Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am
Beranda » Arsip untuk Redaksi » Halaman 11

Redaksi

IMG-20260813-WA0067

LPPNU Banyuwangi Masa Khidmah 2026–2030 Resmi Dilantik, Ditandai aksi Penanaman dan pembagian 1.000 Pohon di Desa Tegalarum, Sempu

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Pengurus Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Kabupaten Banyuwangi masa khidmah 2026–2030 resmi dilantik secara langsung dan dibaiat oleh Khatib Suriyah PCNU Banyuwangi Kyai Ahmad Khosim, yang hadir mewakili Rois Suriyah PCNU Banyuwangi. Rangkaian kegiatan pengukuhan tersebut dilaksanakan pada Rabu (12/8/2026) mulai pukul 13.00 hingga 16.00 WIB, berlokasi Desa Tegal Arum, Kecamatan Sempu, Banyuwangi.

Pelantikan ini tidak hanya menjadi agenda ceremonial semata, tetapi juga diisi dengan serangkaian aksi sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Rangkaian acara meliputi santunan anak yatim, pembacaan surat keputusan, pengukuhan pengurus, penyerahan simbolis bantuan bibit produktif, hingga aksi penanaman dan pembagian 1.000 pohon bantuan bibit buah produktif bersertifikat yang merupakan bantuan dari program aspirasi Komisi IV DPR RI yang bekerja sama dengan Kementerian Kehutanan-BPDAS, lalu diserahkan kepada LPPNU untuk selanjutnya disalurkan kepada kelompok tani.

Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi, H. Achmad Turmudzi, menyuarakan apresiasi serta harapan besarnya kepada jajaran pengurus yang baru saja dilantik. Dalam sambutannya, sosok yang akrab disapa Gus Turmudzi tersebut menyampaikan ucapan selamat sekaligus menekankan agar LPPNU tidak sekadar menjalankan agenda rutin organisasi.

Ia mendorong LPPNU untuk aktif turun ke bawah mendengarkan persoalan yang dialami para petani di lapangan, termasuk urusan pupuk dan ketidakstabilan harga hasil pertanian.

“Harapannya LPPNU mau mendengarkan keluhan petani, memberikan solusi, serta melakukan pendampingan terhadap problem yang ada pada para petani,” tegas Gus Turmudzi.

Hadir secara langsung dalam agenda tersebut, Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, S.H., M.H., memenuhi undangan LPPNU Banyuwangi. beliau menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan sinergi dan kolaborasi bersama LPPNU Banyuwangi.

Ia menilai penguatan sektor pertanian harus berorientasi pada peningkatan kesejahteraan petani serta umat menuju masyarakat Baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur. Menurutnya, hal itu dapat dicapai apabila terbentuk keseimbangan antara produktivitas ekonomi, keadilan sosial, nilai spiritual. adanya penguatan sektor agraria yang berpihak pada rakyat, pemerataan akses, serta etika pengelolaan alam yang bertanggung jawab.

“Insyaallah saya siap berkolaborasi dengan teman-teman LPPNU karena pertanian itu tujuannya adalah suatu tatanan masyarakat yang gemah ripah loh jinawi,” tutur Sonny.

Sementara itu, Ketua LPPNU Banyuwangi periode 2026–2030 terpilih, Muhammad Yusuf, S.Pdi., menegaskan komitmennya untuk langsung bekerja nyata sejak awal masa kepengurusan. Pihaknya menargetkan LPPNU akan terus bersinergi dengan berbagai pihak, salah satunya Komisi IV DPR RI, agar dapat berkhidmah secara optimal dan memberi manfaat konkret bagi warga Nahdliyin.

Sebagai bukti awal komitmen tersebut, LPPNU menyalurkan 1.000 bibit buah produktif bersertifikat. Selain program bibit, LPPNU Banyuwangi juga memperoleh alokasi dukungan sarana pertanian dari program Sonny T. Danaparamita.

Menurut Yusuf, dalam waktu dekat pihaknya akan menerima bantuan berupa tiga alat pertanian yang sudah doploting berdasarkan hasil koordinasi dengan MWC-NU kepada kelompok tani yang tersebar di tiga wilayah MWC NU, yaitu MWC Songgon, Singojuruh, dan Kabat.

Seluruh rangkaian acara pelantikan dan aksi penanaman pohon ini berlangsung khidmat dan lancar. Kegiatan dihadiri oleh kurang lebih 50 petani penerima bantuan bibit buah produktif bersertifikat, serta 30 tamu undangan dari unsur kepala desa, jajaran Pengurus PCNU Banyuwangi, dan ketua-ketua lembaga di lingkungan PCNU Banyuwangi.

