Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Bulan: September 2025

Satgas Yonif 700/WYC Hadir Membawa Sembako untuk Warga Distrik Omukia

OMUKIA || jejakindonesia.id – Di balik sunyi hutan dan kabut pegunungan Papua, suara langkah prajurit Satgas Yonif 700/WYC bergema menuju Kampung Aminggaru, Distrik Omukia, Kabupaten Puncak. (19 September 2025). Bukan dengan deru senjata mereka hadir, melainkan dengan ketulusan hati membawa sembako: beras dan Indomie, sebagai wujud kepedulian bagi warga yang hidup sederhana di pedalaman.

Kegiatan anjangsana yang dipimpin langsung oleh Letda Inf Jackrist Hormati, Komandan Pos Kosatgas, ini menjadi oase harapan di tengah keseharian masyarakat. Senyum hangat anak-anak, genggaman erat para orang tua, dan doa yang terucap dari bibir warga, menjadi saksi bahwa prajurit bukan hanya penjaga kedaulatan, tetapi juga sahabat dalam kehidupan.

Dalam kesempatan itu, Letda Inf Jackrist Hormati menegaskan bahwa tugas Satgas bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga merangkul masyarakat.

> “Kami hadir bukan sekadar menjaga perbatasan, melainkan juga membawa kasih dan kepedulian. Sembako yang kami berikan mungkin sederhana, tetapi kami berharap dapat meringankan beban dan menjadi tanda bahwa TNI selalu ada di hati rakyat,” ujarnya penuh haru.

Sementara itu, Mama Nia, salah satu warga Kampung Aminggaru yang menerima bantuan, tak kuasa menahan rasa bahagia.

> “Saya sangat bersyukur, prajurit datang bukan hanya jaga kampung, tapi juga bantu kami. Beras dan Indomie ini sangat berarti untuk keluarga saya. Tuhan memberkati bapak-bapak tentara yang sudah peduli sama kami,” tuturnya dengan mata berbinar.

Seperti matahari yang tak lelah memberi cahaya, prajurit Satgas Yonif 700/WYC terus menyalakan semangat kebersamaan di tanah Papua. Dari honai ke honai, dari kampung ke kampung, mereka menebar harapan bahwa persaudaraan dan kedamaian akan selalu tumbuh di bumi Cenderawasih.

Autentikasi: Pen Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 700 Wira Yidha Cakti

66 PPPK Tenaga Kesehatan dan Teknis Banyuwangi Terima SK Pengangkatan

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Sebanyak 66 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), di Kabupaten Banyuwangi menerima surat keputusan (SK) pengangkatan, Kamis (18/9/2025). Mereka adalah tenaga kesehatan dan teknis yang lolos seleksi PPPK tahap II tahun 2024.

"Seluruh PPPK harus punya peran besar terhadap pembangunan daerah. Setelah resmi jadi ASN, kinerja harus semakin ditingkatkan,” kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani.

Kepada para penerima SK pengangkatan, Ipuk berpesan agar mereka terus memperkuat kolaborasi dan inovasi untuk mengakselerasi berbagai program pembangunan daerah.

“PPPK harus inovatif. Semuanya harus bekerja sesuai prioritas,” pesan Ipuk.

Ipuk juga meminta mereka untuk terus meningkatkan kompetensi dan tidak pernah berhenti belajar. "Tingkatkan terus kompetensi dan kualitas diri kalian. Manfaatkan digitalisasi untuk mengakselerasi kinerja,” pesan Ipuk.

Ipuk menambahkan, selain PPPK Banyuwangi juga segera mengangkat ribuan tenaga honorer menjadi PPPK paruh waktu.

“Ada 4.909 honorer yang kita usulkan menjadi PPPK paruh waktu. Saat ini mereka tengah melakukan pemberkasan untuk pengusulan penetapan Nomor Induk ke BKN,” tambahnya.

Ditambahkan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Banyuwangi, Ilzam Nuzuli, 66 PPPK yang mendapatkan SK tersebut terdiri atas 55 tenaga kesehatan dan 11 tenaga teknis.

Mereka adalah peserta yang lolos pada seleksi penerimaan PPPK periode kedua formasi tahun 2024. Adapun total pendaftar pada seleksi PPPK tahap II lalu sebanyak 2.179 orang.

“Untuk tahap dua ini tidak ada formasi guru. Karena formasi guru sudah terpenuhi pada tahap I lalu,” kata Ilzam

Sinergi TNI dan Banser di Songgon: Patroli Gabungan Jaga Objek Vital

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Sinergi TNI bersama Barisan Ansor Serbaguna (Banser) kembali ditunjukkan melalui kegiatan apel gabungan yang dilaksanakan di Makoramil 20/Songgon, Kodim 0825/Banyuwangi. Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan patroli bersama menyasar berbagai titik strategis untuk menjaga kondusifitas keamanan wilayah Kecamatan Songgon.(Jumat,19/09/2025)

Patroli gabungan ini merupakan kegiatan rutin yang digelar setiap hari oleh Banser bersama Koramil jajaran Kodim 0825/Banyuwangi. Kehadiran keduanya di lapangan menjadi bukti nyata kerjasama antara TNI dan unsur masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Rute patroli kali ini meliputi tempat-tempat objek vital di wilayah Gambiran yang dinilai rawan dan memerlukan pengawasan intensif.

