SORONG || Jejak-indonesia.id – Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat Daya merayakan hari ulang tahunnya yang ke-2 pada Rabu, 29 April 2026. Momen spesial ini diperingati dengan rangkaian kegiatan yang khidmat sebagai bentuk rasa syukur dan wujud dedikasi pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Sejalan dengan arah kebijakan pimpinan Polri, peringatan tahun ini tidak sekadar menjadi seremoni, melainkan refleksi atas peran strategis kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di provinsi termuda Indonesia tersebut.
Acara yang dipusatkan di Mapolda Papua Barat Daya, Jalan Sandiwon, Aimas, Kabupaten Sorong ini dihadiri oleh Kapolda Papua Barat Daya Brigjen Pol Gatot Haribowo S.I.K., M.A.P., Wakapolda Kombes Pol Semmy Ronny Thabaa, S.E., Irwasda Kombes Pol Fernando Sanches Napitupulu, S.I.K., serta seluruh Pejabat Utama (PJU) Polda Papua Barat Daya.
Rangkaian acara dimulai dengan apel dan doa bersama di Mapolda Papua Barat Daya, Jalan Sandiwon, Aimas, Kabupaten Sorong. Agenda kemudian dilanjutkan dengan acara syukuran yang ditandai dengan penyerahan buku sejarah Polda Papua Barat Daya secara simbolis oleh Wakapolda Papua Barat Daya, Kombes Pol Semmy Ronny Thabaa S.E., kepada Kapolda Papua Barat Daya, Brigjen Pol Gatot Haribowo S.I.K., M.A.P.
Dalam sambutannya, Brigjen Pol Gatot Haribowo menegaskan bahwa HUT tahun ini mengusung tema ‘Semangat Penguatan Sinergitas antara Polri dan Masyarakat’. Ia menekankan pentingnya nilai-nilai pelayanan, perlindungan, dan pengayoman yang humanis serta profesional.
“Melalui momentum ini, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas kinerja, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta membangun kepercayaan publik,” ujar Kapolda.
Kapolda juga mengakui bahwa dalam menjalankan tugas di wilayah hukum Papua Barat Daya, pihaknya masih menghadapi tantangan besar, terutama terkait keterbatasan sarana, prasarana, personel, dan perlengkapan operasional. Kondisi geografis yang luas dan aksesibilitas yang terbatas menjadi faktor utama yang menuntut dukungan fasilitas lebih memadai.
Namun, Brigjen Pol Gatot memastikan bahwa berbagai hambatan tersebut tidak menyurutkan semangat anggotanya. Menurutnya, kreativitas, solidaritas, dan dedikasi personel adalah kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.
“Di tengah keterbatasan yang ada, Polda Papua Barat Daya dan seluruh jajaran siap untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang Presisi. Kami akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, serta seluruh elemen masyarakat guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif,” pungkasnya.