Sorry, we're closed Opens Jumat at 9:00 am

Tahun: 2025

Satgas Yonif 131/Brajasakti Berikan Pelayanan Kesehatan di Kampung Pikere, Perbatasan Papua

KEEROM || jejakindonesia.id -

Satgas Yonif 131/Brajasakti terus menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat di perbatasan Papua. Kali ini, melalui Pos Ujung Karang yang dipimpin Serda Dwi April Adhim, personel satgas melaksanakan pelayanan kesehatan bagi warga di Kampung Pikere, Kabupaten Keerom.

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari warga, salah satunya Enggel A. Dogomo (35), yang menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan pelayanan kesehatan yang diberikan. Ia menilai kehadiran Satgas tidak hanya membantu menjaga kesehatan masyarakat, tetapi juga mempererat tali silaturahmi serta memberikan rasa aman di tengah kehidupan sehari-hari.

“Terima kasih atas kepedulian dan bantuan Satgas. Kami merasa lebih dekat, sehat, dan diperhatikan,” ungkap Enggel.

Selain memberikan layanan kesehatan, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi personel satgas untuk lebih mengenal kondisi masyarakat sekaligus mengikuti perkembangan situasi di wilayah Kampung Pikere. Hal ini sejalan dengan komitmen Satgas Yonif 131/Brajasakti untuk selalu hadir dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat perbatasan.

Bersama Braja Sakti Membangun Negeri

Autentikasi: Pen Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 131 Braja Sakti

Kapolda Aceh Mengajak Masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan

Banda Aceh — Kapolda Aceh Brigjen Pol Marzuki Ali Basyah mengajak masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Hal tersebut disampaikan Marzuki dalam kegiatan Saweu Kede Kopi bersama Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah alias Dek Fath, di Desa Lampulo, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, Rabu, 10 September 2025.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Aceh menegaskan pentingnya kebersamaan antara aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Menurutnya, keberhasilan menjaga Aceh yang damai tidak hanya bergantung pada aparat kepolisian, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

“Kita semua memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga Aceh tetap aman, damai, dan kondusif. Dengan bekerja sama, kita dapat mewujudkan lingkungan yang nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujar Abituren Akabri 1991 itu.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada warga Lampulo yang selama ini telah mendukung upaya kepolisian dalam menjaga ketertiban. Ia berharap kerja sama yang sudah terjalin dapat semakin ditingkatkan, terutama dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas di tengah masyarakat.

Sementara itu, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah turut mengapresiasi langkah Kapolda Aceh yang aktif turun langsung ke tengah masyarakat. Menurutnya, kebersamaan yang dibangun melalui kegiatan Saweu Kede Kopi menjadi wadah efektif untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan aparat keamanan dengan masyarakat.

Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut diwarnai dengan dialog interaktif dengan warga Lampulo, yang menyampaikan aspirasi dan masukan terkait keamanan serta kenyamanan di lingkungan mereka.

@kapolda_aceh
@spripimpoldaaceh
@bidhumaspoldaaceh
@divisihumaspolri
@polripresisi
@polisi_peduli
@halo_polisi
@polisi_indonesia

#bidhumaspoldaaceh #poldaaceh #polripresisi

Terima Hasil Kajian Tim PKDN Sespimti Polri, Kapolda Kalteng Harap Prektek ini Mampu Dorong Digitalisasi Hukum di Wilayah

Palangka Raya || jejakindonesia.id - Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng), Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.IK., M.Si. menerima hasil kajian dari tim Praktek Kerja Dalam Negeri (PKDN) Sekolah Staff Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri Dikreg 34, Gel II tahun 2025.

Penyerahan hasil kajian tersebut, diserahkan langsung oleh ketua tim PKDN Pokja VI Sespimti Polri, Irjen Pol Abioso Seno Aji, kepada Kapolda Kalteng, bertempat di Lobi Mapolda setempat, Jl. Tjilik Riwut Km. 1, Kota Palangka Raya. Rabu (10/9/2025).

Hadir juga dalam kegiatan, Brigjen Pol Slamet Hariyadi, Brigjen Pol Hemat Sikumbang, Kombes Pol Muhammad Anwar R dan Kombes Pol Mugi Sekar Jaya, serta tujuh Serdik Pokja VI PKDN Sespimti, dan turut diikuti sejumlah pejabat utama Polda Kalteng.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Kalteng menyampaikan apresiasi atas kajian yang diusung yakni, Mewujudkan Digital Leadership dan Kolaborasi Guna Menegakkan Supremasi Hukum.

Hasil kajian ini sangat luar biasa. Judul yang diturunkan lebih spesifik lagi adalah Penguatan Strategi untuk Digital Leadership dan Kolaborasi dalam Mendukung Pendekatan Hukum Berbasis Teknologi untuk Mewujudkan Keadilan dan Kepastian Hukum.

"Untuk itu, saya harapkan kajian ini dapat diimplementasikan sesuai dengan kebutuhan kita dalam meningkatkan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat,” ungkap Kapolda.

