Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Bulan: Desember 2025

Ketum Rangkap Jabatan Di Bali, Sebagai Ketua FRN dan YLKIS, Dorong Hubungan Baik. Polisi, Lapas, Imigrasi, Perhubungan, Beacukai,Samsat Jasaraharja

JAKARTA || jejakindonesia.id - Terinformasi Agus Flores Rangkap Jabatan Jadi Ketua FRN dan YLKIS Bali, karena Bukan Hanya Pergantian Ketua Perkumpulan Wartawan Fast Respon Bali, Tapi Ada Agenda Penting Kemitraan yang harus dibangun.

Diantaranya Perkuat Kemitraan Dengan Kepolisian Daerah (Polda), Badan Narkotika Nasioanal (BNN) Bali, Bandara Penerbangan Bali, Pelabuhan Penyebrangan Bali Banyuwangi,  Lapas Bali, Imigrasi Bali, dan Lantas (Samsat) Seluruh Bali dan Jasaraharja.

" Saya Pegang Dulu Bali, Saya Sudah Perintahkan Sekjen DPP Untuk Buat SK Saya," tegas Agus Flores.

Rencananya Agus, ke Bali akan Mendirikan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia Sutra (YLKIS) Bali.

" Nanti YLKIS Bali, Saya Pegang Dulu, Agar Gampang memantau Pelayanan Jasa dan Penegakan Hukum Produk dan Barang Ilegal, " tegasnya.

Perkuat Pelayanan hingga Pelosok, Kapolda NTT Serahkan 20 Motor Operasional Bhabinkamtibmas

KUPANG || jejakindonesia.id - Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) menyerahkan kendaraan operasional Bhabinkamtibmas kepada delapan Polres jajaran Polda NTT, Rabu 17 Desember 2025, pukul 07.30 Wita. Kegiatan berlangsung di Lobby Mapolda NTT dan dipimpin langsung oleh Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko., S.I.K., M.Si.

Sebanyak 20 unit sepeda motor Bhabinkamtibmas diserahkan untuk mendukung kelancaran tugas kepolisian di wilayah NTT, khususnya dalam pelayanan kepada masyarakat hingga ke pelosok desa. Penyerahan dilakukan secara simbolis berupa STNK-BD dan dua unit sepeda motor, dengan penerima perwakilan yakni Kapolres Sabu Raijua dan Kapolres Rote Ndao.

Adapun rincian distribusi kendaraan Bhabinkamtibmas kepada Polres jajaran Polda NTT sebagai berikut yakni Polres Rote Ndao: 5 unit, Polres Sabu Raijua: 5 unit, Polres Flores Timur (Flotim): 2 unit, Polres Sumba Barat: 2 unit, Polres Sumba Barat Daya: 1 unit, Polres Nagekeo: 2 unit, Polres Manggarai Timur: 2 unit dan Polres Malaka: 1 unit, total: 20 unit.

Melalui Kabidhumas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., Kapolda NTT menyampaikan bahwa bantuan kendaraan ini sangat strategis untuk memperkuat peran Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak Polri di tengah masyarakat.

“Bapak Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko menyampaikan bahwa kendaraan operasional ini diharapkan dapat meningkatkan mobilitas dan efektivitas Bhabinkamtibmas dalam menjalankan tugas pembinaan, pemeliharaan kamtibmas, serta pelayanan kepada masyarakat, khususnya di wilayah dengan kondisi geografis yang menantang,” ujar Kombes Pol Henry.

Lebih lanjut dijelaskan, kendaraan tersebut merupakan bantuan dari anggota Komisi III DPR RI yang diperuntukkan bagi kelancaran tugas kepolisian di wilayah Nusa Tenggara Timur.

"Atas nama Kapolda NTT dan seluruh jajaran, kami menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada anggota Komisi III DPR RI atas perhatian dan dukungan yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi peningkatan kinerja Polri di NTT,” tambah Kabidhumas Polda NTT.

Dengan adanya dukungan sarana prasarana ini, Polda NTT berharap kehadiran Polri melalui Bhabinkamtibmas semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, serta mampu memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur.

Jendral Agus Sudah Monitor Nusakambangan, Jangan Sampai Masuk Narkoba

JAKARTA || jejakindonesia.id - Hal itu disampaikan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) RI Jendral Polisi  Agus Andrianto SH MH, Saat Rapat koordinasi, evaluasi, dan pengendalian kinerja Kemenimipas tahun 2025 di hotel kawasan Jakarta Selatan, Selasa (16/12/2025).

Jendral Aguspun menekankan agar petugas di LP Nusakambangan bisa mencegah peredaran narkoba.

Karena Menurutnya Sampai saat ini sudah lebih dari 1.690 Narapida dipindahkan ke Nusakambangan.

Sehingga Jendral Bintang Empat, Mengingatkan Kembali kepada Bawahannya jangan sampai nantinya Adanya  peredaran narkoba, Di LP Nusakambangan Tersebut.

" Saya ingatkan, teman-teman yang di Nusakambangan, jangan sampai nanti peredaran narkoba, penipuan, pengendaliannya, pindah ke Nusakambangan," ujar Agus saat penutupan rapat koordinasi, evaluasi, dan pengendalian kinerja Kemenimipas tahun 2025 di hotel kawasan Jakarta Selatan, Selasa (16/12/2025).

Lanjut Jendral Agus, Bahwa  pemindahan 1.690 lebih napi ke Lapas Nusakambangan untuk mencegah peredaran narkoba.

" Saya wanti-wanti petugas agar tak ada kasus narkoba di Lapas Nusakambangan, " Ujar Jendral Mantan Wakapolri ini.

" Saya ulangi lagi dan ini Warning, jangan sampai upaya kita untuk mengurangi peredaran narkotika dan penipuan dari lapas yang sudah kita indikasikan, terulang lagi diLapas," tegasnya.

"Kita upayakan untuk cegah, justru terjadi di Lapas Nusakambangan," Lanjutnya.

Agus menjelaskan pala, sudah banyak kegiatan positif yang dibuat di Nusakambangan. Sehingga Dirinya meminta kepada semua petugas di sana agar bisa benar-benar menjaga Lapas Nusakambangan.

"Suda Bagus Di Nusakambangan sudah banyak itu kegiatan-kegiatan yang kita kerjakan di sana. Nanti pasti akan bisa kita nikmati, pegawai-pegawai di sana akan menikmati. Jadi tolong jaga betul," tutur Agus.

(R.Mas MH Agus Rugiarto SH)

Jejak Senyap di Lumbung Pangan: Dandim Banyuwangi Turun Langsung Cek Titik Strategis KDMP

BANYUWANGI || jejakindonesia.id — Komandan Kodim (Dandim) 0825/Banyuwangi, Letkol Arm Tryadi Indrawijaya, S.H., M.I.P., bersama konsultan teknik PT Agrinas Pangan Nasional meninjau langsung dua titik lokasi Kawasan Demplot Mandiri Pangan (KDMP) di wilayah Kecamatan Kabat dan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Senin (15/12/2025). Kunjungan lapangan ini menjadi bagian dari penguatan program strategis ketahanan pangan nasional di tingkat daerah.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan teknis lahan, infrastruktur pendukung, serta kesesuaian perencanaan pengembangan KDMP dengan kondisi geografis dan kebutuhan masyarakat setempat. Letkol Tryadi menegaskan bahwa keterlibatan TNI AD, khususnya Kodim 0825/Banyuwangi, merupakan wujud komitmen mendukung program pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan yang berkelanjutan.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap tahapan berjalan tepat sasaran, terukur, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ketahanan pangan adalah bagian dari ketahanan nasional,” ujar Letkol Arm Tryadi Indrawijaya di sela-sela peninjauan. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara TNI, BUMN pangan, konsultan teknis, dan pemerintah daerah agar program KDMP dapat berjalan optimal.

Kegiatan ini diharapkan mampu mempercepat realisasi kawasan percontohan pangan yang produktif dan berdaya saing di Banyuwangi. Dengan pengawasan langsung di lapangan, Kodim 0825/Banyuwangi memastikan program KDMP tidak hanya berhenti pada perencanaan, tetapi benar-benar hadir sebagai solusi konkret dalam memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

Geng Remaja Gasak Motor CBR Korban yang Dianiaya, Tiga Pelaku Berhasil Diringkus Polsek Perdagangan

SIMALUNGUN || jejakindonesia.id - Aksi brutal geng remaja di Kabupaten Simalungun berhasil dibongkar polisi. Unit Reskrim Polsek Perdagangan mengamankan tiga pelaku pencurian dengan kekerasan yang mengeroyok korban hingga babak belur dan menggasak sepeda motor Honda CBR miliknya. Kapolsek Perdagangan AKP Ibrahim Sopi saat dikonfirmasi Selasa malam (16/12/2025) sekitar pukul 19.00 WIB membenarkan penangkapan tersebut.

"Kami telah mengamankan tiga tersangka dalam kasus pencurian dengan kekerasan yang terjadi pada Jumat malam, 12 Desember 2025 lalu," ujar AKP Ibrahim Sopi kepada awak media.

Korban yang bernama Muhammad Rifal Rahmadani (24 tahun), karyawan swasta asal Deli Serdang, mengalami kejadian mengerikan saat melintas di Jalan Baru, Kelurahan Perdagangan III, Kecamatan Bandar, sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu, Rifal tengah mengendarai motor Honda CBR bernomor polisi E 4750 BY bersama temannya, Ananda Ashari.

"Tiba-tiba ada dua orang dengan motor Supra X 125 mengejar kami. Salah satu dari mereka menendang motor saya sampai terhenti," ungkap Rifal dalam laporannya ke polisi.

Insiden bermula ketika salah satu pelaku meminta rokok kepada korban. Karena tidak memberikan rokok tersebut, situasi langsung memanas. "Mereka langsung menyerang saya. Tidak lama kemudian, teman-teman pelaku berdatangan dan ikut melakukan penganiayaan," cerita Rifal dengan nada masih trauma.

Akibat kekerasan tersebut, Rifal mengalami luka di pelipis mata kanan dan kepala bengkak. Yang lebih menyakitkan, setelah penganiayaan berakhir, motor kesayangannya juga raib. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 15 juta.

Tidak tinggal diam, korban segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Perdagangan pada 13 Desember 2025. Laporan polisi dengan nomor LP/B/394/XII/2025 langsung ditindaklanjuti dengan cepat oleh tim Reskrim.

Melalui penyelidikan intensif dan olah TKP, petugas berhasil mengidentifikasi lima orang yang dicurigai terlibat. Pada Sabtu malam, 13 Desember 2025 sekitar pukul 19.00 WIB, tiga dari lima tersangka berhasil ditangkap.

Ketiga tersangka yang diamankan adalah Felix Wijaya Manalu (17 tahun), Fans Kristus Situmorang (17 tahun), dan Ogeg Sergio Sinaga (17 tahun). Ketiganya merupakan remaja yang berdomisili di Jalan Sandang Pangan Ujung, Kelurahan Perdagangan III, Kecamatan Bandar.

"Dari hasil interogasi, terungkap bagaimana kronologi kejadian sesungguhnya," jelas Kapolsek Ibrahim Sopi.

Berdasarkan pengakuan tersangka, pelaku bernama Liot Hutagaol (masih buron) adalah dalang utama. Dialah yang menendang motor korban sambil berkata kasar, "Layas kali matamu". Pertengkaran mulut pun pecah dan berujung kekerasan massal.

Liot mengambil tanah liat keras di pinggir jalan dan memukulkannya ke pelipis korban. Fans Kristus meninju dada korban, sementara Felix memukul kepala korban. Setelah korban tidak berdaya, Liot memerintahkan Felix untuk mengambil motor CBR korban.

Yang mengejutkan, motor curian tersebut kemudian dibawa ke perkebunan Bah Lias. Di sana, pelat nomor dilepas dan kabel motor diotak-atik agar bisa dihidupkan tanpa kunci. Lima pelaku kemudian membawa motor tersebut ke Martubung, wilayah Polres Belawan.

"Motor hasil curian itu digadaikan kepada seseorang bernama Mutu hanya seharga Rp 500 ribu. Uang tersebut dibagi-bagi, masing-masing pelaku mendapat Rp 100 ribu," ungkap Kapolsek dengan nada prihatin.

Berkat kerja sama dengan Polres Belawan, petugas berhasil melacak keberadaan motor korban di Martubung dan mengamankannya sebagai barang bukti. Mengetahui motornya ditemukan, Rifal mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian.

"Kami sangat berterima kasih, terutama kepada Polsek Perdagangan dan Polres Simalungun yang bekerja cepat," ucap Rifal lega.

Saat ini, ketiga tersangka beserta barang bukti motor Honda CBR telah diamankan di Polsek Perdagangan untuk proses penyidikan lebih lanjut. Sementara itu, pengejaran terhadap dua pelaku lainnya, Liot Hutagaol dan Apostel Simanjuntak, masih terus dilakukan.

"Para tersangka akan kami proses hingga ke tingkat JPU sesuai hukum yang berlaku," tegas Kapolsek Ibrahim Sopi menutup keterangannya.

Kasus ini menjadi pengingat penting tentang bahaya kenakalan remaja yang berujung tindak kriminal. Motif ekonomi yang dangkal telah membawa para remaja ini ke jeruji besi dan merusak masa depan mereka.

error: Content is protected !!