BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Ketua Umum PW Fast Respon dan Fast Respon Nusantara (FRN), Agus Flores, menanggapi beredarnya informasi yang menurutnya tidak sesuai dengan fakta terkait dugaan keterlibatan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) dalam suatu persoalan yang belakangan menjadi perbincangan.
Menurut Agus Flores, informasi yang beredar tersebut perlu diklarifikasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa pihak-pihak yang disebut dalam pemberitaan justru disebut berperan aktif dalam proses pengumpulan informasi dan pendalaman berbagai data yang diperlukan.
Agus Flores menyatakan bahwa proses pengumpulan informasi dan bukti dilakukan dalam waktu yang cukup panjang, yakni sekitar enam hingga delapan bulan.
“Saya merasa lucu mendengar narasi yang seolah-olah menjatuhkan Pak Menteri. Padahal, kalau mengetahui kronologi dan fakta yang sebenarnya, ceritanya berbeda. Jangan membuat berita hoaks. Konfirmasi dulu kepada saya, biar saya jelaskan yang benar,” tegas Agus Flores saat berada di Banyuwangi, Sabtu (6/6).
Ia juga mengimbau seluruh pihak, khususnya media dan masyarakat, untuk mengedepankan prinsip verifikasi dan konfirmasi sebelum mempublikasikan atau menyebarkan informasi yang masih memerlukan kejelasan.
Menurutnya, penyampaian informasi yang akurat dan berimbang sangat penting agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru serta tetap menjaga objektivitas dalam pemberitaan.
Agus Flores berharap setiap informasi yang berkembang di ruang publik dapat disikapi secara bijak dengan mengedepankan fakta, data, dan proses klarifikasi dari pihak-pihak yang terkait.