Ia menekankan pentingnya penerapan teknologi dalam mendukung penegakan hukum yang efektif, efisien, transparan, dan memberikan rasa keadilan bagi masyarakat

"Dengan adanya digitalisasi hukum, diharapkan proses penegakan hukum dapat lebih transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat," ujarnya.

"Semoga dengan adanya kajian ini, dapat diimplementasi dengan baik, sehingga membawa dampak positif bagi masyarakat Kalteng dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian," tutupnya.

Hari Lahir ke-51 Bupati Ipuk, Komunitas Pendukung Ipuk Rayakan dengan Kegiatan Sosial

BANYUWANGI || jejakindonesia.id - Peringati hari ulang tahun Bupati Ipuk Fiestiandani, tim yang komitmen dan konsisten kepada Ipuk Fiestiandani sejak sebelum pemilihan kepala daerah 2024 berlangsung yaitu Komunitas Pendukung Ipuk ( KPI ) turut merayakan hari istimewah itu dengan cara sederhana yakni melakukan kegiatan sosial di beberapa wilayah.

Veri Kurniawan S.ST., S.H selaku pendiri Komunitas Pendukung Ipuk ( KPI ) menjelaskan bahwa kita turut peringati hari ulang tahun Bupati Ipuk dengan cara berbagi, meskipun tidak skala besar

"Ini bukan bagian dari strategi untuk menjadi penjilat agar diperhatikan Bupati, tapi merupakan sebuah wujud komitmen dan konsistensi Komunitas Pendukung Ipuk ( KPI ) dalam turut serta mengawal program pro rakyat milik Pemkab Banyuwangi yang dinahkodai oleh Bupati Ipuk," jelas Veri.( 10/9)

Tentu sebagai masyarakat kami punya harapan terhadap pemimpin yang kami dukung, yaitu program yang memang bisa membawa Banyuwangi lebih baik kedepan

" Semoga Bupati Ipuk selalu bisa hadir ditengah - tengah masyarakat Banyuwangi untuk bisa mendengarkan harapan, keluh kesah rakyatnya yang memang perlu diperhatikan. Tentu salah satu indikatornya adalah tidak salah memberikan posisi atau jabatan jajarannya di setiap OPD untuk mendukung visi - misi atau program Bupati untuk rakyat Banyuwangi," tambah Veri.

Tentu sebagai salah satu komunitas pendukung Ipuk, kami akan selalu konsisten dalam menyuarakan suara masyarakat yang perlu diperhatikan dan dibantu oleh pemerintah daerah yang dinahkodai oleh Bupati Ipuk, tambah Veri.

Polres Pelabuhan Tanjungperak Amankan Remaja Kelompok Gangster SSTB dan All Star Terlibat Bentrokan di Kalilom Lor Surabaya

TANJUNGPERAK || jejakindonesia.id - Video viral di media sosial aksi kelompok gangster saling menyerang dengan menggunakan senjata tajam dan bom molotov langsung ditindaklanjuti Polsek Kenjeran bersama Unit Jatanras Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim.

Peristiwa itu terjadi pada Senin, (8/9) sekitar pukul 01.00 Wib di Jalan Kalilom Lor Gang 3, Surabaya.

Dari lokasi kejadian, polisi menemukan tiga bilah senjata tajam, satu busur panah, dan dua pecahan botol bekas molotov.

Kompol Yuyus Andriastanto, Kapolsek Kenjeran Surabaya melalui Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjungperak Iptu Suroto menegaskan, setelah adanya kejadian tersebut anggota langsung turun untuk melakukan penyelidikan terkait video viral kelompok gangster yang menyerang di Jalan Kalilom Lor Gang 3 Surabaya.

"Dari dasil penyelidikan mengungkap adanya dua kelompok yang terlibat, yakni gangster SSTB sebagai pihak yang diserang, dan gangster All Star serta gabungan kelompok lain sebagai penyerang," tutur Iptu Suroto, kepada wartawan,Rabu (10/09/2025).

Iptu Suroto menjelaskan dari hasil penyelidikan anggota berhasil mengamankan sembilan remaja, lima di antaranya dari kelompok SSTB dan empat dari All Star.

"Identitas mereka tercatat mulai dari usia 14 hingga 21 tahun, untuk anak di bawah umur sehingga dilimpahkan ke Unit PPA Polres Pelabuhan Tanjung Perak,"ujar Iptu Suroto.

Ia menambahkan, dari pengakuan salah satu pelaku FFM (18), aksi penyerangan ini dilakukan semata-mata untuk konten media sosial.

Kelompoknya sengaja melempar molotov dan menyalakan kembang api ke arah gang tempat lawannya saat berkumpul, lalu meninggalkan lokasi dengan cepat menuju wilayah Tambaksari Surabaya.

Saat ini, delapan remaja diamankan untuk dilakukan pendataan di Mapolsek Kenjeran untuk pemeriksaan lebih lanjut, sementara kepolisian masih melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya aktor lain di balik aksi tersebut.

Iptu Suroto menegaskan akan menindak tegas setiap aksi gangster yang meresahkan masyarakat.

"Tindakan para pelaku tidak hanya membahayakan orang lain, tetapi juga berpotensi mengancam keselamatan diri mereka sendiri, pungkasnya.