Sorry, we're closed Opens Rabu at 9:00 am

Bulan: November 2025

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samtama Putra Serahkan Trofi Juara BMX Supercross Internasional 2025

BANYUWANGI || jejakindonesia.id - Ajang BMX Supercross Internasional 2025 berlangsung meriah di Banyuwangi dan sukses menyedot perhatian para pecinta olahraga ekstrem. Kompetisi bergengsi yang menghadirkan atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah tersebut ditutup dengan penyerahan trofi kejuaraan oleh Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H.

Dalam sambutannya, Kapolresta Banyuwangi menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan event Internasional yang berlangsung aman dan kondusif. Ia juga menilai kejuaraan ini bukan hanya menjadi wadah kompetisi, namun sekaligus sarana positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat serta mengembangkan prestasi di bidang olahraga ekstrem.

> “Kami sangat bangga karena ajang seperti ini dapat memotivasi anak-anak muda Banyuwangi untuk terus berprestasi. Selain menyalurkan hobi, kegiatan ini juga mempererat silaturahmi antar komunitas BMX dari berbagai negara,” ujar Kapolresta.

 

Penonton yang memadati area pertandingan tampak antusias menyaksikan aksi-aksi atraktif para rider yang mempertontonkan kemampuan terbaik mereka di trek supercross Internasional. Setelah melalui persaingan ketat dan penuh adrenalin, para pemenang akhirnya diumumkan dan menerima trofi dari Kapolresta Banyuwangi.

Penyelenggara berharap kejuaraan BMX Supercross Internasional ini dapat terus digelar setiap tahun dan menjadi agenda rutin yang mampu mengangkat nama Banyuwangi sebagai pusat event olahraga ekstrem di Indonesia. Tidak hanya memberikan hiburan, kegiatan ini juga diharapkan mendorong kemunculan talenta-talenta baru di dunia BMX.

Dengan berakhirnya penyerahan trofi, ajang BMX Supercross Internasional 2025, meninggalkan kesan mendalam bagi peserta maupun penonton yang hadir. Event ini sekali lagi membuktikan bahwa Banyuwangi adalah daerah yang siap menjadi tuan rumah berbagai kegiatan kreatif, positif, dan berprestasi.

Bersama Kita Bisa Satgas Yonif 521/DY Bagikan Bingkisan Makanan kepada Kepala Suku dan Masyarakat di Gereja GKI Yoska Yudea

BANYUWANGI || jejakindonesia.id - Dalam rangka mempererat hubungan dan menjalin kebersamaan dengan masyarakat di wilayah perbatasan, Satgas Yonif 521/DY Pamtas RI–PNG Kewilayahan Pos Benawa melaksanakan kegiatan sosial berupa pembagian bingkisan makanan kepada masyarakat Benawa, Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan (16/11/2025).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Dankipur 3 Satgas Yonif 521/DY Pamtas RI–PNG Kapten Inf Jerry Octavian Lahindo S.Tr(han), Bersama beberapa Personil Pos Benawa. Penyerahan bingkisan dilakukan secara simbolis kepada Kepala Suku Benawa, disaksikan oleh tokoh masyarakat dan warga setempat setelah kegiatan Ibadah di gereja.

Dalam kesempatan tersebut, Kapten Inf Jerry Octavian Lahindo S.Tr(Han) menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan silaturahmi antara TNI dan Masyarakat setempat

“Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi dan semakin mendekatkan diri dengan masyarakat Benawa. TNI hadir tidak hanya menjaga perbatasan, tetapi juga membantu dan mendukung kesejahteraan warga di wilayah binaan".

Anis Awatu (40Th) Kepala Suku Benawa dan masyarakat menyambut kegiatan tersebut dengan antusias dan mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Satgas.

“Kami sangat berterima kasih kepada TNI yang sudah datang dan memberikan bantuan. Kami merasa senang karena TNI selalu ada untuk masyarakat Benawa,” ungkap salah satu tokoh masyarakat Benawa.

