Peringatan Hari Bhayangkara ke-80: Ribuan Jamaah Ikuti Dzikir dan Doa Bersama di Bangil

PASURUAN || Jejak-indonesia.id – Sebanyak sekitar 1.000 orang jamaah memenuhi halaman depan Masjid Agung Jamik Bangil, Kabupaten Pasuruan, untuk mengikuti kegiatan Dzikir dan Doa Bersama dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Kegiatan ini diselenggarakan bekerja sama dengan Majelis Subuhan Al Busyro dan bertepatan pula dengan Haul ke-2 Al-Hubabah Khodijah binti Muhammad Al-Hiduan, yang berlangsung pada Minggu pagi ini.

Dimulai pukul 04.30 hingga 07.00 WIB, acara berjalan khidmat dan penuh keheningan. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono, Prof. Dr. Al-Habib Segaf Baharun, Habib M. Alawi bin Segaf Baharun, jajaran pejabat utama Polres Pasuruan, para tokoh agama, ulama, serta masyarakat yang datang dari berbagai penjuru wilayah.

Dalam sambutannya, Kapolres Pasuruan menyampaikan rasa syukur yang mendalam serta penghargaan kepada keluarga besar Majelis Taklim Al Busyro atas terselenggaranya kegiatan penuh makna ini. Menurutnya, peringatan Hari Bhayangkara bukan sekadar seremonial, melainkan momen refleksi atas perjalanan panjang pengabdian Kepolisian Republik Indonesia dalam menjaga keamanan dan ketertiban, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik bagi segenap lapisan masyarakat.

“Kami memohon doa restu dari para ulama, kiai, dan seluruh jamaah, agar seluruh personel Polri khususnya di lingkungan Polres Pasuruan senantiasa dikaruniai kekuatan lahir dan batin, kesehatan, keikhlasan, serta kemampuan mengemban amanah pengabdian kepada masyarakat,” ujar AKBP Harto Agung Cahyono.

Ia juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus mempererat tali persaudaraan, menjaga kerukunan antarwarga, serta memperkokoh sinergi antara ulama, umara, masyarakat, dan aparat keamanan. Kerja sama ini diyakini menjadi kunci utama mewujudkan Kabupaten Pasuruan yang aman, damai, dan penuh keberkahan.

Sementara itu, Habib M. Alawi bin Segaf Baharun dalam ceramahnya menegaskan bahwa kegiatan dzikir dan doa bersama menjadi sarana memperkuat ikatan silaturahmi dan keharmonisan antar sesama. Ia mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui dzikir, doa, dan amal saleh, sebagai jalan meraih ketenangan jiwa serta keberkahan dalam setiap langkah kehidupan.

Pada kesempatan yang sama, Prof. Dr. Al-Habib Segaf Baharun mengingatkan pentingnya meningkatkan ketaatan kepada Sang Pencipta dengan meneladani akhlak dan sunnah Rasulullah Muhammad SAW. Menurutnya, memperkuat iman, memperbanyak kebaikan, serta menjadikan dzikir sebagai kebiasaan sehari-hari adalah persiapan terbaik bagi kehidupan di dunia dan bekal menuju akhirat.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembacaan Surah Yasin dan tahlil, dilanjutkan dengan penyampaian sambutan, ceramah keagamaan, pembacaan doa bersama, pemotongan kue peringatan Hari Bhayangkara ke-80, dan ditutup dengan pelaksanaan sholat Dhuha secara berjamaah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *