Kasdim 0825/Banyuwangi Hadiri Hari Harlah ke-56 Ponpes Mansya’ul Huda Istighotsah Bersama TNI/POLRI: Momentum Pererat Silaturahmi dan Kokohkan Persatuan Bangsa

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Dalam suasana yang khidmat dan penuh kebersamaan, Pondok Pesantren Mansya’ul Huda di Desa Kedungwungu, Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi, menggelar peringatan Hari Lahirnya yang ke-56 sekaligus Istighotsah Jamaah Dzikir Nurul Wathon. Kegiatan yang bertepatan dengan 1 Muharram 1448 g 0825/Banyuwangi, Mayor Kav Suprapto, unsur TNI, Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan jamaah dari berbagai penjuru wilayah.

Kegiatan ini menjadi momentum berharga untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat, sekaligus wadah memanjatkan doa bersama demi keselamatan, kedamaian, dan kemajuan bangsa serta negara.

Dalam sambutannya, Mayor Kav Suprapto menegaskan bahwa kegiatan keagamaan seperti istighotsah memiliki peran strategis dalam memperkuat persatuan dan kebersamaan. Menurutnya, sinergi yang terjalin harmonis antara TNI, Polri, dan masyarakat menjadi modal utama menjaga stabilitas keamanan serta memperkokoh nilai-nilai kebangsaan.

“Kehadiran kami adalah wujud dukungan terhadap pembinaan mental dan spiritual masyarakat, agar tercipta kehidupan yang aman, damai, dan penuh keharmonisan,” ujarnya.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Mansya’ul Huda, KH. Thoha Muntaha, menyampaikan bahwa peringatan ini merupakan ikhtiar spiritual untuk memohon keberkahan dan kemajuan bagi seluruh rakyat Indonesia. Ia mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa menjaga ukhuwah Islamiyah, memperteguh keimanan, dan memelihara persatuan di tengah keberagaman yang menjadi kekayaan bangsa.

Dengan suasana yang penuh kekhusyukan, kegiatan ini berlangsung lancar dan tertib, mencerminkan keharmonisan yang terjalin erat antara seluruh komponen bangsa di Banyuwangi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *