Sorry, we're closed Opens Selasa at 9:00 am

Bulan: Desember 2025

Meriahkan Natal, Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 643/Wns Turut Berikan Bingkisan untuk Masyarakat

KEROM || jejakindonesia.id - Dalam rangka menyambut perayaan Natal, personil Satgas 643/Wns berbagi kasih dengan memberikan bingkisan Natal kepada masyarakat di beberapa Distrik, Kab. Keerom, Papua, Rabu (24/12/2025).

Kegiatan tersebut merupakan aksi nyata sebagai bentuk kepedulian dan sentuhan langsung TNI kepada masyarakat, khususnya yang beragama Nasrani dalam perayaan Natal.

Terlihat jelas antusiasme dan penuh suka cita masyarakat dan anak-anak menyambut kehadiran personil Satgas saat membagikan total bingkisan sebanyak 1.400 paket.

Sasaran penerima bingkisan Natal ditujukan kepada masyarakat di beberapa kampung binaan Satgas Yonif 643/Wns. Kali ini bingkisan yang diberikan berupa sembako sebanyak 1.000 paket kebutuhan pokok sehari-hari, ada juga hadiah Natal untuk anak-anak berupa boneka dan snack sebanyak 400 buah.

Dansatgas Yonif 643/Wns, Letkol Inf Adhi Sumarno, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan teritorial di wilayah perbatasan Papua.

“Dengan adanya kegiatan seperti ini, tentunya selain berbagi kebahagiaan hal ini juga bisa menumbuhkan rasa saling mengasihi dan mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat, tuturnya."

Rudi (63) mewakili masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Satgas Yonif 643/Wns atas perhatian dan kepedulian yang telah diberikan.

“Pembagian bingkisan ini merupakan kegiatan mulia yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan anak-anak, tuturnya."

Autentikasi: Pen Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 643 Wanara Sakti

Perempuan Tangguh Penjaga Negeri: Kowad Rayakan Usia ke-64 di Kodam V/Brawijaya

SURABAYA || jejakindonesia.id — Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 dengan menggelar tasyakuran di Lapangan Hitam Kodam V/Brawijaya, Surabaya, Rabu (23/12/2025).

Kegiatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus penegasan peran strategis Kowad dalam mendukung tugas pokok TNI Angkatan Darat di tengah dinamika tantangan bangsa yang terus berkembang.Mengusung tema “Kowad Prima Siap Mendukung TNI Menuju Indonesia Maju”, peringatan HUT ke-64 Kowad diisi dengan rangkaian kegiatan bernuansa sosial dan kebersamaan.

Acara diawali dengan santunan kepada anak yatim piatu sebagai wujud kepedulian sosial, dilanjutkan olahraga senam bersama, hiburan, pemotongan tumpeng dan kue tart, serta pembagian doorprize yang semakin menyemarakkan suasana.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung khidmat, hangat, dan penuh semangat kebersamaan. Kowad dari berbagai satuan turut ambil bagian dalam perayaan tersebut, termasuk perwakilan Kowad Kodim 0825/Banyuwangi yang hadir memeriahkan acara.

Adapun personel yang mengikuti kegiatan ini di antaranya Serma (K) Rika Iriyani, Serka (K) Dyah Retno Pratiwi, serta Sertu (K) Dewi Rosi Pratiwi. Kehadiran mereka mencerminkan soliditas dan loyalitas Kowad lintas wilayah dalam satu ikatan pengabdian kepada bangsa dan negara.

Sertu (K) Dewi Rosi Pratiwi menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-64 Kowad menjadi suntikan motivasi bagi seluruh prajurit wanita TNI AD untuk terus meningkatkan profesionalisme dan dedikasi.

“Di usia ke-64 ini, Kowad semakin matang dan siap berkontribusi nyata dalam mendukung tugas TNI AD. Kami berkomitmen untuk terus mengabdi dengan disiplin, loyalitas, dan semangat pengabdian demi terwujudnya Indonesia yang maju dan berdaulat,” tegasnya.

Malam Natal, Bupati Ipuk Bersama Forkopimda Patroli ke Sejumlah Gereja di Banyuwangi

BNYUWANGI || jejakindonesia.id – Malam Natal, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) patroli keliling ke sejumlah gereja di Banyuwangi, Rabu (24/12/2025) malam.

Patroli tersebut dilakukan bersama Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, Dandim 0825 Banyuwangi Letkol Arm Triyadi Indrawijaya, Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Muhammad Puji Santoso, serta Kepala Kantor SAR Banyuwangi I Made Oka Astawa, Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono.

“Patroli malam ini untuk memastikan umat Kristiani dapat menjalankan ibadah Natal dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan,” ujar Ipuk.

Rombongan memulai patroli dari Mapolresta Banyuwangi dengan menggunakan sepeda motor menuju Gereja Katolik Maria Ratu Damai di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kelurahan Penganjuran.

Di lokasi tersebut, rombongan disambut sekitar seribu jemaat. Setelah menyapa jemaat, Ipuk bersama Forkopimda melanjutkan kunjungan ke Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) Immanuel Banyuwangi di Jalan Dr. Sutomo, Kelurahan Kepatihan.

Patroli kemudian dilanjutkan ke Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Banyuwangi di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Kelurahan Penganjuran.

Di setiap gereja yang dikunjungi, Ipuk titip agar jemaat mendoakan Banyuwangi senantiasa aman, nyaman, dan terhindar dari bencana.

“Kami juga mengajak umat Kristiani untuk bersama-sama membangun Banyuwangi dengan semangat kebersamaan,” tutur Ipuk.

“Semoga Natal ini membawa kebahagiaan, ketenangan, dan dapat dirayakan bersama keluarga dengan penuh kehangatan serta sukacita,” kata Ipuk.

Sementara Kapolresta mengatakan pengamanan Natal telah disiapkan secara maksimal, dengan menempatkan personel gabungan di tiap gereja.

“Total ada 125 gereja di Banyuwangi yang melaksanakan ibadah Natal. Seluruhnya telah kami tempatkan personel pengamanan, dan sebelumnya dilakukan sterilisasi untuk memastikan ibadah berjalan aman dan lancar,” ujarnya. (*)

Dijenguk Bupati Ipuk di RSUD Blambangan, Maestro Gandrung Mbok Temu Nembang “Layar Kumendung

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Meski tengah terbaring sakit di RSUD Blambangan, maestro Gandrung Banyuwangi, Mbok Temu, tetap menunjukkan semangatnya dengan melantunkan tembang legendaris “Layar Kumendung”, saat Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menjenguknya, Rabu (24/12/2025).

Mbok Temu dirawat di RSUD Blambangan sejak Senin malam (22/12/2025) akibat patah tulang panggul sebelah kiri yang membuatnya kesulitan bergerak. Keesokan harinya, Selasa pagi, sang maestro telah menjalani operasi penggantian sendi panggul di rumah sakit tersebut.

“Cepat sembuh ya Mbok. Tetap semangat,” ujar Ipuk menyemangati.

Keduanya terlihat ngobrol ringan seputar sakit yang diderita dan hal lainnya. Dalam kesempatan itu, Ipuk didampingi Ketua Dewan Kesenian Blambangan (DKB) Hasan Basri.

Bahkan di tengah obrolan itu, Mbok Temu menyanyikan tembang Layar Kumendung dengan bersemangat.

Tembang “Layar Kumendung” biasa dinyanyikan para Gandrung di ujung pementasannya. Layar Kumendung isinya mengajak agar generasi muda berjuang untuk tanah airnya.

“Bu Ipuk kan tadi pesan agar saya semangat. Ini saya tunjukkan kalau saya terus semangat. Masih bisa nyanyi meskipun sakit,” seringainya sambil menggenggam erat tangan Bupati Ipuk.

Ipuk mendoakan agar Mbok Temu segera diberikan kesembuhan, dan segera pulih untuk bisa menjalankan aktivitasnya kembali. “Semoga cepat pulih, biar bisa menari dan nyinden lagi,” ujarnya.

Mbok Temu merupakan salah satu maestro gandrung di Banyuwangi. Tak hanya tampil di dalam negeri, dia pun kerap diundang tampil ke berbagai negara. Atas dedikasinya melestarikan kebudayaan daerah, Mbok Temu meraih Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI) dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi pada 2024 lalu.

Perjalanan Mbok Temu sebagai penari gandrung dimulai sejak usianya 15 tahun. Hingga kini dia masih aktif berkarya. Bahkan sebelum sakit, dia sempat tampil dalam drama musik kolosal bersama grup band Kotak pada konser kemanusiaan, di peringatan Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) 20 Desember. Bahkan grub band Kotak juga sempat menjenguk Mbok Temu.

Sejak masih gadis, Mbok Temu dikenal sebagai penari dan penyanyi Gandrung dengan ciri khas vokal melengking tinggi dan suara timbre yang padat. Suara lantang itu tetap menjadi ciri khas Mbok Temu hingga kini, meski usianya sudah tidak lagi muda. (*)

Natal 2025, Bupati Ipuk Ajak Umat Kristiani Tandang Bareng Bangun Banyuwang

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Suasana damai dan penuh sukacita mewarnai perayaan Natal di Kabupaten Banyuwangi. Salah satunya terlihat pada perayaan Natal yang digelar di Gereja Bethel Indonesia (GBI) Filadelfia, Kecamatan Rogojampi, Selasa malam (23/12/2025).

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani hadir dalam perayaan tersebut bersama Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, perwakilan Dandim, perwakilan Danlanal, tokoh lintas agama, dan jajaran OPD Pemkab Banyuwangi.

Kehadiran rombongan disambut hangat Ketua Badan Musyawarah Antar Gereja (Bamag) Banyuwangi Pendeta Anang Sugeng Sulistyanto, para pendeta lintas gereja, tokoh gereja, serta ratusan jemaat yang memadati lokasi ibadah.

“Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberikan kasih sayang dan kebahagiaan untuk Bapak/Ibu semuanya. Serta bisa menjalankan ibadah dengan khidmat dan penuh suka cita,” ujar Ipuk.

Ipuk mengatakan Banyuwangi adalah rumah besar bagi semua warganya. Ia mengapresiasi seluruh pihak karena telah menjaga keberagaman yang ada di Banyuwangi.

Natal tahun ini, lanjut Ipuk, bersamaan dengan usia Banyuwangi yang ke-254. Pemerintah daerah mengusung tema “Tandang Bareng” mengajak seluruh elemen masyarakat termasuk umat Kristiani untuk bersama-sama membangun Banyuwangi.

“Dengan kasih yang tulus, kita bisa berjalan bersama membangun Banyuwangi yang kita cintai. Terima kasih terkhusus umat Kristiani yang selama ini bareng-bareng merawat persaudaraan dan ikut berkontribusi bagi kemajuan Banyuwangi,” tutur Ipuk.

Sementara Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Banyuwangi.

“Alhamdulillah, hingga saat ini situasi Banyuwangi tetap aman, kondusif, dan terkendali. Ini berkat kerja sama kita semua,” ujarnya.

Perayaan Natal di Gereja Bethel Indonesia (GBI) Filadelfia Rogojampi berlangsung sederhana namun penuh keceriaan. Selain pertunjukan drama, tarian, dan pujian, acara juga diisi dengan pesan rohani yang disampaikan Pendeta Rudi Susanto dari Surabaya.

Pendeta Rudi menyebut perayaan Natal di Banyuwangi terasa istimewa.

“Ini Natal yang luar biasa bagi kami. Kehadiran Ibu Bupati dan Kapolresta menjadi sukacita tersendiri, dan kami berharap ke depan Banyuwangi semakin meriah dalam menyambut Natal,” tutur dia.

Perayaan Natal tersebut diikuti sekitar 600 jemaat yang mengikuti seluruh rangkaian ibadah dengan penuh kekhusyukan dan kegembiraan. (*)

error: Content is protected !!