IMG-20260813-WA0065

Arena Tajen Diduga Marak di Gianyar, Jarak Hanya 1,2 Km dari Polsek dan 1,5 Km dari Polres, Polda Bali Didesak Bertindak

GIANYAR, BALI || Jejak-indonesia.id — Aktivitas perjudian jenis tajen (sabung ayam) di wilayah Kabupaten Gianyar kembali menjadi sorotan. Informasi yang diterima redaksi menyebut adanya arena yang diduga menjadi salah satu lokasi tajen cukup besar dan berlangsung secara terbuka.

Tak hanya tajen, di sekitar lokasi tersebut juga disebut terdapat aktivitas perjudian lainnya, seperti dadu dan bola adil. Informasi itu memunculkan pertanyaan publik mengenai efektivitas pengawasan dan langkah aparat penegak hukum (APH) dalam memberantas praktik perjudian.

Yang menjadi perhatian, lokasi yang dimaksud disebut hanya berjarak sekitar 1,2 kilometer dari Polsek dan sekitar 1,5 kilometer dari Polres Gianyar.

Jarak yang relatif dekat tersebut membuat masyarakat mempertanyakan apakah keberadaan aktivitas perjudian itu benar-benar tidak diketahui aparat atau belum mendapatkan tindakan hukum.

Sejumlah pihak mendorong Polda Bali untuk tidak sekadar menerima informasi tersebut sebagai isu, tetapi melakukan pengecekan dan memastikan kondisi sebenarnya di lapangan.

Apabila setelah dilakukan penyelidikan ditemukan adanya praktik perjudian, masyarakat berharap penindakan dilakukan secara tegas dan menyeluruh, tidak hanya terhadap pemain, tetapi juga terhadap pihak yang diduga menjadi penyelenggara maupun memperoleh keuntungan dari aktivitas tersebut.

Informasi yang beredar juga menyebut nama “Yantulu” yang diduga berkaitan dengan pengelolaan arena tersebut. Namun, informasi mengenai identitas maupun peran pihak tersebut belum terverifikasi secara independen dan belum dapat dianggap sebagai fakta hukum.

Karena itu, diperlukan klarifikasi serta proses penyelidikan dari aparat yang berwenang.

Perjudian merupakan persoalan yang membutuhkan pengawasan dan penegakan hukum secara konsisten. Ketika sebuah lokasi diduga menjadi arena perjudian dan disebut berada tidak jauh dari kantor kepolisian, transparansi mengenai langkah aparat menjadi penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat.

Publik berharap Kapolres Gianyar beserta jajaran, maupun Polda Bali, segera melakukan pengecekan terhadap informasi tersebut.

Jika terbukti terdapat aktivitas perjudian, masyarakat meminta agar dilakukan penindakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Sebaliknya, apabila informasi tersebut tidak benar, aparat juga diharapkan memberikan klarifikasi agar tidak berkembang menjadi spekulasi di tengah masyarakat.

Redaksi menegaskan bahwa seluruh informasi mengenai dugaan aktivitas perjudian dan pihak yang disebut dalam pemberitaan ini masih memerlukan verifikasi serta pembuktian oleh aparat berwenang. Pemberitaan ini tidak dimaksudkan untuk memvonis pihak tertentu dan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Kini publik menunggu jawaban dan langkah konkret aparat:

Benarkah arena tajen tersebut beroperasi? Siapa yang mengelolanya? Dan jika benar terdapat perjudian, langkah hukum apa yang akan dilakukan?

Pertanyaan tersebut sepenuhnya menunggu klarifikasi resmi dari kepolisian.

IMG-20260813-WA0062

Satpolairud Polresta Banyuwangi Patroli Dialogis di Pelabuhan Boom, Nelayan Diimbau Lengkapi Alat Keselamatan

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id — Anggota Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polresta Banyuwangi melaksanakan patroli dialogis dan pembinaan serta penyuluhan (binluh) kepada masyarakat nelayan di kawasan Pelabuhan Rakyat Boom Banyuwangi, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.20 WIB hingga selesai tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), khususnya di wilayah pesisir dan kawasan aktivitas nelayan.

Patroli dipimpin dalam pengendalian Kasat Polairud Polresta Banyuwangi, dengan kekuatan personel Aipda Haerul Umam selaku Kanit Pos Unit Kota.

Dalam kegiatan tersebut, personel menyambangi kawasan pesisir Pelabuhan Rakyat Boom untuk berdialog langsung dengan masyarakat nelayan. Polisi memberikan imbauan mengenai pentingnya penggunaan dan kelengkapan alat keselamatan saat melaut, sekaligus mengingatkan nelayan agar memperhatikan kondisi cuaca sebelum melakukan aktivitas di perairan.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk pencegahan guna meminimalisir potensi kecelakaan laut serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan selama berada di perairan.

Selain memberikan penyuluhan, patroli juga bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat nelayan yang melakukan aktivitas di sekitar kawasan Pelabuhan Rakyat Boom Banyuwangi.

Dari hasil kegiatan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di sekitar kawasan Pelabuhan Rakyat Boom, Kelurahan Mandar, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, terpantau kondusif.

Sementara kondisi perairan pada saat kegiatan dilaporkan cerah, ombak sedang, angin relatif landai, dan air laut dalam kondisi pasang.

Satpolairud Polresta Banyuwangi mengimbau masyarakat nelayan untuk tetap mengutamakan keselamatan, membawa perlengkapan keselamatan yang memadai, serta selalu memperhatikan perkembangan cuaca sebelum maupun selama melakukan aktivitas di laut.

Kegiatan patroli berlangsung aman, tertib dan lancar, dengan situasi secara umum tetap kondusif.

IMG-20260813-WA0061

Wakili Kapolres Simalungun Kapolsek Gunung Malela Hadiri Peresmian Jembatan Garuda: Komitmen Polri Mendukung Pembangunan Infrastruktur Nasional

SIMALUNGUN || Jejak-indonesia.id - Polres Simalungun menunjukkan dedikasi profesional dengan turut hadir Kapolsek Gunung Malela AKP Hengky Siahaan mewakili Kapolres Simalungun dalam peresmian serentak Jembatan Garuda wilayah Kodim 0207/Simalungun.

Kegiatan tersebut mencerminkan komitmen nyata Polri dalam memberikan layanan yang berintegritas dan humanis kepada masyarakat. Informasi ini dikonfirmasi langsung oleh Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba pada hari Kamis, 13 Agustus 2026, sekira pukul 12.01 WIB.

Kehadiran Resmi Polri dalam Momentum Pembangunan Nasional, Peresmian Jembatan Garuda di Huta VI Nagori Karang Anyer, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, dilaksanakan pada hari Kamis, 13 Agustus 2026, pukul 10.00 WIB. Polsek Gunung Malela, sebagai unit terdepan Polres Simalungun, hadir secara langsung mewakili Kapolres untuk menunjukkan keterlibatan aktif dalam acara bersejarah ini.

Menjelaskan makna kehadiran Polri dalam acara tersebut, AKP Verry Purba mengungkapkan, "Kehadiran Polres Simalungun melalui Polsek Gunung Malela dalam peresmian jembatan ini adalah wujud nyata komitmen Polri untuk mendukung pembangunan infrastruktur nasional. Kami percaya bahwa infrastruktur yang baik adalah fondasi untuk meningkatkan kesejahteraan dan keamanan masyarakat."

Peresmian Serentak dengan Partisipasi Pejabat Tinggi, Acara peresmian dilaksanakan secara virtual serentak di seluruh wilayah Republik Indonesia, menunjukkan koordinasi dan sinkronisasi yang solid antara berbagai elemen pemerintah dan militer.

Peresmian ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting termasuk Bupati Simalungun H. Anton Achmad Saragih, Dandim 0207/Simalungun Letnan Kolonel Infanteri Agus Muchtadi Rangkuti, Kapolsek Gunung Malela AKP Hengky Siahaan sebagai wakil dari Kapolres Simalungun, serta berbagai pejabat utama Pemerintah Kabupaten Simalungun dan Kodim 0207/Simalungun.

Kapolsek Gunung Malela AKP Hengky B. Siahaan, S.H., M.H., yang mewakili Kapolres, mengucapkan, "Peresmian jembatan ini merupakan bukti nyata sinergi antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Polres Simalungun siap mendukung penuh setiap program pembangunan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat."

Rangkaian Acara yang Bermakna, Acara peresmian dimulai dengan laporan dari Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal Maruli Simanjuntak mengenai capaian pembangunan infrastruktur dari sisi militer. Dilanjutkan dengan laporan dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang memaparkan kontribusi Polri dalam mendukung program pembangunan nasional.

Puncak acara adalah sambutan dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang memberikan apresiasi tinggi kepada TNI dan Polri atas dedikasi mereka dalam pembangunan infrastruktur nasional.

Presiden juga menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus kepada institusi keamanan atas dukungan berkelanjutan mereka.

Skala Pembangunan Infrastruktur Nasional, Dalam momentum peresmian ini, Presiden Prabowo Subianto melaksanakan peresmian serentak jembatan sebanyak 3.395 unit dan 3.000 sumber air bersih di seluruh wilayah Indonesia.

Angka tersebut menunjukkan komitmen pemerintah yang masif terhadap pembangunan infrastruktur dasar yang menyentuh kehidupan masyarakat.

Pelaksanaan yang Lancar dan Aman, Mengenai jalannya acara, AKP Verry Purba mengatakan, "Pelaksanaan peresmian jembatan Garuda berjalan dengan aman, baik, dan lancar. Hal ini tidak terlepas dari koordinasi yang solid antara semua pihak yang terlibat. Polres Simalungun bangga dapat berkontribusi dalam momentum nasional ini."

Kehadiran Polres Simalungun dalam peresmian Jembatan Garuda bukan sekadar formalitas. Ini adalah ekspresi konkret komitmen Polri untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan yang berkualitas dan mendukung setiap inisiatif pembangunan yang berdampak positif bagi masyarakat luas. Dengan adanya infrastruktur yang memadai, diharapkan keamanan dan kesejahteraan masyarakat akan terus meningkat.

IMG-20260813-WA0060

Polres Simalungun Siap Dukung Asta Cita Presiden Melalui Peresmian Jembatan Merah Putih dan Program Air Bersih Nasional

SIMALUNGUN || Jejak-indonesia.id - Polres Simalungun Polda Sumatera Utara menunjukkan komitmen nyata dalam memberikan layanan yang berintegritas dan humanis kepada masyarakat. Hal tersebut dibuktikan melalui keikutsertaan aktif dalam peresmian serentak Jembatan Merah Putih Presisi dan program air bersih yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, M.Si., dan dihadiri secara virtual oleh Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto Djojohadikusumo, pada Kamis, 13 Agustus 2026.

Kehadiran Strategis Polri dalam Dukungan Asta Cita. Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., hadir dalam keikutsertaan seluruh jajaran Polres Simalungun untuk menyaksikan acara bersejarah ini. Personel menyaksikan Peresmian yang mulai pukul 10.00 WIB sampai selesai dari Ruang Kerja Kapolres Simalungun di Mako Polres Simalungun, Jalan Jhon Horailam Saragih Pamatang Raya, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun secara virtual.

Menanggapi kegiatan ini, Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba mengungkapkan, "Kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam mendukung program prioritas Asta Cita Presiden RI. Kami berpartisipasi aktif tidak hanya melalui kehadiran, tetapi juga dengan pelaksanaan berbagai bakti sosial yang berdampak langsung kepada masyarakat."

Skala Peresmian yang Masif, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin peresmian serentak 3.395 jembatan dan 3.000 sumber air bersih di seluruh wilayah. Kegiatan pusat peresmian Polri dipusatkan di Desa Bayah Barat, Kabupaten Lebak, Banten, yang mencakup Jembatan Gantung Merah Putih penghubung Desa Bayah Barat dan Darmasari.

Jembatan yang diresmikan memiliki spesifikasi teknis yang presisi. Dengan panjang 53 meter dan lebar 1,5 meter, jembatan ini secara langsung dimanfaatkan oleh sekitar 8.000 jiwa penduduk lokal. Infrastruktur ini menghubungkan ruas jalan Bayah-Cikotok yang terletak di Kampung Bayah Satu, Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Lebak, Banten.

Dampak Pembangunan untuk Masyarakat, Pembangunan jembatan dan program air bersih ini memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat. Pertama, infrastruktur ini memperlancar arus transportasi bagi warga, anak sekolah, dan petani tanpa harus menggunakan tali eretan yang berbahaya. Kedua, kehadiran jembatan ini mendorong distribusi hasil bumi dan menumbuhkan pusat-pusat ekonomi baru di perdesaan.

Menjelaskan tujuan lebih lanjut, AKP Verry Purba mengatakan, "Selain peresmian fisik infrastruktur, Polri juga melaksanakan berbagai program bakti sosial yang melengkapi tujuan pembangunan berkelanjutan. Program ini dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara komprehensif."

Kontribusi Polri dalam program ini mencakup pembangunan dan revitalisasi 895 Jembatan Merah Putih Presisi di 30 Polda di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, 874 jembatan telah selesai dibangun, 17 masih dalam proses pengerjaan, dan 4 masih dalam tahap perencanaan, dengan total panjang mencapai 19,2 kilometer.

Program Bakti Sosial Komprehensif. Bersamaan dengan peresmian, Polri menyalurkan langsung berbagai bantuan sosial kepada masyarakat. Program bakti sosial ini meliputi penyaluran 7.500 paket sembako, 1.000 paket tas pelajar, 140 kacamata gratis, 81 Surat Izin Mengemudi (SIM) gratis, serta pemeriksaan kesehatan gratis.

Keikutsertaan Polres Simalungun dalam acara ini dihadiri oleh seluruh komponen pimpinan, mulai dari Wakapolres, Kepala Bagian, hingga Kepala Satuan yang ada di lingkup Polres Simalungun. Partisipasi ini menunjukkan dukungan penuh dari setiap tingkatan organisasi terhadap program-program strategis pemerintah.

Dengan kegiatan ini, Polri sekali lagi membuktikan dirinya sebagai institusi yang tidak hanya berfungsi dalam aspek penegakan hukum, tetapi juga berperan aktif dalam pembangunan infrastruktur dan pelayanan sosial kepada masyarakat luas.

error: Content is protected !!