Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Redaksi

Polresta Banyuwangi Gelar FGD Perkuat Sinergi Ormas dan Potmas untuk Wujudkan Kamtibmas Menuju Banyuwangi Sejahtera

BANYUWANGI || jejakindonesia.id — Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyuwangi menggelar Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan berbagai Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) dan Potensi Masyarakat (Potmas) pada Rabu (03/11/2025). Kegiatan yang berlangsung di Aula Hotel Ketapang Indah Banyuwangi itu menjadi ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi antara aparat keamanan dan elemen masyarakat dalam mewujudkan stabilitas Kamtibmas.

FGD yang mengusung tema “Optimalisasi Peran Ormas dan Potmas dalam Rangka Mewujudkan Kamtibmas Menuju Banyuwangi Sejahtera” tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Banyuwangi, Kombespol Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., didampingi Wakapolresta AKBP Teguh Priyo Wasono, S.I.K., serta jajaran Pejabat Utama Polresta Banyuwangi.

Dalam sambutannya, Kapolresta menegaskan bahwa keberhasilan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tidak dapat dipisahkan dari peran aktif warga, khususnya ormas dan potmas yang selama ini menjadi mitra strategis kepolisian di lapangan.

> “Peran ormas dan potmas sangat penting, bukan hanya sebagai mitra informasi namun juga sebagai agen perdamaian dan penggerak harmoni sosial. Sinergi ini akan menjadi kekuatan untuk menjaga Banyuwangi tetap kondusif dan semakin sejahtera,” ujar Kapolresta.

 

Kegiatan ini dihadiri puluhan peserta yang berasal dari berbagai unsur, seperti tokoh agama, tokoh pemuda, LSM, komunitas relawan, hingga perwakilan pemerintah daerah. Dalam forum diskusi, para peserta membahas beragam isu kamtibmas terkini yang tengah menjadi perhatian bersama, mulai dari potensi kerawanan sosial, penyebaran hoaks di media sosial, penguatan moderasi beragama, hingga peran komunitas digital dalam membantu deteksi dini gangguan keamanan.

Polresta Banyuwangi turut memaparkan program kolaboratif yang akan diperkuat melalui kemitraan ini, seperti implementasi early warning system berbasis masyarakat, peningkatan patroli partisipatif, pembinaan organisasi masyarakat, serta pembentukan forum komunikasi lintas elemen masyarakat untuk memperkuat jejaring keamanan daerah.

Para perwakilan ormas pun menyambut baik pelaksanaan FGD tersebut. Mereka berharap kegiatan serupa dapat rutin digelar sebagai wadah dialog terbuka dalam mencari solusi atas persoalan keamanan yang dinamis.

> “Kami siap terlibat aktif untuk mendukung terciptanya Banyuwangi yang aman, damai, dan lebih sejahtera,” ujar salah satu peserta FGD.

 

Di akhir acara, seluruh peserta membacakan deklarasi komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi dan partisipasi aktif dalam menjaga stabilitas keamanan di seluruh wilayah Banyuwangi.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Polresta Banyuwangi berharap sinergi antara kepolisian dan masyarakat semakin solid, sehingga upaya menjaga kamtibmas dapat berjalan lebih optimal, berkelanjutan, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

KP Wisanggeni-8005 Angkut Bantuan Kemanusiaan dari Sabang ke Pelabuhan Malahayati

KOTA SABANG || jejakindonesia.id - Kapal Polisi (KP) Wisanggeni-8005 milik Polairud Polri hari ini, Rabu (3/12/2025) pukul 07.00 WIB, resmi bertolak dari Dermaga CT-1 Pelabuhan BPKS Kota Sabang membawa personel serta bantuan kemanusiaan untuk korban bencana. Keberangkatan kapal dipimpin langsung oleh personel Polairud dan dilepas oleh Kapolres Sabang.

KP Wisanggeni-8005 dijadwalkan tiba di Pelabuhan Malahayati pada pukul 09.30 WIB, sebelum menyalurkan seluruh bantuan ke posko penanganan bencana di wilayah terdampak.

Bantuan yang diangkut merupakan hasil donasi masyarakat Kota Sabang yang dikumpulkan melalui Posko Peduli Bencana Polres Sabang. Total bantuan yang diberangkatkan antara lain:

- Pakaian bekas layak pakai: 8 ton
- Pampers: 500 kg
- Sembako: 2 ton
- Air mineral: 2 ton
- Obat-obatan: 2 dus
- Beras: 2 ton
- Marker: 3 dus besar

Secara total, bantuan ini mencerminkan tingginya solidaritas masyarakat Sabang dalam mendukung korban bencana di wilayah Aceh.

Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, mengapresiasi langkah cepat jajaran Polri bersama masyarakat dalam pengiriman bantuan tersebut.

“Kami sangat menghargai kepedulian masyarakat Sabang dan sinergi jajaran Polri dalam memastikan bantuan kemanusiaan bisa segera sampai ke wilayah terdampak. KP Wisanggeni-8005 membawa logistik penting yang sangat dibutuhkan para penyintas,” ujarnya.

Brigjen Trunoyudo menegaskan bahwa Polri akan terus memastikan seluruh jalur distribusi bantuan berjalan aman dan lancar.

“Polri tetap siaga mengawal proses distribusi bantuan agar tepat sasaran, sekaligus mendukung percepatan pemulihan di wilayah bencana,” jelasnya.

Dengan adanya pengiriman ini, diharapkan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi dan penanganan bencana dapat berjalan lebih optimal.

Brimob Aceh Pasang Tali Sling pada Jembatan Putus dan Geser Speed Boat untuk Mendukung Mobilitas Warga di Bireuen

Bireuen || jejakindonesia.id - Tim Evakuasi Pasca Bencana Satuan Brimob Polda Aceh melaksanakan operasi kemanusiaan di Desa Kulu Kuta, Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, Minggu 30 November 2025. Kegiatan dimulai pukul 16.00 WIB hingga selesai dengan fokus membantu masyarakat yang terdampak kerusakan akses akibat jembatan penghubung lintas Banda Aceh–Medan yang putus akibat bencana alam.

Dalam operasi ini, personel melakukan pemasangan tali sling pada jembatan putus guna memperkuat jalur penyeberangan sementara. Tim juga membantu pemasangan kabel Telkomsel dan XL untuk memastikan konektivitas kembali aktif, serta membantu pengangkutan barang-barang milik warga yang hendak melakukan penyeberangan di lokasi tersebut. Kehadiran personel Brimob memberikan rasa aman kepada masyarakat yang masih harus melewati kawasan tersebut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Selanjutnya, pada pukul 19.15 WIB, tim turut melaksanakan pergeseran speed boat dari Desa Kulu Kuta menuju Aceh Tamiang. Pergeseran alat SAR tersebut dilakukan sebagai langkah memastikan kesiapsiagaan penanganan bencana di wilayah lain yang berpotensi membutuhkan respons cepat.

Kegiatan dipimpin oleh Dantimgas Evakuasi Pasca Bencana Ipda Abdi Rasyidin, S.T., yang memastikan seluruh rangkaian tugas berjalan sesuai prosedur dan memperhatikan keselamatan warga. Personel tetap menjunjung tinggi prinsip kemanusiaan, bekerja tanpa mengganggu aktivitas masyarakat serta mengedepankan koordinasi lapangan.

Komandan Satuan Brimob Polda Aceh Kombes Pol. Zuhdi Batubara, S.I.K., menyampaikan bahwa kehadiran Brimob dalam bencana tidak hanya sebatas evakuasi, namun juga pemulihan akses vital masyarakat.

“Kami hadir untuk memastikan masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan aman setelah bencana. Pemulihan fasilitas, akses transportasi, dan dukungan lapangan adalah bagian dari tanggung jawab kami,” ujar beliau.

Salah seorang warga Desa Kulu Kuta, Ilyas Yandra (38 tahun), mengungkapkan rasa haru atas bantuan yang diberikan tim Brimob.

Polri Perkuat Kemitraan dengan Ojek Online: Polda Lampung Gelar Bakti Sosial dan kesehatan pada Apel Ojol Kamtibmas Nasional 2025

LAMPUNG || jejakindonesia.id – Polri memperkuat sinergi keamanan berbasis masyarakat melalui pelaksanaan Apel Ojek Online Kamtibmas Polda Lampung yang dipimpin Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo mewakili Kapolri pada Rabu, 3 Desember 2025, di Lapangan Apel Mapolda Lampung. Apel yang dihadiri langsung Wakapolri ini melibatkan 900 driver ojek online dan menjadi penutup rangkaian Apel Ojol Kamtibmas Nasional 2025. Rangkaian ini sebelumnya digelar di empat Polda: pertama di Polda Metro Jaya pada 20 Oktober 2025 dengan melibatkan 10.000 driver ojol; kedua di Polda Jawa Timur pada 1 November 2025 dengan 4.425 driver; ketiga di Polda Jawa Barat pada 8 November 2025 dengan 5.000 driver; dan keempat di Polda DIY pada 21 November 2025 dengan 3.500 driver. Dengan pelaksanaan apel di Lampung, total peserta seluruh rangkaian apel mencapai 22.925 driver ojek online.

Dalam kegiatan ini, Wakapolri membuka acara dengan mengajak peserta mengheningkan cipta untuk korban bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, sebelum menyampaikan arahan strategis mengenai peran ojek online sebagai bagian dari sistem kewaspadaan dini. Meski kegiatan dipimpin Wakapolri, seluruh pernyataan kepada media disampaikan oleh Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari. Ia menegaskan bahwa kehadiran Wakapolri dalam apel ini menunjukkan perhatian Polri terhadap kemitraan bersama komunitas ojek online. Menurutnya, driver ojol memiliki peran penting dalam membantu Polri karena setiap hari berada di jalan dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. “Para driver ojek online adalah mitra strategis Polri yang mampu memberikan informasi cepat dari lapangan. Kehadiran mereka menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan, memberikan informasi kejadian, dan membantu mempercepat respons Polri, termasuk saat terjadi kecelakaan, kemacetan, maupun bencana,” ujar Kabid Humas.

Kombes Pol Yuni Iswandari juga menjelaskan bahwa Wakapolri dalam arahannya menekankan stabilitas ekonomi nasional yang tetap terjaga. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2025 mencapai 5,04%, lebih tinggi dibanding Arab Saudi (5%), Tiongkok (4,8%), Singapura (4,2%), Amerika Serikat (2,1%), dan Australia (1,8%). Selain itu, sektor ekonomi digital Indonesia hampir mencapai nilai 100 miliar dolar AS atau naik 14% dari tahun sebelumnya, di mana sektor transportasi online dan layanan pesan-antar berkontribusi sebesar 10 miliar dolar AS atau meningkat 13% dibanding 2024. “Wakapolri menyampaikan bahwa capaian ekonomi digital tersebut tidak terlepas dari peran besar para pengemudi ojek online yang telah menjadi penghubung utama antara pelaku usaha dan masyarakat,” kata Kabid Humas.

Sebagai bagian dari pelayanan publik dan kemanusiaan, Polda Lampung menyediakan berbagai layanan pada kegiatan apel tersebut. Sebanyak 200 driver ojol menerima layanan bakti kesehatan yang mencakup poli umum, poli mata, poli THT, kulit dan kelamin, poli penyakit dalam, poli bedah, layanan khitan, laboratorium sederhana, dan apotek. Selain itu, 100 driver ojol mendapatkan layanan perpanjangan SIM, perpanjangan STNK, servis motor ringan, serta pembagian sembako. Polda Lampung juga membagikan 1.200 rompi keselamatan dan 15 helm kepada para peserta sebagai bentuk dukungan keselamatan berkendara.

