yang diwakili oleh Aipda Owen Saragih dan Aipda Sujid Saputra, bekerja teliti dalam mendokumentasikan kondisi jenazah hingga diperoleh kesimpulan bahwa korban diduga meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik tegangan tinggi berkekuatan 550 KVA saat mengegrek buah kelapa sawit.

"Berkat ketelitian Tim Inafis, kami dapat memperoleh gambaran jelas mengenai penyebab kematian korban, yakni diduga akibat sengatan listrik tegangan tinggi yang mengenai alat egrek berbahan viber aluminium," kata AKP Hengky Bonari Siahaan.

Selain melakukan olah TKP, personel Polsek Gunung Malela turut sigap membawa jenazah korban ke Rumah Sakit Djasamen Saragih guna proses pemeriksaan lanjutan, serta memfasilitasi pihak keluarga dalam pengurusan administrasi, termasuk surat pernyataan penolakan autopsi yang disampaikan keluarga korban.

"Kami turut mendampingi keluarga korban dalam proses administrasi di rumah sakit, termasuk memfasilitasi penyampaian surat pernyataan dari pihak keluarga," tutur AKP Hengky Bonari Siahaan.

Ia menegaskan bahwa sinergi antara Polsek Gunung Malela dan Tim Inafis Polres Simalungun dalam penanganan kasus ini mencerminkan profesionalisme personel Polri di lapangan, khususnya dalam merespons cepat setiap laporan masyarakat tanpa mengesampingkan ketelitian prosedur identifikasi.

"Kinerja Tim Inafis Polres Simalungun bersama personel Polsek Gunung Malela dalam penanganan kasus ini menunjukkan sinergitas yang baik antara satuan kewilayahan dan satuan fungsi teknis," tutur AKP Hengky Bonari Siahaan.

Sebanyak enam personel Polsek Gunung Malela turut dikerahkan dalam penanganan kasus ini, yakni AKP Hengky B. Siahaan, IPDA Roy Rumapea, Aiptu Ipran Saragih, Aipda Indo Siahaan, Aipda Felix Tamba, dan Brigadir Efraim Purba, yang bahu-membahu bersama Tim Inafis hingga proses penanganan tuntas.

Menutup keterangannya, AKP Hengky Bonari Siahaan menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah bekerja secara sigap dan profesional dalam menangani kasus ini hingga tuntas.

"Kami mengapresiasi kerja keras seluruh personel dan Tim Inafis yang telah menangani kasus ini secara profesional. Situasi di lapangan hingga saat ini tetap aman dan kondusif," tutup AKP Hengky Bonari Siahaan.

error: Content is protected !!