Peristiwa

Ledakan di Tasikmalaya Bermula dari Perselisihan Pedagang; Tiga Orang Diamankan, Densus 88 Amankan Sejumlah Barang Bukti

TASIKMALAYA || Jejak-indonesia.id – Sebuah peristiwa ledakan mengguncang kawasan pedestrian Komplek Olahraga Dadaha, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Sabtu malam, 11 Juli 2026. Kejadian yang bermula dari perselisihan antar-pedagang kaki lima ini memicu kepanikan di kalangan warga dan pelaku usaha di sekitar lokasi.

Peristiwa berawal ketika dua pedagang berinisial S dan E terlibat perselisihan yang sempat dilerai oleh rekan pedagang lainnya. Tak lama kemudian, saudara dari S yang juga berjualan di lokasi yang sama, berinisial AAS, tiba di tempat kejadian. Seusai kedatangan AAS, terdengar suara ledakan yang diduga kuat dilakukan oleh yang bersangkutan.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Andi menyampaikan bahwa pihaknya telah melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP) dibantu tim dari Resmob guna menelusuri penyebab serta kronologi lengkap insiden tersebut. “Kami masih terus melakukan penyelidikan mendalam terkait peristiwa ini,” ujarnya sebagaimana dikutip dari laporan Tim Jejak-indonesia.id pada Senin, 13 Juli 2026.

Menyusul dugaan keterlibatan bahan peledak, Densus 88 Anti Teror dikerahkan untuk menggeledah kediaman AAS. Proses penggeledahan yang berlangsung lebih dari dua jam berhasil mengamankan 13 barang bukti, antara lain senapan angin, sejumlah cairan kimia, serta peluru pelarut. “Terlihat pula butiran mimis di antara barang yang disita,” kata Ketua RT setempat, Ade Mumu.

Warga sekitar mengenal AAS sebagai sosok yang tertutup dan jarang berinteraksi dengan lingkungan sekitar. “Setiap pulang ke rumah, ia langsung masuk dan kembali beraktivitas, demikian seterusnya,” ujar Ade Mumu menggambarkan keseharian tersangka.

Hingga saat ini, pihak kepolisian telah menahan tiga orang yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa tersebut, yakni AAS, S, dan E untuk dimintai keterangan lebih lanjut guna melengkapi berkas perkara. Penyelidikan masih berjalan untuk mengungkap motif lengkap serta asal-usul bahan yang digunakan dalam ledakan itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *