Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Bulan: Oktober 2025

Kapolda Jambi Terima Penghargaan Presisi Award Lemkapi 

JAMBI || jejakindonesia.id - Kepolisian Daerah Jambi terima kunjungan dari Direktur Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) sekaligus Penasihat Kapolri, Dr. Drs. Edi Saputra Hasibuan, S.H., M.H., beserta staf Lemkapi pada Senin (27/10/2025)

Pertemuan tersebut dilaksanakan di ruang kerja Wakapolda Jambi. Turut hadiri Wakapolda Jambi Brigjen Pol. M. Mustaqim, Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Jannus Parlindungan Siregar, Karoops Polda Jambi Kombes Pol. Dr. M. Edi Faryadi, serta para Pejabat Utama (PJU) Polda Jambi.

Direktur Lemkapi Edi Saputra Hasibuan menyerahkan berupa penghargaan Lemkapi Presisi Award kepada Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar. Penghargaan ini diberikan atas dedikasi, loyalitas, dan komitmen tinggi Kapolda Jambi bersama jajarannya dalam meningkatkan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

“Kami dari Lemkapi memberikan Presisi Award kepada Kapolda Jambi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, loyalitas, dan kerja nyata beliau bersama jajarannya dalam meningkatkan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat,” ujar Dr. Edi Saputra Hasibuan.

Lemkapi juga menilai bahwa Kapolda Jambi aktif menjalin silaturahmi dengan masyarakat, memperkuat ketahanan pangan, serta mendukung pembangunan SPPG dan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari implementasi program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto dan kebijakan Presisi Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.

Selain menyerahkan penghargaan, Lemkapi melakukan pengecekan pelayanan publik di SPKT Polda Jambi, sekaligus memberikan apresiasi dan dukungan moral terhadap kinerja Polda Jambi dalam menjaga stabilitas Kamtibmas, meningkatkan inovasi pelayanan, dan memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri.

Di akhir kegiatan, Dr. Edi Saputra Hasibuan juga memberikan motivasi dan masukan akademik kepada personel Polda Jambi agar terus meningkatkan profesionalitas, dedikasi, serta menjadi polisi yang dicintai masyarakat.

Sementara itu, Wakapolda Jambi Brigjen Pol. M. Mustaqim, S.I.K. menyampaikan apresiasinya atas kunjungan dan penghargaan yang diberikan Lemkapi.

“Kami berterima kasih atas perhatian dan penghargaan yang diberikan Lemkapi. Ini menjadi motivasi bagi seluruh personel Polda Jambi untuk terus bekerja profesional, melayani dengan hati, dan menjaga kepercayaan masyarakat,” tutup Wakapolda.

Kapolresta Banyuwangi: Hari Sumpah Pemuda Jadi Momentum Kebangkitan dan Persatuan Bangsa

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 tahun 2025 menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali semangat kebangkitan dan persatuan generasi muda dalam mengisi kemerdekaan.

Polresta Banyuwangi melaksanakan upacara bendera memperingati Hari Sumpah Pemuda di halaman Mako Polresta Banyuwangi, Selasa pagi (28/10/2025). Upacara dipimpin oleh Kabag SDM Polresta Banyuwangi, Kompol A. Ali Masduki, S.H., M.H., dan diikuti oleh Pejabat Utama, perwira, bintara, serta ASN Polresta Banyuwangi.

Selaku Inspektur Upacara Kabag SDM Kompol A. Ali Masduki,S.H., M.H., membacakan amanat dari menteri Pemuda dan Olahraga di hadapan peserta Upacara.

Sementara itu, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., turut menghadiri upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda yang digelar di halaman Kantor Pemkab Banyuwangi.

Dalam keterangannya, Kombes Pol. Rama Samtama Putra,S.I.K., M.Si., M.H., menegaskan bahwa semangat Sumpah Pemuda harus terus hidup dalam diri setiap pemuda dan pemudi Indonesia.

“Harapan kami, semangat Sumpah Pemuda ada dalam diri generasi muda agar terus mengikatkan diri dalam kesatuan dan berjuang mengisi kemerdekaan yang telah diperoleh dengan susah payah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samtama Putra,S.I.K., M.Si., M.H., mengajak para pemuda di Banyuwangi untuk menjadikan peringatan Hari Sumpah Pemuda sebagai momentum meningkatkan kapasitas diri dan memperkuat kontribusi dalam mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045.

“Pemuda harus produktif, berkreasi, dan berinovasi agar mampu berperan aktif dalam pembangunan Banyuwangi, Jawa Timur, dan Indonesia,” jelasnya.

Kombes Pol. Rama Samtama Putra,S.I.K., M.Si., M.H., juga berpesan agar semangat dan energi pemuda disalurkan ke arah yang positif di tengah derasnya arus teknologi informasi.

“Jangan hanyut dalam perkembangan teknologi yang berdampak negatif, tetapi gunakan untuk mengembangkan diri dan menyesuaikan dengan kemajuan zaman secara positif,” pungkasnya

Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-97, Kemendagri Gelar Upacara

JAKARTA || jejakindonesia.id – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar upacara dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025. Upacara yang dilaksanakan penuh khidmat tersebut diikuti oleh seluruh jajaran pegawai di lingkungan Kemendagri, Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Prosesi tersebut berlangsung di Plaza Gedung A Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Selasa (28/10/2025).

Dalam amanatnya membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Direktur Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri Teguh Setyabudi mengajak jajaran pegawai untuk merefleksikan kembali makna Sumpah Pemuda. Menurutnya, peristiwa yang berlangsung pada 1928 itu memberikan pelajaran tentang pentingnya sikap berani yang diiringi tindakan nyata. Apalagi, pada masa silam para pendahulu bangsa telah mengorbankan darah dan nyawa.

“Hari ini tugas kita berbeda. Kita tidak lagi mengangkat bambu runcing, tetapi mengangkat ilmu, kerja keras, dan kejujuran. Namun semangatnya tetap sama: Indonesia harus berdiri tegak. Indonesia tidak boleh kalah,” ujar Teguh membacakan sambutan tersebut.

Ia menambahkan, saat ini zaman telah berubah dan bergerak cepat. Namun, seluruh elemen bangsa tidak boleh takut, karena di setiap sudut kampung dan kota masih ada anak muda Indonesia yang jujur, tangguh, dan berani. Modal itulah yang menjadi kekuatan bangsa Indonesia.

Ia menekankan, Indonesia membutuhkan sosok pemuda yang patriotik, gigih, dan berempati serta mencintai tanah air melalui tindakan nyata. Dengan kekuatan tersebut, pemuda dapat terus berdiri tegak ketika tantangan menghadang.

“Seperti yang selalu dinyatakan dan dicerminkan oleh Bapak Presiden, ‘Jangan takut bermimpi besar, jangan takut gagal. Kalian bukan pelengkap sejarah, kalian adalah penentu sejarah berikutnya’,” kata dia.

Teguh berpesan agar api perjuangan Sumpah Pemuda dapat terus dijaga oleh para pemuda. Ia mengajak para peserta upacara untuk membuktikan bahwa Indonesia merupakan bangsa yang besar. Selain itu, Indonesia juga harus menjadi bangsa yang kuat, adil, makmur, dan disegani dunia.

Puspen Kemendagri

Kemendagri Sampaikan Komitmen Dukung Daerah Terdampak Penyesuaian TKD 2026

Jatinangor || jejakindonesia.id – Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pembangunan Daerah (Bangda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Restuardy Daud menyampaikan komitmennya dalam mendukung daerah yang terdampak penyesuaian Transfer ke Daerah (TKD) 2026. Hal ini disampaikannya saat menjadi pembicara pada Rapat Koordinasi (Rakor) Sinkronisasi Program dan Kegiatan Kementerian/Lembaga Pemerintah Non-Kementerian dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Tahun 2025 di Balairung Rudini, Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (27/10/2025).

“Kita akan melihat mana daerah yang terdampak cukup dalam akibat penyesuaian dari TKD 2026 dan kami nanti akan di belakang untuk men-support,” ujarnya.

Rakor yang diikuti para Sekretaris Daerah (Sekda) dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) tersebut menjadi forum penting untuk menyamakan arah kebijakan pembangunan antara pusat dan daerah. Restuardy juga menyinggung arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian saat membuka forum tersebut.

