Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Bulan: November 2025

Polres Dairi dan BKO Direktorat Samapta Polda Sumut Gelar Patroli Skala Besar di Parbuluan VI

DAIRI || jejakindonesia.id - Personel Polres Dairi bersama Personel BKO Direktorat Samapta Polda Sumatera Utara melaksanakan kegiatan pengamanan dan patroli skala besar di Desa Parbuluan VI, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi, pada Jumat malam (14/11/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk memulihkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) setelah adanya dinamika di wilayah tersebut.

Personel melakukan sambang ke rumah warga, menjalin komunikasi, serta memastikan situasi tetap kondusif.

Patroli dan pengamanan dilakukan secara menyeluruh pada titik-titik yang dianggap rawan guna mencegah potensi gangguan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Polres Dairi menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kehadiran negara dalam menjamin kenyamanan warga serta menjaga stabilitas Kamtibmas di wilayah Kabupaten Dairi.

Wakapolda Sumut Hadiri Pembukaan KKRI, Bakes, dan Baksos HUT Armada RI ke-80 di Belawan

BELAWAN || jejakindonesia.id – Wakapolda Sumatera Utara, Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., mewakili Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., menghadiri kegiatan Pembukaan Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI), Bakti Kesehatan (Bakes), dan Bakti Sosial (Baksos) dalam rangka Hari Ulang Tahun Armada Republik Indonesia ke-80 Tahun 2025. Kegiatan berlangsung di Dermaga 104 Ujung Baru, Belawan, pada Sabtu (15/11/2025) pukul 07.30 WIB.

Acara yang diselenggarakan TNI Angkatan Laut tersebut dihadiri oleh Pangkoarmada RI, Dankodaeral I Belawan, Danlanud Soewondo, serta Pejabat Utama Polda Sumut. Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat sinergitas antara TNI–Polri dan seluruh unsur terkait dalam menjaga keamanan maritim serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Wakapolda Sumut dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa kehadiran Polda Sumut merupakan bentuk dukungan penuh terhadap upaya TNI AL dalam mempererat kebersamaan melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan.

“Polda Sumut selalu siap bersinergi dengan TNI dalam berbagai tugas, baik dalam menjaga stabilitas keamanan maupun kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Brigjen Pol Rony Samtana.

Selain menonjolkan semangat kebersamaan, kegiatan Bakes dan Baksos yang digelar juga menjadi wujud pengabdian institusi negara kepada masyarakat, terutama di wilayah pesisir Belawan. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, diharapkan dampak positif dapat dirasakan langsung oleh warga yang membutuhkan.

Acara pembukaan berlangsung khidmat dan penuh semangat, mencerminkan komitmen bersama untuk terus menjaga kedaulatan serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dalam rangka menyambut HUT Armada RI ke-80 Tahun 2025.

Satu-satunya Berstandar Olimpiade di Asia Tenggara, Sirkuit BMX Muncar Banyuwangi jadi Pemusatan Latihan Pembalap Dunia

BANYUWANGI || jejakindonesia.id - Banyuwangi BMX Supercross 2025, satu-satunya balap sepeda BMX di Indonesia yang masuk agenda resmi Federasi Balap Sepeda Dunia (UCI), resmi dimulai di Sirkuit BMX Muncar, Banyuwangi, selama dua hari, 15 - 16 November 2025. Sirkuit BMX Muncar Banyuwangi merupakan sirkuit supercross berstandar Olimpiade yang pertama di Asia Tenggara.

Bahkan usai gelaran Banyuwangi BMX Supercross, tim dari Latvia Eropa meminta izin untuk menjadikan Sirkuit Muncar tempat pemusatan latihan bagi para atlet BMX mereka selama satu bulan mulai awal 2026 mendatang.

Sebelumnya Sirkuit Muncar juga menjadi tempat pemusatan latihan bagi atlet Pelantas BMX untuk persiapan di kejuaraan internasional.

Selain telah berstandar Olimpiade, sirkuit Muncar juga memiliki trek salah satu terpanjang di dunia. Sirkuit ini telah direvitalisasi Kementerian PU dengan melibatkan arsitek berpengalaman di dunia track BMX, Tom Ritzenthaler.

Sirkuit Muncar memiliki karakteristik dan tingkat kesulitan yang sangat tinggi. Memiliki lintasan terpanjang di dunia, dengan panjang track 465 meter, serta obstacle 4 high jump yang merupakan track terbanyak di dunia.

Sirkuit ini juga dilengkapi dua start gate ketinggian 5 dan 8 meter, serta 7 line yang memiliki karakteristik berbeda dan bisa digunakan untuk perlombaan berbagai kelas.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani optimistis hadirnya Sirkuit BMX Muncar yang telah memenuhi standar internasional,tidak hanya mencetak atlet berprestasi, tetapi juga menjadi magnet baru yang mendongkrak pariwisata dan perekonomian lokal.

"Terima kasih khususnya kepada Kementerian PU, serta Kemenpora, PB ISSI, dan seluruh warga Muncar yang telah mendukung revitalisasi sirkuit ini menjadi standar Olympic yang tentunya telah mewujudkan komitmen pemkab untuk meningkatkan fasilitas olahraga, khususnya olahraga sepeda yang memiliki banyak potensi di daerah kita," ujar Ipuk.

Ipuk menambahkan pembangunan sirkuit internasional di Muncar ini akan menjadi 'kawah candradimuka' bagi bibit-bibit unggul atlet BMX nasional, terutama Banyuwangi.

"Kehadiran sirkuit ini juga membuka peluang bagi Banyuwangi untuk menjadi tuan rumah kejuaraan BMX kelas dunia di masa depan. Ini akan mendatangkan atlet, official, dan penggemar dari berbagai negara, yang otomatis akan menggerakkan ekonomi daerah,” kata Ipuk.

Pelatih Kepala Timnas Balap Sepeda Indonesia, Dadang Haries Poernomo, mengatakan Banyuwangi menjadi satu-satunya di Indonesia, bahkan di ASEAN yang memiliki sirkuit dengan level internasional untuk supercross.

“Bahkan di Asia hanya ada 3, Banyuwangi, Jepang, dan Cina yang berstandar Olimpiade,” kata Dadang.

Sirkuit yang awalnya dibangun Pemkab Banyuwangi pada 2015 tersebut, kata Dadang, berpotensi menjadi rujukan bagi para pembalap dunia untuk berlatih, mengingat kualitas dan tantangan yang ditawarkan.

“Bahkan, tim dari Latvia telah meminta ijin untuk bisa berlatih di Sirkuit Muncar selam asatu bulan pada awal tahun 2026. Ini menunjukkan sirkuit Muncar sangat diminati para rider dunia,” kata Dadang.

Banyuwangi BMX Supercross 2025 kali ini iikuti 207 rider, selain dari berbagai daerah di Indonesia juga diikuti dari berbagai negara seperti Latvia, China, Malaysia, dan lainnya.

Polda Papua Barat Daya Resmi Tempati Mako Baru di Eks-UNIPA: Babak Baru Pengamanan Bumi Cenderawasih

SORONG || jejakindonesia.id - Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat Daya (PBD) secara resmi mulai menempati Markas Komando (Mako) yang baru di Jalan Sadiwon, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong, pada Sabtu (15/11/2025). Mako Polda Papua Barat Daya sebelumnya, yang berlokasi di Tampa Garam, Kota Sorong, kini beralih menempati gedung eks Universitas Papua (UNIPA) yang penggunaannya masih berstatus pinjam pakai.

Pemindahan Mako ditandai dengan acara syukuran, doa bersama, pemotongan tumpeng, serta prosesi pemindahan Pataka Polda Papua Barat Daya, sekaligus menandai resminya pengoperasian markas baru di Jalan Sadiwon, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong.

Prosesi pemindahan Pataka “Gana Diranutama” menjadi agenda puncak peresmian tersebut. Pataka sebelumnya disemayamkan di Mako Polair Brimob Polda Papua Barat Daya sebelum diarak dan dilepas secara resmi oleh Kapolda Papua Barat Daya, Brigjen Pol Gatot Haribowo, di Alun-Alun Aimas.

Dari titik tersebut, seluruh jajaran Polda, yang dipimpin oleh Kapolda dan diikuti oleh para Kapolres serta personel dari berbagai satuan, melaksanakan kirab dengan berjalan kaki menuju markas baru.

Kirab berlangsung khidmat dan tertib, diiringi drumband serta antusiasme masyarakat yang turut menyaksikan perjalanan rombongan. Pemindahan Pataka tahun ini mengusung tema “Nabowoti Ninikei”, yang berarti melindungi dan melayani.

Dalam sambutannya, Kapolda Brigjen Pol Gatot Haribowo, S.I.K., M.AP menyampaikan rasa haru yang mendalam atas peresmian lokasi baru tersebut. Dalam sambutannya, ia mengenang awal mula proses pinjam pakai dari UNIPA dan rehabilitasi yang dilakukan terhadap markas komando (Mako) baru itu.

Brigjen Pol Gatot Haribowo menuturkan bahwa kondisi bangunan saat pertama kali dikunjungi sangat jauh dari layak. Namun berkat kerja keras dan dedikasi, kini bangunan ini telah bertransformasi menjadi markas komando yang representatif dan siap digunakan.

"Saat pertama saya menginjakkan kaki di tempat ini, kondisinya tidak seperti sekarang. Atap banyak yang bocor, dipenuhi lumut, dan terdapat pohon-pohon tinggi. Bagian tengah bangunan pun berbeda bentuknya. Jika hujan, air menggenang hingga sekitar 30 sentimeter sehingga tidak memungkinkan digunakan untuk apel," ucap Kapolda Papua Barat Daya.

Kapolda Papua Barat Daya menyebutkan perpindahan Markas Komando (Mako) ini sebagai momen bersejarah dan menyampaikan apresiasi kepada semua pihak, termasuk Pemerintah Daerah (Pemda), atas dukungan dalam penyediaan lokasi kantor sementara.

“Kita bersyukur Tuhan memberikan kesempatan sehingga kita dapat berada di tempat ini. Meski belum menempati lokasi yang menjadi hak kita secara penuh, Pemda telah memberikan tempat sementara,” ungkap Brigjen Pol. Gatot Haribowo

Nantinya, untuk lokasi permanen Mako Polda Polda Papua Barat Daya masih dalam proses kordinasi dengan pihak Pemda.

Penanganan Humanis di Dairi: 10 Personel Terluka, Polda Sumut Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas

DAIRI || jejakindonesia.id - Situasi sempat memanas di Mapolres Dairi setelah sekelompok massa melakukan aksi pelemparan batu, botol, dan cabai giling ke arah petugas pada Rabu siang (12/11/2025).

Aksi tersebut terjadi saat massa yang sebagian besar merupakan perempuan tiba menaiki mobil pick-up dan meminta agar pelaku kasus perusakan PT Gruti berinisial PS dibebaskan.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., menjelaskan bahwa sejak awal Polres Dairi telah mengedepankan langkah persuasif agar situasi tetap kondusif.

“Petugas kami sudah memberikan imbauan agar massa tidak melakukan tindakan anarkis. Penyampaian pendapat di muka umum pada prinsipnya dilindungi undang-undang, namun harus dilakukan dengan cara yang tertib, humanis, dan sesuai aturan hukum,” ujar Kabid Humas.

Saat itu, katanya Kapolres Dairi, AKBP Otniel Siahaan, berdiri di garis depan sejak pukul sepuluh. bersama para perwira, anggota Dalmas, personel TNI, Satpol PP, hingga BKO dari Polres Pakpak Bharat.

Meski demikian, situasi berubah ketika dari arah mobil pick-up mulai dilemparkan batu dan botol kaca ke arah petugas. Untuk mengantisipasi eskalasi, personel Polres Dairi yang dibantu TNI dan Satpol PP sudah bersiaga menggunakan tameng dan perlengkapan pengamanan.

“Petugas sempat memberikan tembakan peringatan ke udara untuk menghentikan tindakan anarkis tersebut. Namun karena tidak diindahkan, beberapa pelaku pelemparan kemudian diamankan agar situasi tidak semakin memburuk,” jelas Ferry Walintukan.

Tak berhenti di situ, sebagian massa menyiram air cabe ke wajah aparat. Di tengah kepulan emosi itu, polisi bertahan menjaga barisan, menjaga Mako rumah mereka sendiri.

Akibat aksi pelemparan itu, sejumlah personel mengalami luka-luka. Berdasarkan laporan Polres Dairi, terdapat sedikitnya 10 personel yang terluka, dua di antaranya mengalami luka pada bagian kepala dan telinga sehingga harus mendapat perawatan di RSUD Sidikalang.

“Kapolres Dairi bersama para pejabat utama Polres langsung menjenguk personel yang dirawat untuk memastikan kondisi mereka dan memberikan dukungan moril. Kita berharap seluruh personel segera pulih,” ungkap Kabid Humas.

Sementara itu, massa yang diamankan saat kejadian sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut bersama barang bukti yang berhasil disita.

Di akhir keterangannya, Kabid Humas Polda Sumut kembali mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Dairi untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban.

“Polda Sumut berkomitmen menjaga situasi tetap aman dan damai. Kami mengajak seluruh pihak untuk menyelesaikan setiap permasalahan dengan cara yang bijak serta menghindari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” pungkasnya.

error: Content is protected !!