Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Tahun: 2026

CILEGON || Jejak-indonesia.id – Polsek Cibeber Polres Cilegon Polda Banten bersama Yayasan Mengetuk Pintu Langit Melaksanakan Kegiatan Rabeg (Ramadhan Berbagi) yang merupakan Bantuan Dari BAZNAS Kota Cilegon dengan Sasaran Korban Bencana Banjir Di wilayah Link Sambirata RT 05 RW 03 Kelurahan Cibeber Kecamatan Cibeber Kota Cilegon, Jum’at (6/3).

Kapolres Cilegon AKBP Dr Martua Raja Taripar Laut Silitonga melalui Kapolsek Cibeber Iptu Ibna Saputra mengatakan bahwa Kami melalui Bhabinkamtibmas Polsek Cibeber bekerja sama dengan Yayasan Mengetuk Pintu Langit Melaksanakan Kegiatan Ramadhan Berbagi dengan Sasaran Korban Bencana Banjir Di wilayah Cibeber.

Kami Berkoordinasi dengan RT setempat untuk mendistribusikan Bantuan yang di Berikan Oleh Polsek Cibeber Polres Cilegon dan Yayasan Mengetuk Pintu Langit kepada Masyarakat yang terdampak Banjir Cibeber, upaya ini agar Masyarakat Terdampak dapat melaksanakan Buka Puasa dengan makanan yang kami berikan kepada masyarakat ini. Tambah Iptu Ibna Saputra.

Personil Polsek Cibeber Polres Cilegon Aipda Prasetya Muda Tama Bhabinkamtibmas Kelurahan Karangasem dan Brigpol Affandi Surya Darma Bhabinkamtibmas Kelurahan Cibeber Polsek Cibeber bekerja sama dengan Yayasan Mengetuk Pintu Langit menyamperin Warga Yang Terdampak Banjir dengan Membawa Makan untuk Berbuka puasa. Ujar Iptu Ibna Saputra.

Dibulan suci Ramadhan ini Kami Polsek Cibeber Polres Cilegon Polda Banten bersama Yayasan Mengetuk Pintu Langit Melaksanakan Kegiatan Ramadhan Berbagi menyalurkan Bantuan Dari BAZNAS Kota Cilegon ke Masyarakat Terdampak Banjir Diwilayah Kelurahan Cibeber Kecamatan Cibeber Kota Cilegon. Tutup Iptu Ibna Saputra.

SERANG || Jejak-indonesia.id – Peristiwa rumah roboh terjadi di Kampung Cimiung RT 006/003 Desa Pulo, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang pada Jumat (06/03/2026) sekitar pukul 00.10 WIB. Kejadian tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu orang lainnya mengalami luka-luka.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Umayah (42), seorang ibu rumah tangga warga setempat. Sementara itu, satu korban lainnya yakni Uktira Ditasah (17) yang merupakan anak dari korban meninggal dunia mengalami luka-luka dan saat ini masih menjalani perawatan di RS Hermina Ciruas.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, peristiwa tersebut diduga terjadi akibat curah hujan yang cukup tinggi yang menyebabkan bagian tengah bangunan rumah menjadi rapuh dan akhirnya roboh.

Sekitar pukul 02.30 WIB, saksi bernama Hawasi yang merupakan adik dari korban meninggal dunia mendatangi rumah korban untuk mengecek kondisi korban. Saat tiba di lokasi, saksi mendapati rumah dalam keadaan gelap dan terkunci. Setelah memanggil korban namun tidak mendapat respon, saksi kemudian masuk melalui jendela rumah dan mendapati korban ibu dan anak telah tertimbun reruntuhan bangunan pada bagian tengah rumah.

Saksi kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk mengevakuasi korban dan membawa keduanya ke RS Hermina Ciruas guna mendapatkan penanganan medis.

Pada pukul 07.08 WIB, korban atas nama Umayah dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit, sementara korban Uktira Ditasah masih menjalani perawatan akibat luka yang dialaminya.

Petugas Kepolisian dari Polres Serang yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, serta meminta keterangan para saksi guna memastikan penyebab kejadian.

Akibat peristiwa tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp30.000.000.

Kasi humas polres Serang menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah penanganan di lokasi serta mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kerusakan bangunan, terutama saat curah hujan tinggi.

PANDEGLANG || Jejak-indonesia.id –  Dalam rangka mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan kepedulian sosial di bulan suci Ramadan 1447 H, Polres Pandeglang menggelar kegiatan santunan anak yatim dan buka puasa bersama yang dilaksanakan di Mapolsek Cadasari pada Jumat (06/03/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Pandeglang Dhyno Indra Setyadi dan dihadiri oleh para Pejabat Utama Polres Pandeglang, Kapolsek Cadasari beserta anggota, Bhayangkari, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta puluhan anak yatim dari wilayah Kecamatan Cadasari dan sekitarnya.

Kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan sambutan Kapolres Pandeglang yang menyampaikan bahwa kegiatan santunan anak yatim dan buka puasa bersama ini merupakan bagian dari bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya kepada anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

Kapolres Pandeglang Dhyno Indra Setyadi dalam sambutannya menyampaikan bahwa bulan suci Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk memperbanyak amal kebaikan, mempererat kebersamaan serta meningkatkan rasa empati terhadap sesama.

“Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim sekaligus mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi kita semua serta memberikan manfaat bagi anak-anak yang menerima santunan,” ujar Kapolres.

Ia juga menambahkan bahwa Polri tidak hanya memiliki tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir di tengah masyarakat dan memberikan manfaat secara langsung.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Pandeglang didampingi jajaran secara simbolis menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim berupa bantuan dan tali asih sebagai bentuk kepedulian serta dukungan moral kepada mereka.

Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polres Pandeglang dengan masyarakat, khususnya warga Kecamatan Cadasari. Dengan adanya kegiatan kebersamaan seperti ini diharapkan dapat semakin memperkuat sinergitas antara Polri dan masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman, damai dan kondusif, terutama selama bulan suci Ramadan.

Menjelang waktu berbuka puasa, kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah singkat yang memberikan pesan-pesan keagamaan tentang pentingnya berbagi, meningkatkan keimanan, serta menjaga kebersamaan dan kerukunan di tengah masyarakat.

Suasana kebersamaan dan kekeluargaan sangat terasa dalam kegiatan tersebut. Anak-anak yatim yang hadir tampak bahagia dan antusias mengikuti rangkaian acara yang diselenggarakan oleh Polres Pandeglang bersama Polsek Cadasari.

Setelah adzan Magrib berkumandang, seluruh peserta kegiatan melaksanakan doa bersama dan dilanjutkan dengan buka puasa bersama sebagai wujud kebersamaan antara jajaran kepolisian dan masyarakat.

Melalui kegiatan santunan anak yatim dan buka puasa bersama ini, Polres Pandeglang berharap dapat terus menumbuhkan rasa kepedulian sosial serta memperkuat hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman dan penuh kebersamaan di wilayah Kabupaten Pandeglang.

JAKARTA || Jejak-indonesia.id – Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Asep Edi Suheri, resmi membuka Rapat Pimpinan (Rapim) Polda Metro Jaya Tahun 2026 di Gedung BPMJ, Jakarta, Jumat (6/3/2026). Didampingi Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono, kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini menjadi ajang strategis untuk memperkuat soliditas internal.

Rapim tahun ini mengusung tema “Siap Mengamankan dan Menyukseskan Rencana Kerja Agenda Pemerintahan Guna Mendukung Transformasi Polri dalam Rangka Meningkatkan Kepercayaan Masyarakat.”

Dalam arahannya, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri menegaskan bahwa seluruh jajaran harus berkomitmen penuh dalam memberikan pelayanan terbaik. Ia menekankan bahwa transformasi Polri yang profesional dan humanis adalah kunci utama untuk terus meningkatkan kepercayaan masyarakat.

“Soliditas dan sinergi seluruh jajaran adalah fondasi penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), khususnya di wilayah hukum Polda Metro Jaya,” ujar Kapolda.

Selain membahas stabilitas keamanan, Rapim ini juga menekankan peningkatan kualitas pelayanan publik. Kapolda berharap personel di lapangan mampu bekerja secara responsif terhadap kebutuhan warga, sejalan dengan visi Polri yang Presisi.

Melalui momentum ini, Polda Metro Jaya bertekad untuk terus berbenah diri demi mewujudkan institusi kepolisian yang semakin dicintai dan dipercaya oleh masyarakat luas.

JAKARTA || Jejak-indonesia.id – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membeberkan peran pemerintah dalam rangka menjaga perdamaian dan ekonomi ditengah konflik global.

Hal tersebut disampaikan Kapolri dalam sambutannya di acara Silaturahmi Ramadan dengan DPD KSPSI Jawa Barat di PT NOK, pada Jumat (6/3) sore.

Kapolri mengatakan situasi global saat ini sedang tidak menentu akibat eskalasi yang terjadi antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.

Sigit mengatakan pemerintah Indonesia sebagai negara nonblok tinggal diam atas situasi tersebut. Ia menyebut pelbagai upaya diplomasi terus dilakukan untuk menciptakan perdamaian.

“Tentunya saya sampaikan kepada rekan-rekan semua bagaimana pemerintah terus berusaha untuk bekerja keras sebagai negara non-blok untuk melaksanakan politik bebas dan aktif,” ujarnya.

“Kemudian Indonesia ingin berperan aktif untuk ikut mendamaikan Palestina dan Israel dengan usulan two-state solution,” imbuh Kapolri.

Dari sisi ekonomi, Sigit mengatakan pemerintah juga terus melakukan negosiasi untuk menurunkan besaran tarif yang dikenakan Amerika Serikat kepada Indonesia. Ia menyebut lewat upaya yang dilakukan pemerintah besaran tarif bisa diturunkan dari 32 persen menjadi 19 persen.

Tak hanya itu, Kapolri mengatakan kedepan pemerintah juga akan mendorong hilirisasi di pelbagai macam industri untuk meningkatkan perekonomian. Mulai dari industri otomotif, baterai listrik hingga lifting minyak.

Di sisi lain, Sigit menegaskan pemerintah melalui program Asta Cita juga terus berupaya menciptakan ketahanan pangan hingga energi agar Indonesia dapat mandiri dan tidak bergantung dengan negara lain.

“Berbagai macam program Asta Cita ini juga terus didorong, sehingga di dalam kondisi apa pun Indonesia tetap bisa terjaga, khususnya dalam situasi menghadapi pertarungan, menghadapi berbagai macam tekanan,” jelasnya.

Oleh karenanya, ia meminta agar kelompok buruh juga dapat bersatu agar dapat menjaga iklim investasi di Indonesia terus tumbuh. Selain itu, Sigit meminta agar seluruh peluang dan sumber daya alam yang ada dapat dikelola dengan sebaik-baiknya agar bermanfaat bagi masyarakat.

“Dalam situasi global seperti saat ini, kondisi seperti saat ini, mau tidak mau Indonesia harus bisa mandiri, harus bisa berdiri di atas kaki sendiri,” jelasnya.

“Oleh karena itu tentunya kita harus bisa mengelola seluruh sumber daya alam yang kita miliki untuk kemudian betul-betul kita manfaatkan untuk masyarakat kita, bangsa kita,” sambungnya.

Terakhir, Sigit juga meminta agar kelompok buruh terus mempersiapkan diri dan meningkatkan kualitasnya agar tidak kalah bersaing dengan luar negeri.

“Sehingga ketika ada program-program yang terkait dengan masalah hilirisasi, hal-hal yang kemudian memang harus kita dorong untuk kualitas SDM kita harus siap, maka buruh-buruh kita tidak kalah dengan negara lain, karena ini bagian dari kompetisi kita dengan negara-negara yang ada,” pungkasnya.

error: Content is protected !!