We're open Closes at 5:00 pm

Bulan: November 2025

Kadishub Kota Medan Akan Di Demo, Pembiaran Vendor PT LGE Monopoli Parkir Dan Wan Prestasi Serta Langgar UU Ketenagakerjaan

MEDAN || jejakindonesia.id - Habib Ketua LSM Kebenaran dan Keadilan dalam keterangan Persnya menyampaikan kekecewaannya terhadap Kadishub Kota Medan karena adanya Keresahan warga kota Medan sejak berlangsungnya parkir berlangganan terus berlangsung antara pengguna parkir ditepi jalan umum dan jukir yang belum resmi mendapat penugasan sebagai jukir berlangganan.

Tujuan perubahan kebijakan parkir dari konvensional, E Parking sampai berlangganan untuk meningkatkan PAD ternyata tidak terwujud. Begitu juga janji meningkatkan pelayanan perparkiran juga masih hanya sebuah harapan yang sulit terwujud.

Menyediakan jukir yang akan digaji sebesar Rp.2,5 juta perbulan masih juga belum terwujud.

Proses penyedia jasa atau vendornya juga tidak transparan dan terkesan ada pengaruh orang dalam yang kuat sebagai pemenangnya.

Salah Satu Vendor PT LGE di duga memonpoli pengelolaan lahan parkir hingga 21 (dua puluh satu titik)

Belum lagi jukir yang terdaftar di PT LGE tidak di daftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan.

"PT LGE ini Wan Prestasi jadi Kadishub Medan jangan menganak emaskan PT LGE apalagi melanggar UU Ketenagakerjaan harus di putus kontraknya," ungkapnya, Selasa (11/11/2025)

Lanjut Habib mengatakan dirinya meminta Dishub Kota Medan menggelar Forum Group Discussion Optimalisasi Keselamatan Kesehatan Kerja , terkait nasib ribuan jukir terdaftar di Vendor yang ada kota Medan

"Kita minta Dishub Medan Gelar FGD terkait nasib jukir karena mereka adalah pekerja yang dilindungi UU Ketenagakerjaan," katanya.

Habib juga meminta Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) mengaudit Dishub Kota Medan terkait Vendor yang wan Preatasi dalam mencapai Pendapatan Asli Daerah Kota Medan

"PT LGE itu wan prestasi kita minta BPK RI audit, Kita Akan Gelar Aksi Demo memperjuangkan nasib jukir" pungkasnya.( Adel)

Prof. DR. KGPH. H. Muhammad Kurnia Hasanudin, SE. MA,, dari Keraton Surakarta Jalin Silaturahmi dengan KH. Suyuti Thoha, Teladani Nilai Luhur untuk Indonesia

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Prof. DR. KGPH. H. Muhammad Kurnia Hasanudin SE MA,, dari Keraton Surakarta melakukan kunjungan silaturahmi ke KH. Fathulloh Suyuti Thoha, pengasuh Ponpes Mansya’ul Huda, pada Selasa, 11 November 2025 pukul 19.30. Pertemuan yang berlangsung penuh keakraban ini bertempat di kediaman KH. Suyuti yang berlokasi di Desa Kedungwungu, Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

‎Dalam kunjungan ini, Prof. DR. KGPH. H. Muhammad Kurnia Hasanudin SE MA,, didampingi oleh Kasi Penyelamatan dan Evakuasi Damkarmat Banyuwangi, Salam Bikwanto, serta Provos Seger dari Kodim 0825 Banyuwangi.

‎Prof. DR. KGPH. H. Muhammad Kurnia Hasanudin SE MA,, yang menyandang gelar kebangsawanan Kanjeng Gusti Pangeran Harya (KGPH) dari Keraton Surakarta Hadiningrat, menyampaikan secara langsung permohonan doa restu. Dukungan spiritual ini diharapkan menjadi landasan yang kokoh dalam setiap langkah dan kebijakan yang diambil.

‎”Kami sangat mengharapkan doa dan dukungan dari KH. Fathulloh Suyuti Thoha, agar setiap tugas yang kami emban dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat dan negara,” ungkap KGPH Moh. Kurnia Hasanudin.

‎Kunjungan ini mencerminkan sinergi antara berbagai elemen bangsa, termasuk tokoh agama dan tokoh kebangsawanan, dalam upaya membangun Indonesia yang lebih baik. Dukungan spiritual dari tokoh agama diharapkan dapat memberikan arah dan kekuatan moral dalam setiap tindakan dan kebijakan yang diambil demi kemajuan bangsa.

‎Dalam kesempatan tersebut, Prof. DR. KGPH. H. Muhammad Kurnia Hasanudin SE MA,, juga menyampaikan tujuannya untuk meneladani nilai-nilai luhur yang diajarkan oleh KH. Suyuti Thoha. Ia berharap dapat mencontoh cara sang ulama dalam menyatukan umat tanpa memandang perbedaan suku, agama, dan budaya.

