Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am
Beranda » Arsip untuk Redaksi » Halaman 28

Redaksi

1786357612833

Berkedok Debt Collector, Dua Pria Diduga Rampas Vespa Rp53 Juta di Denpasar, Resmob Polda Bali Bekuk Pelaku

DENPASAR || Jejak-indonesia.id – Modus kejahatan dengan mengatasnamakan debt collector kembali menjadi perhatian. Tim Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Bali berhasil mengungkap dugaan pencurian kendaraan bermotor dengan modus berpura-pura sebagai petugas penagihan pembiayaan. Dua pria berinisial LAN (23) dan FC (23) akhirnya dibekuk polisi setelah diduga membawa kabur sebuah Piaggio Vespa Sprint 150 I-GET senilai sekitar Rp53 juta.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy menjelaskan, kedua terduga pelaku diamankan Tim Resmob pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Penangkapan dilakukan setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan berdasarkan laporan korban.

Kasus tersebut bermula dari peristiwa yang terjadi di area parkir sebuah kos di Jalan Pemogan Mutiara Indah II, Raya Pemogan, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar.

Saat kejadian, korban berinisial NLSD, perempuan berusia 19 tahun, tengah menggunakan sepeda motor Piaggio Vespa Sprint 150 I-GET warna hitam tahun 2019 milik kakak iparnya.

Ketika korban hendak keluar dari kos, dua laki-laki yang tidak dikenal tiba-tiba mendatanginya. Keduanya mengaku sebagai debt collector dari perusahaan pembiayaan dan menyampaikan bahwa kendaraan tersebut memiliki tunggakan sehingga harus ditarik.

Untuk meyakinkan korban, pelaku disebut memperlihatkan sejumlah data melalui telepon genggam.

Situasi tersebut membuat korban ketakutan. Korban kemudian berusaha menghubungi kakaknya, INA, untuk memastikan persoalan kendaraan tersebut.

Namun, menurut keterangan kepolisian, salah seorang pelaku justru mengatakan, “Tidak usah, biar saya yang cari ke tempat kerja,” kemudian menutup telepon.

Aksi kedua pria itu diduga tidak berhenti sebatas meminta kendaraan. Polisi menyebut pelaku kemudian menarik tangan dan tas korban serta mengambil paksa kunci kendaraan dan STNK yang berada di dalam tas.

Setelah menguasai kunci dan dokumen kendaraan, kedua pelaku membawa pergi Vespa tersebut.

Finance Tegaskan Tak Ada Surat Penarikan

Merasa ada kejanggalan, korban bersama keluarganya kemudian mendatangi kantor perusahaan pembiayaan di Jalan A. Yani Utara No. 141 untuk mengecek kebenaran klaim kedua pria tersebut.

Hasil pengecekan justru menguatkan dugaan bahwa korban telah menjadi sasaran tindak pidana.

Menurut keterangan kepolisian, pihak perusahaan pembiayaan menyatakan tidak pernah mengeluarkan surat penarikan terhadap kendaraan tersebut.

Korban yang mengalami kerugian sekitar Rp53 juta kemudian melaporkan kejadian itu ke SPKT Polda Bali. Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/B/582/VII/2026/SPKT/POLDA BALI.

Laporan itu menjadi pintu masuk bagi Tim Resmob Ditreskrimum Polda Bali untuk memburu para terduga pelaku.

Pada 3 Juli 2026, Tim Resmob melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus memulai rangkaian penyelidikan. Petugas mengumpulkan informasi untuk mengidentifikasi orang-orang yang diduga terlibat.

Penyelidikan kemudian menemukan titik terang. Pada 6 Agustus 2026, polisi memperoleh nomor telepon yang diduga digunakan salah seorang pelaku.

Tim kemudian bergerak melakukan pelacakan.

Pelaku Pertama Dibekuk di Kos, Polisi Kejar Pelaku Kedua ke Karangasem

Upaya pengejaran membuahkan hasil pada Sabtu, 8 Agustus 2026.

Tim Resmob Polda Bali terlebih dahulu mengamankan LAN (23) di kamar kosnya di kawasan Jalan Jepun, Denpasar.

Polisi kemudian melakukan interogasi awal terhadap LAN. Dari pemeriksaan tersebut, petugas memperoleh informasi mengenai keberadaan pria lain yang diduga terlibat, yakni FC (23).

Tak ingin kehilangan jejak, Tim Resmob langsung bergerak melakukan pengejaran.

FC akhirnya berhasil diamankan di depan sebuah SPBU di Jalan Raya Ulakan, Antiga, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem.

Berdasarkan keterangan Kabid Humas Polda Bali, kedua pria tersebut mengakui telah mengambil sepeda motor Vespa milik korban di lokasi kejadian.

Namun, temuan polisi tidak berhenti pada kendaraan korban.

Enam Motor Diamankan, Polisi Dalami Kemungkinan Kasus Lain

Dari rangkaian pengungkapan tersebut, Tim Resmob Ditreskrimum Polda Bali turut mengamankan barang bukti berupa enam unit sepeda motor berbagai merek serta telepon genggam.

Temuan sejumlah kendaraan tersebut menjadi bagian yang perlu didalami penyidik untuk memastikan asal-usul dan keterkaitannya dengan perkara yang sedang ditangani.

Apakah seluruh kendaraan tersebut berkaitan dengan aksi serupa atau memiliki asal-usul lain akan menjadi bagian dari proses penyidikan kepolisian.

Saat ini, LAN dan FC bersama barang bukti telah diamankan di Mako Resmob Ditreskrimum Polda Bali untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Penyidik masih melakukan pemeriksaan, melengkapi administrasi penyidikan serta mendalami perkara untuk mengungkap secara tuntas rangkaian peristiwa tersebut.

Pengungkapan ini sekaligus menjadi peringatan kepada masyarakat agar tidak mudah menyerahkan kendaraan hanya karena didatangi seseorang yang mengaku sebagai debt collector.

Polda Bali Ingatkan Masyarakat Jangan Takut Cek Identitas Debt Collector

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan apabila didatangi orang yang mengaku sebagai debt collector atau petugas penagihan kendaraan.

Masyarakat berhak memastikan identitas dan legalitas petugas yang datang serta dokumen yang menjadi dasar tindakan terhadap kendaraan.

Menurut imbauan kepolisian, proses penarikan kendaraan harus dilengkapi surat tugas resmi, surat kuasa dan identitas petugas. Tindakan tersebut juga tidak dibenarkan dilakukan menggunakan kekerasan maupun ancaman.

Karena itu, masyarakat diminta tidak langsung panik ketika seseorang datang membawa klaim adanya tunggakan pembiayaan. Identitas petugas dan dokumen yang dibawa harus diperiksa, kemudian dikonfirmasi langsung kepada perusahaan pembiayaan terkait.

Kasus di Pemogan menjadi contoh bagaimana modus mengaku sebagai debt collector dapat digunakan untuk membuat korban takut dan menyerahkan kendaraannya.

Lebih serius lagi, dalam perkara ini polisi menyebut korban bukan sekadar diminta menyerahkan kendaraan. Pelaku diduga menarik tangan dan tas korban, mengambil paksa kunci serta STNK, kemudian membawa Vespa tersebut pergi.

Polda Bali meminta masyarakat yang mengalami atau mengetahui kejadian serupa untuk segera mendatangi kantor kepolisian terdekat atau menghubungi Call Center Polri 110.

Keberhasilan Tim Resmob membekuk dua terduga pelaku sekaligus mengamankan enam kendaraan kini membuka ruang penyidikan lebih luas. Polisi masih harus menelusuri asal-usul kendaraan yang diamankan dan memastikan apakah kasus di Pemogan merupakan aksi tunggal atau terdapat peristiwa lain yang berkaitan.

Penyidikan selanjutnya diharapkan dapat mengungkap secara terang modus, peran masing-masing pihak serta kemungkinan adanya korban lainnya.

IMG-20260810-WA0076

Jaga Kamtibmas di Malam Akhir Pekan, Polres Jakbar Gelar KRYD Bersama Tiga Pilar

JAKARTA BARAT || Jejak-indonesia.id – Upaya menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat terus dilakukan Polres Metro Jakarta Barat bersama jajaran tiga pilar.

Salah satunya melalui kegiatan apel Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) yang dilaksanakan di wilayah hukum Polsek Cengkareng.

Apel tersebut dipimpin langsung Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Kapolsek Cengkareng AKP H. Rahis Fadhilillah, S.Tr.K., S.I.K., M.H., pada Sabtu (8/8/2026) malam sekitar pukul 23.00 WIB.

Kegiatan berlangsung di Pos Satkamling RW 17 Ruko 1000, RT 02/17, Kelurahan Cengkareng Barat, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

Sebanyak 122 personel gabungan dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari unsur TNI, Polri, Dishub, Satpol PP, Citra Bhayangkara, Linmas, Senkom serta pengurus RW setempat.

Dalam arahannya, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel dan unsur masyarakat yang telah menunjukkan kesiapan dalam bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Nasriadi menekankan pentingnya menjaga kekompakan, soliditas dan sinergitas antara TNI-Polri dengan seluruh elemen masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan.

"Jaga kekompakan, soliditas dan sinergitas. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab serta tetap mengedepankan sikap humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," ujar Kombes Pol Nasriadi.

Kapolres juga mengingatkan seluruh personel agar menjalankan tugas sesuai dengan prosedur dan tidak melakukan tindakan yang dapat menyakiti hati masyarakat.

Ia meminta apabila terdapat personel yang dalam pelaksanaan tugas bertindak tidak sesuai prosedur, masyarakat dapat menyampaikan laporan sehingga dapat ditindaklanjuti.

"Apabila ada personel Polsek Cengkareng yang melakukan tugas tidak sesuai prosedur dan menyakiti hati masyarakat, agar dilaporkan," tegasnya.

Kegiatan KRYD tersebut menyasar sejumlah potensi gangguan kamtibmas, mulai dari kepemilikan senjata tajam, pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor, penyalahgunaan narkoba, hingga potensi tawuran antarwarga dan aksi yang melibatkan anak-anak maupun remaja, khususnya pada malam akhir pekan dan libur panjang.

Usai pelaksanaan apel, personel gabungan kemudian melaksanakan patroli mobile secara dialogis serta operasi stasioner di sejumlah lokasi yang dinilai memiliki potensi kerawanan.

Kehadiran personel gabungan di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi upaya pencegahan kejahatan, tetapi juga membangun rasa aman sekaligus mempererat komunikasi antara aparat keamanan dan warga.

Melalui kolaborasi tiga pilar dan partisipasi aktif masyarakat, Polres Metro Jakarta Barat berkomitmen menjaga wilayah tetap aman, tertib dan kondusif sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitasnya dengan tenang dan nyaman.

( *Humas Polres Metro Jakarta Barat* )

IMG-20260810-WA0075

Sambut HUT ke-81 RI, Personel dan Duta Humas Polda Kalteng Anjangsana ke Rumah Ibadah dan Panti Asuhan

PALANGKA RAYA || Jejak-indonesia.id – Polda Kalimantan Tengah memperkuat semangat toleransi dan kepedulian sosial melalui kegiatan anjangsana ke sejumlah tempat ibadah dan Panti Asuhan Maria Ines dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (9/8/2026).

Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol Budi Rachmat mengatakan kegiatan tersebut merupakan arahan Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

"Kegiatan ini dilaksanakan untuk mempererat tali persaudaraan, meningkatkan toleransi antarumat beragama, serta menumbuhkan kepedulian sosial," ujar Budi.

Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan kunjungan ke enam tempat ibadah dan Panti Asuhan Maria Ines yang berada di wilayah setempat.

Kegiatan anjangsana tersebut dilaksanakan oleh Duta Humas Polda Kalteng dengan pendampingan Aipda Sujatmiko tri M. S.sos, dari Bidhumas Polda Kalteng.

"Kami berharap kegiatan anjangsana ini tidak hanya menjadi bentuk kepedulian, tetapi juga dapat memperkuat kebersamaan dan toleransi di tengah masyarakat," katanya.

Budi mengatakan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan diharapkan memberikan manfaat serta dampak positif bagi masyarakat dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Sementara itu, salah satu tokoh agama bapak Drs. Walter S. Penyang yang menerima kunjungan tersebut mengapresiasi langkah Humas Polda Kalteng bersama Duta Humas Polda Kalteng yang hadir dan bersilaturahmi secara langsung dengan masyarakat.

