Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Bulan: November 2025

Hadiri Syukuran HUT ke-80 Brimob, Kapolri Apresiasi Peran Brimob dukung Program Pemerintah

DEPOK || jejakindonesia.id – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., mengapresiasi kontribusi besar Korps Brimob Polri dalam mendukung berbagai program prioritas pemerintah, terutama di bidang ketahanan pangan dan pembangunan infrastruktur konversi energi bersih. Hal tersebut disampaikan Kapolri saat memberikan sambutan pada acara Syukuran HUT ke-80 Korps Brimob Polri yang digelar di Gedung Satya Haprabu, Korbrimob Polri, Depok, Jumat (14/11/2025).

Mengusung tema “Brimob Presisi Untuk Masyarakat”, acara ini berlangsung sejak pukul 08.30 WIB dan dihadiri unsur pimpinan Polri, TNI, BPK RI, Forkopimda DKI Jakarta, sesepuh Brimob, tokoh masyarakat, serta ratusan personel Korps Brimob Polri. Kehadiran Kapolri disambut dengan rangkaian tradisi mulai dari Sisingaan, Gamelan, Tarian Kecak, hingga Tarian Lenso sebelum memasuki arena acara.

Dalam sambutannya, Kapolri menyoroti pencapaian penting Brimob sebagai garda terdepan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Saat ini Polri memiliki target penanaman 1 juta hektare lahan, dan saya berterima kasih kepada Brimob yang telah bekerja di lapangan untuk mewujudkannya,” ujar Kapolri.
Dijelaskan bahwa dari target tersebut, 566 ribu hektare telah berhasil ditanami, ditambah sekitar 280 ribu hektare yang baru ditanam beberapa waktu terakhir.

Brimob juga berkontribusi dalam penyaluran beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan), yang menurut Kapolri memberi dampak signifikan menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di daerah. “Saya apresiasi teman-teman Brimob yang terus terlibat dalam berbagai program ketahanan pangan, termasuk penyaluran beras SPHP,” tegasnya.

Selain sektor pangan, Kapolri mengapresiasi keterlibatan Brimob dalam pengembangan Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai bagian dari program Makan Bergizi nasional.

Kapolri menilai kehadiran Brimob dalam program-program tersebut menjadi bukti bahwa peran Brimob tidak hanya dalam tugas taktis dan keamanan, tetapi juga kontribusi langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Acara syukuran juga diisi dengan penganugerahan “Warga Kehormatan Brimob”, penampilan budaya Nusantara, pemutaran film SAR Brimob, pemotongan tumpeng, ceramah Ustad Das’ad Latif, dan sesi foto bersama pejabat utama Polri serta sesepuh Brimob.

Menutup sambutannya, Kapolri menyampaikan harapan agar Brimob terus menjadi pasukan yang cerdas, modern, presisi, dan dekat dengan masyarakat.
“Brimob bukan hanya pasukan bersenjata, tetapi kekuatan yang melindungi kehidupan dan mendukung pembangunan nasional,” ucap Kapolri.

Perayaan HUT ke-80 Brimob berlangsung hangat dan penuh nilai tradisi, menjadi momentum penguatan komitmen Korps Brimob Polri terhadap keamanan sekaligus pembangunan bangsa

Posal Muncar, Sungai Watch, dan Instansi Terkait Kompak Gelar Big Clean Up di Pantai Sampangan

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Komitmen menjaga kelestarian lingkungan kembali diwujudkan Posal Muncar bersama organisasi lingkungan internasional Sungai Watch dan berbagai instansi terkait. Pada Jumat (14/11/2025) pagi, sinergi lintas sektor ini melaksanakan aksi Big Clean Up di kawasan Pantai Sampangan, Dusun Sampangan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar.

Aksi bersih pantai yang berlangsung pukul 08.00–09.00 WIB ini melibatkan ratusan peserta dari unsur TNI AL, pemerintah kecamatan, kepolisian, perangkat desa, relawan lingkungan, hingga masyarakat sekitar. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam menjaga kebersihan pesisir yang merupakan salah satu pusat aktivitas masyarakat nelayan di Banyuwangi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Muncar Tri Setya Supriyanto, S.STP., M.Si.; Danposal Muncar Lettu Laut Marjun Susanto beserta Babinpotmar Posal Muncar; perwakilan Danramil Muncar Serka Sudarmaji; perwakilan Kapolsek Muncar Iptu Wahid Hasyim, S.H.; Kepala Pengairan Korsda Srono, Joko; Kepala Pengairan Korsda Cluring, Sugiono; Kepala Desa Kedungrejo Ahmad Saeho; 43 personel Sungai Watch dari sektor Rogojampi, Giri, dan Bangorejo; serta 100 warga Dusun Sampangan.

Kehadiran berbagai pihak ini menegaskan pentingnya kolaborasi dalam penanganan sampah, terutama di wilayah pesisir yang rentan terhadap pencemaran.

Danposal Muncar, Lettu Laut Marjun Susanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa aksi bersih pantai tidak hanya menjaga keberlangsungan ekosistem laut, tetapi juga mempererat solidaritas antar komponen masyarakat.

“Kegiatan ini mencerminkan kepedulian kita bersama dalam menjaga kebersihan pantai dan lingkungan sekitar. Selain menumbuhkan solidaritas dan kebersamaan, aksi ini membawa dampak positif bagi kesehatan lingkungan maupun masyarakat,” tegasnya.

Kegiatan diawali pembukaan dari Sungai Watch, dilanjutkan doa bersama, pembagian area kerja, dan pembersihan sampah di sepanjang bibir pantai.

Secara terpisah, Komandan Lanal Banyuwangi, Letkol Laut (P) Muhamad Puji Santoso, M.Sc., mengapresiasi tinggi gerakan ini. Menurutnya, aksi bersih pantai bukan sekadar formalitas, tetapi bentuk tanggung jawab moral dan sosial TNI AL terhadap masyarakat pesisir.

“TNI AL memiliki kewajiban moral untuk menjaga ruang laut dan pesisir dari ancaman pencemaran. Karena itu, kami sangat mengapresiasi sinergi Posal Muncar, Sungai Watch, unsur forkopimka, dan masyarakat dalam aksi bersih pantai ini. Kolaborasi seperti inilah yang memperkuat ketahanan lingkungan dan memberi dampak jangka panjang bagi kehidupan pesisir,” ujarnya.

Danlanal juga menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus diperluas di wilayah kerja Lanal Banyuwangi sebagai wujud komitmen menjaga keberlanjutan ekosistem maritim.

Seluruh rangkaian berlangsung aman, tertib, dan penuh antusiasme. Tumpukan sampah anorganik yang berhasil dikumpulkan menjadi bukti bahwa kepedulian bersama harus terus ditumbuhkan.

Aksi Big Clean Up ini sekaligus menjadi momentum meningkatkan kesadaran masyarakat pesisir tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan Muncar yang menjadi salah satu titik vital aktivitas kelautan di Banyuwangi. (rag)

Respon Cepat Polresta Banyuwangi Atasi Pohon Tumbang Akibat Angin Puting Beliung

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Polresta Banyuwangi bergerak cepat melakukan penanganan darurat setelah angin puting beliung menerjang wilayah Banyuwangi dan menyebabkan sejumlah pohon tumbang di beberapa titik, Jumat (14/11/2025).

Kejadian tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas dan aktivitas warga, namun situasi berhasil dikendalikan berkat respons sigap personel Polresta bersama instansi terkait.

Begitu menerima laporan masyarakat, personel Polresta Banyuwangi langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengamanan area, mengalihkan arus kendaraan, serta membantu proses evakuasi material pohon tumbang.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., menyampaikan bahwa kecepatan respons menjadi prioritas utama dalam setiap kejadian bencana alam.

“Keselamatan masyarakat adalah yang utama. Begitu informasi masuk, anggota langsung menuju lokasi untuk memastikan tidak ada korban serta memastikan jalur lalu lintas segera kembali normal,” ujarnya.

Selain memastikan penanganan cepat di lapangan, Kapolresta juga mengimbau masyarakat tetap waspada mengingat cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi. “Kami mengimbau warga agar menjauhi area pohon besar saat terjadi hujan dan angin kencang, serta segera melapor bila melihat adanya potensi bahaya,” tambahnya.

Personel Polresta Banyuwabgi dikerahkan untuk membantu pemotongan batang pohon, membersihkan ranting, dan menormalkan kembali akses jalan. Berkat kolaborasi dan kerja cepat tersebut, seluruh lokasi terdampak berhasil ditangani dan situasi kembali aman dan kondusif.

Polresta Banyuwangi memastikan akan terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. Dengan sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat, penanganan keadaan darurat diharapkan dapat berlangsung cepat, terukur, dan humanis.

Lapas Banyuwangi Peringati Hari Bakti Kemenimipas ke Satu dengan Bagikan Paket Sembako

BANYUWANGI || jejakindonesia.id - Dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) yang ke 1 pada tahun 2025, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi menggelar bakti sosial dengan membagikan paket sembako kepada masyarakat. Kegiatan positif ini dilaksanakan di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Wisma Raga Satria, Banyuwangi, Jumat (14/11).

Sebanyak 50 paket sembako disiapkan dan dibagikan secara langsung oleh jajaran Lapas Banyuwangi. Bantuan ini ditujukan untuk masyarakat sekitar, khususnya warga yang kurang mampu, sebagai wujud kepedulian dan bakti institusi Pemasyarakatan kepada masyarakat.

Kepala Lapas (Kalapas) Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa, menyatakan bahwa kegiatan bakti sosial ini tidak hanya sebagai bagian dari peringatan Hari Bakti, Kemenimipas, tetapi juga bentuk nyata kontribusi Lapas terhadap kesejahteraan masyarakat di sekitarnya.

"Kami berharap, dengan paket sembako yang kami bagikan ini dapat memberi manfaat dan dapat meringankan sebagian beban mereka yang membutuhkan," ujarnya.

Wayan juga mengungkapkan bahwa kegiatan bakti sosial merupakan agenda rutin yang aktif dilakukan oleh Lapas Banyuwangi. Hal ini sejalan dengan komitmen untuk merealisasikan moto pemasyarakatan, yaitu "Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat".

"Ini adalah implementasi nyata dari motto kita. Keberadaan Lapas harus bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, tidak hanya dalam hal pembinaan Warga Binaan, tetapi juga dalam bentuk kepedulian sosial," tambahnya.

Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan khidmat. Masyarakat yang menerima bantuan tampak antusias dan mengapresiasi langkah Lapas Banyuwangi. “Terimakasih atas bantuan yang telah diberikan, ini sangat bermanfaat bagi kami,” ujar NA yang merupakan salah satu penerima paket sembako.

Diharapkan, sinergi positif antara Lapas dan masyarakat terus terjalin untuk menciptakan lingkungan yang lebih peduli dan sejahtera.

Tim Lemdiklat Polri Kaji Implementasi Diktukba di SPN Polda Jatim

MOJOKERTO || jejakindonesia.id – Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jawa Timur menerima kunjungan kerja dari Tim Pengkajian Gabungan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri, Kamis (13/11/2025).

Kunjungan ini difokuskan untuk melakukan evaluasi dan pengkajian mendalam terhadap pelaksanaan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri serta kontribusi hasil didik Tahun Anggaran 2025.

Tim pengkaji yang hadir terdiri dari Widyaiswara Madya Sespim Lemdiklat Polri, Brigjen Pol Budi Indra Darmawan, S.I.K., M.M.; Kabagjiandiklat Rojianbang Lemdiklat, Kombes Pol Satria Rizkiano, S.I.K., M.Si., M.M.; dan Kasubbagjiandikbangspes Bagjiandiklat Rojianbang Lemdiklat Polri, AKBP Juli Isnanywati, S.H.

Para pejabat di lingkungan Polri itu juga didampingi oleh peneliti kajian Diktukba, Dr. Sandi Budi Iriawan, M.Pd., dan peneliti hasil didik, Fauziah Roshafara, S.Stat. M.Stat.

Rombongan tim, yang sebelumnya melaksanakan pendalaman serupa di Polres Mojokerto Kota, tiba di SPN Polda Jatim dan disambut langsung oleh Kepala SPN Polda Jatim, Kombes Pol Agus Wibowo, S.I.K., beserta jajaran Pejabat Utama (PJU) dan perwakilan siswa Diktukba.

Dalam sambutannya, Kepala SPN Polda Jatim, Kombes Pol Agus Wibowo, S.I.K., menyambut hangat kedatangan tim pengkaji.

Ia menegaskan kesiapan SPN Polda Jatim untuk mendukung penuh proses evaluasi demi kemajuan institusi pendidikan Polri.

"Merupakan suatu kehormatan bagi SPN Polda Jatim menerima kunjungan Tim Pengkaji Gabungan Lemdiklat Polri. Kami sepenuhnya terbuka dan siap mendukung seluruh rangkaian kegiatan pengkajian ini," ujar Kombes Pol Agus Wibowo.

Ia menambahkan, kegiatan ini sebagai bagian krusial dari continuous improvement (perbaikan berkelanjutan).

Masukan dan temuan dari tim akan menjadi acuan strategis bagi kami untuk memastikan proses pendidikan di SPN Polda Jatim selaras dengan standar mutu yang ditetapkan, demi melahirkan Bintara Polri yang profesional, presisi, dan siap melayani masyarakat.

Mewakili tim, Kombes Pol Satria Rizkiano menjelaskan maksud dan tujuan spesifik dari kunjungan tersebut.

Ia menekankan bahwa pengkajian ini bertujuan untuk memotret secara objektif implementasi kurikulum dan dampaknya terhadap kualitas lulusan.

"Terima kasih atas sambutan hangat dari Ka SPN dan jajaran. Kehadiran kami di sini adalah untuk melaksanakan mandat pimpinan Lemdiklat Polri, yakni mengkaji secara komprehensif implementasi Diktukba T.A. 2025," jelas Kombes Pol Satria.

Menurut Kombes Pol Satria, fokus tim pengkajian adalah menganalisis efektivitas penerapan tujuh standar Diklat, mengukur indeks kualitas pendidik, serta melihat sejauh mana pemanfaatan teknologi digital dalam proses belajar mengajar.

Tim pengkajian juga ingin menangkap secara langsung indeks persepsi peserta didik dan kepuasan mereka terhadap penyelenggaraan pendidikan di SPN Polda Jatim ini.

"Data ini sangat vital untuk perumusan kebijakan pendidikan Polri ke depan," kata Kombes Pol Satria.

Sesuai agenda, tim pengkaji segera melaksanakan serangkaian kegiatan metodologis.

Proses diawali dengan Focus Group Discussion (FGD) dan wawancara mendalam yang dilaksanakan secara simultan namun terpisah dengan tiga kelompok responden yakni Pejabat Utama SPN, para Tenaga Pendidik (Gadik)/Gadikan dan Pengasuh, serta perwakilan Siswa Peserta Didik (Serdik).

Tidak berhenti di situ, tim melanjutkan studi dokumen secara teliti.

Berkas-berkas terkait implementasi tujuh standar Diklat, data engagement pendidik, dan pemanfaatan teknologi digital ditelaah secara mendalam.

Tim juga melaksanakan observasi langsung di lingkungan SPN untuk meninjau proses belajar mengajar di kelas dan fasilitas yang tersedia di SPN Polda Jatim, mulai dari barak, dapur, ruang makan hingga dojo atau tempat latihan beladiri Polri.

error: Content is protected !!