‎”Dalam rangka sowan, saya kemari adalah untuk meneladani beliau, mencontoh agar kita tetap lurus untuk Indonesia, untuk bangsa, karena itu adalah menjadi syarat kita sebagai warga negara yang melaksanakan dalam kaitannya adalah berbangsa dan bernegara,” jelas KGPH Moh. Kurnia Hasanudin.

‎Lebih lanjut, KGPH Moh. Kurnia Hasanudin menekankan pentingnya mengamalkan nilai-nilai ikhlas dan jujur dalam setiap aspek kehidupan, sebagaimana yang selalu ditekankan oleh KH. Suyuti Thoha.

‎”Yang selalu beliau tekankan adalah pertama adalah ikhlas. Yang kedua adalah jujur. Ikhlas dalam hal apapun yang kita lakukan adalah karena Allah, jujur adalah kita dalam berperilaku baik berkata maupun berbuat. Itu adalah tauladan yang selalu ditekankan dan insya Allah ini akan saya bawa untuk saya sebarluaskan di masyarakat di manapun saya berada,” tambahnya.

‎KGPH Muhammad Kurnia Hasanudin, seorang ekonom dengan gelar doktor dan berlatar belakang pendidikan dari berbagai pesantren, serta merupakan keturunan bangsawan Keraton Mataram Surakarta, berharap dapat berkontribusi lebih banyak bagi bangsa dan negara dengan mengaplikasikan nilai-nilai luhur yang diperoleh dari silaturahmi ini.

Sinergitas Pembinaan Generasi Muda Oleh Polresta Malang Kota Dengan Pemerintah Kota Malang Guna Mencegah Perilaku Anarkis Dalam Rangka Terpeliharanya Situasi Kamtibmas

MALANG || jejakindonesia.id - Peserta didik sespimma sespim lemdiklat polri melaksanakan Kegiatan PKP ( Praktek Kerja Profesi ) dipolresta malang kota mengangkat judul sinergitas pembinaan generasi muda oleh polresta malang kota dengan pemerintah kota malang.

Dalam sambutanya kasespimma sespim lemdiklat polri brigjen pol sonny irawan,sik.,mh mengatakan. Bahwa tujuan dari PKP yang dilaksanakan oleh serdik sespimma sespim angkatan 74 ta 2025 dipolresta malang kota agar serdik mampu menjadi manager tingkat pertama dan pimpinan tingkat pertama serta sebagai staf yang prediktif ,responsibilitas,transparansi berkeadilan memiliki pengetahuan dan keterampilan manajemen dalam membangun tim serta mampu memecahkan permasalahan kepolisian yang terjadi dilapangan khususnya ditingkat polres

Dalam kesempatan PKP dipolresta malang kota serdik sespimma sespim polri melakukan kegiatan FGD yang menghadirkan para narsum diantaranya dari akademisi unbraw,kesbangpol kota malang dan dinas sosial kota malang. FGD tersebut kita dapat mengetahui permaslahan inti dalam pembinaan terhadap generasi muda untuk mencegah perilaku anarkis.

Dalam kesempatan ini kasespimma sespim lemdiklat polri juga melakukan kunjungan bakti sosial ke yayasan anak bangsa melakukan pembagian sembako dan santunan kepada anak yatim.

Sementara itu wawan sobari,sip,ma.,phd selaku lektor kepala ilmu sosial dan ilmu politik universitas brawijaya malang mengatakan bahwa kegiatan PKP yg dilakukan oleh serdik sespimma sespim lemdiklat polri angkt ke 74 ta 2025 sangat positif dan penting dilakukan untuk mengetahui kondisi dilapangan guna pemecahan masalah atau mencari solusi kreatif terhadap generasi muda dengan pendekatan desain dalam pembelajaran.

Dalam kegiatan pembukaan PKP di polresta malang kota kasespimma sespim lemdiklat polri didamping oleh para pejabat utama sespimma sespim lemdiklat polri diantaranya KBP aprianto suseno,sik dan kbp purwanto,sik,msi selaku pengawas kegiatan,kbp nurbaja ,sik dan akbp burhanudin,se selaku tim monev dari sespimma sespim lemdiklat polri dan akbp drs sabri manulang, mpd selaku patun pokjar 1,serta di hadiri oleh Kapolresta malang kota KBP Nanang haryono,sh,sik,msi beserta para pju polresta malang kota,
Melalui kegiatan PKP ini diharapkan tercipta suatu model kolaborasi yang efektif antara polresta malang kota dengan pemerintah kota malang guna membina generasi muda untuk memperkuat wawasan kebangsaan.