“Intinya, Bapak Menteri menyampaikan kepada kita bahwa forum ini setidak-tidaknya dapat menginisiasi langkah-langkah yang diperlukan terkait dengan penyusunan anggaran di 2026,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sebagian besar daerah telah menyelesaikan dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) pada pertengahan Juli 2025 untuk kabupaten/kota dan akhir Juni 2025 untuk provinsi. Daerah juga telah menyelesaikan beberapa dokumen penting seperti Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Menindaklanjuti arahan Mendagri, Restuardy meminta daerah melakukan exercise dan efisiensi pada pengalokasian anggaran, terutama di sisi aktivitas dan penunjang, tanpa mengganggu pelayanan publik kepada masyarakat. “Di dalam RKPD sejatinya kita sudah melakukan pengelompokan untuk sub-kegiatan, yakni aktivitas, layanan, dan penunjang,” tegasnya.

Sementara itu, Dirjen Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kemendagri Agus Fatoni dalam kesempatan yang sama menegaskan pentingnya daerah memahami regulasi dan kebijakan dalam pengelolaan keuangan daerah secara komprehensif. Ia menjelaskan, kepala daerah memiliki kewenangan strategis sebagai pemegang kekuasaan pengelolaan keuangan daerah sebagaimana diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2003.

Dalam paparannya, Fatoni juga menyoroti fleksibilitas Pemda dalam melakukan kebijakan keuangan, termasuk penggunaan Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk kondisi darurat dan keperluan mendesak tanpa harus menunggu perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Ia menegaskan, kepala daerah dapat mengambil tindakan cepat dalam situasi darurat guna memastikan pelayanan publik tetap berjalan.

“Negara harus hadir, tidak usah menunggu waktu lagi, karena akan ada kerugian yang lebih besar,” tegas Fatoni.

Ia juga mengajak Pemda untuk mengoptimalkan berbagai sumber pembiayaan pembangunan, baik melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD), dana transfer, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), maupun Kerja Sama Pemerintah Daerah dengan Badan Usaha (KPDBU). Pemda juga dapat memanfaatkan berbagai program dari kementerian dan lembaga untuk mendukung pembangunan. “Daerah harus segera ambil peluang ini,” ujarnya.

Fatoni menegaskan komitmen Kemendagri untuk terus mendampingi dan memfasilitasi Pemda dalam menghadapi dinamika fiskal pada tahun anggaran 2026. “Kami siap kapan saja bisa diajak berdiskusi. Kita bisa berkoordinasi. Kami siap untuk melakukan fasilitasi, melakukan pembinaan sesuai dengan tugas Kementerian Dalam Negeri,” tandasnya.

Puspen Kemendagri

Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-97, Polda Kalteng Gelar Upacara Bendera

Palangka Raya || jejakindonesia.id - Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) menggelar upacara peringatan hari Sumpah Pemuda ke-97, bertempat di Lapangan Barigas, Mapolda setempat, Jl. Tjilik Riwut Km.1, Kota Palangka Raya, Selasa (28/10/2025) pagi.

Bertindak selaku Inspektur upacara (Irup) Wakapolda Kalteng Irjen Pol Dr. Rakhmad Setyadi, S.IK., S.H., M.H. mewakili Kapolda Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.IK., M.Si. dan diikuti para pejabat utama serta para personel Polri dan ASN Polda Kalteng.

Wakapolda Kalteng melalui Kabidhumas Kombes Pol Erlan Munaji menyampaikan, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda yang jatuh setiap tanggal 28 Oktober.

"Upacara Sumpah Pemuda yang mengangkat tema 'Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu' ini, diharapkan mampu menjadi semangat, inovasi dan persatuan untuk melanjutkan estafet perjuangan bangsa Indonesia," ungkap Kabidhumas.

Kabidhumas​ juga mengingatkan seluruh anggota Polda Kalteng agar menjadi teladan dalam menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan dan nasionalisme.

"Kita harus menjadi garda terdepan dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila dan semangat Sumpah Pemuda, agar mereka terhindar dari hal negatif dan menjadi agen perubahan positif," tutupnya. (adji)