Komandan Satgas Yonif 521/DY Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata,S.E,M.I.P,
Bersama kita bisa untuk pembangunan dan kolaborasi di Papua melalui berbagai kegiatan termasuk kegiatan beribadah sebagai umat beriman.

Dukungan terhadap pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat, serta upaya menjaga kebudayaan dan alam, Seperti Karya Bhakti, Pelayanan Kesehatan, Ketahanan pangan, Membantu anak-anak dalam belajar serta bagikan sembako atau bingkisan ke Masyarakat yang membutuhkan.

Melalui Kegiatan Binter terbatas ini diharapkan semakin memperkuat hubungan emosional antara prajurit TNI dan masyarakat di wilayah Papua Pegunungan, serta menciptakan suasana yang aman, damai dan penuh keakraban menjadikan Papua lebih maju dengan dukungan bersama.

*Prajurit Macan Kumbang Berhasil (Yonif 521/DY)*

Respons Cepat Hotline 110, Polresta Banyuwangi Selesaikan Kasus Pengancaman Secara Kekeluargaan

BANYUWANGI  || jejakindonesia.id – Dalam upaya memberikan pelayanan cepat, responsif, dan humanis kepada masyarakat, Polresta Banyuwangi kembali menunjukkan komitmennya melalui penanganan laporan darurat yang masuk ke Hotline 110 Polresta Banyuwangi. Pada Sabtu (15/11/2025), jajaran Polsek Giri bergerak cepat merespons laporan masyarakat atas nama Frendy Yonelis terkait dugaan pengancaman di wilayah Kelurahan Mojopanggung.

Di bawah arahan Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., Pamapta Polresta Banyuwangi mengedepankan pendekatan problem solving dan pelayanan berbasis humanis dalam setiap penanganan aduan masyarakat.

Kapolsek Giri AKP Budi Mujiono, S.H., M.M. mengerahkan personel gabungan, terdiri dari unit Patroli, SPKT, Reskrim, dan Bhabinkamtibmas, untuk mendatangi lokasi sesuai laporan. Petugas tiba di rumah pelapor yang beralamat di Jl. Kendang Kempul No. 64, Kelurahan Mojopanggung, Kecamatan Giri pada pukul 14.18 WIB.

Sesampainya di TKP, petugas melakukan klarifikasi terhadap kedua pihak yang terlibat, yakni Sdr. Frendy (pelapor/kakak) dan Sdr. Fajar (adik kandung). Petugas kemudian memberikan penyuluhan kepada kedua pihak bersama orang tua dan Ketua RT setempat, menekankan pentingnya menjaga kerukunan keluarga serta menghindari tindakan yang berpotensi menimbulkan pelanggaran hukum.

Melalui dialog yang humanis dan mediasi yang kondusif, kedua pihak akhirnya sepakat menyelesaikan masalah secara kekeluargaan, saling memaafkan, serta berkomitmen untuk tidak mengulangi perbuatan yang merugikan diri sendiri maupun keluarga. Pelapor juga menyatakan tidak akan melanjutkan perkara tersebut ke ranah hukum.

Kapolsek Giri menyampaikan bahwa keberhasilan penyelesaian masalah ini adalah bukti nyata efektivitas Hotline 110 Polresta Banyuwangi sebagai layanan cepat tanggap untuk membantu masyarakat. “Setiap laporan masyarakat adalah prioritas kami. Kami memastikan setiap aduan yang diterima segera direspons dengan mengedepankan pendekatan humanis dan solutif, sesuai arahan Bapak Kapolresta,” ujarnya.

Polresta Banyuwangi terus berkomitmen mewujudkan pelayanan publik yang Tanggap, Unggul, dan Humanis, sebagai implementasi POLRI Presisi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Polri Kerahkan Anjing Pelacak dalam Pencarian Korban Longsor Cilacap

JAKARTA || jejakindonesia.id – Polri memperkuat upaya pencarian korban tanah longsor di Desa Cipendeuy, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, dengan menurunkan ratusan personel dan tim anjing pelacak. Total 205 personel diterjunkan pada hari kedua operasi SAR untuk menyisir lokasi terdampak.

“Personel Polri sebanyak 205 personel diturunkan untuk membantu proses pencarian korban di hari ke-2 dengan melibatkan tim anjing pelacak atau K9 gabungan,” ujar Kapolres Cilacap Kombes Budi Adhy Buono kepada wartawan, Sabtu (15/11/2025).

Selain personel, Polri juga mengerahkan 10 anjing pelacak K9 dari berbagai satuan, yakni Ditsamapta Polda Jateng, Polresta Cilacap, Polresta Banyumas, Polres Temanggung, dan Polres Tegal. Kehadiran K9 ini menjadi bagian penting untuk mempercepat deteksi keberadaan korban di bawah timbunan material longsor.

Hingga Sabtu siang, tim SAR gabungan masih mencari 20 warga yang belum ditemukan, terdiri dari enam warga Dusun Tarukahan dan 14 warga Dusun Cibuyut. Sebelumnya, tiga warga telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Peristiwa longsor terjadi pada Kamis (13/11) sekitar pukul 19.30 WIB dan menimbun sedikitnya 16 rumah warga di dua dusun tersebut. Kondisi medan yang berat membuat proses pencarian harus dilakukan secara manual dibantu K9 untuk mengidentifikasi titik-titik yang diduga terdapat korban.

Polisi Bongkar Sindikat Balpres di Jakarta, 207 Bal Pakaian Bekas Impor Disita

JAKARTA || jejakindonesia.id  – Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya membongkar praktik perdagangan pakaian bekas impor ilegal (balpres) di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur. Dalam operasi ini, polisi menyita total 207 bal pakaian bekas yang diduga masuk secara ilegal.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Edy Suranta Sitepu, mengatakan pengungkapan kasus ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam mendukung kebijakan pemerintah terkait penertiban pakaian bekas impor yang dinilai dapat mengganggu pasar domestik.

"Penindakan ini bagian dari upaya penegakan hukum di bidang perdagangan dan TPPU. Barang bukti serta para saksi sudah kami amankan, dan penyidik akan melanjutkan gelar perkara untuk memberikan kepastian hukum," ujar Edy, Sabtu (15/11/2025).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menambahkan, langkah kepolisian ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Presiden meminta agar upaya penertiban tetap memperhatikan nasib pelaku UMKM, termasuk pedagang thrifting. Menteri UMKM Maman Abdurrahman sebelumnya juga menekankan pentingnya menghadirkan produk substitusi bagi pasar barang bekas.

"Saat melakukan penindakan pembatasan terhadap barang-barang bekas, arahan Pak Presiden adalah memikirkan substitusi produk," kata Budi.

Instruksi itu juga diperkuat oleh perintah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang memastikan Polri akan terus konsisten menindak penyelundupan pakaian bekas impor.

"Saya sudah instruksikan kepada jajaran untuk dilakukan pemeriksaan. Siapa pun yang terlibat penyelundupan akan ditindak tegas," tegas Kapolri.

Pengungkapan kasus bermula dari informasi masyarakat pada 12 November 2025 tentang adanya truk engkel bermuatan pakaian bekas di kawasan Duren Sawit. Penyidik Subdit I Indag Ditreskrimsus kemudian bergerak dan menemukan 23 bal pakaian bekas impor di dalam truk tersebut. Sopir berinisial D langsung diamankan.

Dari hasil pemeriksaan, penyidik menelusuri aliran barang hingga ke Pasar Senen, Jakarta Pusat, dan mengamankan I, koordinator penerima balpres. Pengembangan lebih lanjut mengarahkan tim ke Padalarang, Bandung Barat. Di lokasi ini, polisi mengamankan dua truk engkel, tiga mobil boks, satu unit Avanza, serta tujuh sopir dan kenek yang mengangkut 184 bal pakaian bekas impor lainnya.

Seluruh barang bukti dan saksi kini berada di Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan lanjutan. Polisi menegaskan penindakan ini juga merupakan bagian dari upaya meningkatkan pelayanan publik dengan memberikan rasa aman dan melindungi perekonomian nasional dari praktik perdagangan ilegal.

error: Content is protected !!