Kasat Polairud Res Sibolga Gelar “Police Goes To School” di SMA Katolik Sibolga, Ajak Pelajar Jauhi Prilaku Negatif

SIBOLGA || jejakindonesia.id – Dalam rangka membangun kedekatan antara Polri dan pelajar serta menanamkan kesadaran hukum sejak dini, Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Sibolga melaksanakan kegiatan *Police Goes To School* di SMA Katolik Sibolga, pada Selasa (11/11/2025) pukul 07.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh *Kasat Polairud Polres Sibolga, AKP Syahrizal*, didampingi oleh personel Satpolairud lainnya, yaitu *Aiptu Azrai Siahaan, Aiptu Romyzal Tanjung, S.H., Aipda Hariyono, dan Bripka F. Sembiring*.
Acara berlangsung di halaman sekolah dan diikuti oleh para guru serta seluruh siswa SMA Katolik Sibolga.

Dalam arahannya, *AKP Syahrizal* menyampaikan pentingnya disiplin, tanggung jawab, serta menjauhi perilaku negatif di lingkungan sekolah. Beliau menekankan agar para pelajar tidak terlibat dalam *tawuran antar pelajar**, dan selalu menjunjung tinggi *sikap saling menghormati* antar sesama siswa.

Selain itu, disampaikan pula agar para siswa tidak melakukan *tindakan kekerasan atau perundungan (bullying)* yang dapat mengganggu proses belajar-mengajar. Kasat Polairud juga mengingatkan tentang bahaya *penyalahgunaan narkoba* serta pentingnya menjauhi segala bentuk perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun nama baik sekolah.

> “Kami ingin para pelajar menjadi generasi muda yang berprestasi, beretika, dan mampu menjaga nama baik almamater. Hindari hal-hal yang bisa merusak masa depan, seperti tawuran dan narkoba,” ujar AKP Syahrizal dalam sambutannya.

Kegiatan *Police Goes To School* ini berjalan dengan aman, tertib, dan penuh antusiasme dari para siswa. Pihak sekolah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Satpolairud Polres Sibolga atas perhatian dan bimbingan yang diberikan kepada para pelajar.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara pihak kepolisian dan dunia pendidikan, serta tercipta lingkungan sekolah yang aman, damai, dan berprestasi.

(Sumber Humas Polres Sibolga).

Satgas Yonif 700/WYC Gelar Karya Bhakti di SMA Kristen Omukia, Warnai Semangat Belajar Dengan Gotong Roying

PUNCAK || jejakindonesia.id — Suasana penuh semangat dan keakraban tampak di halaman SMA Kristen Omukia, Distrik Omukia, Kabupaten Puncak. (11/11/2025). Personel Satgas Yonif 700/Wira Yudha Cakti dari Pos Titik Kuat Bendungan menggelar kegiatan Binter Terbatas berupa karya bhakti pengecatan bangunan sekolah, Senin (tanggal kegiatan).

Kegiatan sosial ini dipimpin langsung oleh Lettu Inf Risal, yang turut turun tangan bersama para guru dan siswa untuk mempercantik tampilan sekolah. Dengan penuh semangat, prajurit TNI bersama masyarakat bahu-membahu mengecat dinding ruang kelas, pagar sekolah, hingga bagian luar bangunan.

Menurut Lettu Inf Risal, kegiatan ini bukan sekadar pengecatan biasa, tetapi bentuk kepedulian TNI terhadap dunia pendidikan di daerah pegunungan Papua.

> “Kami ingin menghadirkan semangat baru bagi para siswa. Warna cat ini melambangkan harapan dan semangat belajar yang terus menyala di tengah keterbatasan. Melalui gotong royong, kita bangun rasa kebersamaan antara TNI, guru, dan anak-anak sekolah,” ujar Lettu Inf Risal.

 

Sementara itu, Guru Onias, salah satu tenaga pendidik di SMA Kristen Omukia, menyampaikan rasa terima kasih dan haru atas kepedulian Satgas Yonif 700/WYC.

> “Kami sangat bersyukur atas bantuan dari bapak-bapak TNI. Sekolah kami kini tampak lebih cerah dan indah. Anak-anak pun senang, mereka jadi lebih bersemangat untuk datang ke sekolah setiap hari,” tuturnya dengan senyum bangga.

 

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat Papua tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga menebar manfaat melalui aksi nyata. Dengan kerja sama dan semangat gotong royong, Satgas Yonif 700/WYC terus menanamkan pesan perdamaian, kasih, dan kebersamaan di Tanah Papua.

“Melalui warna, kami tanamkan semangat. Melalui kebersamaan, kami bangun harapan.”

Autentikasi: Pen Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 700 Wira Yudha Cakti

error: Content is protected !!