Menurutnya, pemberian Bendera Merah Putih dalam rangkaian kegiatan tersebut memiliki makna sebagai simbol cinta tanah air sekaligus memperkuat semangat persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

"Kami sangat mengapresiasi dan menyambut baik anjangsana dari Humas Polda Kalteng bersama Duta Humas Polda Kalteng. Pemberian Bendera Merah Putih ini menjadi simbol cinta tanah air dan semangat persatuan," ujarnya.

Ia berharap silaturahmi tersebut dapat terus terjalin dan memperkuat hubungan antara Polri, tokoh agama, serta masyarakat dalam menjaga keamanan dan kerukunan di Kalimantan Tengah.

"Semoga silaturahmi ini semakin mempererat hubungan antara Polri, tokoh agama, dan masyarakat. Kami mendoakan agar Indonesia, khususnya Kalimantan Tengah, senantiasa aman, damai, dan rukun dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia," pungkasnya.

IMG-20260810-WA0072

Lepas Kontingen Kalteng ke Jambore Nasional XII, Kapolda: Momentum Emas Bentuk Karakter Cinta Tanah Air dan Lingkungan

PALANGKARAYA || Jejak-indonesia.id - Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) Irjen Pol Iwan Kurniawan menghadiri upacara pelepasan Kontingen Jambore Nasional XII Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalteng untuk mengikuti Jambore Nasional XII di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka Cibubur, Jakarta Timur.

Kegiatan pelepasan, dipimpin oleh Gubernur H. Agustiar Sabran, bertempat di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur, Minggu (9/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan pembina yang akan mengharumkan nama Kalimantan Tengah di tingkat nasional.

"Jadikan momentum Jambore Nasional ini sebagai sarana pembentukan karakter. Tanamkan semangat cinta tanah air, cinta lingkungan, disiplin, dan gotong royong," tegas Irjen Iwan.

Menurut Kapolda, kegiatan kepramukaan sangat sejalan dengan tugas Polri dalam membina generasi muda agar memiliki wawasan kebangsaan dan kepedulian sosial yang tinggi.

"Tunjukkan bahwa Pramuka Kalteng adalah Pramuka yang tangguh, berakhlak, dan peduli lingkungan. Jaga kekompakan, kesehatan, dan keselamatan serta patuhi semua aturan yang ada di lokasi jambore," pesan Kapolda.

Sebagai informasi, Jambore Nasional XII akan berlangsung pada 13 hingga 20 Agustus 2026 dan diikuti lebih dari puluhan ribu peserta Pramuka dari seluruh Indonesia. (adji)

IMG-20260810-WA0071

Hari Veteran Nasional 2026, Polda Banten Hormati Jasa Para Pejuang Bangsa

SERANG || Jejak-indonesia.id - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H., beserta staf dan jajaran menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Veteran Nasional 2026 yang diperingati setiap tanggal 10 Agustus.

Dalam momentum tersebut, Polda Banten memberikan penghormatan dan apresiasi kepada para veteran yang telah memberikan pengabdian, perjuangan, serta jasa bagi bangsa dan negara Indonesia.

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki menyampaikan bahwa semangat perjuangan para veteran merupakan nilai penting yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus bangsa.

“Veteran merupakan bagian penting dari sejarah perjuangan bangsa. Semangat juang, pengorbanan dan pengabdian para veteran menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara,” ujar Kapolda Banten.

Kapolda Banten juga mengajak seluruh personel Polda Banten dan masyarakat untuk menghargai jasa para veteran serta meneruskan nilai-nilai perjuangan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Semangat para veteran harus menjadi teladan bagi generasi penerus untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan serta berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia yang maju,” tambahnya.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol. Maruli Ahiles Hutapea mengatakan bahwa peringatan Hari Veteran Nasional menjadi momentum untuk mengenang dan menghormati jasa para pejuang yang telah mengorbankan tenaga, pikiran, bahkan jiwa dan raga demi kemerdekaan Indonesia.

“Polda Banten mengucapkan Selamat Hari Veteran Nasional. Veteran menjaga nilai juang dan menginspirasi Indonesia maju. Semoga semangat pengabdian dan perjuangan para veteran terus menjadi inspirasi bagi kita semua,” ungkapnya.

Polda Banten berkomitmen untuk terus menanamkan nilai-nilai nasionalisme, patriotisme dan semangat pengabdian kepada seluruh personel sebagai bagian dari upaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polda Banten (Bidhumas).

error: Content is protected !!