Berita

Aktif Lakukan Pencegahan Radikalisme Tim Satgaswil Sumut Densus 88 AT Polri Bekali Ponpes Nurun Nabi Islami Wawasan Kebangsaan

MEDAN || Jejak-indonesia.id – Tim Cegah Satgaswil Sumut aktif dalam meningkatkan rasa Nasionalisme, cinta tanah air dan bangsa serta aktif mencegah masuk nya paham Radikalisme di lingkungan Sekolah.

Kali ini pada Selasa 13 Juli 2026 sekira pukul 09.00 wib Tim Cegah Satgaswil Sumut berada di Ponpes Nurun Nabi Al Islami yang berlokasi di jl. Benteng Hilir No. 10 Desa Bandar Khalifah Kec. Percut Sei Tuan kab. Deli Serdang Prov. Sumut dalam rangkaian memberikan Sosialisasi/edukasi kepada para Santriawan/Santriwati tentang Wawasan Kebangsaan dan pencegahan Radikalisme serta Kekerasan di lingkungan Ponpes Nurun Nabi Al Islami.

Kegiatan tersebut di hadiri Kepala MTs Nurun Nabi Al Islami Ustadz Azwar, pada guru pembimbing dan 57 ( lima puluh tujuh ) Santriawan/Santriwati Ponpes Nurun Nabi Al Islami.

Menurut Tim Cegah Satgaswil Sumut melalui Briptu Ahmad Rizki Fauzi S.Pd., M.Si menjelaskan walaupun pada Santriawan maupun Santriwati yang di didik di ponpes ini tidak boleh menggunakan Handphone, lebih mengedepankan ilmu agama yang di ajarkan oleh para guru pembimbingnya.

Namun hal itu harus tetap jadi Atensi, jika nanti kembali pulang ke rumah, pada saat liburan atau pun permisi pasti sampai rumah menggunakan handphone nya, untuk itu kepada Santriawan/santriwati tetap lah bijak dalam menggunakan handphone nya, tidak sembarang, pergunakan dengan baik, tidak perlu main game online atau pun bermedia sosial yang terlalu berlebihan, karena hal itu bisa melanggar Hukum, karena dari penggunaan handphone tersebut bisa membuat diri kita tidak waspada, menjadi malas, tidak peduli serta tersisipi paham Radikalisme, sudah banyak contoh di luar sana yang terpapar paham Radikalisme di kalangan pelajar, tegas Briptu Ahmad Rizki Fauzi.

” Mari sama – sama kita sebarluaskan informasi Pencegahan Radikalisme ini kepada keluarga dan sanak saudara serta teman – teman kita, agar lingkungan kita ini tetap aman, damai dan bebas dari pengaruh Radikalisme serta kekerasan, nanti dari sini akan muncul Santriawan/santriwati terdepan yang mampu menangkal berkembangnya Radikalisme di lingkungan sekitarnya, Pungkas Briptu Ahmad Rizki Fauzi, S.Pd.,M.Si

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *