Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Bulan: November 2025

Kapolda Jatim Kunjungi Pondok Pesantren Al-Hikmah Melathen di Tulungagung

TULUNGAGUNG || jejakindonesia.id - Suasana berbeda terlihat di Mapolres Tulungagung. Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur (Kapolda Jatim), Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si., hadir dalam agenda Kunjungan Kerja di Kota Marmer, kedatangan Kapolda Jatim disambut hangat dengan jajar kehormatan di depan penjagaan Mako Polres Tulungagung pada Kamis (13/11/2025).

Bupati Tulungagung bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut hadir menyambut.

Kapolres Tulungagung AKBP Muhammad Taat Resdi mendampingi langsung Kapolda Jatim dan memperkenalkan satu per satu jajaran Forkopimda, Pejabat Utama, para Kapolsek.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Jatim memberikan pengarahan untuk motivasi penting kepada jajaran.

Setelah memberikan arahan dilanjutkan dengan penandatangan prasasti peresmian Gedung Sat Tahti Polres Tulungagung dan pemberian Penghargaan kepada tokoh masyarakat dan media yang ikut berperan aktif menciptakan situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Tulungagung.

Usai di Mapolres Tulungagung rombongan Kapolda Jatim beserta PJU Polda Jatim dan Kapolres Tulungagung mengunjungi Pondok Pesantren Al-Hikmah Melathen di Desa Bolorejo Kecamatan Kauman untuk melaksanakan silaturahmi.

Rombongan disambut Pimpinan Ponpes sekaligus Ketua MUI Tulungagung KH. Hadi mahfudz, bersama Ketua Yayasan Moch Faris Wahdani, Wakil ketua KBIH Al-Hikmah H. Muh. Anis Adnan, Bendahara KBIH Al-Hikmah KH. Turmudi dan Kepala Sekolah SMP Al-Hikmah Fachrur Rozi, S.Hi.,

Kegiatan Silaturahmi ke Pengasuh Pondok Pesantren Al Hikmah Melathen, Tulungagung ini merupakan wujud sinergi dan mempererat hubungan antara Polri dengan tokoh agama serta pondok pesantren.

“Alhamdulillah, sebuah kehormatan dan kebanggaan bagi saya pribadi serta keluarga besar Polres Tulungagung atas berkenannya Bapak Kapolda Jatim ke Tulungagung. Beliau menyampaikan ucapan terima kasih atas penyambutannya,” ujar AKBP Taat usai mendampingi kunker Bapak Kapolda Jatim.

Kapolres Tulungagung menambahkan, kunjungan ini menjadi dorongan semangat bagi seluruh personel Polres Tulungagung.

“Kedatangan Bapak Kapolda menjadi motivasi kami untuk bekerja lebih baik demi menjaga keamanan dan ketertiban di Wilayah Kabupaten Tulungagung”, ucapnya. (*)

HUT ke-80 Korps Brimob Polri Kapolda Jatim Tegaskan Profesionalisme dan Humanisme

SURABAYA || jejakindonesia.id – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Korps Brimob Polri digelar di Mako Kompi 3 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Jawa Timur, Jumat (14/11/2025).

Kegiatan yang dirangkaikan dengan upacara dan syukuran ini dipimpin Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si., dan dihadiri Wakapolda Jatim Brigjen Pol Dr. Pasma Roice, Dansat Brimob, PJU Polda Jatim, Ketua Bhayangkari Daerah Jatim, unsur forkopimda, tokoh masyarakat, hingga mitra kamtibmas.

Dalam momentum 80 tahun pengabdian Brimob, Kapolda Jatim menyampaikan apresiasi atas kinerja seluruh personel Brimob Jatim yang dinilai konsisten menjaga stabilitas keamanan daerah.

“Selamat Hari Ulang Tahun ke-80 Korps Brimob Polri. Semoga Brimob, khususnya di Jawa Timur, semakin profesional, modern, dan dicintai masyarakat,” ujar Kapolda Jatim.

Kapolda Jatim menegaskan bahwa tema tahun ini, “Brimob Presisi untuk Masyarakat”, bukan sekadar slogan, melainkan komitmen nyata untuk menghadirkan pasukan elite Polri yang presisi secara taktis, adaptif terhadap ancaman, sekaligus humanis dalam setiap layanan.

Sepanjang tahun, Brimob Jatim menjadi kekuatan utama dalam berbagai operasi seperti Operasi Aman Nusa I, pengamanan Pemilu dan Pilpres termasuk penanganan unjuk rasa bereskalasi tinggi.

Operasi Aman Nusa II, memperlihatkan sisi humanis Brimob dalam penanggulangan bencana seperti erupsi Semeru, banjir, dan tanah longsor.

Operasi Aman Nusa III, menjadi power on hand Kapolda dalam menghadapi situasi kontinjensi kamtibmas.

Selain itu, menjelang HUT ke-80, Brimob Jatim juga melaksanakan kegiatan sosial seperti donor darah dan khitanan massal sebagai implementasi nilai Setia, Berani, dan Peduli.

Kapolda Jatim juga menegaskan bahwa tantangan Brimob semakin kompleks, mulai dari dinamika politik pascapemilu, ancaman keamanan kontemporer, kejahatan transnasional, hingga kesiapsiagaan menghadapi bencana alam.

Untuk itu, Kapolda memberikan tujuh penekanan strategis agar personel Brimob mewujudkan tema “Brimob Presisi untuk Masyarakat” melalui tindakan profesional dan humanis.

Kapolda Jatim juga meminta agar memperkuat soliditas internal dan sinergi dengan TNI, BNPT, BNPB, dan Pemda, menjaga integritas, menghindari sikap arogan, dan menjaga kepercayaan publik serta meneguhkan loyalitas kepada NKRI, Pancasila, dan UUD 1945.

"Dorong modernisasi peralatan dan optimalisasi PRC serta Jeep Maung, asah kemampuan tempur urban warfare, jungle warfare, dan RASI serta sukseskan pengamanan Pilkada Serentak 2026," tegas Kapolda Jatim.

Kapolda Jatim juga mengatakan bahwa Brimob adalah garda terdepan yang menjadi harapan masyarakat.

"Jaga kehormatan Korps dan teruslah mengabdi untuk bangsa dan negara,” tutup Kapolda Jatim.

Sementara itu Dansat Brimob Polda Jatim Kombes Pol. Suryo Sudarmadi, S.I.K., M.H juga menegaskan makna historis Korps Brimob yang telah delapan dekade berbakti kepada bangsa.

Ia mengawali sambutan dengan mengulas makna yel-yel Brimob:

“‘Selama Merah Darahku Kujamin Tetap Tegaknya NKRI’ bukan sekadar seruan, melainkan simbol bahwa kesetiaan Brimob tidak pernah berkhianat kepada bangsa dan negara,” tegas Kombes Suryo.

Ia memaparkan bahwa peringatan HUT tahun ini dilaksanakan dalam bentuk syukuran sesuai arahan Presiden RI H. Prabowo Subianto.

Meski demikian, kegiatan dilakukan di lapangan dengan kapasitas sekitar 1.000 personel.

Ia menegaskan kembali makna tema “Brimob Presisi untuk Masyarakat”, yang bukan hanya tentang kemampuan taktis, tetapi juga kontribusi nyata dalam program strategis pemerintah seperti ketahanan pangan nasional.

“Brimob hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menanam harapan bagi ketahanan bangsa,” ujarnya.

Kombes Suryo juga mengajak seluruh personel untuk terus adaptif, memegang nilai Satya Haprabu, dan menjalankan pesan Presiden Prabowo Subianto agar Polri selalu berada di tengah masyarakat.

“Sekali melangkah pantang menyerah, sekali tampil harus berhasil. Jadilah Bhayangkara Brimob yang setia tanpa ragu, berbakti tanpa henti,” pesannya.

Pada kesempatan itu, Kombes Suryo juga menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Jatim atas tingginya kelulusan personel dalam seleksi PAG dan SBP (10 personel lulus PAG dan 69 personel lulus SBP), serta pemberian lahan 5 hektare di Jember untuk pembangunan Mako Kompi Brimob baru.

Pada rangkaian acara HUT, Korps Brimob memberikan penghargaan Warga Kehormatan kepada Kabidkum Polda Jatim Kombes Pol Dr. Sugeng Riyadi, atas pendampingan hukum tragedi Kanjuruhan.

Penghargaan juga diberikan untuk Wali Kota Madiun Dr. Drs. H. Maidi, atas hibah sarana dan prasarana Mako Batalyon C Pelopor.

Selain itu penghargaan juga diberikan kepada Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, atas hibah bangunan untuk Kompi 4 Batalyon B Pelopor. (*)

Polresta Banyuwangi Gelar Mayur Kamtibmas di Srono, Disambut Antusias Warga

BANYUWANGI || – Polresta Banyuwangi terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui program-program pembinaan yang humanis. Salah satunya adalah kegiatan Mayur Kamtibmas yang kembali digelar oleh Satuan Binmas Polresta Banyuwangi bekerja sama dengan Polsek Srono pada Jumat (14/11/2025) di Desa Rejoagung, Kecamatan Srono.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB tersebut dihadiri oleh Kapolsek Srono AKP Sutarkam, S.Sos, Kanit Binkamsa, PS Kasubnit Bintibsos, Kanit Binmas Polsek Srono, personel Sat Binmas Polresta Banyuwangi, seluruh anggota Polsek Srono, Bhayangkari Polsek Srono, serta ratusan warga masyarakat Desa Rejoagung.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., menegaskan bahwa Mayur Kamtibmas merupakan bagian dari komitmen Polresta Banyuwangi dalam menghadirkan Polri secara humanis di tengah masyarakat.

“Program ini bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi jembatan kedekatan antara Polri dan masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa setiap warga merasa didengar, dilindungi, dan didampingi dalam menjaga keamanan lingkungannya,” ujar Kapolresta.

Kombes Pol. Rama Samtama Putra,S.I.K., M.Si., M.H., menambahkan bahwa upaya pencegahan melalui pendekatan pembinaan masyarakat menjadi pilar penting dalam mempertahankan keamanan wilayah yang kondusif.

“Kami terus mendorong personel untuk hadir secara aktif, mendengarkan aspirasi warga, serta memberikan edukasi kamtibmas secara berkelanjutan. Sinergi dengan masyarakat adalah kunci keberhasilan menjaga Banyuwangi tetap aman dan nyaman,” tegasnya.

Kasat Binmas Polresta Banyuwangi Kompol Toni Irawan, S.H., M.H., menerangkan bahwa Mayur Kamtibmas merupakan upaya memupuk keakraban sekaligus meningkatkan literasi keamanan di tingkat desa.

“Kami ingin masyarakat merasa bahwa Polri selalu ada bersama mereka, bukan hanya ketika terjadi masalah, tetapi juga dalam kegiatan keseharian. Melalui dialog, penyuluhan, dan interaksi langsung, kami berharap warga semakin peduli terhadap keamanan lingkungannya,” ujar Kompol Toni.

Kasat Binmas juga menyampaikan apresiasi atas antusiasme dan partisipasi warga Desa Rejoagung yang begitu tinggi.

“Sambutan hangat warga menjadi bukti bahwa hubungan Polri dan masyarakat semakin erat. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan dan pembinaan yang lebih humanis,” tambahnya.

Dalam kegiatan ini, warga mendapatkan edukasi terkait kewaspadaan kriminalitas, pentingnya ronda dan keamanan lingkungan, hingga cara melaporkan potensi gangguan kamtibmas. Sesi dialog dibuka luas bagi warga untuk menyampaikan masukan, keluhan, maupun laporan terkait kondisi keamanan.

Personel Sat Binmas dan Polsek Srono memberikan tanggapan langsung, sebagai bentuk pelayanan cepat dan responsif.

Kehadiran Bhayangkari Polsek Srono turut menambah kehangatan suasana melalui kegiatan sosial dan kebersamaan dengan masyarakat.

Warga Rejoagung menunjukkan antusiasme tinggi sejak awal hingga akhir kegiatan. Mereka menyampaikan apresiasi atas kehadiran Polresta Banyuwangi yang dinilai semakin terbuka, komunikatif, dan dekat dengan masyarakat.

Di bawah kepemimpinan Kapolresta Kombes Pol Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., Polresta Banyuwangi terus memperkuat strategi pencegahan berbasis pembinaan masyarakat. Melalui Sat Binmas, program-program humanis seperti Mayur Kamtibmas dihadirkan sebagai wujud nyata Polri Presisi—tanggap, unggul, dan humanis.

Dengan sinergi yang semakin solid antara Polri dan masyarakat, keamanan dan kenyamanan wilayah Banyuwangi diharapkan akan semakin terjaga dan berkelanjutan.

Anak Papua Cerdas Satgas Yonif 521/DY Bantu Tingkatkan Partisipasi Kegiatan Pendidikan

Jayawijaya || jejakindonesia.id - Sejarah mengenai Madrasah Ibtidaiyah (MI) Walesi di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, berkaitan erat dengan keberadaan komunitas Muslim di wilayah tersebut, terutama yang didukung oleh Yayasan Pendidikan Islam (YAPIS) di Tanah Papua. (14/11/2025).

Satgas Yonif 521/DY melalui Pos Kotis Walesi membantu melaksanakan kegiatan mengajar bagi siswa siswi, Kegiatan mengajar itu dilaksanakan di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Merassugun Asso Kampung Assoyelipele, Distrik Walesi, Kab. Jayawijaya, Papua Pegunungan.

Bahwa kegiatan mengajar ini merupakan komitmen Satgas Yonif 521/DY dalam mendukung pendidikan anak- anak, Selain itu hal ini juga bertujuan untuk memberikan motivasi kepada siswa dan siswi untuk selalu semangat dalam mengejar cita-cita yang diinginkan.

“Kehadiran personel Pos Walesi diharapkan dapat memotivasi anak-anak dalam mengikuti pelajaran di sekolah sehingga apa yang dicita-citakan dapat tercapai.

Sementara itu, Bapak Ahmad Baidi Selaku Kepala Sekolah menyampaikan rasa terima kasih kepada Satgas Yonif 521/DY Pos Kotis Walesi yang sudah ikut berpartisipasi dalam membantu mengajar siswa dan siswi di sekolahnya, Menurutnya, kehadiran Personil Satgas Yonif 521/DY di kerap memeberikan kontribusi yang positif bagi Sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Merassugun Asso.

“Terima kasih kepada Bapak TNI khususnya Pos Kotis Walesi yang sudah membantu, Dengan kegiatan ini siswa dan siswi di sekolah kami menjadi lebih semangat untuk menggapai cita-citanya,”tuturnya.

Komandan Satgas Yonif 521/DY Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata,S.E,M.I.P,. MI Walesi berhubungan erat atau berada dalam kompleks Pondok Pesantren Al-Istiqomah di Kampung Walesi, Distrik Walesi, Wamena. Pondok pesantren ini dikenal sebagai salah satu pusat pendidikan Islam yang telah lama menjaga keberlangsungan pendidikan Islam di Lembah Baliem dan bagian integral dari upaya pendidikan Islam yang lebih luas di Wamena, yang berakar pada inisiatif masyarakat lokal dan dukungan kita semua.

Sejarah MI Walesi juga ditandai dengan perjuangan dalam menghadapi tantangan logistik dan keamanan di wilayah terpencil Papua, Mudah -mudahan dengan partisipasi dalam hal pendidikanTNI memberikan kontribusi yang lebih baik untuk kemajuan Bangsa Indonesia.

*Prajurit Macan Kumbang Berhasil (Yonif 521/DY)*

Kepercayaan Masyarakat Terhadap Polri Naik 76%, Hasil Survei Litbang Kompas

Palangka Raya || jejakindonesia.id - Litbang Kompas merilis hasil survei terkait kepercayaan publik terhadap Polri. Hasilnya, menunjukkan tren kenaikan citra positif Polri mencapai 76,2 persen masyarakat menyatakan percaya dan sangat percaya.

Dikutip dari survei Litbang Kompas, Kabidhumas Polda Kalteng Kombes Pol Erlan Munaji, mewakili Kapolda Irjen Pol Iwan Kurniawan, mengatakan bahwa survei tersebut dilakukan pada tanggal 9-16 Oktober melalui wawancara tatap muka kepada 1.200 responden secara acak dengan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 38 Provinsi.

"Untuk tingkat kepercayaan metode tersebut 95% dan margin of error plus minus 2,83%. Kesalahan di luar penarikan sampel masih bisa terjadi," jelasnya.

Kabidhumas mengatakan, Litbang Kompas telah mencatat bahwa kenaikan kepercayaan ini sejalan dengan meningkatnya kepuasan publik terhadap kinerja Polri yang kini berada di angka 65,1 persen.

Perbaikan layanan menjadi faktor yang paling dirasakan masyarakat dalam dua bulan terakhir. Survei mencatat skor rata-rata pelayanan 7,76, termasuk nilai tinggi pada keramahan petugas (7,74) dan sikap tidak membeda-bedakan latar belakang ekonomi saat pelayanan (7,74).

Publik juga memberi apresiasi besar pada prinsip nondiskriminasi, dengan polisi dinilai tidak membeda-bedakan agama saat pengurusan dokumen yang mencatat skor 8,26. Di sisi lain, polisi dinilai lebih menjaga kerahasiaan data pribadi selama proses layanan dengan skor 8,23.

Kemudahan mengurus dokumen administratif mendapat skor 7,73, sedangkan kecepatan penanganan laporan berada di angka 7,70. Nilai 7,56 pada rasa aman saat berurusan dengan polisi semakin memperkuat persepsi publik terhadap perbaikan interaksi langsung di lapangan.

Aspek transparansi juga turut membaik, seperti penjelasan tahapan penanganan kasus (7,64) dan penyelesaian laporan yang dinilai tuntas (7,59). Meski kemudahan memantau progres laporan (7,28) dan kecepatan respons aduan (7,30) masih perlu ditingkatkan, arah perubahan secara keseluruhan dinilai positif.

Penguatan pengawasan internal dan pembenahan mekanisme pelayanan menjadi faktor yang disebut berperan besar dalam peningkatan kepercayaan publik. Litbang Kompas menilai publik menangkap sinyal bahwa Polri sedang berbenah dan lebih terbuka terhadap evaluasi.

Pembentukan Tim Transformasi Reformasi Polri serta Komisi Percepatan Reformasi Polri juga memperkuat persepsi bahwa perubahan dilakukan secara terstruktur. Publik membaca langkah ini sebagai komitmen Polri untuk bekerja lebih profesional dan responsif terhadap tuntutan masyarakat.

"Diharapkan dengan adanya survei dari Litbang Kompas ini dapat memotivasi seluruh personel Polri khususnya dalam mempertahankan citra positif di masyarakat," tutupnya.

error: Content is protected !!