Komandan Koramil 20/Songgon menyampaikan bahwa melalui patroli gabungan ini diharapkan tercipta suasana aman, tertib, dan kondusif di seluruh wilayah Banyuwangi. Kolaborasi ini sekaligus menjadi contoh nyata sinergi positif antara TNI dan masyarakat dalam menjaga Kamtibmas di daerah.

World Cleanup Day, Bupati Ipuk Bersama Ratusan Warga Bersihkan Sampah di Pantai Seranite

BANYUWANGI || jejak-indonesia.id - Momentum hari bersih-bersih sedunia atau World Cleanup Day, Pemkab Banyuwangi bersama ratusan warga melakukan gerakan aksi bersih lingkungan di Pantai Seranite, Kelurahan Lateng, Kecamatan Banyuwangi, Jumat pagi (19/9/2025).

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani tampak ikut membaur bersama relawan membersihkan sampah di sepanjang garis pantai kawasan tersebut.

Gerakan ini merupakan aksi gotong royong diikuti jajaran TNI-Polri, nelayan, pelajar, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga belasan relawan lingkungan. Di
antaranya dari Emfitrust, yayasan Rijig Pradana Wetan, Eco Enzyme Nusantara, Osoji Club, termasuk Sungai Watch organisasi yang berfokus pada pelestarian lingkungan, khususnya ekosistem sungai.

Para peserta tampak bersemangat menyisir setiap sudut pantai membersihkan sampah-sampah yang tercecer. Mereka juga membawa kantong plastik besar untuk menampung sampah yang dipungut lalu dikumpulkan jadi satu.

“Gerakan bersih pantai ini bukan sekedar seremonial hari ini saja, tapi harus berkelanjutan dan menjadi budaya bagi kita semua agar membuang sampah pada tempatnya,” kata Ipuk.

Ipuk menyebut, Pantai Seranite merupakan area destinasi wisata yang cukup ramai dikunjungi wisatawan. Dengan menjaga kebersihan pantai bisa membuat para wisatawan nyaman dan betah berlama-lama. Sehingga otomatis ekonomi warga sekitar ikut terangkat.

“Melalui gerakan ini kami berharap masyarakat semakin sadar menjaga lingkungan di wilayah masing-masing,” ujarnya.

Ditambahkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banyuwangi, Dwi Handayani, gerakan bersih lingkungan ini sudah dimulai sejak 15 September dan akan terus berlanjut hingga 15 Oktober. Sementara aksi hari ini dilakukan serentak di Banyuwangi.

Khusus aksi bersih-bersih di Pantai Seranite, mereka menghasilkan 327 kilogram sampah yang didominasi sampah anorganik yakni plastik. Sampah-sampah tersebut akan diangkut ke tempat pengelolaan sampah di TPS 3R Balak, Kecamatan Songgon untuk didaur ulang.

“Kami banyak menemukan sampah jenis styrofoam yang tidak bisa diolah sama sekali. Sampah jenis ini merupakan limbah residu yang sulit terurai. Jadi kami harap masyarakat lebih bijak lagi memilih kemasan makanan yang mungkin lebih bisa terurai dengan cepat,” ucap Yani.

Prasetyo Ibnu Toat perwakilan Banyuwangi Hijau yang menjadi inisiator gerakan ini mengatakan jika ada sekitar 15-20 relawan yang dilibatkan. Selama kurang lebih sebulan pelaksanaan kegiatan ini, pihaknya menargetkan Banyuwangi bisa bersih dari sampah.

“Untuk mencapai target tersebut, keterlibatan semua pihak sangat dibutuhkan. Bukan hanya kami relawan persampahan. Karena setiap orang menghasilkan sampah, maka setiap orang harus bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan,” kata Deputi Program Manager Banyuwangi Hijau ini.

Kapolresta Banyuwangi Naik Ojol, Dukung Program Jumat Berkah ASN

BANYUWANGI || jejakindonesia.id — Program Jumat Berkah yang digagas Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, di mana Aparatur Sipil Negara (ASN) diajak menggunakan transportasi daring (ojol) maupun angkutan umum, kini mendapat dukungan dari institusi kepolisian.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra, turut serta dalam kegiatan ini dengan menggunakan layanan ojek online usai menghadiri agenda bersama Forkopimda di Pantai Sranit, Banyuwangi, Jumat (19/9/2025).

Menurut Rama, langkah Pemkab Banyuwangi tersebut patut diapresiasi karena tidak hanya mendorong penggunaan transportasi publik, tetapi juga membuka ruang interaksi langsung dengan masyarakat.

“Ternyata lebih cepat sampai, dan kita bisa berinteraksi langsung dengan driver ojol. Ke depan, konsep ini akan kami terapkan juga di lingkungan Polresta Banyuwangi,” ujarnya.

Salah seorang pengemudi ojol, Yudha, mengaku senang bisa mendapatkan orderan dari Kapolresta. Ia menilai program tersebut sangat bermanfaat karena meningkatkan pendapatan mitra ojol.

“Saya sangat senang bisa mengantar Bapak Kapolresta ke rumah dinas. Beliau ramah sekali, bahkan sempat bercerita soal hobinya memancing di waktu luang,” tutur Yudha.

Program Jumat Berkah ini diharapkan dapat semakin mempererat hubungan antara aparat pemerintah, kepolisian, dan masyarakat Banyuwangi, sekaligus mendukung sektor transportasi daring maupun angkutan umum di daerah.

error: Content is protected !!