Pada kesempatan yang sama, Wakapolri memimpin pelepasan 14 truk bantuan kemanusiaan untuk warga terdampak bencana di Sumatera Barat. Bantuan tersebut terdiri dari 12.489 kilogram beras, 197 koli pakaian, 464 dus bahan makanan, 280 dus minuman, 5.763 dus mi instan, 150 dus mi telur, 5 kotak obat-obatan, 15 dus sembako, 1.515 selimut, 3 dus minyak, 12 mukena, 20 sarung, 2.537 bal popok, 1.213 dus air mineral, serta 1.778 kilogram gula. Kabid Humas menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap warga terdampak bencana. “Bantuan dalam jumlah besar yang dilepas langsung oleh Wakapolri ini menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya dalam konteks keamanan, tetapi juga dalam misi kemanusiaan untuk membantu sesama,” ucapnya.

Kabid Humas menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa rangkaian apel ojol ini semakin memperkuat kemitraan Polri dan masyarakat. Ia menyebut bahwa seluruh kegiatan, mulai dari layanan kesehatan, pelayanan administrasi, distribusi sembako, hingga pengiriman bantuan kemanusiaan, adalah gambaran Polri yang selalu hadir dan bekerja untuk masyarakat.

Polres Sumenep Amankan Buronan Kasus Pencurian Dua Ekor Sapi

SUMENEP || jejakindonesia.id - Satreskrim Polres Sumenep Polda Jatim kembali menunjukkan komitmennya dalam menindak tegas pelaku kejahatan.

Kali ini, Satreskrim Polres Sumenep Polda Jatim berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian hewan berupa sapi di wilayah Kecamatan Ganding.

Kasus ini bermula dari laporan seorang warga Dusun Mandala Barat, Desa Gadu Barat, yang kehilangan Dua ekor sapi miliknya pada 8 Maret 2023 tahun lalu.

Berdasarkan hasil penyelidikan, Unit Resmob Polres Sumenep Polda Jatim sebelumnya telah menangkap seorang tersangka inisisial SUP.

Dari keterangan SUP, terungkap bahwa aksi pencurian tersebut dilakukan bersama seorang pelaku lain bernama RUK warga Desa Daramista, Kecamatan Lenteng.

Namun setelah kejadian, tersangka RUK melarikan diri dan keberadaannya tidak diketahui.

Polisi terus melakukan serangkaian penyelidikan mendalam hingga akhirnya Unit Resmob Polres Sumenep Polda Jatim mendapatkan informasi mengenai persembunyian tersangka.

Pada Sabtu, 29 November 2025 sekira pukul 19.00 WIB, petugas berhasil melakukan penangkapan terhadap RUK di wilayah Kabupaten Kediri.

Dalam proses pemeriksaan, tersangka mengakui keterlibatannya dan menjelaskan bahwa aksi pencurian dilakukan dengan cara masuk ke kandang, memotong tali pengikat dua ekor sapi, dan membawa hewan tersebut keluar dari kandang.

Dari ungkap kasus ini, petugas turut mengamankan barang bukti berupa Dua ekor sapi hasil kejahatan.

Akibat perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke-1, 3, 4, 5 dan ayat (2) junto Pasal 55 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, S.I.K melalui Kasi Humas, AKP Widiarti menegaskan, Polres Sumenep Polda Jatim terus berkomitmen penuh dalam memberantas kejahatan yang meresahkan masyarakat, termasuk pencurian hewan yang seringkali menjadi keresahan di wilayah pedesaan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk terus bekerja sama dengan kepolisian dengan memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan,” ujarnya, Selasa (2/12).

Dengan keberhasilan ini, Polres Sumenep menegaskan bahwa setiap bentuk tindak kriminal akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku demi menjaga rasa aman dan nyaman masyarakat. (*)

error: Content is protected !!